Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Kepemimpinan dan Jejak Tanya Terminologis: Uji Coba Dekonstruktif atas Pesan Al-Qur'an Tufail, Ilfan; Hidayat, Aldi
MANAGIERE: Journal of Islamic Educational Management Vol. 1 No. 2 (2022): MANAGIERE: Journal of Islamic Education Management
Publisher : Published by the Postgraduate Program in Islamic Education Management, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/managiere.v1i2.1651

Abstract

In its development, a talk on leadership is never dated to be studied. This leadership study will continue to be a topic of constant warmth, given its position in every system of human life. The leaders' positions and portions are widely analyzed from diverse perspectives. It all depends on which side one is on and assessing the issue of a leader in one's musical object. When leadership is reviewed from a political perspective, it begets a different understanding when studied from an educational, even economic perspective. The article tried to do a leadership review from an Islamic perspective, elaborating on passages from the Qur 'and thematically. Given the Islamic position with the motto of rahmatan Lil 'Alamin. Therefore, the teachings of Islam and the content of the Qur 'an must be a real foothold and a very important and strategic part to emerge. In this text, the approach used in analyzing the definitive substance and philosophical meaning of leadership is using the Derrida thought analysis, which are demonstrative.
Rekonstruksi al-Wala' wa al-Bara' Perspektif Tafsir Maqasidi: Dari Identitas-Teologis Menuju Integritas-Humanis Faturrosyid, Faturrosyid; Hidayat, Aldi; Hidayah, Najhatin
Jalsah : The Journal of Al-quran and As-sunnah Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : LPPM IIQ An Nur Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37252/jqs.v5i2.2523

Abstract

Artikel ini mendiskusikan ayat-ayat al-wala' wa al-bara': loyalitas kepada sesama muslim yang berimplikasi subordinasi non-muslim. Topik tersebut bagi kalangan fundamental dan radikal merupakan keyakinan teologis yang mengejawantah sebagai gerakan politik. Implikasi teologi ini adalah kemunculan politik identitas yang menempatkan integritas di bawah komunalitas. Dengan kata lain, al-wala' wa al-bara' untuk konteks Indonesia dapat memicu disintegrasi bangsa mengingat Indonesia secara karakteristik sangat plural. Pluralitas itu terancam jika teologi al-wala' wa al-bara' dipahami, diyakini dan diterapkan secara literal sehingga tegas akan bertabrakan dengan nilai universal yang juga diakui Islam, yaitu humanitas dan integritas. Berhadapan dengan dilema itu, artikel ini akan membaca ulang ayat-ayat al-wala' wa al-bara' menggunakan tafsir maqsidi untuk melihat secara lebih luas teks dan konteks di balik ayat-ayat al-wala' wa al-bara'. Dalil berkaitan tema ini sangat banyak baik dari al-Qur'an maupun hadits. Karenanya, artikel ini akan membatasi kajian pada tiga ayat; QS. Al-Ma'idah [5]: 57, QS. Al-Tawbah [9]: 23 dan QS. Al-Mumtahanah [60]: 1. Untuk itu, artikel ini mengajukan dua rumusan masalah. Pertama, bagaimana rekonstruksi tafsir maqsidi atas tiga ayat al-wala' wa al-bara' tersebut? Kedua, bagaimana implikasi rekonstruksi dalam menata keislaman yang humanis, khususnya dalam konteks Indonesia? Menjawab dua rumusan tersebut, artikel ini menyimpulkan bahwa al-wala' wa al-bara' jauh lebih tepat dimaknai sebagai loyalitas berbasis integritas-humanis dibanding loyalitas berbasis identitas-teologis. Artinya, untuk konteks Indonesia, al-wala' wa al-bara' adalah loyalitas dengan semua kalangan tanpa terbatas agama sejauh menjunjung tinggi integritas dan humanitas. Kata Kunci: al-wala' wa al-bara', tafsir maqasidi, humanitas, identitas, integritas