Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

The Branding of Kampung Adat Rimbo Tarok Gunung Sariak Village as a Cultural Tourism Attraction Vernanda Em Afdhal; Stevany Stevany; Tedy Wiraseptya
MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): Mitra: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/mitra.v6i2.3591

Abstract

Branding is the process of building a brand to form an image or brand image. One of the thematic villages is Kampung Adat Rimbo Tarok, Gunung Sariak. This village has the potential to develop as an area that can become a thematic village in Padang City. Kampung Adat Rimbo Tarok exhibits unique characteristics, which include traditional house buildings and traditional cultural arts activities. The area of Kampung Adat Rimbo Tarok has not been significantly branded as no promotional media and information are found, and the area has not been properly managed. As a result, not many people know about the existence of this thematic village. These problems inspired the authors to conduct community service activities in this village. The community service aims to brand the village as a thematic village, a program of the local government of Padang City. The local government turns the village into a cultural tourism area. Departing from the facts described, the author intended to brand the area, starting from forming the regional brand or logo to other supporting branding media, such as an information board and other relevant media for branding design. The design stages use the 4D (four D), which is used in designing a design idea and follows stages from defining to dissemination. The expected result of these community service activities is to achieve a cultural tourism identity attached to the community, ranging from the visual identity, corporate media, and sign systems that partners or the local government can implement in local villages.
Meningkatkan Keterampilan Desain Komunikasi Visualdi Sekolah Kristen Kalam Kudus Padang Tedy Wiraseptya; Stefvany; M Sayuti; Vernanda Em Afdhal; Melisa Suardi
Majalah Ilmiah UPI YPTK Vol. 30 (2023) No. 1
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jmi.v30i1.142

Abstract

Penggunaan desain grafis sebagai alat komunikasi visual yang efektif telah menjadi semakin penting dalam dunia modern yang didominasi oleh teknologi. Namun, keterampilan desain grafis yang memadai seringkali kurang ditekankan dalam kurikulum pendidikan di sekolah-sekolah. Oleh karena itu, pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun kapasitas desain grafis di Sekolah Kristen Kalam Kudus Padang sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam meningkatkan keterampilan visual pelajar. Metode pengabdian kepada masyarakat digunakan untuk melibatkan para siswa dan guru dalam serangkaian kegiatan yang dirancang untuk mengembangkan pemahaman dan keterampilan desain grafis. Melalui workshop, pelatihan, dan proyek desain grafis, para siswa diberikan kesempatan untuk belajar tentang prinsip desain, teknik kreatif, dan penggunaan perangkat lunak desain. Mereka juga diberikan tugas-tugas praktis untuk menerapkan pengetahuan yang telah mereka peroleh dalam menciptakan desain grafis yang bermakna dan estetis. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat ini berhasil meningkatkan keterampilan visual dan pemahaman desain grafis para siswa. Mereka menjadi lebih terampil dalam menggunakan prinsip desain yang benar, memanfaatkan perangkat lunak desain, dan menyampaikan pesan melalui karya visual mereka. Selain itu, kolaborasi dengan masyarakat juga membantu meningkatkan citra sekolah dan memperkuat ikatan antara sekolah, orang tua, dan masyarakat. Pengabdian ini menekankan pentingnya membangun kapasitas desain grafis di sekolah-sekolah sebagai bagian dari pendidikan yang holistik. Dengan memperkuat keterampilan visual pelajar, mereka dapat lebih siap menghadapi tuntutan dunia kerja yang semakin terhubung dan kompetitif.
Perspektif Semiotika Wisata Harau Dream Park sebagai Bentuk Krisis Identitas Budaya Minangkabau Tedy Wiraseptya; Vernanda Em Afdhal; Stefvany Stefvany
DESKOVI : Art and Design Journal Vol 6, No 1 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v6i1.1894

