Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : PUBLIDIMAS

Implementasi Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan untuk Optimalisasi Pemilihan Pelanggan Terbaik pada Layanan Waz8 Laundry Yan Yang Thanri; Lili Tanti; Safrizal; Bob Subhan Riza; Juli Iriani; Nety Juwita Lubis
Publikasi Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): PUBLIDIMAS Vol. 3 No. 2 NOVEMBER 2023
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/publidimas.v3i2.250

Abstract

Strategi inovatif untuk meningkatkan retensi pelanggan dan kepuasan pelanggan dalam lingkungan bisnis yang kompetitif adalah penerapan Sistem Pendukung Keputusan (DSS) dalam pemilihan pelanggan setia, yang memanfaatkan teknologi informasi untuk menyediakan informasi yang relevan dan analisis yang mendalam, yang memungkinkan manajemen membuat keputusan yang lebih baik untuk menemukan dan mempertahankan pelanggan setia. Pada tahap awal, sistem ini menentukan komponen penting yang mempengaruhi loyalitas pelanggan, seperti interaksi pelanggan, tingkat kepuasan, dan preferensi produk. Basis data terintegrasi mengolah dan menyimpan data ini. Untuk memprediksi retensi pelanggan di masa depan, DSS kemudian melihat pola perilaku pelanggan menggunakan model prediktif. Antarmuka pengguna yang baik memungkinkan manajemen melihat hasil analisis, membuat keputusan, dan membuat strategi retensi pelanggan. DSS juga memungkinkan manajemen melakukan simulasi dan skenario untuk melihat bagaimana berbagai tindakan strategis dapat mempengaruhi loyalitas pelanggan. Jika DSS digunakan untuk memilih pelanggan yang setia, ada banyak manfaat, seperti peningkatan efisiensi operasional, peningkatan pengambilan keputusan berbasis data, dan peningkatan kesetiaan pelanggan. Perusahaan dapat menemukan peluang untuk meningkatkan layanan, mengubah taktik pemasaran, dan membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan dengan menggunakan AI dan analisis data yang mendalam. Untuk mencapai keunggulan bersaing dalam lingkungan bisnis yang terus berubah, penerapan DSS dalam pemilihan pelanggan setia menjadi kunci. Ini akan membangun fondasi yang kokoh untuk pertumbuhan jangka panjang. Tingkat kepuasan pelanggan, frekuensi, jumlah, dan umur hubungan pelanggan dengan perusahaan adalah beberapa komponen yang dipertimbangkan dalam hal ini. Setiap elemen diberi nilai berdasarkan tingkat pentingnya. Identifikasi kebutuhan merupakan bagian dari prosedur pengembangan SPK informasi, desain model, pengumpulan data, normalisasi data, perhitungan bobot relatif, perhitungan nilai preferensi, dan pengambilan keputusan. Hasil implementasi ini diharapkan dapat membantu bisnis menemukan pelanggan yang paling setia, yang akan memungkinkan mereka menerapkan strategi pemasaran yang lebih baik dan efisien.
Peningkatan Efisiensi Operasional WAZ-8 Laundry Melalui Pelatihan Pengelolaan Data dan Keuangan Menggunakan Microsoft Excel Thanri, Yan Yang; Riza, Bob Subhan; Iriani, Juli; Subhan, Zhafira Nur; Zaidi, Luthfi
Publikasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): PUBLIDIMAS Vol. 4 No. 2 NOVEMBER 2024
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/publidimas.v4i2.402

