Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar dan Keaktifan Siswa MI Nurul Huda Pegundan Petarukan Pemalang pada Pembelajaran Fiqih Menggunakan Card Sort Sunarjo
Indonesian Journal of Educationalist Vol. 1 No. 2 (2020): Edisi Agustus 2020
Publisher : Muntaha Noor Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi proses pembelajaran fiqih di kelas V MI Nurul Huda Pegundan Petarukan Pemalang lebih mengarah pada proses pembelajaran yang bersifat pasif dengan guru banyak ceramah dan diakhiri dengan tanya jawab. Penelitian di bahas melalui penelitian tindakan kelas yang dilakukan melalui 2 siklus dengan setiap siklus tahapannya adalah perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: terjadi peningkatan hasil belajar dan keaktifan belajar siswa kelas V MI Nurul Huda Pegundan Petarukan Pemalang pada pembelajaran fiqih materi pokok ketentuan qurban setelah menerapkan metode card sort dapat di lihat dari tingkat ketuntasan belajar peserta didik per siklus yaitu pada pra siklus ada 12 siswa atau 48,5%, mengalami kenaikan pada siklus I ada 22 siswa atau 66,7%, dan pada siklus II tingkat ketuntasan siswa ada 29 siswa atau 87,9%, peningkatan sebesar sebanyak 21,8% dan 18,8%. Begitu juga keaktifan belajar juga meningkat dimana pada siklus pada siklus I ada 20 siswa atau 60,6% dan mengalami kenaikan pada siklus II yaitu ada 30 siswa atau 90,9%,, peningkatan tersebut sebesar 30,3%.
PENINGKATAN KOMPETENSI BIDAN DALAM ALUR RUJUKAN KEGAWATDARURATAN OBSTETRI MELALUI MODUL SIAGA BENCANA DI DAERAH RAWAN BENCANA KOTA PALU Djemi; Muljo Hadi Sungkono; Sunarjo
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 6 No 1 (2024): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v6i1.185

Abstract

Kota Palu merupakan wilayah yang berisiko terjadi bencana karena terletak di sesar Koro. Pada tahun 2018 terjadi bencana yang sangat besar yaitu gempa bumi, tsunami dan likuifaksi, yang menimbulkan banyak korban jiwa termasuk ibu kondisi hamil, bersalin atau melahirkan. Korban ibu hamil yang meninggal di Kota Palu sebanyak 10 orang, dengan kerusakan sarana prasarana kesehatan yang menurunkan kemampuan rujukan sebesar 40%. Bidan sebagai ujung tombak dalam pelayanan kesehatan reproduksi siaga bencana belum memiliki kompetensi yang bagus dalam memberikan asuhan. Di era industri 4.0 perlu sarana pendidikan yang berbasis digital yang dapat menjangkau bidan secara luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji coba modul pelatihan siaga bencana untuk peningkatan kompetensi bidan dalam alur rujukan kegawatdaruratan obstetri pada siaga bencana. Penelitian ini menggunakan 2 tahap yaitu, tahap I penelitian deskriptif dengan menggunakan studi literature focus group discussion, survei untuk menyusun modul baru yang akan di uji cobakan pada penelitian tahap II yaitu quasi eksperimen dengan pendekatan non equivalent control group design. Responden Penelitian tahap I pada Direktur RS, Kepala Puskesmas, bidan kordinator, dokter puskesmas dan dokter obgin. Sedangkan pada tahap kedua masing-masing kelompok berjumlah 52 responden. Analisa data menggunakan uji Mann-Whitney dan uji regresi logistik. Uji Mann Whitney mendapatkan hasil ada perbedaan yang signifikan post test kelompok kontrol dan kelompok perlakuan pemberian modul siaga bencana kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan (p=<0,001), sikap (p=<0,001) dan keterampilan (p=<0,001). Uji regresi logistik didapatkan nilai odds ratio 50,97 yaitu keterampilan yang bagus akan memiliki ketepatan merujuk 50,97 kalinya dibandingkan keterampilan kurang. Modul siaga bencana kesehatan reproduksi dalam bentuk video animasi dapat meningkatkan kompetensi bidan dalam era digital 4.0. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan acuan oleh para pemangku kepentingan dalam pengambilan kebijakan tentang manajemen siaga bencana bidan reproduksi.
Human Rights Violation In The Context Of Terrorist Groups' Crimes In Papua Nurita, Riski Febria; Sunarjo; Rafid, Rahmad
International Journal of Sustainable Law Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Cipta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71131/b1kpva30

Abstract

Study This aiming For to study practice deletion right basic human rights (HAM) in Handling crime group terrorists in Papua, as well as to examine the extent to which state policies and actions are in line with principles law national and international . Research This use approach law normative with analysis to regulation legislation , doctrine law , and studies case human rights violations reported by institutions national and international . Findings show that determination group armed Papua as terrorist own impact Serious to protection of human rights, especially in form restrictions freedom express , action repressive apparatus , and limitations access to information and justice . In a number of case , action enforcement law tend beyond limit principle proportionality and legality . Although the state has right For guard stability and security , things the No can made into justification on neglect rights base citizens . Research This recommend strengthening approach humanistic , governance reform security , as well as improvement accountability enforcement law as an alternative strategy in finish conflict in Papua in general fair .
Government Policy and Social Inequality: A Critical Look at Regulations That Are Harmful to Society Susianto; Sunarjo; Nurita, Riski Febria
International Journal of Sustainable Law Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Cipta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71131/smw98241

Abstract

This study aims to analyze the impact of government policies on social inequality in Indonesia, particularly through a critical review of regulations that have the potential to harm society. The primary focus of the study is a normative evaluation of the recent Job Creation Law (Law No. 6 of 2023) and other related policies that have sparked public debate regarding social justice and the protection of the rights of vulnerable groups. The method used is normative legal research with a document study approach and critical analysis of regulatory content based on the principles of constitutional law and social justice. The results show that although the 2023 Job Creation Law contains several improvements, government policies still tend to prioritize economic and investment interests, thus perpetuating social inequality due to unfair access to resources and legal protection. Furthermore, minimal public participation in the legislative process strengthens the position of elites and undermines substantive democracy. This study recommends the need for a paradigm shift in public policy towards a more inclusive and socially just approach to guarantee the rights of all Indonesians in accordance with the constitutional mandate
Legal Policy of Forest Management in Indonesia through Local Wisdom and Traditional Ecological Knowledge Rohmy, Atikah Mardhiya; Sunarjo
AL-MANHAJ: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Syariah INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almanhaj.v7i2.8373

Abstract

The purpose of this study is to examine forest management laws from a local wisdom perspective, with the goal of protecting biodiversity and maintaining the functions of forest ecosystems. Therefore, effective local wisdom legal policies are needed to improve sustainable forest management in Indonesia. A literature review is the research methodology employed to explore literature related to good forest governance and forestry legal policy in Indonesia. The results of this study indicate that the existing legal framework often fails to guarantee the equitable distribution of resources, the recognition of indigenous peoples' rights, substantial public involvement, and skills improvement across all ecosystem components. Due to regulatory uncertainty, tenurial disputes between local communities and indigenous peoples persist, often involving government agencies and businesses, and public involvement remains limited. Awareness and recognition of the inseparable interaction between organisms and their surroundings underscore the importance of traditional ecological knowledge in emphasizing the unity of all elements that live, grow, and develop together on planet Earth. For this reason, a local wisdom legal policy construction model is needed that describes how to care for forests and natural resources connected to the landscape through a Co-management model by synergizing and integrating Traditional Ecological Knowledge (TEK) into forest management policies.