Abstract

Indonesia memiliki keunggulan dalam sektor pariwisata, hal ini tercatat hampir tiga ribu destinasi wisata di Perusahaan Objek Daya Tarik Wisata Komersial (PODTWK). Khusus di Kabupaten Lima Puluh Kota provinsi Sumatera Barat terdapat objek wisata Lembah Harau yang termasuk kawasan pelestarian alam dalam ruang lingkup cagar alam dan suaka margasatwa. Kemudian kawasan Lembah Harau sedang diupayakan untuk diakui sebagai Kawasan Geopark Nasional. Namun, disamping upaya pengembangan tersebut ada beberapa pengembangan yang dianggap tidak sesuai dengan kearifan lokal. Salah satu fokus pada penelitian ini adalah Kawasan Harau Dream Park yang didesain dengan tampilan budaya asing. Untuk mengungkap permasalahan yang ada di Harau Dream Park maka digunakan metode kualitatif dengan pendekatan teori semiotika dan komodifikasi. Kajian ini didasari pada perspektif peneliti menggunakan teori semiotika. Capaian yang telah didapatkan dari penelitian bahwa kawasan Harau Dream Park semestinya dikembalikan lagi pada nilai-nilai budaya Minangkabau dan Geopark sebagai kegiatan untuk kepentingan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, budaya dan wisata.
Perspektif Semiotika Wisata Harau Dream Park sebagai Bentuk Krisis Identitas Budaya Minangkabau Tedy Wiraseptya; Vernanda Em Afdhal; Stefvany Stefvany
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 6 No. 1 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v6i1.1894

Abstract

Indonesia memiliki keunggulan dalam sektor pariwisata, hal ini tercatat hampir tiga ribu destinasi wisata di Perusahaan Objek Daya Tarik Wisata Komersial (PODTWK). Khusus di Kabupaten Lima Puluh Kota provinsi Sumatera Barat terdapat objek wisata Lembah Harau yang termasuk kawasan pelestarian alam dalam ruang lingkup cagar alam dan suaka margasatwa. Kemudian kawasan Lembah Harau sedang diupayakan untuk diakui sebagai Kawasan Geopark Nasional. Namun, disamping upaya pengembangan tersebut ada beberapa pengembangan yang dianggap tidak sesuai dengan kearifan lokal. Salah satu fokus pada penelitian ini adalah Kawasan Harau Dream Park yang didesain dengan tampilan budaya asing. Untuk mengungkap permasalahan yang ada di Harau Dream Park maka digunakan metode kualitatif dengan pendekatan teori semiotika dan komodifikasi. Kajian ini didasari pada perspektif peneliti menggunakan teori semiotika. Capaian yang telah didapatkan dari penelitian bahwa kawasan Harau Dream Park semestinya dikembalikan lagi pada nilai-nilai budaya Minangkabau dan Geopark sebagai kegiatan untuk kepentingan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, budaya dan wisata.
Effectiveness of Counseling Using Motion Graphics Against Changes in Attitudes to Consuming Fast Food in Adolescents 2022 Melly Kristanti; Nunuk Nugrohowati; Yanti Harjono; Vernanda Em Afdhal; Raden Roro Maya Dennisa; Nabila Fairuz
International Journal of Theory and Application in Elementary and Secondary School Education Vol. 5 No. 1 (2023): April
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31098/ijtaese.v5i1.1412

Abstract

Media is very useful in increasing knowledge, especially in adolescents. Animated media is one of the ways in which education and information can be conveyed properly to adolescents. Therefore, the researchers wanted to see the effectiveness of motion graphics on the knowledge and attitudes of adolescents regarding fast food. This study used a cross sectional study design with a sample size of 120 samples. The instrument for this study used questionnaire pre-test and post-test. The analysis used in this study is the Wilcoxon test. There is a change in the attitude of adolescents after being given counseling using motion graphics, namely a p-value of 0.000 and knowledge did not experience a significant change p-value 0.165. Based on these results, it is certain that there is a need for changes in healthy living behavior to avoid obesity which has an impact on degenerative diseases. In addition, there is a need for new ways to provide counseling to adolescents, namely using motion graphics which are quite effective in providing information.
Analisis Desain Komunikasi Visual sebagai Subjek Pelestarian Seni Budaya dan Kearifan Lokal Minangkabau Vernanda Em Afdhal; M. Sayuti
Jurnal SASAK : Desain Visual dan Komunikasi Vol 5 No 2 (2023): SASAK
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/sasak.v5i2.3445

