Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analysis of the Success of the Artificial Insemination Program in Peranakan Ongole Cattle in Purwodadi Dalam Village, South Lampung: Analysis of the Success of the Artificial Insemination Program in Peranakan Ongole Cattle in Purwodadi Dalam Village, South Lampung Setiadi, Dedi; Herdiansah, Riko; Suhadi, Miki; Asek, Ambo; Chotimah, Anida Chusnul
JDP: Jurnal Dunia Peternakan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Dunia Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/s7mq9n41

Abstract

Inseminasi Buatan (IB) adalah teknologi reproduksi yang berperan penting dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas sapi potong, khususnya sapi Ongole Crossbred (PO). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat keberhasilan inseminasi buatan pada sapi PO di Desa Purwodadi Dalam, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini dilakukan dari November hingga Desember 2025 dan melibatkan 30 peternak sapi sebagai responden dengan total 98 ekor sapi PO sebagai objek penelitian. Metode survei diterapkan dengan mengumpulkan data primer melalui wawancara terstruktur dan observasi lapangan, didukung oleh data sekunder dari studi literatur. Keberhasilan inseminasi buatan dievaluasi menggunakan indikator Service per Conception (S/C) dan Conception Rate (CR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Service per Conception (S/C) adalah 1,48, menunjukkan efisiensi reproduksi yang baik, karena kurang dari dua kali inseminasi diperlukan untuk mencapai satu kehamilan. Tingkat Pembuahan (CR) adalah 60,27%, artinya lebih dari setengah sapi yang diinseminasi hamil setelah inseminasi pertama, yang masih dalam standar yang dapat diterima untuk sistem pertanian skala kecil. Keberhasilan inseminasi buatan dipengaruhi oleh ketepatan waktu inseminasi, kemampuan petani untuk mendeteksi estrus, kompetensi inseminator, kondisi fisiologis sapi, dan praktik manajemen ternak. Kesimpulannya, implementasi inseminasi buatan pada sapi PO di daerah penelitian dapat dianggap efektif dan berpotensi mendukung peningkatan produktivitas sapi potong secara berkelanjutan.
Analysis of the Success Rate of Artificial Insemination Programs in Bali Cattle in Tanjung Harapan Village, South Lampung Regency: Analysis of the Success Rate of Artificial Insemination Programs in Bali Cattle in Tanjung Harapan Village, South Lampung Regency Subroto, Subroto; Herdiansah, Riko; Suhadi, Miki; Asek, Ambo
JDP: Jurnal Dunia Peternakan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Dunia Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/sz9bby61

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat keberhasilan inseminasi buatan (IB) pada sapi menggunakan pendekatan Service per Conception (S/C) dan Conception Rate (CR). Data dikumpulkan dari 40 responden petani dengan total 130 ekor sapi yang menjalani inseminasi buatan. Hasil menunjukkan bahwa 174 ekor sapi dipastikan bunting, dengan nilai S/C sebesar 1,34 dan CR sebesar 61,53%. Nilai S/C di bawah 2 menunjukkan bahwa implementasi IB relatif efisien, sedangkan nilai CR mendekati 70% mencerminkan tingkat keberhasilan kehamilan yang cukup tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi IB telah dilakukan dengan manajemen yang relatif baik, khususnya dalam hal deteksi estrus, keterampilan inseminator, dan kondisi kesehatan reproduksi sapi. Meskipun demikian, peningkatan lebih lanjut dalam pendidikan petani terkait manajemen reproduksi dan penanganan pasca-IB masih diperlukan untuk mengoptimalkan kinerja reproduksi secara berkelanjutan. Penelitian ini memberikan wawasan praktis tentang efektivitas program IB dan dapat berfungsi sebagai referensi untuk perencanaan kebijakan yang bertujuan meningkatkan produktivitas ternak di tingkat pertanian skala kecil.
Success Rate of Artificial Insemination in Bali Cattle in Madang Suku III Subdistrict, East Ogan Komering Ulu Regency, South Sumatra: Success Rate of Artificial Insemination in Bali Cattle in Madang Suku III Subdistrict, East Ogan Komering Ulu Regency, South Sumatra Aziz, Ibrahim Abdul; Herdiansah, Riko; Suhadi, Miki; Asek, Ambo
JDP: Jurnal Dunia Peternakan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Dunia Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/cjabb458

Abstract

improving productivity and efficiency in cattle farming systems, including Bali cattle production. This study aimed to determine the success rate of artificial insemination in Bali cattle in Madang Suku III District, East Ogan Komering Ulu Regency, South Sumatra Province. The research was conducted from April to May 2025, involving 30 cattle farmers as respondents and 73 female Bali cattle as research objects. The research method applied was a survey approach, with primary data collected through interviews and field observations, and secondary data obtained from literature studies. The success of artificial insemination was evaluated using Service per Conception (S/C) and Conception Rate (CR) indicators. The results showed that the majority of farmers were in the productive age group of 41–50 years, predominantly male, with senior high school education, and more than 20 years of farming experience. The Service per Conception (S/C) value was 1.42, while the Conception Rate (CR) was 60.27%, which are within the acceptable standard range for reproductive performance in smallholder farming systems. These findings indicate that the implementation of artificial insemination in Bali cattle in Madang Suku III District was relatively effective and efficient. The success of AI was influenced by the accuracy of insemination timing, estrus detection ability, inseminator competence, physiological condition of the animals, and overall herd management. Artificial insemination technology has strong potential to be further developed to enhance reproductive efficiency and productivity of Bali cattle.
Strategy For Development of Krui Cattle Livestock Business In West Coastal District Lampung Province: Strategy For Development of Krui Cattle Livestock Business In West Coastal District Lampung Province Dipayana, Lusita; Herdiansah, Riko; Suhadi, Miki; Muthoharoh, Septi
JDP: Jurnal Dunia Peternakan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Dunia Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/cetamx23

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting usaha ternak sapi Krui di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, serta merumuskan strategi pengembangannya. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kuesioner yang melibatkan peternak sapi Krui, aparat desa, serta instansi terkait. Analisis SWOT diterapkan untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pengembangan usaha ternak sapi Krui. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha ternak sapi Krui memiliki potensi besar untuk dikembangkan, didukung oleh ketersediaan lahan, dukungan pemerintah daerah, dan tingginya permintaan pasar. Namun demikian, masih terdapat kendala berupa keterbatasan modal, rendahnya penerapan teknologi pakan, serta manajemen usaha yang belum optimal. Strategi pengembangan yang disarankan antara lain peningkatan kapasitas peternak melalui pelatihan, penguatan akses permodalan, penerapan teknologi pakan dan kesehatan ternak, serta penguatan kelembagaan kelompok ternak. Dengan implementasi strategi tersebut, diharapkan usaha ternak sapi Krui dapat berkontribusi lebih optimal terhadap peningkatan pendapatan peternak dan pembangunan ekonomi daerah.