Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Metode Kerja Terhadap Waktu pada Pelaksanaan Konstruksi Jalan: Studi Kasus Pembangunan Jalan Samaenre - Bulutana Kabupaten Bone Amir, Andi; Ashad, Hanafi; Watono
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i2.2202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak perubahan metode kerja terhadap waktu pelaksanaan pada proyek konstruksi Jalan Samaenre–Bulutana di Kabupaten Bone. Permasalahan yang sering muncul dalam proyek konstruksi adalah keterlambatan akibat perubahan desain, pekerjaan ulang (rework), dan ketidaksesuaian antara metode pelaksanaan dengan kondisi lapangan. Dalam studi ini, metode kerja konvensional yang biasa diterapkan dievaluasi dan dibandingkan dengan metode alternatif yang menempatkan pekerjaan perintisan jalan pada tahap awal proyek. Pendekatan ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas mobilisasi alat dan mengurangi potensi hambatan di lapangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan metode kerja baru mampu memperpendek durasi proyek dari 9 bulan menjadi 8 bulan. Meskipun perubahan metode ini memerlukan penyesuaian dalam penjadwalan dan pelaksanaan teknis di lapangan, namun secara keseluruhan memberikan efisiensi waktu dan memperbaiki koordinasi antarpekerjaan. Evaluasi juga menunjukkan bahwa keberhasilan proyek tidak hanya ditentukan oleh percepatan waktu, tetapi juga oleh kestabilan pelaksanaan, kemudahan mobilisasi, dan pengendalian risiko keterlambatan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya adaptasi metode kerja terhadap kondisi lapangan sebagai upaya untuk mencapai waktu, biaya, dan mutu proyek yang optimal.
Upaya Peningkatan Keselamatan Pasien Di Pelayanan Kesehatan Primer Guspianto, Guspianto; Amir, Andi; Justitia, Budi; Elisma, Elisma; Rahayu Ningsih, Vinna
Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM) Vol. 7 No. 1 (2025): Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Salam Sehat Masyarakat
Publisher : Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, FKIK Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssm.v7i1.48456

Abstract

Adverse events remain prevalent in primary healthcare, with an estimated 24–85% considered preventable. However, their identification is hindered by limited reporting accuracy and the absence of standardized risk classification systems. This study, conducted through a Community Service Program (PkM), sought to promote patient safety culture by disseminating assessment findings, delivering educational sessions, and facilitating case-based discussions. Evaluation results demonstrated improved knowledge among community health center (Puskesmas) staff regarding patient safety culture and strategies for its enhancement. To strengthen patient safety, Puskesmas management is advised to optimize staff workload allocation, enhance competence and capacity, foster open communication, ensure a non-punitive reporting environment, and implement accessible, user-friendly reporting systems. Sustained application of these strategies is essential for continuous improvement in healthcare quality and patient safety.