Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Perancangan Desain Maskot sebagai Identitas Wisata Sirukam Dairy Farm Marta, Widia; Yolga Fauzy
Judikatif: Jurnal Desain Komunikasi Kreatif Vol. 6 No. 1 (2024): Vol. 6 (2024) No. 1
Publisher : fakultas Desain Koomunikasi visual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/judikatif.v6i1.197

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain maskot sebagai identitas wisata Sirukam Dairy Farm guna meningkatkan daya tarik wisata dan membangun citra positif bagi pengunjung. Maskot ini diharapkan mampu mencerminkan karakteristik unik dari Sirukam Dairy Farm, sehingga memperkuat branding dan pemasaran destinasi wisata tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, wawancara, dokumentasi dan tinjuan pustaka dan metode perancangan Design Thinking, yang menggabungkan eksplorasi kreatif dengan analisis mendalam untuk menghasilkan desain maskot yang inovatif dan efektif. Pendekatan Design Thinking melibatkan lima tahap utama: Empathize (Empati): Menggali dan memahami kebutuhan serta keinginan pengunjung Sirukam Dairy Farm melalui observasi dan wawancara. Define (Menetapkan): Menetapkan permasalahan utama yang harus dipecahkan oleh desain maskot berdasarkan temuan tahap empati. Ideate (Berinovasi): Mengembangkan berbagai ide kreatif untuk desain maskot yang dapat mencerminkan identitas Sirukam Dairy Farm. Prototype (Prototipe): Membuat prototipe maskot yang kemudian diuji untuk mendapatkan umpan balik dari pengunjung dan pemangku kepentingan. Test (Uji): Menguji dan menyempurnakan desain maskot berdasarkan umpan balik yang diperoleh, untuk memastikan maskot tersebut efektif dalam menarik dan melibatkan pengunjung. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan komprehensif dalam merancang dan mengimplementasikan maskot yang efektif sebagai identitas wisata Sirukam Dairy Farm. Maskot yang dirancang diharapkan dapat memperkuat ikatan emosional dengan pengunjung, meningkatkan kesadaran merek, serta menarik lebih banyak wisatawan untuk mengunjungi Sirukam Dairy Farm. Dengan pendekatan Design Thinking, desain maskot yang dihasilkan tidak hanya memenuhi kebutuhan fungsional tetapi juga menciptakan pengalaman yang menyenangkan dan berkesan bagi pengunjung.
Perancangan Video Promosi Serbuk Jahe Merah Berkah Bersama Nurul, Annisa; Widia Marta
TRADISIGN : Jurnal Pustaka Desain dan Budaya Vol 3 No 1 (2024): Mei 2024 | Desain dan Budaya: Ragam Karya (Accepted)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jahe merah merupakan salah satu rempah yang memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengatasi berbagai masalah pencernaan. Jahe merah juga dikenal karena kemampuannya dalam meredakan mual, mengurangi peradangan, dan meningkatkan sirkulasi darah. Melihat potensi ini, perancangan video promosi Serbuk Jahe Merah Berkah Bersama bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan manfaat jahe merah serta mempromosikan produk serbuk jahe merah tersebut. Video ini dapat memberikan edukasi yang komprehensif mengenai keunggulan dan manfaat kesehatan jahe merah, sehingga dapat menarik perhatian masyarakat luas. Perancangan video promosi ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif. Metode ini digunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kebutuhan serta preferensi konsumen terhadap produk serbuk jahe merah. Melalui pendekatan ini, dapat diperoleh informasi yang mendalam mengenai persepsi konsumen dan bagaimana cara terbaik untuk menyampaikan pesan promosi. Proses perancangan video promosi ini meliputi tiga tahap utama, yaitu pra produksi, produksi, dan pasca produksi. Pada tahap pra produksi, dilakukan perencanaan konsep video, penulisan skenario, dan persiapan teknis lainnya. Perencanaan yang matang pada tahap ini sangat penting untuk memastikan bahwa semua elemen yang diperlukan telah siap sebelum proses produksi dimulai. Tahap produksi mencakup proses pengambilan gambar dan rekaman audio yang sesuai dengan konsep yang telah direncanakan. Pada tahap ini, kualitas gambar dan suara sangat diperhatikan untuk memastikan hasil yang maksimal. Sedangkan pada tahap pasca produksi, dilakukan pengeditan video, penambahan efek, dan penyelesaian akhir sebelum video siap untuk dipublikasikan. Proses pengeditan ini bertujuan untuk menyempurnakan video agar lebih menarik dan informatif. Secara keseluruhan, hasil dari perancangan video promosi Serbuk Jahe Merah Berkah Bersama ini dapat menarik minat konsumen, meningkatkan penjualan produk, serta memberikan informasi yang bermanfaat mengenai manfaat kesehatan jahe merah kepada masyarakat luas. Video ini tidak hanya sebagai alat promosi, tetapi juga sebagai media edukasi yang dapat memperluas pengetahuan masyarakat tentang manfaat jahe merah.
Desain Maskot 3D: Menghidupkan Wisata Pulau Belibis Dalam Era Digital Marta, Widia; Maharani, Sonia
Jurnal Sains Informatika Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Sains Informatika Terapan (Oktober, 2025)
Publisher : Riset Sinergi Indonesia (RISINDO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62357/jsit.v4i3.841

