Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Strategi Pengembangan Pasar Keramik Belawan Sebagai Daya Tarik Wisata Belanja di Kota Medan Femmy Indriany Dalimunthe; Anwari Masatip; L. Liyushiana; Dina Rosari
Tourism Scientific Journal Vol. 5 No. 2 (2020): Vol 5 No 2 Juni 2020
Publisher : STIEPAR YAPARI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32659/tsj.v5i2.103

Abstract

This study aims to identify the strategic assumptions of Belawan Ceramics Market with a descriptive method approach. By compiling results from the perspective of customers and traders, this study analyzes strategic assumptions with the SWOT analysis tool. The results showed that consumers who came were consumers who had repeatedly visited the Ceramic Market, but the loyalty of visitors decreased for the fourth visit. Tourist considerations for visiting the Belawan Ceramics Market are diverse types of merchandise, traditional bargaining systems, interactions with direct traders, as well as structuring shopping space that is not rigid with social accessibility in the form of local community acceptance (especially traders) towards foreigners. From the SWOT analysis conducted, it was found that the strategies that could be carried out to develop the Belawan ceramics market were: opening stores early, adding collections of unique items, expanding promotions through social media, pentahelix synergy for more effective development, price competition considerations in accordance with the quality of the goods being marketed, complementing supporting tourism utilities such as lighting facilities and increasing the role of government and community self-help to increase the sense of security for visitors / tourists.
Femmy Indriany Dalimunthe; Anwari Masatip; L. Liyushiana; Dina Rosari

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH DUALITAS CEO DAN KEPEMILIKAN ASING TERHADAP PRAKTIK PELAPORAN BERKELANJUTAN: Fungsi Internal Audit sebagai variabel moderasi Dina Rosari
Prosiding Seminar Nasional Pakar PROSIDING SEMINAR NASIONAL PAKAR 2020 BUKU II
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pakar.v0i0.6858

Abstract

This study uses a research model to obtain empirical evidence about the effect of CEO Duality and foreign ownership on Sustainability Report moderated by Internal Audit Function. The variables used in this research model are the number of sustainability disclosure, CEO duality and foreign ownership and internal audit. The research sample consisted of LQ45 company that listed on the Indonesia Stock Exchange in the period 2016 - 2018. Based on sampling using the purposive sampling method, the samples used in this study were 45 companies with a three-year period producing 135 sample units. Data analysis was performed by multiple linear regression analysis with the OLS (Ordinary Least Square) estimation method or the Smallest Square Method for time series data. R square adjusted value is already above 50 percent more, so the model is considered good enough. If seen above is the result of the coefficient of determination, the Adjusted R Square value of 0.6848 so this shows that the total independent variable is able to explain variation and contribute to the dependent variable that is equal to 68.48 percent and the rest by other variables outside the model.
PELATIHAN DIGITAL MARKETING PRODUK EKONOMI KREATIF DI KOTA MEDAN, SUMATERA UTARA Sitorus, Nova Bernedeta; Dalimunthe, Femmy Indriany; Rosari, Dina
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.23684

