Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pemberdayaan Kelompok Setia Kawan dalam Produksi Garam Beryodium di Desa Labuhan Bajo, Sumbawa Dedi Syafikri; Dwi Mardhia; Fahmi Yahya; Nining Andriyani
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2020): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.6.1.45-52

Abstract

Labuhan Bajo Village is one of the villages designated as a center for the development of community salt in Sumbawa Regency. Problem related to salt encountered in Labuhan Bajo Village is the low income of the salt farmers group, there is still need to increase the quality and quantity of salt production and the absence of iodized salt production. The other problem is related to iodine deficiency (IDD), such as the stunting case, which is need to be handled immediately, considering that Labuhan Bajo Village is one of the villages in Utan Subdistrict which has a high stunted prevalence (22.1%). Therefore this service is expected to be a solution for the availability of iodized salt production in Sumbawa, especially in Labuhan Bajo Village while contributing to stunted prevention. The aim of this service activity is to assist Setia Kawan group in increasing the quantity and quality of salt to KW 1 and producing iodized salt that meets SNI requirements. The method for carrying out this community service activity includes counseling, training, assistance in procurement of equipment and assistance. The results of this activity are the availability of salt processing technology using the TUF + Iodization method, increasing the amount of salt production by the Setia Kawan Group, the availability of KW 1 salt and iodized, increasing the income of the Setia Kawan group, increasing the marketing network and increasing the knowledge and skills of salt farmers in applying TUF + Iodization method.
PELATIHAN PENGOLAHAN SAMPAH SKALA RUMAH TANGGA DI DESA PENYARING Dwi Mardhia; Alia Wartiningsih
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2018): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.539 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v1i1.492

Abstract

Desa Penyaring merupakan desa tempat lokasi berdirinya bank Bank Sampah Samawa (BSS). Sebagai usaha yang baru berdiri, BSS memiliki beberapa permasalahan yaitu keberadaan BSS belum dikenal oleh masyarakat luas, jumlah nasabah masih sedikit dan BSS belum mampu menjangkau masyarakat akibat terkendala sarana transportasi pengangkutan sampah dan masih kurangnya tenaga kerja. Nasabah di BSS baru terdiri atas kelompok-kelompok siswa sekolah, sedangkan untuk nasabah dari kalangan masyarakat belum ada, padahal masyarakat adalah penghasil sampah dan target utama nasabah bank sampah. Masyarakat desa Penyaring sebagai masyarakat yang bermukim di sekitar lokasi BSS merupakan masyarakat potensial yang dapat dilatih dan didampingi dalam mengolah sampah rumah tangga bernilai ekonomis, mengingat masyarakat di desa tersebut belum terlayani pengangkutan sampah oleh BPM-LH, pengetahuannya tentang pengolahan sampah masih minim, secara keseluruhan masih menerapkan pola “buang dan bakar” dalam pengolahan sampah, serta belum memahami tentang pengolahan sampah skala rumah tangga. Tujuan dari kegiatan ini adalah melatih dan mendampingi 30 orang ibu rumah tangga desa Penyaring dalam memilah sampah dan mengubah sampah dapur menjadi kompos dengan metode takakura. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah penyuluhan, pelatihan dan pendampingan pengolahan sampah skala rumah tangga. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan mulai Bulan Maret hingga November 2017. Hasil yang diperoleh menunjukkan masyarakat memahami dan terampil dalam mengolah sampah skala rumha tangga, keberadaan BSS mulai dikenal oleh masyarakat dan terjadi peningkatan jumlah nasabah BSS.
PENYULUHAN TENTANG PELUANG DAN TANTANGAN PENERAPAN TRI DHARMA PERGURUAN TINGGI DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Gunawan Gunawan; Dwi Mardhia; Fahmi Yahya; Neri Kautsari; Rudi Masniadi
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2020): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.066 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v3i2.1863

Abstract

Peran nyata perguruan tinggi melalui penerapan tri dharma mempunyai fungsi dan kedudukan tinggi dalam perkembangan masyarakat di era revolusi industri 4.0. Peluang dan tantangan di era revolusi industri menuntut keseriusan perguruan tinggi untuk menghasilkan tri dharma yang berkualitas. Kesiapan dosen dalam menghadapi peluang dan tantangan tersebut sangat diperlukan sehingga kewajibannya dalam kegiatan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dapat dilaksanakan secara simultan dan terintegrasi. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan memberikan motivasi kepada dosen untuk dapat mengoptimalkan perannya dalam kegiatan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini meliputi beberapa tahapan yaitu: 1) sosialisasi dan koordinasi dengan semua pihak terkait; 2) penyuluhan; 3) diskusi dan tanya jawab; 4) evaluasi dan pelaporan. Kegiatan berjalan dengan lancar dan sesuai rencana. Para peserta sangat antusias dan bersemangat mengikuti kegiatan hingga akhir. Kegiatan seperti ini sangat diharapkan menjadi kegiatan rutin untuk meningkatkan kinerja dosen PTN maupun PTS di Nusa Tenggara Barat.
PENDAMPINGAN PENGOLAHAN SAMPAH MENGGUNAKAN ALAT PEMBAKAR SAMPAH TANPA ASAP (APSTA) DI DUSUN PRAJAK Dwi Mardhia; Nanang Tawaf
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2020): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.641 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v3i4.2210