Abstract

Improving operational efficiency in laundry businesses greatly depends on effective data and financial management. WAZ-8 Laundry, a growing laundry business, faces challenges in managing transaction data and finances, which are still performed manually and ineffectively. Therefore, a training program on data and financial management using Microsoft Excel was organized to enhance operational efficiency and service quality provided to customers. This training aimed to equip WAZ-8 Laundry staff with the skills to manage transaction data, financial records, and operational reports effectively using Microsoft Excel. The training covered basic Excel techniques, table creation, data processing, the use of financial formulas, as well as financial report generation and data analysis for more accurate decision-making. By leveraging Excel features such as pivot tables, charts, and formulas, participants were expected to speed up the process of financial record-keeping and analysis, thereby identifying business trends and making better plans. The training employed a hands-on approach, with participants simulating data management and financial report generation in Excel. In addition, participants were also educated on the importance of accurate and structured data management to support better decision-making in laundry operations. Evaluation results indicated that most participants showed improved understanding of Excel usage, especially in financial report creation and transaction data analysis. Evaluation was conducted through pre-tests and post-tests, along with observation during the training. Post-test results showed an average score improvement of approximately 80%, reflecting better understanding of data and financial management. Participants also demonstrated improved abilities in operating Excel features such as pivot tables and financial formulas, which were previously less understood. Therefore, this training provides a significant impact on improving the operational performance of WAZ-8 Laundry, particularly in more efficient and effective data and financial management, ultimately supporting the business's growth.
Pemanfaatan Rekam Jejak Kinerja Crew dalam Sistem pendukung Keputusan untuk Pengangkatan Leader di UMKM Laundry Thanri, Yan Yang; Tanti, Lili; Riza, Bob Subahan; Iriani, Juli; Windy, Micky Alviansyah
Publikasi Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): PUBLIDIMAS Vol. 5 No. 1 MEI 2025
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM laundry merupakan jenis usaha yang sangat bergantung pada kinerja crew dalam menjalankan aktivitas operasional sehari-hari. Dalam kondisi kerja yang cukup sibuk dan menuntut kecepatan, dibutuhkan sosok pemimpin atau leader tim yang mampu mengatur alur kerja dan menjaga produktivitas tim. Sayangnya, proses pemilihan leader di banyak UMKM masih dilakukan secara subjektif, tanpa menggunakan data yang benar-benar mencerminkan kinerja setiap anggota. Oleh karena itu, penelitian ini mencoba menawarkan solusi berupa sistem pendukung keputusan (SPK) yang memanfaatkan rekam jejak kinerja crew sebagai dasar dalam menentukan calon leader. Kegiatan ini dilakukan melalui serangkaian tahapan, mulai dari identifikasi kebutuhan UMKM, pelatihan pencatatan kinerja Crew, untuk membantu menentukan calon leader yang paling layak. Beberapa aspek yang dijadikan kriteria antara lain ketepatan waktu, jumlah cucian yang diselesaikan, kedisiplinan, kemampuan bekerja sama, serta loyalitas kerja. Data kinerja dikumpulkan selama beberapa bulan dan diolah dalam sistem sederhana yang bisa dipahami dan digunakan langsung oleh pemilik usaha. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa mitra UMKM merasa terbantu karena kini memiliki acuan yang jelas dan objektif dalam memilih leader. Selain itu, adanya sistem penilaian kinerja ini juga memicu semangat kerja para Crew, karena mereka menyadari bahwa peluang untuk naik posisi bergantung pada performa nyata, bukan faktor kedekatan. Kegiatan pengabdian ini tidak hanya menghasilkan solusi teknis, tetapi juga membawa dampak positif terhadap budaya kerja dan semangat profesionalisme di lingkungan usaha. Dengan pendekatan yang aplikatif dan partisipatif, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model replikasi untuk UMKM lain yang menghadapi persoalan serupa. Penerapan sistem berbasis data sederhana ini membuktikan bahwa digitalisasi pengambilan keputusan bisa dilakukan secara bertahap dan tetap relevan di skala usaha mikro dan kecil. Kesimpulannya, pemanfaatan rekam jejak kinerja dalam bentuk sistem pendukung keputusan terbukti bisa membantu UMKM laundry dalam memilih leader yang tepat. Sistem ini tidak hanya meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, tetapi juga menciptakan budaya kerja yang lebih kompetitif dan profesional. Ke depan, sistem semacam ini berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut dan diterapkan di berbagai jenis UMKM lainnya yang juga memiliki tantangan dalam mengelola sumber daya manusia secara efektif.