Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Media Informasi

Hubungan Antara Personal Hygiene Dan Pengetahuan Dengan Kejadian Pediculosis Capitis Pada Siswa Sekolah Dasar Febrinatilova, Risya; Lilia, Deli
Media Informasi Vol. 20 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i1.326

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui hubungan antara personal hygiene dan pengetahuan dengan kejadian Pediculosis capitis pada siswa SDN 93 OKU Kecamatan Semidang Aji Tahun 2023. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik observasional dengan menggunakan data kuantitatif melalui pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara personal hygiene dan pengetahuan dengan kejadian Pediculosis capitis pada siswa SDN 93 Kecamatan Semidang Aji. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa yang ada di SDN 93 Kecamatan Semidang Aji yang. Sampel pada penelitian ini adalah siswa yang bersekolah di SDN 93 Kecamatan Semidang Aji. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 93 OKU Kecamatan Semidang Aji. Penelitian dilakukan pada bulan April – Juni 2023. Tekhnik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara secara langsung, checklist dan observasi terhadap responden dengan terlebih dahulu diberi penjelasan tentang maksud dan tujuan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan tentang kebiasaan keramas, meminjam aksesoris rambut, kebiasaan mencuci sprei dan sarung bantal, serta pengetahuan terhadap kejadian Pediculosis capitis di SDN 93 OKU Kecamatan Semidang Aji tahun 2023 disimpulkan sebagai berikut : 1) Ada hubungan yang bermakna antara kebiasaan keramas terhadap kejadian Pediculosis capitis pada siswa di SDN 93 OKU Kecamatan Semidang Aji Tahun 2023 dengan p value 0,000. 2) Ada hubungan yang bermakna antara meminjam aksesoris rambut terhadap kejadian Pediculosis capitis pada siswa di SDN 93 OKU Kecamatan Semidang Aji Tahun 2023 dengan p value 0,001. 3) Ada hubungan yang bermakna antara kebiasaan mencuci sprei dan sarung bantal terhadap kejadian Pediculosis capitis pada siswa di SDN 93 OKU Kecamatan Semidang Aji Tahun 2023 dengan p value 0,007. 4) Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan terhadap kejadian Pediculosis capitis pada siswa di SDN 93 OKU Kecamatan Semidang Aji Tahun 2023 dengan p value 0,000
Peningkatan Pengetahuan Tentang Bahaya HIV/AIDS Setelah Intervensi Media Audio Visual Saputri, Tiara Eka; Lilia, Deli
Media Informasi Vol. 20 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i1.327

Abstract

Human Immunodeficiency Virus dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) merupakan masalah kesehatan yang cukup serius. Jumlah penderita HIV/AIDS secara global sejumlah 38 juta orang di dunia dengan jumlah kematian yang berhubungan AIDS 690 jiwa (10,7%). Menurut statistik WHO Juli 2020, ada 37,7 juta (19,2%) kasus HIV/AIDS di seluruh dunia dan ada 1,5 juta infeksi HIV baru. OKU Timur menjadi kota dengan urutan ke 5 dengan jumlah kasus HIV terbanyak di Sumsel. Data yang diperoleh dari Dinkes OKU Timur pada tahun 2021 ada 27 orang yang positif menderita HIV. Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Bangsa Negara Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur merupakan satu-satunya puskesmas di OKU Timur yang memiliki kasus HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis pengaruh intervensi penyuluhan dengan media audio visual terhadap peningkatan pengetahuan tentang bahaya HIV/AIDS. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre eksperimental tipe one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah remaja di sekitar Puskesmas Bangsa Negara Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Sampel penelitian adalah remaja di sekitar Puskesmas Bangsa Negara Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur yang datang saat penyuluhan yaitu sebanyak 40 orang. Analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analasis Paired T-Test. Berdasarkan analisis univariat diperoleh hasil nilai rata-rata pengetahuan responden sebelum penyuluhan 48,63 dari 40 responden, dan nilai rata-rata pengetahuan responden sesudah penyuluhan adalah 84,75 dari 40 responden. Hasil analisis bivariat menunjukan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara pengetahuan remaja tentang bahaya HIV/AIDS sebelum dan sesudah penyuluhan dengan p value 0,000. Kesimpulan dari penelitian ini dari 40 responden didapatkan nilai rata-rata pengetahuan para remaja di wilayah kerja UPTD Puskesmas Bangsa Negara Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur sebelum dilakukan pre test 48,63, dan setelah dilakukan post test 84,75. Ada pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan tentang bahaya HIV/AIDS sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan dengan metode ceramah di UPTD Puskesmas Bangsa Negara Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Tahun 2023.
Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Karang Gigi Di Poli Gigi RSUD Dr. H.M. Rabain Kabupaten Muara Enim Ambarita, Eka Novitasari; Lilia, Deli
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.621

