Denny, Agustinus
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ASSESSING THE SPATIAL ASPECTS OF ECO-TOURISM DEVELOPMENT IN BUKIT LAWANG AREA Liyushiana, Liyushiana; Sinaga, Jastrid Caroline Herera; Ismail, Muhammad; Denny, Agustinus
International Journal of Sustainable Competitiveness on Tourism Vol. 2 No. 01 (2023): IJSCOT II-01
Publisher : Politeknik Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34013/ijscot.v2i01.1241

Abstract

Bukit Lawang is part of the conservation area of Gunung Leuser National Park (TNGL) and is a popular tourist destination in Langkat Regency. The attraction of Bukit Lawang has resulted in the concept of ecotourism, with the hope that tourist activities will have a friendly impact on the natural ecosystem. Therefore, it is necessary to evaluate the influence of ecotourism activities within the scope of the 3A-based tourism concept and the spatial aspects of Google Earth imagery using time series techniques from 2012-2022. It is evident that from the 3A perspective, there has been a change in the needs of tourists for new tour packages that still prioritize nature tourism, the addition of alternative road sections as a form of accessibility development to Bukit Lawang, and the addition of accommodations to meet tourists' needs. From satellite imagery, there is an expansion of settlement areas, lodgings, parking areas, and a bridge access to a new lodging area within the range of 2012-2022.
Penguatan Kapasitas Perempuan dalam Pemasaran Produk Pariwisata di Danau Toba Ngatemin; Yanti, Dewi; Liyushiana; Rosari, Dina; Prayogi, Budi; Denny, Agustinus
Abdi Wisata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Abdi Wisata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Pariwisata Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55701/abdiwisata.v2i1.294

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas perempuan dalam sektor pariwisata melalui pemasaran digital dan diversifikasi produk di desa wisata sekitar Destinasi Super Prioritas Danau Toba. Program ini difokuskan pada pemberdayaan perempuan dalam pengelolaan produk wisata lokal, dengan memberikan pengetahuan mengenai pentingnya pemasaran digital dan pengembangan produk yang dapat meningkatkan daya saing desa wisata. Peserta kegiatan ini terdiri dari 30 orang perempuan pegiat wisata yang berasal dari berbagai desa wisata di sekitar Danau Toba. Metode pelaksanaan terdiri dari identifikasi awal, pelatihan, diskusi, dan praktik langsung mengenai penggunaan media sosial untuk pemasaran produk serta diversifikasi produk wisata untuk menarik lebih banyak wisatawan. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta untuk mengimplementasikan pemasaran melalui media sosial, khususnya Instagram dan TikTok, serta kesadaran tentang pentingnya diversifikasi produk dalam memperkaya pengalaman wisata. Diharapkan program ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan desa wisata, memperkuat peran perempuan, dan meningkatkan daya saing destinasi pariwisata di Danau Toba.
OPTIMALISASI HOMESTAY DALAM MENDUKUNG MEMORABLE TOURISM EXPERIENCE BERBASIS ROOT CAUSE ANALYSIS DI DESA WISATA (KASUS DI LUMBAN SUHI-SUHI TORUAN, SAMOSIR) Denny, Agustinus; Liyushiana, Liyushiana
Jurnal Pariwisata Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/par.v12i2.26552

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi homestay dalam menciptakan memorable tourism experience (MTE) di Desa Wisata Lumban Suhi-Suhi Toruan (Dewi Lusi), Samosir, dengan fokus pada tujuh dimensi MTE: hedonism, refreshment, social and local culture, meaningfulness, knowledge, novelty, dan adverse feeling. Studi ini juga bertujuan untuk merumuskan strategi penguatan homestay berbasis akar masalah guna meningkatkan pengalaman wisatawan. Penelitian dilakukan selama bulan September 2024–Juli 2024 dengan pendekatan kualitatif studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap 12 informan utama, yaitu pengelola dari BUMDes Hita Do Hita, pemilik homestay dan wisatawan, serta melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pendekatan tematik dan Root Cause Analysis (RCA) untuk mengidentifikasi akar masalah dan solusi strategis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa homestay di Dewi Lusi tidak hanya berperan sebagai akomodasi, tetapi juga sebagai sarana interaksi budaya, edukasi, dan keterlibatan emosional yang mendalam. Strategi yang diusulkan mencakup pelatihan pelayanan, pengemasan pengalaman tematik, dan penguatan narasi budaya. Kata kunci : homestay, memorable tourism experience, desa wisata, interaksi budaya,  root cause analysis. ABSTRACT This study aims to assess the contribution of homestays in creating a memorable tourism experience (MTE) in Lumban Suhi-Suhi Toruan Tourism Village (Dewi Lusi), Samosir, focusing on seven MTE dimensions: hedonism, refreshment, social and local culture, meaningfulness, knowledge, novelty, and adverse feeling. The study also seeks to formulate root-problem-based strategies to enhance tourists’ experience through homestay development. Conducted from September 2024 to July 2025, this research employed a qualitative case study approach. Data were collected through in-depth interviews with 12 key informants—managers of the local village enterprise (BUMDes Hita Do Hita), homestay owners and tourists—as well as through observation and documentation. Data analysis utilized a thematic approach and Root Cause Analysis (RCA) to identify core issues and strategic solutions. Findings reveal that homestays in Dewi Lusi serve not only as lodging but also as a platform for cultural interaction, education, and emotional engagement. The proposed strategies include service training, thematic experience packaging, and enhancement of cultural narratives.  Keywords: homestay, memorable tourism experience, tourism village, cultural interaction, root cause analysis.
DIVERSIFIKASI ATRAKSI DI DESA WISATA LUMBAN SUHI-SUHI TORUAN, SAMOSIR Liyushiana, Liyushiana; Yanti, Dewi; Rosari, Dina; Rizkiyah, Putri; Denny, Agustinus
Jurnal Pariwisata Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/par.v12i2.26530

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan diversifikasi atraksi wisata berbasis budaya dan alam di Desa Wisata Lumban Suhi-Suhi Toruan (Dewi Lusi). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, dimana data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada 5 informan dari perwakilan desa, pengrajin ulos, wisatawan dan pegiat wisata lokal. Analisis menggunakan pendekatan tematik dengan analisis  Business Model Canvas (BMC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan Pantai Lumban Manik sebagai atraksi wisata baru dapat memperluas portofolio atraksi Dewi Lusi, memperpanjang lama tinggal wisatawan, dan memperkuat positioning Dewi Lusi sebagai desa wisata budaya. Strategi pengembangan atraksi baru yang inklusif, berbasis kearifan lokal, serta integratif dengan atraksi budaya yang ada berkontribusi positif terhadap keberlanjutan pariwisata dan pemberdayaan masyarakat. Kata kunci : diversifikasi atraksi, desa wisata, desa wisata budaya, BMC, Danau Toba ABSTRACT This study aims to formulate a strategy for developing diversified cultural and natural attractions in the Lumban Suhi-Suhi Toruan Tourism Village (Dewi Lusi). Using a qualitative case study approach, data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation. Thematic analysis and business model mapping using the Business Model Canvas (BMC) framework were applied. The findings indicate that the development of Pantai Lumban Manik as a new tourism attraction can expand Dewi Lusi's attraction portfolio, extend tourist length of stay, and strengthen Dewi Lusi’s positioning as a cultural tourism village. The strategy for developing new attractions emphasizes inclusiveness, integration with existing cultural assets, and a foundation in local wisdom, all of which contribute positively to tourism sustainability and community empowerment. Keywords: attraction diversification, tourism village, cultural tourism village, BMC, Lake Toba.