Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Marketing Mix Marketing Strategy Analysis in Increasing Cassava Chips Sales in Trading Businesses in Pangilen Village (Sampang District) Moh Azfahani Zain; Abdur Rohman
Demagogi: Journal of Social Sciences, Economics and Education Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/demagogi.v3i2.48

Abstract

The aim of the research is to determine the marketing strategy analysis for selling cassava chips to Pangilen village traders. This research method uses a qualitative approach with descriptive methods. Respondents to this survey were owners, employees, and customers. Interview, observation and documentary data collection techniques. Data analysis uses interactive analysis. Based on the research results, based on the discussion of the results of this research, the conclusion can be drawn that by using the Marketing Mix Strategy (4P), namely: 1. The product of the flour and cassava production business in Pangilen Village becomes a consumption ingredient, namely cassava chips snacks. The strategy used by the owner so that consumers are not disappointed is using quality raw materials, so that they do not damage the taste produced and in the processing it is also in accordance with the measurements so that the resulting taste is not bad or disappointing. There are factors that influence the increase in production of Cassava Chips in Pangilen Village when it has entered the rainy season 2. The price set by the owner, namely for cassava chips per pack, is Rp. 5,000.- To determine the selling price, of course the owner has taken into account the financing of raw materials, labor wages and the profits that will be obtained. With low prices and very affordable for all groups. 3. Promotion: Pak Heri's initial promotion to shops selling his own products. In the past, the owner only sold it little by little door to door and over time there were salespeople who came to take the cassava chips. Then there are flavors that are popular with many people, he innovated to make various types of cassava chips, such as: sweet spicy cassava chips, balado cassava chips, salted cassava chips, etc. 4. Place The place here plays an important role in increasing sales of Cassava Chips which we We have to analyze where is a strategic place to sell our products so that they can be known to many people, such as Mr Heri who opened a shop on Jl. Raya Pangilen, which is a very efficient place to market Cassava Chip products
Pendekatan Inovatif Analisis Rasio Keuangan dalam Pengelolaan Lembaga Keuangan Syariah Berbasis Nilai Ekonomi Islam Kurnia Fitri Salsabila; Abdur Rohman
Jurnal Kajian dan Inovasi Ilmu (JKII) Vol. 1 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/jkii.v1.i1.2

Abstract

Evaluasi kinerja keuangan merupakan aspek krusial dalam pengelolaan lembaga keuangan syariah karena tidak hanya mencerminkan efisiensi, profitabilitas, dan keberlanjutan, tetapi juga harus selaras dengan prinsip-prinsip syariah yang menekankan keadilan, transparansi, dan tanggung jawab sosial. Studi ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan rasio keuangan sebagai instrumen evaluasi kinerja lembaga keuangan syariah dengan pendekatan berbasis nilai-nilai ekonomi Islam, khususnya prinsip maqashid syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan analisis deskriptif terhadap penyesuaian indikator konvensional seperti ROA, ROE, CAR, dan BOPO agar relevan dengan maqashid syariah, serta integrasi alat ukur tambahan seperti Islamicity Performance Index dan Sharia Conformity and Profitability. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan rasio keuangan yang dikembangkan sesuai prinsip ekonomi Islam mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat integritas dan kontribusi sosial lembaga keuangan syariah. Oleh karena itu, disarankan agar lembaga keuangan syariah mengadopsi indikator keuangan yang mengakomodasi nilai-nilai maqashid syariah untuk mendukung pengelolaan yang lebih holistik dan berkelanjutan.
Peningkatan Daya Saing Ekonomi melalui Digitalisasi Sistem Keuangan dalam Perspektif Ekonomi Islam Mila Kamelia Putri; Abdur Rohman
Jurnal Kajian dan Inovasi Ilmu (JKII) Vol. 1 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/jkii.v1.i1.6

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi digitalisasi dalam sistem keuangan sebagai upaya meningkatkan daya saing dengan pendekatan ekonomi Islam. Di era revolusi industri 4.0, transformasi digital tidak hanya berfokus pada peningkatan efisiensi teknologi, tetapi juga harus sejalan dengan prinsip syariah yang mengutamakan keadilan, keseimbangan, dan kemaslahatan masyarakat. Metode yang diterapkan adalah kualitatif-deskriptif melalui kajian literatur dari jurnal, buku, dan dokumen resmi yang diterbitkan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa digitalisasi dalam keuangan syariah memiliki potensi besar untuk meningkatkan daya saing dengan menekan biaya transaksi, memperluas akses layanan keuangan, meningkatkan transparansi, serta mengembangkan model bisnis inovatif yang sesuai dengan prinsip syariah. Transformasi digital pada sektor ini ditandai dengan penggunaan teknologi seperti fintech, blockchain, kecerdasan buatan, dan big data, yang memungkinkan munculnya layanan seperti pembiayaan peer-to-peer syariah, crowdfunding halal, dan perbankan digital berbasis syariah. Penerapan digitalisasi memberikan dampak positif berupa peningkatan efisiensi operasional, transparansi yang lebih tinggi melalui teknologi blockchain, serta perluasan inklusi keuangan. Kendati demikian, tantangan seperti menjaga kesesuaian syariah pada inovasi teknologi, keamanan siber, dan literasi digital masyarakat tetap perlu dihadapi. Secara keseluruhan, digitalisasi sistem keuangan syariah menjadi strategi kunci dalam membangun ekosistem keuangan yang adil, transparan, dan berkelanjutan sesuai dengan prinsip ekonomi Islam.