Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Efektifitas One Student One Family Dalam Pencegahan Kedaruratan Malaria Pada Balita Abselian, Umbu Putal; Yuswanto, Tri Johan Agus; Ramlan, Djamaluddin
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 3 (2023): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i3.1217

Abstract

Penyakit malaria masih menjadi ancaman kesehatan bagi masyarakat Indonesia khususnya di Kabupaten Sumba Timur. Salah satu upaya yang dilakukan melalui pendampingan One Student One Family (OSOF) yang melibatkan mahasiswa perawat sebagai pendamping keluarga yang mempunyai balita menderita malaria. Adapun kegiatan pendampingan OSOF meliputi penemuan kasus, pemantauan keteraturan minum obat, cara merawat balita yang sakit, follow up, serta pendidikan kesehatan tentang malaria dan pencegahannya. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan pengetahuan, sikap dan perilaku keluarga Balita dalam pencegahan kedaruratan Malaria pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Metode penelitian pre-eksperimen dengan rancangan pre-test dan post-test control group design. Sampel penelitian berjumlah 40 responden dibagi dalam kelompok intervensi dan kelompok kontrol, dengan analisis non parametrik t-tes. Pada kelompok intervensi menggunakan metode OSOF, pada kelompok kontrol menggunakan SPO malaria. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendampingan OSOF sangat efektif terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku keluarga dalam mencegah kedaruratan malaria pada balita dengan p=0.000 (p<0.05). Kedua kelompok responden sama-sama mengalami peningkatan nilai setelah perlakuan, namun peningkatan nilai lebih besar pada kelompok intervensi yang menggunakan metode OSOF. Kesimpulannya ada pengaruh pendampingan OSOF terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku dalam mencegah kedaruratan malaria pada Balita.
Factors Associated with Compliance of Hypertension Treatment in the Elderly Njakatara, Umbu; Landi, Melkisedek; Abselian, Umbu Putal
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/jikis.v12i2.264

Abstract

Pendahuluan:  Hipertensi adalah kondisi ketika tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan/atau tekanan darah diastolik ≥90 mmHg. Hipertensi sampai sekarang masih merupakan masalah kesehatan yang serius dan sulit diketahui penyebabnya dan penderitanya paling banyak pada populasi lanjut usia (lansia). Kepatuhan  berobat  merupakan  faktor  penting dalam mengontrol tekanan darah terutama pada pasien hipertensi lansia. Tujuan: Mengidentifikasi faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pengobatan pada lansia dengan hipertensi. Metode: Kuantitatif dengan desain cross-sectional. Analisis data secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-square. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 70 orang. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner MMAS-8. Hasil: Responden patuh pada pengobatan sebanyak 59 orang (84%) dan 11 responden (16%) tidak patuh. Uji Chi-Square menunjukkan tidak ada hubungan antara umur, jenis kelamin, pendidikan terakhir, pekerjaan dan status pernikahan dengan kepatuhan pengobatan hipertensi. Kesimpulan: Sebagian besar lansia penderita hipertensi patuh dalam pengobatan hipertensi dan tidak ada hubungan karakteristik responden terhadap kepatuhan pengobatan hipertensi. Saran: Lansia penderita hipertensi harus mempertahankan kepatuhan pengobatan dan terus memelihara pola hidup sehat.
Pengaruh Pengetahuan Sikap dan Perilaku Masyarakat Dalam Pencegahan Malaria di Desa Mbatakapidu Kabupaten Sumba Timur Kody, Martha Meti; Abselian, Umbu Putal; Noviana, Ineke
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 4 (2024): DESEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i4.2467

Abstract

Malaria is a life-threatening disease caused by a parasite that is transmitted to people through the bite of infected Anopheles mosquitoes and has a clinical picture of fever, anemia, with frequent complaints of lethargy, headache, back pain, chills, bone joint pain, mild fever, stomach ache and others. The high number of malaria cases can threaten the survival of the community, so disease prevention and control efforts are needed to reduce malaria transmission. To prevent the spread of malaria, it is necessary to urge people to clean the environment, close water reservoirs, sleep using mosquito nets, and reduce activities at night. The research method used was pre-experiment with a pre-test and post-test control group design. The sample in the study consisted of 40 people who had suffered, divided into intervention and control groups, with the analysis using non-parametric t-tests. The results of the study showed that there was an influence between community knowledge, attitudes and behavior on malaria prevention in both the intervention group and the control group with a value of p=0.000 (p<0.05). Both groups of respondents experienced an increase in their scores after treatment. In conclusion, there is an influence of community knowledge, attitudes and behavior in preventing malaria.
KARAKTERISTIK PENDERITA HIV/AIDS DI SUMBA TIMUR TAHUN 2010-2016 NYOKO, YUNETI OCTAVIANUS; HARA, MARIA KARERI; ABSELIAN, UMBU PUTAL
JURNAL KESEHATAN PRIMER Vol 1 No 1 (2016): JKP (Jurnal Kesehatan Primer)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/jkp.v1i1.21

