Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Penerapan Akad Al-Qardhul Hasan Pada Pembiayaan Lazisma di BMT NU Cabang Tanggul Imam, Imam Khosiri; Istikomah; Muhammad Syafi'i
Islamic Economics, Finance, and Banking Review Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/iefbr.v4i2.11115

Abstract

Penelitian ini untuk menganalisis tentang penerapan dari akad al-qardhul hasan pada pembiayaan lazisma yang merupakan produk pembiayaan yang ditawarkan oleh BMT NU Cabang Tanggul. Penelitian ini fokus pada akad al-qardhul hasan yang digunakan didalam pembiayaan lazisma dan juga menganalisis nasabah prioritas dalam pembiayaan lazisma. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan mengunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi untuk mengumpulkan data dan juga mengunakan artikel dan jurnal untuk memastikan data yang diperoleh itu benar. Hasil dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bahwa akad al-qardhul hasan yang diterapkan didalam pembiayaan lazisma yang ada di BMT NU Cabang Tanggul telah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang ada di BMT NU Cabang Tanggul dan sesuai pedoman syariat islam yang berlandaskan Al-Quran, Hadist, Fatwa DSN MUI dan juga diketahui bahwa analisis prioritas nasabah pada pembiayaan lazisma sudah dilakukan dengan baik sesuai syarat dan kriteria yang ada di BMT NU Cabang Tanggul guna memperoleh nasabah yang sesuai untuk diberikan pembiayaan berupa modal kerja.
INTENSITAS SERANGAN DAN FLUKTUASI POPULASI HAMA ULAT GRAYAK (Spodoftera frugiperda J.E Smith) PADA BEBERAPA GALUR TETUA JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt) MS-UNSIKA MUTAN GENERASI M7 Mulyani; Muhammad Syafi'i; Lutfi Afifah; Budi Irfan
Jurnal Agrotech Vol. 14 No. 1 (2024)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v14i1.163

Abstract

Hama ulat grayak (Spodoftera frugiperda J.E Smith) merupakan hama penting pada tanaman jagung, penanaman varietas tahan merupakan salah satu cara untuk pengendalian serangan hama tanaman. Tujuan dari penelitian untuk mendapatkan galur tetua jagung manis MS-Unsika mutan generasi M7 yang memiliki ketahanan terhadap serangan hama ulat grayak. Metode menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal. Perlakuan terdiri dari 10 genotipe yaitu SR 1 (Galur SR Latan), M6 (SR Latan di iradiasi sinar gamma dosis 200 gy) M8 (SR Sweet di iradiasi sinar gamma dosis 200 gy) M9 (SR Bonanza di iradiasi sinar gamma dosis 200 gy) M10 (SR Jambo di iradiasi sinar gamma dosis 200 gy) G11 (Varietas Talenta), G12 (Varietas Bonanza), G13 (Varietas Maestro), G14 (Varietas Golden Boy), G15 (Varietas Exotic) dan diulang sebanyak 3 kali. Data di analisis menggunakan Anova, apabila terdapat pengaruh nyata, maka data dianalisis dengan menggunakan Duncan’s Multiple Range Tes (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan galur perlakuan M8 memiliki tingkat serangan hama ulat grayak terrendah yaitu sebesar 9.40% dengan populasi berkisar 0-6 ekor, pada varietas pembanding perlakuan G12 memiliki tingkat serangan terrendah yaitu sebesar 3.74% populasi berkisar 0-7 ekor.
Keefektifan Ekstrak Organik Tepung Biji Pinang (Areca catechu L.) terhadap Mortalitas Hama Bawang Merah Spodoptera exigua Hubner di Laboratorium Desita Salbiah; Muhammad Syafi'i
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/sp57a259

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas hortikultura penting yang banyak dibudidayakan di dataran rendah. Permintaan terhadap bawang merah terus meningkat seiring pertumbuhan jumlah penduduk, namun produktivitasnya menurun akibat serangan hama, terutama Spodoptera exigua Hubner. Serangan hama ini dapat menyebabkan kerusakan hingga 100% dan berujung pada gagal panen apabila tidak dikendalikan secara efektif. Pengendalian yang selama ini dilakukan menggunakan insektisida kimia sintetik dapat menimbulkan efek negatif seperti resistensi, resurgensi, serta munculnya hama sekunder. Oleh karena itu, insektisida nabati menjadi alternatif pengendalian yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak organik tepung biji pinang (Areca catechu L.) terhadap mortalitas larva S. exigua di laboratorium. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan konsentrasi (0%, 0,25%, 0,50%, 0,75%, dan 1%) dan empat ulangan. Setiap unit perlakuan diinfestasikan 10 larva instar tiga dan diaplikasikan ekstrak dengan metode penyemprotan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi 0,50% merupakan perlakuan paling efektif, dengan mortalitas total sebesar 80%, waktu awal kematian 6,5 jam, dan LT50 tercapai pada 42 jam setelah aplikasi. Ekstrak biji pinang terbukti memiliki potensi sebagai insektisida nabati dalam pengendalian S. exigua.
Reorientation of Indonesia's Fiscal Policy: Analysis of Finance Minister Purbaya's Policy from an Islamic Economic Perspective Muhammad Syafi'i
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jhes.v8i2.30059

Abstract

This study examines fiscal policies during the early tenure of Finance Minister Purbaya through the lens of Islamic economic philosophy, focusing on three foundational principles: justice (al-‘adl), public benefit (al-maslahah), and trustworthiness (al-amānah). Using a qualitative-descriptive and comparative analytical approach, the study evaluates the government’s liquidity placement in state-owned banks (Himbara), the 8+4+5 stimulus package, and taxation policies. These evaluations are conducted through a series of analytical matrices, comparative tables, flow diagrams, benefit-distribution graphs, and an integrative conceptual model. The findings indicate unequal distribution of fiscal benefits, with corporations receiving the largest share, while micro, small, and medium enterprises (MSMEs), informal workers, and low-income households receive relatively fewer benefits. The strongest maslahah effects arise from food assistance and labor-intensive programs that directly address basic public needs, whereas bank liquidity policies generate only sectoral and complementary benefits. In terms of amānah, fiscal governance demonstrates transparency and administrative efficiency; however, reliance on conventional interest-based instruments and the regressive nature of VAT raise ethical concerns. Overall, the study concludes that Purbaya’s fiscal policies are partially aligned with Islamic economic values: some policies are consistent, some deviate, and others require reformulation to better serve vulnerable groups and adhere more closely to Sharia-compliant principles.