Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Kebutuhan Pembelajaran Mekanika Kontekstual Berdasarkan Kearifan Lokal di Kalangan Mahasiswa di Maluku Siti Mutiaraningsih Asshagab; Irwan Ledang
Al-Alam: Islamic Science Education Journal Vol 5 No 1 (2026): (Edisi Januari) Inovasi Pembelajaran IPA
Publisher : LP2M UIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/al-alam.v5i1.14169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pembelajaran mekanika kontekstual berbasis kearifan lokal pada siswa di wilayah kepulauan seperti Maluku. Penelitian menggunakan pendekatan mixed method. Subjek penelitian berjumlah 72 siswa dari dua satuan pendidikan di Maluku. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan wawancara guru dan siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan siswa tidak hanya terletak pada penyelesaian soal hitungan (77,78%), tetapi juga pada pemahaman konsep gaya dan gerak serta rendahnya rasa percaya diri dalam belajar fisika. Pembelajaran yang berlangsung masih didominasi ceramah dan latihan soal (81,94%), minim praktikum, serta jarang dikaitkan dengan fenomena kehidupan sehari-hari. Di sisi lain, mayoritas siswa (>90%) menyatakan kebutuhan terhadap pembelajaran yang interaktif dan kontekstual, serta mendukung integrasi fenomena lokal seperti aktivitas perahu dan nelayan sebagai sumber belajar. Oleh karena itu, pengembangan pembelajaran mekanika kontekstual berbasis kearifan lokal Maluku menjadi kebutuhan pedagogis yang mendesak untuk meningkatkan pemahaman konsep, literasi sains, dan kebermaknaan belajar siswa di wilayah kepulauan.
BUDAYA KELUARGA SEBAGAI MINIATUR PERILAKU BAHASA ANAK USIA SEKOLAH Irwan Ledang
Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2023): Language, Culture, and Literature Studies
Publisher : LP2M UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/lingue.v5i1.5300

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara budaya keluarga dengan perilaku dan bahasa anak di lingkungan sekolah. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data pengamatan dan wawancara, data dikumpulkan dari orang tua dan anak usia sekolah untuk menggali dampak budaya keluarga terhadap perilaku bahasa anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya keluarga memiliki peran krusial dalam membentuk karakter anak. Pola komunikasi keluarga, nilai-nilai yang ditanamkan, dan dukungan orang tua berkontribusi pada perilaku bahasa anak di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Orang tua yang memberikan dukungan aktif dalam pendidikan anak, seperti terlibat dalam tugas rumah dan kegiatan sekolah, menunjukkan korelasi positif dengan prestasi akademis anak. Selain itu, kolaborasi antara keluarga dan sekolah juga terbukti penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif bagi perkembangan anak secara menyeluruh. Penelitian ini menyoroti pentingnya kesadaran tentang pengaruh budaya keluarga dalam membentuk perilaku bahasa anak di sekolah maupun masyarakatKata Kunci: Budaya, Keluarga, Perilaku, Bahasa 
Developing Scientific–Religious Character through the Integration of Islamic Values and Self-Regulated Learning in Science Education Siti Mutiaraningsih Asshagab; Irwan Ledang; Muhtar Asshagab; Sri Milawati Asshagab; Enggal Mursalin
Indonesian Journal of Science and Education Vol. 9 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Science and Education
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the integration of Islamic values and self-regulation in science (IPA) learning and its role in developing students’ scientific–religious character. The study focuses on the “Matter and Energy” course in the second semester of the Science Education (Tadris IPA) Study Program in the 2024/2025 academic year. Science education is positioned not only as a process of mastering scientific concepts, but also as a means to internalize the values of Tawhid (the Oneness of God), cultivate a scientific mindset, and strengthen students’ responsibility as caliphs (stewards) in preserving the sustainability of Allah SWT’s creation. This research employs a qualitative descriptive approach with a purposive sampling technique involving eight students as research participants. Data were collected through classroom observations, in-depth interviews with lecturers and students, and analysis of students’ reflective learning documents compiled periodically. The data were analyzed thematically to reveal patterns of Islamic value integration, self-regulation practices, and their impact on student character development. The findings indicate that the integration of Islamic values is manifested through reflection on ayat kauniyah (signs of God in nature) relevant to energy concepts, the habituation of prayer in scientific activities, the implementation of responsible laboratory ethics, and the strengthening of ecological awareness as an expression of faith in action. Student self-regulation is reflected in their ability to set learning goals, manage learning strategies, monitor learning processes, and reflectively evaluate learning outcomes. The synergy between Islamic values and self-regulation fosters a scientific–religious character that is religious in intention, reflective in process, and independent in action, transforming science learning into a holistic and meaningful learning experience.