Abstract

Pulau Belibis merupakan salah satu destinasi wisata alam yang terletak di Kota Solok, Sumatera Barat, yang menyuguhkan pemandangan asri, wahana bermain, serta penangkaran Burung Belibis. Pulau Belibis memiliki potensi besar namun belum dikenal secara luas, khususnya oleh wisatawan dari luar daerah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang maskot 3D yang dapat mewakili karakteristik unik Pulau Belibis dan memperkuat daya tarik wisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pendekatan desain konseptual,dan pemodelan 3D. . Maskot dirancang dengan inspirasi dari Burung Belibis Kembang yang menjadi ciri khas daerah, melalui tahapan studi visual, eksplorasi bentuk karakter, hingga pemilihan gaya ilustrasi yang sesuai dengan nilai lokal dan pesan edukatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa maskot 3D mampu meningkatkan daya tarik dan pengalaman wisatawan, serta menciptakan koneksi emosional antara pengunjung dan Pulau Belibis. Selain itu, penelitian ini juga memberikan rekomendasi untuk strategi pemasaran berbasis teknologi yang dapat memanfaatkan maskot sebagai alat promosi. Dengan demikian, desain maskot 3D tidak hanya berfungsi sebagai identitas visual, tetapi juga sebagai media komunikasi yang efektif dalam mempromosikan potensi wisata Pulau Belibis di era digital.
Tipografi Motif Batik Angso Duo Ragam Hias Kota Jambi Widia Marta; Muhammad Rio Akbar
Deskomvis: Jurnal Ilmiah Desain Komunikasi Visual, Seni Rupa dan Media Vol. 1 No. 3 (2020): DESKOMVIS: Jurnal Ilmiah Desain Komunikasi Visual, Seni Rupa dan Media
Publisher : Asosiasi Program Studi Desain Komunikasi Visual Indonesia (Asprodi DKV)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38010/deskomvis.v1i3.20

Abstract

Jambi merupakan salah satu kota penting dalam sejarah batik, fungsi atau kegunaan batik di Jambi pada waktu dahulu hanya dipakai oleh kerabat kerajaan dan kaum bangsawan yang mempunyai tingkat sosial tinggi. Tipografi motif batik angso duo bertujuan menghasilkan variasi dan karakter baru yang berangkat dari motif batik angso duo sehingga bisa dijadikan sebagai alternatif bagi desainer akan kebutuhan tipografi lokal serta untuk menjaga kelestarian budaya bangsa terutama budaya Jambi. Karakter visual dari tipografi motif batik angso duo merupakan sebuah unsur-unsur dan elemen-elemen visual yang akan ditampilkan dalam bentuk batik angso duo Jambi, semua unsurr, warna dan elemen tersebut akan divisualisasikan kedalam media cetak. Hasil dari perancangan tipografi motif batik angso duo adalah meliputi karakter huruf kecil (lowercase), huruf besar (uppercase), angka (numerals) dan simbol (punctuation). Serta disajikan visual dalam contoh pengaplikasian pada beberapa media seperti, promosi tipografi baru dar batik angso duo, poster, baliho, signage. Diharapkan perancangan tipografi ini mampu menjadi inspirasi bagi insan kreatif utamanya bidang seni rupa dan desain untuk melanjutkan pelestarian warisan budaya Indonesia diberbagai daerah dengan cara-cara kreatif dan inovatif. Berdasarkan hasil perancangan typeface motif batik angso duo diharapkan kearifan lokal dapat lebih terjaga dan dikenali oleh masyarakat dari semua kalangan.
BRANDING DADIAH SEBAGAI PANGAN LOKAL PENCEGAH STUNTING: PENGEMBANGAN MEDIA MOTION GRAPHIC BAGI MASYARAKAT DAN DINAS KESEHATAN DI SUMATERA BARAT Robby Usman; Widia Marta; Fathurrahman Fathurrahman
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 5 No. 2 (2026): Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, June 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v5i2.6562

Abstract

Dadiah, a traditional fermented food of Minangkabau, has high nutritional potential for stunting prevention, but it is not widely known by the public and lacks adequate information media. This community service activity aimed to develop motion graphic information media as a branding tool for Dadiah for the community and the Health Office in West Sumatra. The implementation method consisted of three stages, namely pre-design (observation, interviews, literature study, documentation), design (vector illustration creation, animation, voice over recording), and final design (video rendering). Data were analyzed qualitatively using descriptive interpretative analysis, content analysis, visual analysis, and SWOT analysis. The design resulted in a motion graphic video of 2 minutes and 45 seconds duration with Full HD resolution (1920x1080) covering 7 scenes about the definition of stunting, prevalence data, impacts, prevention, introduction of Dadiah, nutritional content, and consumption appeals. This video applied the principles of visual communication design with Montserrat typography, flat design illustration, yellow and green colors, and smooth animation. The activity concluded that the resulting motion graphic can be an effective information medium for the Health Office and the community in efforts to prevent stunting through the introduction of Dadiah as a superior local food.