Abstract

Pendahuluan: Karang gigi merupaka nendapan mineral, yang terjadi karena sisi makanan yang menempel pada plak yang terdapat pada enamel mahkota gigi yang tidak dibersihkan secara baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian karang gigi di poli gigi RSUD dr. H.M Rabain Kabupaten Muara Enim. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien dengan umur 17 tahun ke atas yang berobat ke poli gigi RSUD dr. H.M Rabain Kabupaten Muara Enim yang berjumlah 249 pasien dengan jumlah sampel sebesar 152 sampel. Uji statistik yang digunakan adalah uji chisquare. Hasil: Berdasarkan analisis univariat diperoleh hasil 59 responden (38,8%) yang mengalami karang gigi, terdapat 66 responden (43,4%) ada pengetahuan kurang baik, terdapat 73 responden (48%) yang melakukan frekuensi menyikat gigi kurang baik, terdapat 70 responden (46,1%) yang melakukan cara menyikat gigi kurang baik, terdapat 68 responden (44,7%) yang mengkonsumsi jenis makanan kurang baik untuk kesehatan gigi mulut dan terdapat 69 responden (45,4%) yang mempunyai kebiasaan mengunyah satu sisi. Hasil analisis bivariat diperoleh hasil variabel pengetahuan dengan p value 0,001, frekuensi menyikat gigi dengan p value 0,002, cara menyikat gigi dengan p value 0,002, jenis makanan dengan p value 0,007 dan kebiasaan mengunyah satu sisi dengan p value 0,000 Kesimpulan: Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan, frekuensi menyikat gigi, cara menyikat gigi, jenis makanan dan kebiasaan mengunyah satu sisi dengan kejadian karang gigi di Poli Gigi RSUD dr. H.M Rabain Kabupaten Muara Enim Tahun 2024.
Analisis Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD)Bagi Petugas Kebersihan Jalan di Kecamatan Muara Enim Kalsum, Prasetyawati Any; Lilia, Deli
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.622

Abstract

Alat pelindung diri harus memenuhi beberapa persyaratan, seperti nyaman dipakai, tidak mengganggu pekerjaan, efektif melindungi terhadap berbagai jenis bahaya, dan memenuhi standar. Alat pelindung diri meliputi pelindung kepala, mata, wajah, telinga, pernafasan, tangan dan kaki. Penggunaan alat pelindung diri diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan Kesehatandan keselamatan kerja yang disetujui pemerintah melalui Kementerian Tenaga Kerja. Tujuan dari peneilian ini adalah untuk mengetahui Faktor faktor Yang MempengaruhiKepatuhanpenggunaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi Petugas Kebersihan Jalan Di Kecamatan Muara EnimTahun 2024. Jenis penelitian menggunakan metode kuantitatif dan pengambilan data dengan survei observasi onalanalitik dan rancangan penelitian menggunakan desain potongl intang(crosssectional). Populasi dalam penelitian ini yaitu Petugas Kebersihan Jalan di Kecamatan Muara Enim berjumlah 92 orang Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode Total Sampling. Berdasarkan analisis hasil univariat menujukan bahwa responden tidak patuh memakai alat perlindungan diri sebanyak 79 responden (8,58%), pengetahuan kurang 75 responden (81,6%), sikap negatif 73 responden (79,3%), pengawasan 76 responden 82,7%). Berdasarkan analisis bivariat. Berdasarkan hasil analisis bivariat. Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri dengan P Value 0,002, Ada hubungan yang bermakna antara sikap dengan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri dengan P Value 0,013, Ada hubungan yang bermakna antara masa kerja dengan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri dengan P Value 0,041, Ada hubungan yang bermakna antara pengawasan dengan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri dengan P Value 0,002. Oleh karena itu, peneliti menyarankan agar petugas kebersihan jalan dan Unit Pelaksana Teknis Dinas Persampahan Kota Muara Enim melaksanakan pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja secara rutin, memberikan arahan sebelum menjalankan tugas, meningkatkan pengawasan penggunaan Alat Pelindung diri selama bekerja, serta memperhatikan kelengkapan, ketersediaan dan perawatan Alat Pelindung diri secara berkala.
Analysis of Factors Associated with Non-Compliance Use of Personal Protective Equipment for Cleaning Staff at the Oku District Environmental Service Resta Agustin; Lilia, Deli
Media Informasi Vol. 21 No. 01 (2025): February
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v21i01.809

Abstract

Processing and handling of waste does not only end at the place or waste bin, but more than that, if the place or bin is full. Personal Protective Equipment (PPE) is a device used by officers to protect themselves from potential dangers and work accidents that may occur in the workplace. In 2023, according to the ILO, world figures say that every year there are more than 250 million workplace accidents and more than 160 million workers become ill due to workplace hazards. In Indonesia, work accidents in 2023 will amount to 370,747 cases. In South Sumatra Province the number of work-related accidents that occurred in 2023 was 6,665 cases, while in East OKU in 2023 there were 23 cases. This research aims to analyze factors related to non-compliance with the use of personal protective equipment in the OKU Regency Environmental Service. The research design in this study is to use quantitative with a cross-sectional approach. The research sample was Cleaning Officers at the OKU Regency Environmental Service, totaling 106 respondents. Data analysis used in the research is a statistical test using the Chi Square test. Based on the research results, it was found that the relationship between knowledge and non-compliance with the use of PPE was p value 0.000, the relationship between supervision and non-compliance with the use of PPE was p value 0.000, the relationship between work experience and non-compliance with the use of PPE was p value 0.000, the relationship between action and non-compliance with the use of PPE was p value 0.000. There is a relationship between the factors of knowledge, supervision, length of service and actions with non-compliance with the use of personal protective equipment at the OKU Regency Environmental Service