Kurnia Dewi, Maria Ulfah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Effectiveness of Counseling with Booklet Media on Improving Pregnant Women's Knowledge about Gingivitis at Kedungmundu Public Health Center in Semarang City Issanti, Syifa Rachma; Kurnia Dewi, Maria Ulfah; Kusniati, Retno
Jurnal Kesehatan Gigi Vol. 10 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jkg.v10i2.9700

Abstract

Introduction: Gingivitis is referred to as an oral manifestation in pregnant women and occurs around 30-100%. The main causative factor for gingivitis is plaque, supported by an increase in pregnancy hormones, as well as a lack of knowledge. These problems can cause risks to both pregnant women and the fetus if they are not immediately followed up. Objective: To analyze the effectiveness of counseling using booklet media on increasing pregnant women's knowledge about gingivitis at Puskesmas Kedungmundu, Semarang City. Method: Quasi experiment with non equivalent control group design. The sampling method is non-probability sampling with a  consecutive sampling technique using the Taro Yamane formula. Results: Test the hypothesis with paired t test and independent t test. The sample size obtained was 60 people, with the knowledge category before counseling the experimental group was 33.3% good, 23.3% sufficient, and 43.3% lacking. After counseling using booklet media, the results of the post test showed a good knowledge category of 60%, 16.7% sufficient, and 23.3% lacking. The effect of booklet media counseling on the knowledge of pregnant women with a p-value of 0,001 (p <0,05). Conclusion: Counseling using booklet media is effective for increasing pregnant women's knowledge about gingivitis at Puskesmas Kedungmundu, Semarang City.
EKSPLORASI DAMPAK VIRTUAL REALITY STORYTELLING APPROACH TERHADAP SELF REGULATION DAN KEMAMPUAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KELOMPOK BERMAIN NIHDITANSU NASIONAL UNTUK PENCEGAHAN ADHD Kurnia dewi, Maria Ulfah; Puspitaningrum, Dewi; Wirdati, Ismi Elya; Hiktiawati, Vilda; Safika, Nur
Jurnal Salingka Abdimas Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v5i2.7414

Abstract

Latar belakang: Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) merupakan gangguan neuropsikiatrik yang berdampak pada kemampuan regulasi diri serta pengambilan keputusan, yang merupakan dua domain penting dalam perkembangan individu. Pendekatan Virtual Reality (VR) dengan storytelling hadir sebagai inovasi yang mampu menstimulasi pengalaman belajar interaktif dan mendukung pengembangan regulasi diri serta kemampuan pengambilan keputusan. Tujuan: (1) menilai tingkat self regulation dan kemampuan pengambilan keputusan anak di Kelompok Bermain Nihditansu Nasional, serta (2) menganalisis dampak Virtual Reality Storytelling Approach terhadap kedua domain tersebut dibandingkan metode konvensional. Metode: Metode kegiatan pengabdian dengan langkah dalam penyelesaian masalah yaitu: Observasi, Identifikasi Masalah, Solusi, Luaran Program, Luaran Pengabdian. Sampel terdiri dari 60 anak. Instrumen penelitian meliputi Pre school Self Regulation Assessment dan Trail Making Test. Kelompok eksperimen mendapatkan pembelajaran melalui Virtual Reality Storytelling Approach Pencegahan ADHD, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode storytelling konvensional. Hasil: menunjukkan Distribusi frekuensi self regulation pada kelompok yang diberikan penyuluhan Buku mengelola emosi anak dan validasi emosi adalah regulasi diri sedang sebanyak 25 orang (83.3%). Sedangkan pada kelompok yang menggunakan Virtual Reality Storytelling Approach sebagian besar regulasi diri baik sebanyak 26 orang (86.7%). Kemampuan pengambilan keputusan pada kelompok yang diberikan penyuluhan mengelola emosi anak dan validasi emosi sebagian besar kategori perlambatan sebanyak 18 orang (60%). Sedangkan pada kelompok yang menggunakan Virtual Reality Storytelling Approach sebagian besar dengan kategori normal sebanyak 29 orang (96.7%). Kesimpulan: Virtual Reality Storytelling Approach terbukti lebih efektif dibandingkan metode konvensional dalam meningkatkan self regulation dan kemampuan pengambilan keputusan anak. Program ini menjadi terobosan edukatif dalam mendukung pencegahan gejala ADHD serta pengembangan kemandirian anak melalui pengalaman belajar imersif dan interaktif.