Abstract

This research stems from the analysis and review process of the field of Visual Communication Design (VCD) as one of the disciplines that contribute to the preservation of Minangkabau culture and local wisdom. From several research findings, it is evident that VCD can be considered as an academic discipline, and more narrowly, visual communication design media can be employed as a subject in preserving Minangkabau culture and local wisdom. One of the objectives of this research is to underscore that the field of visual communication design, as a subject, can be utilized to promote efforts to preserve and enhance the existence of this discipline in conserving the culture. The research methodology adopted for this study is qualitative (literature review and content analysis). Data were collected through the process of analyzing and reviewing books, journals, articles, and works produced through visual communication media. The research results manifest in descriptive statements that emphasize visual communication design's potential as a medium for preserving Minangkabau culture and local wisdom. Furthermore, this research can be used as a reference and can contribute to the development of the curriculum in the case study area, namely the Visual Communication Design program located in West Sumatra
Rancang Bangun Sistem Informasi Nagari Menuju Smart Village Berbasis Web Pada Kantor Wali Nagari Asam Kumbang Di Pesisir Selatan Dengan Menggunakan Bahasa Pemrograman PHP Dan Database Mysql Syahputra, Hadi; Em Afdhal, Vernanda; Saputra, Rizky
Jurnal Sains Informatika Terapan Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Sains Informatika Terapan (Juni, 2024)
Publisher : Riset Sinergi Indonesia (RISINDO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62357/jsit.v3i2.330

Abstract

Perkembangan teknologi, khususnya internet, telah mengubah lanskap bisnis dan pelayanan publik di era digital saat ini. Konsep "Smart Village" atau "Desa Pintar" muncul sebagai pendekatan inovatif dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat desa. Penelitian ini tertarik pada kasus kesiapan desa di Kantor Wali Nagari Asam Kumbang, Provinsi Sumatra Barat, menuju Smart Village. Melalui penerapan sistem informasi yang dirancang meggunakan UML (Unified modeling language) dan berbasis web menggunakan PHP dan MySQL, diharapkan dapat mengatasi berbagai masalah yang dihadapi, seperti keterbatasan akses informasi, pengelolaan administrasi yang rumit, dan keterbatasan partisipasi masyarakat. Tujuan penelitian ini diharapkan dengan adanya web nagari dapat meningkatkan kualitas pelayanan, memperbaiki pengelolaan sumber daya, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui konektivitas dengan wisatawan dan pelaku usaha untuk menciptakan peluang ekonomi lokal dan mewujudkan visi nagari yang lebih modern dan efisien.
Ampiang Dadiah: Functional Packaging Design For Minangkabau Traditional Food Afdhal, Vernanda Em; Affandi, Syawlani
Jurnal Desain Indonesia. Vol 6 No 2 (2024): Design Thinking In The Era Of Artificial Intelligence, Can humanity be replaced?
Publisher : Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52265/jdi.v6i2.509

