Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Etos kerja guru dalam pembelajaran pendidikan agama Kristen: Sebuah refleksi model melalui observasi leksikal Nehemia 8:9-10 Karlau, Sensius Amon; Rukua, Ivo Sastri
KURIOS Vol. 9 No. 2: Agustus 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30995/kur.v9i2.678

Abstract

The purpose of this study is to explore the work ethic of Christian religious education teachers as a projection step towards the eroding aspects of motivation, commitment, loyalty, and calling of the soul in their duties. It's ironic because some teachers leave their calling and choose careers in other fields. The method used is qualitative with a literature approach. Lexical observation and exegetical analysis steps are used to explore the text of Nehemiah 8:9-10. So it was concluded that Christian religious education teachers should associate their vocation, have maximum passion, show sincere sincerity in attitude, have commitment and responsibility, and ratify that the Christian religious education learning material is understood. AbstrakTujuan penelitian ini yaitu mengetengahkan mengenai etos kerja guru pendidikan agama Kristen sebagai langkah proyeksi terhadap tergerusnya aspek motivasi, komitmen, loyalitas dan panggilan jiwa dalam tugasnya. Sungguh ironis karena sebagian guru meninggalkan panggilannya dan memilih berkarier pada bidang yang lain. Metode yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Langkah observasi leksikal dan analisis eksigetik digunakan untuk mendalami teks Nehemia 8:9-10. Maka disimpulkan bahwa guru pendidikan agama Kristen sebaiknya mengasosiasikan panggilannya, memiliki gairah yang maksimal, menunjukan kesungguhan hati yang tulus dalam bersikap, memiliki komitmen dan tanggung jawab serta meratifikasi bahwa materi pembelajaran pendidikan agama Kristen yang diajarkan terpahami dengan jelas.
Menyemai Ilmu Dan Kompetensi Pedagogik 4.0 Oleh Guru Pendidikan Agama Kristen Karlau, Sensius Amon; Rukua, Ivo Sastri
Vox Dei: Jurnal Teologi dan Pastoral  Vol 4 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Ekumene Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46408/vxd.v4i1.240

Abstract

Efforts to sow knowledge and pedagogic competencies for PAK teachers in the era of the industrial revolution 4.0 are positive breakthroughs for the effectiveness of PAK learning in facing various educational challenges and problems. The method used is qualitative, accompanied by a literature study approach. Text analysis and thinking through various literatures that discuss pedagogic science, pedagogic competence, the role of PAK teachers, and the industrial era 4.0 are used carefully. The results obtained show that pedagogic science, according to the continental and pragmatic views in an integrative manner, has individual, personal, moral and social relations motives that lead to pedagogic competence 4.0. This has implications for the realization of educational and learning processes by PAK teachers that are relevant in the industrial era 4.0. So it was concluded that PAK teachers need pedagogic knowledge as a stimulant that enhances pedagogic competence 4.0 which includes their role as educators, instructors and mentors supported by the use of information technology devices or media proportionally for the effectiveness of PAK learning in the industrial era 4.0.
Tahapan Misi Pemuridan: Sebuah Usulan Kepada Guru PAK Berdasarkan Eksegesis Injil Matius 4:18-22 Karlau, Sensius Amon
MEFORAS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen (Agustus)
Publisher : STT Arastamar Wamena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research discusses the mission of discipleship based on the interpretation of the Gospel of Matthew chapter 4:18-22. Apparently, a number of learning activities by PAK teachers emphasize increasing cognitive aspects without balancing it with the mission of discipleship. This problem then demands that PAK praxis should not be limited to formal-theoretical motives. Ironically, the emphasis on rigid and boring theoretical aspects also distorts the fundamental intent of the discipleship mandate as Jesus did in the initial story of the calling of His disciples. An in-depth study of this topic starts from the hermeneutic method, accompanied by a bibliographic approach that leads to the study of the theological, social, context and lexical analysis of the text of the Gospel of Matthew 4:18-22. So it was found that Jesus' mission of discipleship was constructed universally, urgently and continuously. Therefore, the intensity of the mission of discipleship should be articulated through various stages initiated through the act of seeking, calling and committing to becoming an exemplary figure. This is the stage of the discipleship mission that can be implemented by every PAK teacher until the realization of a student's personal relationship with Jesus as Teacher, Lord and personal Savior in the guarantee of God the Father's inclusion.
Kompetensi, Pola Kepemimpinan Efektif dan Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SD YPPGI Pirime Wanimbo, Kanius; Karlau, Sensius Amon; Bugi, Kiki Reskianto
MEFORAS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
Publisher : STT Arastamar Wamena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65054/meforas.v2i2.37