Abstract

Dusun Prajak berada di gugusan Teluk saleh yang dijuluki sebagai akuarium dunia. Kondisi perairan pesisir Prajak terlihat sangat kumuh karena banyak sampah yang menumpuk di sekitar pesisir maupun di laut. Sebagai ujung tombak kampanye kebersihan di Prajak, pokdarwis Bunga Karang melakukan upaya penanganan sampah dengan cara dikumpul dan dibakar. Penanganan seperti ini justru menimbulkan masalah yang jauh lebih buruk yaitu pencemaran udara, gangguan kesehatan manusia dan organisme serta ketidaknyamanan bagi wisatawan. Penggunaan alat pembakar sampah tanpa asap (APSTA) adalah solusi tepat karena dengan alat tersebut tidak ada asap yang mencemari lingkungan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah mendampingi Pokdarwis Bunga karang dalam mengolah sampah menggunakan APSTA. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, pelatihan, pendampingan dan transfer teknologi pengolahan sampah berupa APSTA. Hasil dari kegiatan ini adalah tersedianya teknologi APSTA, meningkatnya pengetahuan dan keterampilan pokdarwis Bunga Karang dalam menerapkan APSTA dan tertanganinya sampah di pesisir Prajak dengan kapasitas alat sebesar 250 kg/m3.
PENDAMPINGAN MANAJEMEN KEUANGAN BAGI INDUSTRI SARI MURNI SUMBAWA Dwi Mardhia; Asmini Asmini
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2021): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.029 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v4i3.2916

Abstract

Industri Sari Murni merupakan industri tahu tempe yang berada di bantaran sungai Brangbiji, Sumbawa Besar. Rendahnya tingkat pengetahuan berdampak pada sulitnya usaha berkembang dan mengabaikan peranan administrasi dan laporan keuangan. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada mitra tentang pengelolaan manajemen keuangan usaha melalui pembukuan keuangan sederhana. Metode yang digunakan yaitu pelatihan, praktek langsung dan pendampingan. Kegiatan meliputi pelatihan pengelolaan keuangan, pemberian bantuan buku keuangan serta praktek dan penyusunan pembukuan pencatatan keuangan. Hasil kegiatan yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan pihak industri Sari Murni dalam manajemen keuangan industri sehingga tersusun pembukuan/pencatatan serta laporan keuangan yang memadai bagi Industri Sari Murni meliputi Buku Catatan Pengeluaran, Buku Catatan Pemasukan, Buku Kas Utama, Buku Stok Barang, Buku Inventaris Barang dan Buku Laba Rugi.
Teknik Pembenihan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) pada Usaha Pembenihan Bina Mandiri Sejahtera, Sumbawa Naufal Gumilang Ramadhan; Syamsul Bahri; Dwi Mardhia; Neri Kautsari; Yudi Ahdiansyah
Jurnal Kelautan dan Perikanan Indonesia Vol 5, No 2: Agustus (2025)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jkpi.v5i2.22756

