Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Sosialisasi Penggunaan Internet Untuk Siswa–Siswi Pondok Pesantren Darunnajah Kec. Sekampung Puspito, Toto Andri
Abdiformatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Informatika Vol. 4 No. 1 (2024): Mei 2024 - Abdiformatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Informatika
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/abdiformatika.v4i1.224

Abstract

Pada saat ini Internet merupakan teknologi yang sering digunakan. Seiring dengan kemajuan internet banyak program aplikasi yang hadir dengan memanfaatkan jejaring internet. Perkembangan tidak hanya terjadi pada aplikasi berbasis pembelajaran yang memudahkan untuk menjangkau ilmu pengetahuan, perkembangan aplikasi berbasis entertainment contohnya sosial media. Semenjak adanya internet dan banyaknya sosial media yang hadir di kalangan masyarkat, hal ini menjadikan sosial media dan internet seperti kebutuhan pokok bagi masyarakat. Sebagai contoh adalah peserta didik yang sedang menempuh pendidikan dasar, terutama pada usia remaja yang banyak menghabiskan waktu mereka untuk berselancar di internet dan sosial media. Pada  penelitian ini, peneliti mengadakan sosialisasi di Pondok Pesantren Darunnajah untuk melihat seberapa sering peserta didik mengakses internet untuk social media serta seberapa sering menggunakan internet untuk memenuhi kebutuhan tugas sekolah. peneliti juga mencari tahu sejauh mana pengetahuan mereka tentang aplikasi pembelajaran, menjelaskan dampak buruk social media dan bagaimana menjaga keamanan data pribadi. Setelah melakukan sosialisasi diketahui bahwa sebagai santri di Pondok Pesantren, peserta didik tidak dibebaskan menggunakan smartphone, namun diberikan kemudahan pada waktu tertentu untuk menggunakan smartphone. Waktu tertentu itu adalah ketika mengerjakan tugas sekolah atau berkomunikasi dengan keluarga melalui social media. Keterbatasan dalam hal penggunaan internet, pengetahuan dampak social media dan keamanan digital membuat peserta didik tidak dapat memanfaatkan internet secara maksimal. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan memberikan edukasi kepada peserta didik usia remaja tentang bagaimana menggunakan internet sesuai kebutuhan dengen memperhatikan dampak dan menjaga data mereka agar tetap aman ketika menggunakan internet.
Pengabdian Masyarakat dalam Digitalisasi Masjid: Implementasi Website untuk Meningkatkan Akses Informasi Oktaviani, Aina; Puspito, Toto Andri
Abdiformatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Informatika Vol. 5 No. 1 (2025): Mei 2025 - Abdiformatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Informatika
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/abdiformatika.v5i1.257

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini fokus pada pengadaan website masjid di Desa Banjarrejo sebagai sarana digitalisasi untuk meningkatkan akses informasi dan layanan keagamaan. Website yang dikembangkan memudahkan masyarakat dalam mengakses jadwal sholat, kegiatan keagamaan, pengumuman penting, serta donasi online. Program ini juga bertujuan untuk membina pengurus masjid dalam website pengelolaan agar dapat dimanfaatkan secara optimal dalam penyebaran informasi dan pengelolaan masjid. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi survei kebutuhan pengurus masjid, seleksi sasaran masjid, pengembangan website berbasis user-friendly, serta pelatihan intensif mengenai pembuatan dan pengelolaan konten digital. Program ini berhasil meningkatkan aksesibilitas informasi bagi jamaah dan masyarakat sekitar, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya informasi teknologi dalam pengelolaan masjid. Keberhasilan program didukung oleh pendampingan berkelanjutan, pelatihan, serta sinergi antara mahasiswa KKN, pengurus masjid, pemerintah desa, dan masyarakat setempat. Sebagai upaya untuk mengakhirinya, diperlukan pelatihan berkala, pendampingan program, serta pembentukan jaringan antar pengurus masjid untuk memastikan pemanfaatan website tetap optimal. Program ini diharapkan dapat direplikasi di daerah lain sebagai model inovasi digital dalam meningkatkan peran masjid di masyarakat.
Hubungan Pengawasan Pelaksanaan Pilkada Dengan Money Politics Irawan, Hendra; Puspito, Toto Andri; Puspita, Ayu
Siyasah Vol. 2 No. 2 (2022): Siyasah : Jurnal Hukum Tata Negara
Publisher : IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/siyasah.v2i2.6223