Abstract

Pelaku ekonomi kreatif di Sumatera Utara menghadapi permasalahan serius terkait keterbatasan pengetahuan tentang digital marketing. Ini menciptakan kesenjangan pengetahuan yang menghambat pertumbuhan bisnis mereka di era digital yang pesat. Terbatasnya akses pelatihan digital marketing menjadi tantangan tambahan. Tujuan utama dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah, untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, mengukur efektivitas pelatihan, mendorong penggunaan tools digital marketing yang lebih efektif, dan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif. Dalam hasil analisis, terlihat peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan pada beberapa pertanyaan kunci. Misalnya, pada Pertanyaan 2 tentang pentingnya pemahaman digital marketing, sebanyak 50% responden menyadari pentingnya sebelum pelatihan, dan setelah pelatihan, semua responden (100%) mengakui pentingnya pemahaman digital marketing. Hal yang serupa terjadi pada Pertanyaan 4 tentang manfaat segmentasi pasar dalam digital marketing produk ekonomi kreatif, di mana awalnya hanya 20% responden yang memahaminya, tetapi setelah pelatihan, 80% responden memahami manfaat tersebut. Demikian pula, Pertanyaan 5 mengenai media sosial sebagai saluran pemasaran utama awalnya hanya dikenal oleh 19% responden, tetapi setelah pelatihan, 93% responden memahami pentingnya media sosial dalam pemasaran. Selanjutnya, Pertanyaan 7 tentang pemasaran digital melalui media sosial menunjukkan bahwa 37% responden memahaminya sebelum pelatihan, dan angka ini meningkat menjadi 83% setelah pelatihan. Namun, terdapat juga hasil pre tes dengan peningkatan terendah, seperti Pertanyaan 1 tentang definisi digital marketing dan Pertanyaan 11 tentang konten kreatif dalam digital marketing, yang awalnya hanya dipahami oleh 30% dan 40% responden, secara berturut-turut. Peningkatan yang lebih rendah juga terlihat pada Pertanyaan 14 tentang Search Engine Optimization (SEO) dalam konteks pemasaran produk ekonomi kreatif, di mana hanya 13% responden yang memahaminya sebelum pelatihan. Selanjutnya, pada Pertanyaan 16 tentang pengiklanan online dalam produk ekonomi kreatif, hanya 40% responden yang memiliki pemahaman sebelum pelatihan. Terakhir, pada Pertanyaan 18 tentang e-commerce dalam pemasaran produk ekonomi kreatif, hanya 23% responden yang memahaminya sebelum pelatihan. Hasil ini menunjukkan bahwa meskipun pelatihan telah berhasil secara signifikan meningkatkan pemahaman dalam beberapa area kunci, masih ada potensi untuk perbaikan lebih lanjut dalam memahami definisi digital marketing, konten kreatif, SEO, pengiklanan online, dan e-commerce. Pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta tentang digital marketing, termasuk konsep dasar, manfaat, peran, dan aplikasi dalam bisnis ekonomi kreatif. Pemahaman yang ditingkatkan ini diharapkan membantu peserta memanfaatkan digital marketing secara lebih efektif, merancang strategi yang lebih baik, dan mengukur kinerja pemasaran mereka. Pelatihan ini merupakan langkah positif dalam mendukung pertumbuhan sektor ekonomi kreatif di Sumatera Utara di era digital yang terus berkembang.
DEVELOPMENT OF CREATIVE ECONOMY PRODUCTS BAKATAK SYRUP IN BATU JONGJONG TOURISM VILLAGE BAHOROK SUB-DISTRICT, LANGKAT REGENCY Rosari, Dina; Riady, Iwan; Julianto
MSJ : Majority Science Journal Vol. 2 No. 1 (2024): MSJ-February
Publisher : PT. Hafasy Dwi Nawasena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61942/msj.v2i1.126

Abstract

This study aims to explore and analyze the process of developing creative economy products, especially Bakatak Sirup, in Jongjong Stone Tourism Village. The research method used is qualitative with a case study approach. This research involves various parties involved in product development, including Bakatak fruit farmers, local businesses, and other stakeholders. This research focuses on the stages of product development, innovation in formulation and packaging, and the economic and social impact of the product on local communities. In-depth interview methods are used to gain views.  in-depth from business actors, while direct observations were made to contextually understand the production process of Bakatak Syrup. The results of this study are expected to provide a deep understanding of how the development of creative economy products can have a positive impact on the local economy and community involvement in the process. Qualitative analysis will be used to identify success factors, challenges faced, and implications of development of creative economy products in Jongjong Stone Tourism Village. This research is expected to contribute to the theoretical and practical understanding of the development of creative economy products at the local level, especially in the context of tourism villages. The findings of this study can be the basis for product developers, local governments, and related institutions to design policies that support the development of the creative economy in the area.
MANAJEMEN KEUANGAN PENGELOLAAN HOMESTAY DI DESA WISATA SAMPE RAYA, BAHOROK, KABUPATEN LANGKAT Dina Rosari; Julianto, Julianto; Onni Kusriani; Jonathan Efraim Sembiring
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 8: Januari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i8.9316