Abstract

Ikan Nila merupakan salah satu komoditas perikanan air tawar yang banyak digemari di Sumbawa sehingga mendorong tingginya minat budidaya untuk memenuhi kebutuhan permintaan pasar. Usaha pembenihan ikan Nila merupakan ujung tombak keberhasilan usaha budidaya. Salah satu usaha pembenihan yang cukup berhasil di Sumbawa adalah usaha Bina Mandiri Sejahtera. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik pembenihan ikan Nila (Oreochromis niloticus) pada usaha Bina Mandiri Sejahtera. Metode yang digunakan adalah observasi melalui kegiatan magang. Pelaksanaan magang selama 4 bulan dengan pengamatan pada 2 kolam. Hasil observasi menunjukkan bahwa teknik pembenihan ikan Nila di usaha Bina Mandiri Sejahtera menggunakan teknik alami dengan tahapan meliputi persiapan kolam, seleksi induk, pemijahan, pemeriksaan kualitas air, pemanenan dan pemasaran. Ikan Nila jantan dan betina yang sudah berumur 8 bulan, bobot 500 gram dan Panjang 30 cm sudah bisa dipilih untuk melakukan pemijahan. Perbandingan jantan dan betina ikan Nila yaitu 1 : 3 dengan jumlah indukan 32 induk. Hasil pengukuran kualitas air masih optimal untuk kegiatanpembenihan meliputi pH (6-8), suhu (26-30C) dan TDS (400-600 ppm).
Evaluasi Performa Pembenihan Ikan Koi (Cyprinus rubrofuscus Lacepede, 1803) pada Usaha Mina Mandiri Sejahtera, Sumbawa Ananda Gempar Prayoga; Neri Kautsari; Dwi Mardhia; Yudi Ahdiansyah; Syamsul Bahri
Jurnal Kelautan dan Perikanan Indonesia Vol 5, No 2: Agustus (2025)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jkpi.v5i2.36233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa pembenihan ikan Koi (Cyprinus rubrofuscus) diUsaha Mina Mandiri Sejahtera, Sumbawa, yang merupakan pelaku awal budidaya koi berskala kecil diwilayah tersebut. Evaluasi dilakukan terhadap aspek teknik pembenihan meliputi persiapan kolam,seleksi induk, proses pemijahan, serta hasil benih yang dihasilkan. Metode yang digunakan adalahsurvei melalui observasi langsung dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolampemijahan dibuat dari terpal dengan rangka kayu dan baja ringan, menyesuaikan kondisi ekonomi dangeografis setempat. Induk ikan dipilih berdasarkan ciri morfologis, bobot, dan panjang tubuh, denganbobot berkisar antara 381,50547,50 gram dan usia antara 23 tahun. Pemijahan dilakukan dengan rasioinduk betina dan jantan 1:3, dan fertilisasi terjadi 1011 jam setelah pencampuran induk. Jumlah teluryang dihasilkan bervariasi antara 5.638 hingga 20.000 butir, dengan daya tetas 3.68710.000 dan benihhidup yang berhasil dipasarkan berkisar 1.4634.732 ekor. Penggunaan kolam terpal terbukti efektifuntuk pembenihan ikan koi meskipun bukan metode umum yang digunakan pada budidaya koi skalabesar. Hasil evaluasi ini menunjukkan bahwa praktik pembenihan yang dilakukan cukup efisien danadaptif, meskipun masih memiliki keterbatasan terutama dalam aspek volume produksi. Evaluasi inidiharapkan menjadi acuan bagi pengembangan usaha pembenihan ikan hias di daerah tropis dengansumber daya terbatas.
Teknik Pembenihan dan Potensi Stok Benih Lele Mutiara (Clarias gariepenus) pada Usaha Pembenihan Mina Mandiri, Sumbawa Firman Thoha Rizqi; Yudi Ahdiansyah; Neri Kautsari; Syamsul Bahri; Dwi Mardhia
Jurnal Kelautan dan Perikanan Indonesia Vol 5, No 1: April (2025)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jkpi.v5i1.45573

Abstract

Ikan lele mutiara adalah salah satu jenis ikan air tawar yang dibudidayakan oleh beberapa pembudidaya di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Penelitian terkait evaluasi teknik pemijahan hingga jumlah populasi yang dihasilkan oleh setiap usaha pembenihan ikan lele mutiara belum banyak dilakukan. Penelitian tersebut sangat penting dilakukan untuk menilai keberhasilan serta faktor-faktor yang mempengaruhi ketersedian benih ikan lele khususnya lele mutiara. Tujuan penelitian ini ialah mengvaluasi teknik pemijahan dan potensi stok benih ikan lele pada usaha Mina Mandiri. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah metode survei. Variabel pengamatan pada penelitian ini ialah performance induk yang dipijahkan (bobot induk dan ciri morfologis induk) oleh usaha Mina Mandiri, teknik pemijahan (rasio jantan betina, waktu pemijahan dan metode pemijahan), jumlah telur yang dilepaskan oleh induk betina pada setiap pemijahan dan jumlah telur yang dibuahi. Pengamatan dilakukan pada bulan Desember 2024. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa induk yang digunakan adalah induk matang gonad yang dicirikan oleh bagian genital induk membesar baik pada jantan maupun betina, bobot induk berkisar antara 900-1500 gr, pemijahan mulai dilakukan pada pukul 15.40 WITA, jumlah telur yang dilepaskan oleh induk adalah 85.000-187.000, jumlah telur yang terbuahi dan menetas berkisar antara 80.000-167.000. hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa ikan lele mutiara dapat dengan mudah dikembangbiakkan melalui pemijahan alami pada bulan Desember. Rasio jantan betina 1:2 atau 1:3 dengan bobot jantan dan betina berkisar antara 900-1500 gr berpotensi meghasilkan 180.00 hingga 167.000 stok benih ikan lele mutiara. Pemijahan ikan lele mutiara secara konvensional dapat diterapkan pada usaha pembenihan skala kecil dan menengah.