Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Berbasis Elektronik (E-Samsat) di Kabupaten Subang Suparman, Ade; Gadzali, Silvy Sondari; Aulia, Silvi; Triyani, Oktavia Nur
International Journal of Demos (IJD) Volume 7 Issue 1 (2025)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v7i1.536

Abstract

Abstract This study aims to analyze the implementation of the electronic-based motor vehicle tax payment policy (E-Samsat) in Subang Regency. Based on data from the Regional Revenue Agency of West Java Province, the number of registered motor vehicles in Subang Regency in 2022 was 700,214 units, increased to 715,600 units in 2023, and reached 732,421 units in 2024. However, only about 17.5% of tax payments were made via E-Samsat in 2022, rising to 19.4% in 2023, and 22% in 2024. Although the potential for Motor Vehicle Tax (PKB) revenue is relatively high, the utilization of E-Samsat remains low. This research uses George C. Edwards III's policy implementation theory, which includes four variables: communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The results show that the implementation of E-Samsat in Subang Regency has not been optimal, primarily due to the lack of socialization, limited human resources, and insufficient supporting facilities. Keywords: Policy Implementation, E-Samsat, Motor Vehicle Tax, Public Administration Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan sistem pembayaran pajak kendaraan bermotor berbasis elektronik (E-Samsat) di Kabupaten Subang. Berdasarkan data dari Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat, jumlah kendaraan bermotor yang terdaftar di Kabupaten Subang pada tahun 2022 adalah 700.214 unit, tahun 2023 meningkat menjadi 715.600 unit, dan tahun 2024 mencapai 732.421 unit. Namun, dari total kendaraan tersebut, hanya sekitar 17,5% pembayaran pajak yang dilakukan melalui E-Samsat pada tahun 2022, meningkat menjadi 19,4% pada 2023, dan 22% pada 2024. Meskipun potensi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) cukup tinggi, pemanfaatan E-Samsat masih tergolong rendah. Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan George C. Edwards III dengan empat variabel: komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi E-Samsat di Kabupaten Subang belum optimal, terutama disebabkan oleh kurangnya sosialisasi, keterbatasan sumber daya manusia, dan minimnya fasilitas pendukung. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, E-Samsat, Pajak Kendaraan Bermotor, Administrasi Publik
Penerapan Strategi MSDM untuk Optimalisasi Kinerja Pengabdian kepada Masyarakat pada Kawasan Perkotaan Gadzali, Silvy Sondari
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 06 (2025): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) terhadap kinerja pengabdian kepada masyarakat di kawasan perkotaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 60 responden yang terdiri dari dosen dan mahasiswa pelaksana program pengabdian masyarakat. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi MSDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pengabdian (R² = 0,65, p < 0,05). Strategi MSDM yang meliputi rekrutmen berbasis kompetensi, pelatihan adaptif, evaluasi kinerja terukur, dan penguatan jejaring kemitraan mampu meningkatkan efektivitas program hingga 65% dari total variansi kinerja. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya profesionalisasi pengelolaan sumber daya manusia dalam pengabdian masyarakat untuk menghadapi tantangan khas kawasan perkotaan