Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pemberdayaan Kelompok Setia Kawan dalam Produksi Garam Beryodium di Desa Labuhan Bajo, Sumbawa Dedi Syafikri; Dwi Mardhia; Fahmi Yahya; Nining Andriyani
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2020): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.6.1.45-52

Abstract

Labuhan Bajo Village is one of the villages designated as a center for the development of community salt in Sumbawa Regency. Problem related to salt encountered in Labuhan Bajo Village is the low income of the salt farmers group, there is still need to increase the quality and quantity of salt production and the absence of iodized salt production. The other problem is related to iodine deficiency (IDD), such as the stunting case, which is need to be handled immediately, considering that Labuhan Bajo Village is one of the villages in Utan Subdistrict which has a high stunted prevalence (22.1%). Therefore this service is expected to be a solution for the availability of iodized salt production in Sumbawa, especially in Labuhan Bajo Village while contributing to stunted prevention. The aim of this service activity is to assist Setia Kawan group in increasing the quantity and quality of salt to KW 1 and producing iodized salt that meets SNI requirements. The method for carrying out this community service activity includes counseling, training, assistance in procurement of equipment and assistance. The results of this activity are the availability of salt processing technology using the TUF + Iodization method, increasing the amount of salt production by the Setia Kawan Group, the availability of KW 1 salt and iodized, increasing the income of the Setia Kawan group, increasing the marketing network and increasing the knowledge and skills of salt farmers in applying TUF + Iodization method.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan Simulasi Interaktif Terhadap Keterampilan Generik Sains Siswa SMA Pada Materi Elastisitas Fahmi Yahya; Syarif Fitriyanto
Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi (JPFT) Vol 2 No 3 (2016): Juli
Publisher : Department of Physics Education, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.138 KB) | DOI: 10.29303/jpft.v2i3.426

Abstract

The aim of this study is to examine the effects of problem based learning model assist with interactive simulation to science generic skill of students. This is an experimental research with pretest-posttest control group design. Data were collected by using generic skill achievement test and analyzed by using mean-difference test and calculating normalized gain scores. Research finding showed that there is significance difference between experimental group and control group. Moreover, mean value for the experimental group is higher than control group. Problem based learning model assist with interactive simulation is better in improving student science generic skill than without interactive simulation.
PENYULUHAN KESEHATAN UNTUK MASYARAKAT DESA LABUHAN BAJO SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN TENTANG BAHAYA STUNTING Fahmi Yahya; Dwi Mardhia; Dedy Syafikri; Nining Andriani
Jurnal Abdi Insani Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v7i2.331

Abstract

Desa Labuhan Bajo merupakan salah satu desa di wilayah pesisir kecamatan Utan kabupaten Sumbawa. Desa ini termasuk dalam zona merah (masalah berat) kasus stunting (anak kerdil). Pada tahun 2018, tercatat 28% balita di Desa ini atau sekitar 68 anak mengalami stunting. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah terciptanya masyarakat yang sadar akan pentingnya perilaku hidup sehat dan bahaya stunting, sehingga dapat memperbaiki pola hidupnya guna pencegahan dampak buruk stunting. Selain itu, juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memproduksi dan mengkonsumsi garam beryodium. Kegiatan Penyuluhan kesehatan ini dilakukan pada bulan mei tahun 2019. Adapun langkah-langkah kegiatan adalah: (1) berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti pemerintah desa Labuhan Bajo, pemerintah kecamatan Utan, dan Dikes kabupaten Sumbawa, (2) melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang rencana kegiatan, (3) mempersiapkan tempat dan kelengkapan selama kegiatan, (4) melakukan penyuluhan kesehatan, dan (5) melakukan evaluasi. Kegiatan ini mendapat respon positif dari pemerintah kecamatan Utan, pemerintah desa Labuhan Bajo, dan juga masyarakat yang mengikuti acara penyuluhan.
PENDAMPINGAN PERSIAPAN OLIMPIADE SAINS NASIONAL (OSN) TINGKAT KABUPATEN BAGI SISWA SMA NEGERI 4 SUMBAWA Muhammad Erfan; Tursina Ratu; Fahmi Yahya; Sri Nurul Walidain; Syarif Fitriyanto
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2019): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.049 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v2i1.1026

