Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Perlindungan Hukum terhadap Hak Pasien dalam Pelayanan Kesehatan di Kota Batu Maradona, Maradona; Silviana Damayanti
UNES Law Review Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/unesrev.v6i2.1627

Abstract

This study aims to analyze the role of Standard Operating Procedures (SOPs) in protecting the rights of patients at Puskesmas Batu. The research methodology employed is normative law, utilizing legislative and conceptual approaches. Through document analysis and examination of related regulations, this study investigates how SOPs at Puskesmas Batu are designed and implemented to ensure the safeguarding of patient rights, including the right to information, privacy, and access to safe, quality healthcare services. The findings indicate that, although the SOPs at Puskesmas Batu are designed in accordance with national standards, challenges persist in their implementation, notably resource limitations and personnel training. This research provides recommendations for enhancing the SOPs and practices at Puskesmas Batu to optimize patient rights protection.
Pelatihan Implementasi Pendekatan Restorative Justice dalam Penanganan Tindak Pidana Ringan di Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar Maradona, Maradona; Aprilianto, Sapta; Cahyani, Prilian; Agustin, Erni; Brouwer, Darryl Evan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 2 No 6 (2024): JPMII - Desember 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.651

Abstract

Restorative Justice bertujuan untuk penyelesaian hukum dengan menciptakan kesepakatan atas penyelesaian perkara pidana. Restorative justice sebagai prinsip penegakan hukum dalam penyelesaian perkara yang dapat dijadikan instrumen pemulihan sudah dilaksanakan oleh Mahkamah Agung dalam bentuk pemberlakuan kebijakan, namun tata pelaksanaannya dalam sistem peradilan pidana Indonesia belum dilakukan secara optimal. Restorative justice fokus pada pemidanaan yang diubah menjadi proses dialog dan mediasi yang melibatkan pelaku, korban, keluarga pelaku/ korban, dan pihak lain yang terkait. Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar memiliki rumah restorative justice yang telah diresmikan oleh pemerintah daerah. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat dalam penyelesaian perkara pidana yang adil dan seimbang antara para pihak dapat memulihkan pola hubungan yang baik dalam masyarakat. Metode pengabdian masyarakat ini adalah pelatihan bagi masyarakat Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Sebagai hasil kegiatan ini, masyarakat meningkat pengetahuan dan ketrampilannya dalam menerapkan konflik di bidang pidana ringan yang terjadi di desanya.