Abstract

Pilkada di Indonesia telah mengalami beberapa kali perubahan dalam pelaksanaan pemilu. Oleh karena itu saat ini pelaksanakan pemilu dilaksanakan secara langsung mulai dari presiden, DPR, gubernur, bupati/walikota, hingga kepala desa. Dengan memilih langsung diharapkan individu-individu lokal maupun nasional dapat menemukan pemimpin yang sesuai dengan aspirasi mereka. Namun seringkali yang saat ini terjadi dalam Pemilihan Kepala Daerah dengan pemberia n uang maupu n jasa guna mempegaruhi piliha n pemili h memang kera p terjadi dala m pemilu karena diangga p sebagai strategi yang menjanjika n dala m mempengaruhi piliha n masyarakat da n muda h untu k dilakuka n karena sika p aka n keterbukaa n masyarakat terhada p Money Politics semaki n meningkat. Berdasarkan kajian bahwasanya akar permasalahan munculnya politik uang adalah kandidat dan masyarakat yang memiliki perilaku kapitalis didasarkan pada untung dan rugi secara ekonomi. Sementara celah hukum, pengawasan yang lemah dan sistem pemilu proporsional membuka peluang berkembangnya politik uang.
Evaluation of Website Performance and Usability Using GTMetrix, Usability Testing, and System Usability Scale (SUS) Methods Puspito, Toto Andri
JURNAL TEKNIK INFORMATIKA Vol. 17 No. 2: JURNAL TEKNIK INFORMATIKA
Publisher : Department of Informatics, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jti.v17i2.38530

Abstract

This study was conducted to measure the performance of IAIN Metro's website in terms of performance and user perception to ensure that the campus website can adequately support visitors' needs. This study aims to determine things that need to be improved to improve the performance of the IAIN Metro website. To get comprehensive results from the performance of the website, this research uses GTMetrix to analyse the technical performance of the IAIN Metro website, and then, to test user perceptions, researchers use Usability Testing and System Usability Scale methods. In usability testing, several aspects will be measured to determine usability problems, namely learnability and efficiency, while the System Usability Scale questionnaire will be used to test the satisfaction level. Based on the test results using GTMetrix, after testing, several aspects of the access speed of the IAIN Metro website need to be improved. Although, in general, from the test results, Usability Testing and System Usability Scale users still consider the performance of the website to be acceptable, the results of the first task on Time Based Efficiency testing show that initial access to the main page metrouniv.ac.id, takes a relatively long time compared to other tasks. This is also evident from the GTMetrix score on the performance aspect, which has a low presentation of 25%. Therefore, optimisation is needed on the main page to improve website performance.
Penerapan Teknologi Jam Digital Waktu Salat untuk Meningkatkan Ketepatan Waktu Azan di Wilayah Pedesaan Puspito, Toto Andri; Arifin, Ahmad
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 5 No. 2 (2025): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/7p82wg26

Abstract

The phenomenon of the adhan being recited before the prescribed prayer time still frequently occurs in several rural areas due to limited access to accurate prayer time information. Field observations indicate that this problem is primarily caused by the absence of a Prayer Time Display (PTD) in local mosques. This condition leads to a lack of punctuality in the performance of congregational prayers and other religious activities within the mosque environment. This community service activity aims to design and install a digital Prayer Time Display (PTD) that meets community needs while balancing cost efficiency and device durability. The processes of design, installation, and configuration were carried out in a participatory manner with mosque congregants to ensure their capacity for independent operation and maintenance. The program's effectiveness was evaluated through interviews with the muezzin and mosque congregants to assess the accuracy of adhan timing and the ease of use of the device. The results show that implementing the digital PTD reduced the deviation in adhan timing from approximately ±5–10 minutes prior to installation to ±1–2 minutes afterwards. Consequently, the adhan schedule became more accurate and consistent. Based on interview findings, the muezzin stated that the availability of prayer time notifications and configurable iqamah intervals facilitated the performance of the adhan and improved the overall organization of worship activities in the mosque. Keywords: Prayer Time Display, Mosque Digitalization, Adhan Time Accuracy, Appropriate Technology, Rural Communities Abstrak: Fenomena azan yang dikumandangkan sebelum waktunya masih kerap terjadi di beberapa wilayah pedesaan akibat keterbatasan akses terhadap informasi waktu salat yang akurat. Berdasarkan hasil observasi lapangan, permasalahan tersebut disebabkan oleh ketiadaan Jam Waktu Salat (JWS) di masjid setempat. Kondisi ini berdampak pada kurangnya ketepatan pelaksanaan ibadah berjamaah serta aktivitas keagamaan lainnya di lingkungan masjid. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk merancang dan memasang Jam Waktu Salat (JWS) digital yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dengan tetap memperhatikan aspek ekonomis dan daya tahan perangkat. Proses perancangan, pemasangan, dan konfigurasi JWS dilakukan secara partisipatif bersama jamaah masjid agar mereka memiliki kemampuan untuk melakukan pemeliharaan secara mandiri. Evaluasi keberhasilan kegiatan dilakukan melalui wawancara dengan muazin dan jamaah masjid untuk menilai tingkat ketepatan waktu azan serta kemudahan penggunaan perangkat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan JWS digital mampu menurunkan selisih waktu azan dari kisaran ±5–10 menit sebelum penerapan menjadi sekitar ±1–2 menit setelah penerapan. Dengan demikian, waktu azan menjadi lebih akurat dan konsisten. Berdasarkan hasil wawancara, muazin menyatakan bahwa keberadaan notifikasi waktu salat dan pengaturan jeda iqamah mempermudah pelaksanaan azan serta meningkatkan keteraturan kegiatan ibadah di masjid. Kata kunci: Jam Waktu Salat, Digitalisasi Masjid, Ketepatan Waktu Azan, Teknologi Tepat Guna, Masyarakat Pedesaan
Development of Video-Based Learning Materials for the English Syntax Course for English Education Students at IAIN Metro Puspito, Toto Andri
Tarbawiyah Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 7 No 1 (2023): Tarbawiyah : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/jfqmv875

