Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Peran Bank Sampah Berbasis Komunitas Dalam Mendorong Kesadaran Dan Kelestarian Lingkungan Safrudiningsih, Safrudiningsih; Nurohmat, Nurohmat; Latief, Rusman
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14280

Abstract

Degradasi lingkungan dan pengelolaan sampah yang tidak tepat telah menjadi masalah mendesak di banyak komunitas di seluruh dunia. Pendekatan inovatif, seperti bank sampah berbasis komunitas, telah muncul sebagai solusi potensial untuk mengatasi tantangan-tantangan ini. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki peran bank sampah dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan dan mempromosikan praktik-praktik berkelanjutan di kalangan anggota komunitas. Melalui pendekatan metode campuran, yang menggabungkan survei kuantitatif dan wawancara kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi dampak bank sampah terhadap sikap, perilaku, dan persepsi individu terkait pengelolaan sampah dan konservasi lingkungan. Studi ini memeriksa bagaimana inisiatif yang didorong komunitas ini mendidik dan memberdayakan warga untuk mengadopsi kebiasaan ramah lingkungan, mengurangi produksi sampah, dan terlibat dalam upaya daur ulang dan komposting. Lebih jauh, penelitian ini menyelami manfaat sosial-ekonomi yang terkait dengan bank sampah, termasuk peluang penghasilan, penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan ekonomi sirkular di komunitas lokal. Dengan memberikan insentif untuk pemisahan dan daur ulang sampah, inisiatif-inisiatif ini tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan tetapi juga berkontribusi pada mata pencaharian yang berkelanjutan. Temuan dari studi ini akan memberikan wawasan berharga tentang efektivitas bank sampah sebagai katalis bagi kesadaran lingkungan dan praktik berkelanjutan. Selain itu, penelitian ini akan menyoroti tantangan dan hambatan potensial yang menghambat adopsi luas inisiatif semacam ini, serta menawarkan rekomendasi bagi pembuat kebijakan, pemimpin komunitas, dan organisasi lingkungan untuk meningkatkan dampak dan skalabilitas program bank sampah. Pada akhirnya, penelitian ini bertujuan untuk berkontribusi pada pertumbuhan pengetahuan tentang solusi lingkungan berbasis komunitas, dengan menyoroti potensi bank sampah sebagai pendekatan akar rumput untuk mengatasi masalah mendesak pengelolaan sampah sambil menumbuhkan budaya kepedulian lingkungan.
Development and Characterization of Bioplastics from Straw and Rice Husk for: Effect of Addition of Glycerin, CMC, and TiO2 Hardi, Gilar Wisnu; Toruan, Sari Artauli Lumban; Dewi, Berlian Kusuma; Nurjanah, Suci; Nurohmat, Nurohmat; Rifai, Bagus Muhammad Ainul; Hidayat, Ahmad
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol. 12 No. 6 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/hjkk.v12i6.13821

Abstract

The development of environmentally friendly materials is crucial to mitigate the environmental impact of conventional plastics. This study focuses on developing bioplastics using rice straw and rice husks, combined with glycerine, carboxymethyl cellulose (CMC), and titanium dioxide (TiO₂). Glycerine acts as a plasticizer to enhance flexibility, CMC functions as a matrix binder, and TiO₂ serves as a reinforcing agent to improve mechanical strength. Bioplastics were produced using the casting method with specific proportions of these materials. Characterization tests included scanning electron microscopy (SEM) for morphology, biodegradability tests, water absorption analysis, and tensile strength measurements. Results revealed that the combination of rice straw and rice husks produced bioplastics with varied morphologies. TiO₂ enhanced mechanical strength and material homogeneity, though its distribution requires further optimization. Glycerine significantly increased flexibility, while CMC improved matrix cohesion. The novelty of this research lies in the integration of agro-industrial waste—rice straw and rice husks—with TiO₂, glycerine, and CMC, creating bioplastics that balance biodegradability, mechanical properties, and flexibility. This innovative approach demonstrates the potential of utilizing agricultural byproducts to produce sustainable alternatives to conventional plastics, offering customizable properties for diverse applications.