Abstract

Dadih, or Dadiah in Minangkabau, is a traditional yogurt made from fermented buffalo milk. The fermentation process takes place in bamboo segments, which are sealed with banana leaves. Ampiang Dadiah is a combination of ampiang (flattened glutinous rice), gulo anau (palm sugar), and dadiah. This dish is a source of pride for the Minangkabau community, known for its many benefits and containing lactic acid bacteria that act as probiotics. However, traditional foods like this are often hard to find and not widely known. The preparation is inconvenient, and there is no packaging that combines dadiah, gulo anau, and ampiang. The presentation is also less attractive, preventing it from becoming a signature souvenir from West Sumatra. To address these issues, a packaging design for ampiang dadiah has been created that retains local wisdom while integrating modern packaging elements. This innovation includes new packaging for dadiah, which is traditionally wrapped in bamboo and sealed with banana leaves or plastic. The new design features attractive packaging with instant ampiang, making it easy to enjoy at any time. The design process followed the Design Thinking method, considering aspects such as empathize, define, ideate, prototype, and test. The new design makes the traditional ampiang dadiah easier to serve, combines it with gulo anau and ampiang in one package, and is presented attractively, informatively, and with higher market value. The result is a functional and modern packaging design that serves as an inspiration and an effort to elevate local products to become a hallmark of West Sumatra.
PERANCANGAN FILM DOKUMENTER MENELUSURI JEJAK SILEK INDUAK AYAM PESISIR SELATAN Muhammad Syamsul; Vernanda Em Afdhal; M Sayuti
TRADISIGN : Jurnal Pustaka Desain dan Budaya Vol 1 No 1 (2022): November 2022 | Karya Desain dan Budaya
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Silat adalah sistem beladiri yang diwariskan oleh nenek moyang sebagai budaya bangsa Indonesia sehingga perlu dilestarikan, dibina dan dikembangkan. Di Minangkabau silat lebih dikenal dengan sebutan silek. Banyak aliran silek yang dari ranah Minangkabau salah satunya silek induak ayam yang berasal dari Pesisir Selatan. Silek induak ayam tidak begitu mendapatkan eksistensi dikalangan masyarakat pada era sekarang terutama di Minangkabau dan berujung terlupakan sehingga nantinya akan hilang ditelan zaman, silek ini berasal dari sebuah kampung yang terletak di Pesisir Selatan. berdasarkan hasil observasi silek ini lebih mengutamakan pertahanan diri dari pada penyerangan terhadap lawan, serta penguncian gerakan saat lawan melakukan penyerangan, silek merupakan suatu seni bela diri tradisional yang seharusnya dilestarikan dari waktu kewaktu, namun silek induak ayam mulai hilang dan terlupakan, bahkan kemungkinan belum sempat dikenal lebih dikalangan masyarakat Minangkabau. Rancangan menggunakan analisis data yaitu SWOT. Adapun media yang rancangannya sebuah film dokumenter, di dukung dengan media pendukung seperti trailer video, video youtube, video sosial media, poster, spanduk, x-banner, t-shirt, tote bag, stiker, mug dan pin. Film dokumenter merupakan media utama yang digunakan sebagai media informasi. Media pendukung dibuat dalam media cetak dan digital.  
Perancangan Buku Ilustrasi Biografi Tan Malaka M. Arif; Vernanda Em Afdhal
TRADISIGN : Jurnal Pustaka Desain dan Budaya Vol 2 No 1 (2023): Mei 2023 | Desain dan Budaya: Perspektif Multidisipliner
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tan Malaka merupakan pahlawan nasional yang mencetuskan ide Republik Indonesia sehingga Tan Malaka dinobatkan dengan gelar Bapak Republik. Dikarenakan pemahaman sejarah dan kurang tereksposnya Tan Malaka maka beliau seakan menjadi pahlawan terlupakan yang berasal dari Sumatra Barat. Penelitian tugas akhir ini merupakan sebuah upaya untuk menjadikan sejarah Tan Malaka sebagai objek untuk diangkat lagi dalam sebuah media buku ilustrasi, sehingga dapat memberikan informasi mengenai Tan Malaka untuk dipahami dan dimengerti masyarakat terutama generasi sekarang. Berdasarkan hasil dari observasi dan wawancara, didapatkan data bahwa keberadaan dari biografi yang hanya tertuju pada buku teks sehingga Tan Malaka sejarahnya kurang mendapatkan minat dari kalangan muda. Karena kurang efektifnya media yang digunakan merupakan salah satu faktor dari fenomena terlupakannya sejarah Tan Malaka tersebut. Untuk itu dalam mengatasi permasalahan tersebut perlu dirancang buku biografi tentang Tan Malaka dalam versi ilustrasi, dengan adanya gambar maka menambah ketertarikan generasi sekarang dalam minat membaca sejarah kepahlawanan Tan Malaka. Dalam buku ilustrasi biografi akan direpresentasikan kisah hidup Tan Malaka dalam memperjuangkan Republik Indonesia. Dengan adanya perancangan ini diharapkan dapat menjadi media edukasi sejarah yang menarik generasi muda dan orang dewasa dalam membaca lagi kehidupan dari tokoh-tokoh nasional seperti Tan Malaka. Pada rancangan ini media buku ilustrasi menjadi media utama dan ditambah dengan beberapa media pendukung untuk menguatkan promosi dari buku ilustrasi.