Sri Hennyati A
STIKes Dharma Husada Bandung, Indonesia

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Hubungan Teknik Menyusui dan Praktik Breast Care dengan Kejadian Bendungan ASI Di PBM Bd. L Kota Bandung Hennyati Amirudin, Sri
Sehat MasadaJurnal Vol 15 No 2 (2021): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v15i2.215

Abstract

Latar Belakang: Menurut Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012-2013 menunjukan bahwa 55% ibu menyusui di indonesia mengalami payudara bengkak dan mastitis, kemungkinan hal tersebut disebabkan karena kurangnya perawatan payudara selama kehamilan dan teknik menyusui yang tidak benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan teknik menyusui dan praktik breast care terhadap kejadian bendungan ASI di BPS Ponirah Margorejo Kecamatan Metro Selatan Kota Metro Tahun 2017. Pengambilan sampel pada penelitian ini adalah Sampling Jenuh. Metode pengumpulan data adalah observasi dengan menggunakan alat bantu cheklist. Analisa data yang digunakan yaitu analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji stastistik chi-square. Hasil penelitian responden yang mengalami bendungan ASI mataoritas tidak emnerapkan teknik menyusui yang benar yaitu sebanyak 14 responden (82,4%) dan responden yang tidak mengalami bendungan ASI mayaoritas menerapkan teknik menyusui dengan benar yaitu sebanyak 5 responden (29,4%). Setalh dilakukan uji statistic dengan chi squere didapatkan p value (p> 0,05). Kesimpulan dari 30 repsoden diperoleh bahwa tidak ada hubungan anatar teknik menyusui yang benar dengan kejadian bendungan ASI, bisa saja bendungan ASI disebabkan oelh faktor lainnya, seperti pengosongan mamame yang tidak sempurna. Diharapkan hasil penelitian inui dapat untuk menambah informasi terhadap hubungan teknik menyusui terhadap kejadian bendungan ASI.
Dampak Penurunan Jumlah Kunjungan KB terhadap Ancaman Baby Boom di Era Covid-19 PMP Bidan A Kabupaten Cianjur Hennyati, Sri; Hernawati, Yeti; Wulan Anggriani, Marien
Sehat MasadaJurnal Vol 16 No 1 (2022): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v16i1.259

Abstract

Seluruh dunia saat ini sedang terjadi sebuah pandemi yang mempunyai dampak cukup besar di semua sektor kehidupan manusia. World Health Organization (WHO) telah menetapkan Corona virus Disease 2019 atau COVID-19 sebagai sebuah ancaman pandemi, Pandemi COVID-19 memberikan implikasi ekonomi, sosial, politik dan kesehatan hampir di seluruh negara, termasuk di Indonesia. Kebijakan pemerintah untuk menerapkan social distancing, physcal distancing, work from home sebagai upaya pencegahan penularan covid-19, menyebabkan sulitnya akses akpseptor KB terhadap layanan KB. Penurunan Kunjungan KB berisko meningkatnya jumlah kehamilan yang dapat diprediksi dengan bertambahnya jumlah kelahiran sekitar 4 juta bayi pada awal 2021 (Baby Boom). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, status ekonomi, kesadaran dalam ber KB mandiri, persepsi pada tempat layanan terhadap variabel kunjungan KB. Metode penelitian ini adalah descriptive kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan nya menggunakan pengumpulan data. Populasi dalam penelitian ini adalah 30 PUS yang berkunjung ke PMB Bidan A Kabupaten Cianjur. Tehnik pengambilan sampel menggunakan desain total sampling desaine, sampai terkumpul sampel penelitian 30 30 responden selama pengambilan data. Analisis univariat dalam penelitian ini menggunakan sumber data sekunder yaitu rekam medis, literatur, artikel, dan jurnal. Hasil penelitian adalah ada hubungan antara pengetahuan terhadap kunjungan KB dan peningkatan penduduk.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI DENGAN DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA MELALUI PENATALAKSANAAN SADARI Hennyati, Sri; Nurhanifah Apriliani, Rifa; Crhistinawati, Asrni
Sehat MasadaJurnal Vol 16 No 2 (2022): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v16i2.375

Abstract

Penyakit kanker merupakan permasalahan kesehatan karena menjadi salah satu penyebab kematian utama diseluruh dunia. SADARI membantu mengecek kondisi payudara apakah terdapat benjolan atau perubahan lain yang dapat menjadi tanda terjadinya tumor yang membutuhkan perhatian medis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja putri dengan deteksi dini kanker payudara melalui penatalaksanaan SADARI di SMP Negeri 3 Bandung. Penelitian menggunakan desain survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh remaja putri kelas VIII di wilayah sekolah SMP Negeri 3 Bandung yang berjumlah 70 orang. Teknik sampling menggunakan teknik total sampling dengan sampel berjumlah 40 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner online (google form) dengan pengelolaan data menggunakan SPSS dan analisa data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 40 orang, terdapat 37 orang (92,5%) memiliki pengetahuan baik dan sikap positif terhadap deteksi dini kanker payudara, 3 orang (7,5%) pengetahuan cukup dengan 2 orang (5%) yang bersikap positif, dan 1 orang (2,5%) yang bersikap negatif terhadap deteksi dini kanker payudara. Hasil uji statistik chi-square diperoleh angka signifikan atau angka p = 0,000 < ? (0,05), sehingga Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan deteksi dini kanker payudara melalui penatalaksanaan SADARI di SMP Negeri 3 Bandung.
The Factors Associated With Menstrual Disorder In Female Students Of The Institute Of Home Affairs Governance Rahma Amalyah; Rosita, Rosita; Yanti Herawati; Sri Hennyati A
Jurnal EduHealth Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal EduHealt (September), Year 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

World Health Organization (WHO) 2020 report, the prevalence of menstrual cycle disorders in women is around 45%. Basic Health Research data (2018), explains that in Indonesia, women aged 10-59 years experience irregular menstrual problems as much as 13.7% in 1 year. A preliminary survey conducted by researchers on 22 female students at Institute of Home Affairs Governance found that female students who experienced dysmenorrhea were 50%, menstrual cycle disorders (polymenorrhea, oligomenorrhea and amenorrhea) were 22.72%, premenstrual syndrome was 22.72% and hypermenorrhea was 4.5%. Purpose of the study is to determine the factors associated with menstrual disorders in female students at the Institute of Home Affairs Governance. Research method is analytical research with a cross sectional time approach. The sampling technique used total sampling which amounted to 171 adolescent girls. The results of statistical tests using the Chi Square test and the alternative test of fisher freeman halton test showed there was a relationship between stress levels and menstrual disorders with a p-value of 0.04. There was no relationship between nutritional status and physical activity with menstrual disorders with p-value 0.22 and 0.48. There is a significant correlated between stress levels and menstrual disorder on female student at  Institute of Home Affairs Governance.