Abstract

This article draft adapts a research proposal into the Tarbawiyah journal format. The study is designed to develop video-based learning media for the English Syntax course for students of the English Education Department at IAIN Metro and to examine its feasibility for classroom use. The rationale of the study lies in the digital transformation of higher education and in the abstract, sequential, and repetitive nature of syntax materials, which require students to revisit explanations several times. The study employs a Research and Development design adapted from Sugiyono, covering needs analysis, product design, expert validation, revision, limited try-out, and final revision. Data are planned to be collected through questionnaires, interviews, observation sheets, and learning tests. The expected product is an instructional video that is clear, attractive, repeatable, and suitable for independent learning. In the full empirical version of the article, the results section should report expert-validation scores, student responses, and learning outcomes.
Evaluating Digital Zakat Platforms: Usability, Technical Performance, and Maṣlaḥah in Indonesia and Malaysia Toto Andri Puspito; Zezen Zainul Ali; Ali Akram Kadhim; Essa Lafi Hassan Al Smadi; Hamdan Ghunemat
Nusantara: Journal of Law Studies Vol. 5 No. 1 (2026): Nusantara: Journal of Law Studies
Publisher : PT. Islamic Research Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66325/nusantaralaw.v5i1.261

Abstract

Digital transformation has reshaped public services, including website-based zakat services, which have contributed to increased public participation in zakat payments. This study aims to evaluate the usability and technical performance of two zakat portals: basnaz.go.id (Indonesia) and zakat.com.my (Malaysia). This study offers a cross-national comparative approach by integrating the perspectives of usability, the right to religious information (ḥaqq al-maʿlūmāt), and maṣlaḥah (public benefit). This study uses a mixed-methods approach combining quantitative and qualitative methods, including testing website technical performance with GTMetrix and evaluating system usability with the System Usability Scale (SUS) among 10 respondents. The findings show that both portals achieved a 100% task success rate, indicating strong learnability in completing basic zakat-related tasks. However, the SUS results reveal different levels of perceived usability: baznas.go.id obtained an average SUS score of 68.25, indicating acceptable usability, while zakat.com.my obtained a score of 61.75, indicating marginal usability. In terms of efficiency, zakat.com.my showed a slightly higher Time-Based Efficiency score, whereas baznas.go.id demonstrated stronger technical performance, as indicated by GTMetrix metrics, particularly the performance score, structure score, Largest Contentful Paint, and Total Blocking Time. These findings show that digital zakat service quality cannot be assessed only through task success but must also consider user satisfaction, technical responsiveness, accessibility, and public benefit. From the perspective of maqāṣid al-sharīʿah, the digitization of zakat contributes to the realization of public benefit by facilitating zakat payments, increasing transparency and accountability in zakat fund management, and expanding access to services. This study contributes to Islamic digital governance scholarship by integrating usability testing, website performance evaluation, and maqāṣid al-sharīʿah analysis to assess digital zakat services as instruments of transparency, ḥaqq al-maʿlūmāt, and maṣlaḥah-oriented public services.