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetengahkan mengenai kompetensi, pola kepemimpinan dan peran kepala sekolah yang efektif dalam meningkatkan mutu pendidikan. Minimnya kompetensi dan pola kepemimpinan serta peran kepala sekolah yang mumpuni menyebabkan mutu pendidikan yang diharapkan masih jauh dari harapan. Kondisi ini terjadi karena ketersediaan sumber daya manusia dan akses infrastruktur pendukung belum maksimal. Inilah lokus yang diteliti secara deskriptif kualitatif disertai tahap observasi dan wawancara. Ditemukan bahwa kepala sekolah sebagai pemimpin sebaiknya memiliki jiwa kepemimpinan yang efektif, memahami karakteristik kepemimpinan, manajemen, visi, misi yang didukung oleh pemahaman peran interaktif yang proporsional. Maka disimpulkan bahwa kompetensi kepemimpinan yang bertaut dengan pola kepemimpinan dan peran kepala sekolah yang efektif perlu diimplementasikan melalui sikap dan perilaku kerja secara kolaboratif dan berkelanjutan untuk mencapai mutu pendidikan yang mencakup mutu input, proses dan output di SD YPPGI Pirime.
Eksegesis Matius 11:28-30: Respons Guru PAK Menginovasi Karakter Dalam Menyongsong Era Society 5.0 Ismail, Jeffrit Kalprianus; Karlau, Sensius Amon; Rukua, Ivo Sastri
MEFORAS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen (Maret)
Publisher : STT Arastamar Wamena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65054/meforas.v2i1.39

Abstract

Penelitian ini mengetengahkan mengenai upaya guru PAK menginovasi karakter peserta didik. Rupanya kehidupan sebagian peserta didik semakin tergerus hingga menjauh dari nilai karakter yang positif. Kondisi ini berdampak pada perilaku negatif dalam kehidupan bermasyarakat yang sedang menyongsong era society 5.0. Metode kualitatif dan pendekatan studi kepustakaan digunakan untuk mendalami topik tersebut. Lebih jauh, tahap eksegetik dilakukan pada teks Matius 11:28-30 guna memunculkan kandungan makna yang tersirat. Ditemukan bahwa Yesus adalah sosok guru yang mampu menginovasi karakter setiap pengikut-Nya secara kontinyu dan permisif. Dalam pada itu, muncul dorongan bagi guru PAK untuk mengedepankan tindakan penanaman nilai karakter yang positif bagi setiap peserta didik, guna menyongsong era society 5.0, melalui sikap dan perilaku yang dapat dipercaya, diandalkan, memiliki kepedulian sosial serta bertanggung jawab demi terwujudnya peserta didik selaku bagian dari komunitas masyarakat luas yang berkarakter positif berdasarkan ajaran Kristus.
Perbuatlah Dengan Segenap Hatimu” Menurut Kolose 3:23 dan Implikasi Spiritualitas Kerja Tendik di STT Arastamar Wamena Mardi; Karlau, Sensius Amon; Rante Tasak, Edie
MEFORAS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
Publisher : STT Arastamar Wamena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65054/meforas.v2i2.106

Abstract

Studi ini menelaah makna dari klausa perbuatlah dengan segenap hatimu menurut Kolose 3:23. Penelitian ini berangkat dari alasan pentingnya spiritualitas kerja unsur tendik di STT Arastamar Wamena. Dengan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi mendalam pada perilaku kerja para tenaga pendidik dan kependidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman pada teks Kolose 3:23 memunculkan kesan penting mengenai membentuk spiritualitas kerja setiap tindakan kerja tendik, dari sekadar kewajiban profesional menjadi bentuk ibadah yang terkait panggilan pelayanan secara prbadi maupun komunitas. Selain itu, analisis pada Kolose 3:23 menegaskan tentang motivasi dan spiritualitas kerja yang positif ikut memberi dampak pada mutu layanan pendidikan serta hubungan kerja dalam lingkup internal maupun eksternal. Oleh karena itu, temuan ini dapat berkontribusi pada pengembangan spiritualitas kerja setiap tendik karena memiliki karakter dan gairah kerja yang kontributif dan lebih bertanggung jawab bagi pengembagan lembaga demi mencapai kepuasan pengguna.