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran deskriptif tentang keberadaan homestay dan pentingnya manajemen keuangan dalam menopang aktifitas bisnis homestay di Desa Wisata Sampe Raya, Bahorok, Kabupaten Langkat. Manajemen keuangan pengelolaan homestay dapat memanfaatkan potensi Desa Wisata Sampe Raya, Bahorok, Kabupaten Langkat secara berkelanjutan, meningkatkan pendapatan masyarakat setempat, dan merangsang pertumbuhan ekonomi lokal. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah pelatihan, dengan metode pelaksanaan ini, para peserta akan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang sektor pariwisata, pentingnya pemberdayaan masyarakat dan organisasi masyarakat dalam sektor pariwisata sebagai penggerak desa wisata, pengetahuan manajemen yang baik, pengertian mengenai pembukuan/akuntansi, dan akan memiliki rencana aksi yang dapat digunakan untuk memperkuat tugas dan tanggung jawab masyarakat dan organisasi masyarakat di Desa Wisata Sampe Raya, Bahorok, Kabupaten Langkat. Hasil pengabdian masyarakat ini memberikan landasan yang kuat untuk melanjutkan upaya pengembangan dan pengelolaan pariwisata dan homestay di Desa Wisata Sampe Raya, Bahorok, Kabupaten Langkat. Dengan melibatkan masyarakat setempat, serta dengan adanya rencana aksi yang jelas, diharapkan bahwa desa ini akan mampu memanfaatkan potensi pariwisata dan akomodasi berupa homestay secara berkelanjutan, menjaga kelestarian lingkungan serta budaya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan ekonomi lokal. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam perjalanan menuju pembangunan desa wisata yang sukses
The Impact of Neoliberal Policies on Social Welfare: Case Studies in Developing Countries Rosari, Dina; Fatchur Rohman; Latuheru, Anita; Pasalbessy, Victor F.
Nomico Vol. 1 No. 10 (2024): Nomico-November
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/csr3f836

Abstract

This article analyzes the impact of neoliberal policies on social welfare in developing countries, focusing on the implementation of free market principles, privatization, deregulation, and a reduced role of the state in the economy. While these policies aim to improve economic efficiency and growth, this research finds that neoliberal implementation in developing countries often exacerbates social inequality and reduces the poor's access to basic services such as health, education and social protection. The research identifies negative impacts such as public sector privatization that increases costs for low-income earners, deregulation that makes workers more vulnerable to exploitation, and social budget cuts that reduce the quality of services for marginalized groups. Although some countries experienced economic growth as a result of these policies, the unequal distribution of economic benefits led to increased social inequality. This article suggests the need for more inclusive and sustainable economic policies that can mitigate the negative impacts of neoliberalism, as well as strengthen social security and access to basic services in developing countries.
Pemanfaatan UMKM Kuliner Lokal dan Kearifan Lokal dalam Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan: Studi Kasus di Desa Buluh Duri, Serdang Bedagai, Sumatera Utara Rosari, Dina
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Februari - Maret 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i2.3929