Abstract

Pendahuluan: Di Indonesia, Povinsi Nusa Tenggara Timur menduduki urutan ke 17 kejadian HIV/AIDS dari 33 provinsi dan Sumba Timur yang merupakan kabupaten di NTT terus mengalami peninggatan kasus setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui data karakteristik penderita HIV/AIDS di Sumba Timur Tahun 2010-2016. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan desain crossectional menggunakan data sekunder rekam medik dari total penderita penderita HIV/AIDS di Klinik Voluntary Counseling and Testing (VCT) RSUD Umbu Rara Meha. Data dianalisis secara untivariat. Hasil: Dari 111 penderita, tercatat penderita terbanyak pada tahun 2016 (42.3%), jumlah kematian paling banyak pada tahun 2016 (5 orang). Karakteristik berdasarkan sosiodemografi tertinggi adalah umur 25-34 tahun (51.4%), laki-laki (64.9%), bekerja sebagai Petani (48.6%), berpendidikan SMA (48.6%), menikah (62.2%), bertempat tinggal di Kecamatan Kambera (28.8%), terinfeksi HIV/AIDS melalui hubungan seksual (97.7%) dan Infeksi Opurtunistik terbanyak yaitu Tuberkulosis (22.5%). Saran: Masyarakat harus setia pada satu pasangan dan tidak menggunakan jarum suntik untuk narkoba maupun tatto dan melakukan pemeriksaan HIV secara dini. Kepada petugas klinik VCT Rumah Sakit Umbu Rara Meha diharapkan untuk melaksanakan upaya promotif, penemuan kasus secara dini serta merevisi formulir VCT dimana diharapkan item seperti jenis pekerjaan, faktor risiko tertular HIV, serta gejala klinis dan infeksi opurtunistik lebih rinci dituliskan serta formulir VCT dapat digunakan sebagai lembar kontrol pasien.
Environmental Relations with Behavior of Adolescents Regarding HIV / AIDS in SMA Kambera Subdistrict, East Sumba Regency Nyoko, Yuneti Octavianus; Hara, Maria Kareri; Abselian, Umbu Putal
JURNAL KESEHATAN PRIMER Vol 3 No 1 (2018): JKP (Jurnal Kesehatan Primer)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/jkp.v3i1.253

Abstract

Background: In 2016 at East Sumba, there were 111 HIV / AIDS patients and the majority of productive age was 25-35 years old (51.4%) and most from Kambera District (28.8%). This study were aim to know the relation of environment with with HIV / AIDS Behavior Adolescent in Senior High School Kambera District, East Nusa Tenggara Regency. Methods: The study was analytic with crosssectional design. The population are 471 students class XI of Public Senior High School 1 Kambera, Christian Senior High School Payeti and Public Senior High School Vocational 5 Waingapu. The sample are 132 students who was selection with simple random sampling technique. The study was conducted in August 2017. The independent variable are environment and the dependent variable are behavior. The instrument used questionnaire. Analised data using univarait to know frekuensi and persentase also analised bivariate using chi-square. Results: 132 students were interviewebd and showed the majority are male (55.3%), 17 years old (50.8%), majority perents of farmer's (75,0%) with income ≤ regional minimum salary of East Sumba Rp. 1.250.000 (79.5%) and majotiry students had plan to continue the study after high school (77.3%). The majority environment of students are less good (63%) and behavior related to HIV / AIDS are less good (62.1%). The bivariate analysis showed a good environment related 3 times to good behavior related to HIV / AIDS in Kambera District Senior High School of East Sumba Regency and this relationship was statistically significant (PR = 2,625; 95% CI = 1,680-4,079; p-value <0.001). Suggested: School, community and family environments must give special attention to students and friendship of students environment so that it does not lead to less behavior especially HIV / AIDS.