Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Perputaran Aset pada 5 Perusahaan Basic Material di Bursa Efek Indonesia Susanti, Elvi; Pasulu, Milka; Abdullah, Abdullah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15155

Abstract

Perusahaan Basic Material di Indonesia sangat penting untuk diperhatikan, beberapa perusahaan Basic Material mengalami perputaran piutang yang naik namun return on aset turun, sedangkan yang seharusnya return on aset juga ikut naik seiring dengan naiknya perputaran piutang . Dengan adanya fenomena ini, maka peneliti mengangkat permasalahan ini dengan sebuah tulisan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan populasi sebanyak 103 perusahaan dan pengambilan sampel menggunakan teknik purpossive sampling menggunakan kriteria empat sehingga diperoleh sampel 5 perusahaan. Hasil penelitian yang ditemukan ialah dari ketiga variabel yang memiliki pengaruh secara singnifikan yaitu debt to equity ratio dengan nilai probabilitas sebesar 0,0470, sedangkan yang lainnya tidak berpengaruh. Dari hasil penelitian penulis menarik sebuah kesimpulan bahwa debt to equity ratio sangat penting bagi keberhasilan suatu perusahaan dalam pengembalian suatu aset dan peningkatan laba, Perputaran aset dapat ditingkatkan dari besarnya jumlah nilai ekuitas.
Nilai Perusahaan PT Unilever Indonesia Tbk : Kewajiban Jangka Pendek Sebagai Dasar Pandangan Sarbinal, Tiara Aghisyah; Pasulu, Milka; Abdullah, Abdullah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15372

Abstract

Perusahaan yang terkemuka di Indonesia memiliki likuiditas yang tinggi namun nilai perusahaannya rendah salah satunya PT Unilever Indonesia Tbk dari fenomena tersebut maka penelitian ini penting untuk diketahui lebih jauh. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi menggunakan laporan keuangan selama 89 tahun serta sampel yang diambil yaitu data laporan keuangan selama 10 tahun berdasarkan teknik purpossive sampling menggunakan 4 kriteria. Hasil penelitian yang ditemukan yaitu current ratio berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan, quick ratio berpengaruh terhadap nilai perusahaan, dan cash ratio tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Dari hasil penelitian penulis menarik sebuah kesimpulan tidak selamanya current ratio yang tinggi ikut menaikkan nilai perusahaan, tetapi karena adanya quick ratio maka nilai perusahaan menjadi meningkat.