Abstract

Studi ini mengeksplorasi pemanfaatan UMKM kuliner lokal dan kearifan lokal dalam mempromosikan pengembangan desa wisata berkelanjutan, dengan fokus pada Desa Buluh Duri di Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Dikenal karena daya tarik alamnya, termasuk arung jeram di Sungai Bah Bolon dan situs unik seperti Green Canyon dan Air Terjun Bahgula, Buluh Duri menawarkan pengalaman kaya bagi wisatawan yang berakar pada alam dan budaya lokal. Penelitian ini menganalisis bagaimana UMKM kuliner lokal meningkatkan pemberdayaan ekonomi desa dengan menawarkan pengalaman gastronomi tradisional yang mendukung mata pencaharian lokal, sementara kearifan lokal, yang mencakup adat istiadat, tradisi, dan praktik lingkungan, berkontribusi pada pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata berkelanjutan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan diskusi kelompok fokus, studi ini menganalisis peran, tantangan, dan peluang yang terkait dengan integrasi bisnis kuliner lokal dan kearifan lokal ke dalam kerangka desa wisata. Temuan menunjukkan bahwa UMKM kuliner dan kearifan lokal mendorong pertumbuhan ekonomi, pelestarian budaya, dan partisipasi masyarakat, meskipun menghadapi tantangan dalam infrastruktur, pemasaran, dan pengembangan kapasitas. Penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi pemerintah daerah, penduduk desa, dan akademisi, menawarkan strategi untuk meningkatkan potensi pariwisata desa dan mempertahankan identitas budaya uniknya. Rekomendasi untuk perbaikan infrastruktur, pemasaran digital, pelatihan bagi operator UMKM, dan manajemen lingkungan bertujuan untuk lebih memperkuat Buluh Duri sebagai desa wisata berkelanjutan.
Penguatan Kapasitas Perempuan dalam Pemasaran Produk Pariwisata di Danau Toba Ngatemin; Yanti, Dewi; Liyushiana; Rosari, Dina; Prayogi, Budi; Denny, Agustinus
Abdi Wisata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Abdi Wisata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Pariwisata Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55701/abdiwisata.v2i1.294

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas perempuan dalam sektor pariwisata melalui pemasaran digital dan diversifikasi produk di desa wisata sekitar Destinasi Super Prioritas Danau Toba. Program ini difokuskan pada pemberdayaan perempuan dalam pengelolaan produk wisata lokal, dengan memberikan pengetahuan mengenai pentingnya pemasaran digital dan pengembangan produk yang dapat meningkatkan daya saing desa wisata. Peserta kegiatan ini terdiri dari 30 orang perempuan pegiat wisata yang berasal dari berbagai desa wisata di sekitar Danau Toba. Metode pelaksanaan terdiri dari identifikasi awal, pelatihan, diskusi, dan praktik langsung mengenai penggunaan media sosial untuk pemasaran produk serta diversifikasi produk wisata untuk menarik lebih banyak wisatawan. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta untuk mengimplementasikan pemasaran melalui media sosial, khususnya Instagram dan TikTok, serta kesadaran tentang pentingnya diversifikasi produk dalam memperkaya pengalaman wisata. Diharapkan program ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan desa wisata, memperkuat peran perempuan, dan meningkatkan daya saing destinasi pariwisata di Danau Toba.
Synergizing Financial Management and Regional Development Planning: Case Study of Homestay-Based Tourism Villages in Deli Serdang, North Sumatra Indonesia Rosari, Dina
Maneggio Vol. 2 No. 3 (2025): Maneggio-June
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/g13e2h58

Abstract

This study examines the influence of regional development planning and financial management on the sustainability of homestay-based tourism villages, community empowerment, and service quality & economic performance, with synergy/integration serving as a mediating variable. Using a quantitative approach and the SEM-PLS method, data were collected from 101 homestay managers and tourism village stakeholders. The results reveal that both regional development planning and financial management have significant positive effects on synergy/integration among stakeholders. Furthermore, synergy/integration strongly enhances the sustainability of tourism villages, empowers the local community, and improves service quality and economic outcomes. Mediation analysis confirms that the positive impacts of planning and financial management on key outcomes are primarily realized through synergy/integration. These findings highlight the critical role of stakeholder collaboration and integration in achieving sustainable, empowering, and high-performing tourism villages. The study offers practical recommendations for strengthening collaboration, capacity building, and policy development to support the long-term success of homestay-based tourism villages.