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi dan mempersiapkan siswa SMA Negeri 4 Sumbawa dalam menghadapi olimpiade sains nasional (OSN) dalam bidang Matematika, Fisika, dan Astronomi pada tingkat lokal (kabupaten). Manfaat yang diperoleh siswa SMA Negeri 4 Sumbawa setelah dilakukan kegiatan ini adalah mampu dalam menguasai materi dan mampu dalam mengerjakan soal-soal Olimpiade Matematika, Fisika, dan Astronomi. Metode yang digunakan dalam kegiatan pendampingan adalah pembahasan soal-soal latihan olimpiade dan tanya jawab. Hasil kegiatan pendampingan pada bidang Matematika dan Fisika belum terdapat perubahan yang signifikan, serta kendala yang dihadapi peserta OSN tingkat kabupaten dari SMA Negeri 4 Sumbawa adalah kemampuan matematika. Selain itu perolehan ranking siswa SMAN 4 Sumbawa pada bidang Astronomi meningkat dari tahun sebelumnya berada pada posisi 21 menjadi pada posisi 9 di tahun 2018.
PELATIHAN DESAIN GRAFIS UNTUK KELOMPOK PEMUDA KREATIF DESA GONTAR KECAMATAN ALAS BARAT KABUPATEN SUMBAWA Fahmi Yahya; Hermansyah Hermansyah; Syafruddin Syafruddin; Syarif Fitriyanto; Musahrain Musahrain
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2020): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.936 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v3i2.1858

Abstract

Desain grafis sudah menjadi kebutuhan dalam berbagai bidang kehidupan. Desain grafis berhubungan erat dengan persepsi, pencitraan, dan juga komunikasi. Desain grafis dapat memudahkan dalam bertukar informasi, membuat suatu informasi nampak menjadi lebih menarik dan lebih nyaman secara visual. Karena itulah desain grafis menjadi salah satu bidang yang diminati oleh generasi muda saat ini. Dalam kegiatan ini, kami memberikan pelatihan desain grafis kepada kelompok pemuda kreatif desa Gontar kec. Alas Barat, Kab.Sumbawa. Tujuannya adalah agar para pemuda tersebut memiliki kemampuan desain yang akan menunjang pekerjaan mereka, baik sebagai content creator di Youtube dan sosial media, sebagai pedagang yang harus mempromosikan dagangannya, sebagai guru dan lain sebagainya. Kegiatan ini telah dilakukan pada bulan September 2019. Kegiatan ini mendapat respon positif dari para peserta pelatihan dan juga pemerintah Desa Gontar. Materi yang diberikan kepada peserta pelatihan dirasa dapat menunjang kreatifitas mereka dalam berkarya.
PENYULUHAN TENTANG PELUANG DAN TANTANGAN PENERAPAN TRI DHARMA PERGURUAN TINGGI DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Gunawan Gunawan; Dwi Mardhia; Fahmi Yahya; Neri Kautsari; Rudi Masniadi
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2020): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.066 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v3i2.1863

Abstract

Peran nyata perguruan tinggi melalui penerapan tri dharma mempunyai fungsi dan kedudukan tinggi dalam perkembangan masyarakat di era revolusi industri 4.0. Peluang dan tantangan di era revolusi industri menuntut keseriusan perguruan tinggi untuk menghasilkan tri dharma yang berkualitas. Kesiapan dosen dalam menghadapi peluang dan tantangan tersebut sangat diperlukan sehingga kewajibannya dalam kegiatan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dapat dilaksanakan secara simultan dan terintegrasi. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan memberikan motivasi kepada dosen untuk dapat mengoptimalkan perannya dalam kegiatan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini meliputi beberapa tahapan yaitu: 1) sosialisasi dan koordinasi dengan semua pihak terkait; 2) penyuluhan; 3) diskusi dan tanya jawab; 4) evaluasi dan pelaporan. Kegiatan berjalan dengan lancar dan sesuai rencana. Para peserta sangat antusias dan bersemangat mengikuti kegiatan hingga akhir. Kegiatan seperti ini sangat diharapkan menjadi kegiatan rutin untuk meningkatkan kinerja dosen PTN maupun PTS di Nusa Tenggara Barat.