Articles
Perancangan dan Perakitan Mesin Pencacah Bulu Ayam
Ma’arif, Faizzal;
Ilham, M. Muslimin;
Fauzi, Ah. Sulhan
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 4 No. 3 (2020): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-IV Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v4i3.100
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas program pengolahan limbah bulu ayam, dalam memanfaatkan limbah bulu ayam yang ada di sekitar kita menjadi pupuk organik yang bisa dimanfaatkan di sektor pertanian, untuk mengetahui efektivitas pemberian solusi dari program pendaur ulang limbah bulu ayam yang membantu peternak dalam memanfaatkan limbah bulu ayam menjadi pupuk organik. Metode yang digunakan dalam program ini adalah mesin pencacah bulu ayam. Pengumpulan bulu ayam dari peternak akan didaur ulang menjadi pupuk organik, yang bermanfaat di sektor pertanian. Proses pendaur ulangan limbah bulu ayam ini diharapkan bisa mengurangi pencemaran. Manfaat dari penelitian ini bukan mengatasi pencemaran limbah bulu ayam, melainkan dapat mengurangi pencemaran limbah bulu ayam. Perancangan ini menghasilkan mesin pencacah bulu ayam setiap 60 menit mampu mencacah bulu ayam sebanyak 30 kg, ketajaman pisau pencacah mampu digunakan memotong dalam waktu 5 jam/hari.
Rancang Bangun Metal Foundry Limbah Aluminium Bekas Berkapasitas 2 Kg Berbahan Bakar LPG
Mubarok, Ahmad Alfi;
Ilham, M. Muslimin;
Fauzi, A. Sulhan
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 4 No. 3 (2020): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-IV Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v4i3.106
Pengelolaan sampah rumah tangga di Indonesia masih merupakan permasalahan yang belum dapat ditangani dengan baik. Seperti hal nya sampah aluminium masih belum efektif pemanfaatannya. Upaya menerapkan teknologi tepat guna dalam pengembangan industri kecil merupakan salah satu untuk membuka lapangan kerja dan mengurangi pengangguran pada remaja saat ini. Salah satunya dengan membuka usaha peleburan logam dengan memanfaatkan logam bekas yang berasal dari limbah yang ada pada masyarakat seperti limbah aluminium limbah bekas. Limbah logam yang paling banyak ditemui adalah aluminium karena jenis logam ini banyak dipakai manusia. Perancangan alat ini bertujuan untuk pengembangan usaha rumahan daur ulang logam. Logam bekas dik umpulkan kemudian diubah menjadi bahan baru berkualitas dalam peleburan. Pada perancangan ini alat menggunakan pipa stainless steel silinder berdiameter 10,6 cm, tinggi 20 cm, dengan besar tungku krusibel memiliki panjang 53 cm, tinggi 55 cm. dengan menggunakan bahan bakar gas lpg krusibel/ladel dapat menampung aluminium sebanyak 2 kg selama 14 menit.
Analisa Perbandingan Variasi Gear Pada Sepeda Motor GL 200 Terhadap Kecepatan
Tirtana, Belandy Wimala;
Rhohman, Fatkur;
Ilham, M. Muslimin
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 2 No. 1 (2018): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-II Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v2i1.487
Ragam cara yang bisa dilakukan demi untuk mendongkrak performa mesin mulai dari oprek mesin (bore up maupun stroke up), kelistrikan sampai mekanik. Perbedaan daya maupun torsi atau performa mesin secara signifikan pada penggantian variasi final drive dengan rasio tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh variasi gear ratio dan putaran mesin terhadap torsi pada Sepeda Motor GL200 (2) variasi gear ratio dan putaran mesin terhadap daya pada Sepeda Motor GL200 dan (3) Gear ratio yang mampu menghasilkan kecepatan (km/jam) tertinggi. Desain penelitian menggunakan eksperimen dengan analisa Data menggunakan analisis varian (Anova) dan bantuan software miniTAB17. Hasil penelitian menunjukkan torsi tertinggi pada gear ratio 14/38 dengan putaran mesin 7000 rpm sebesar 1,46 kgf.m. hasil pengujian yang mampu menghasilkan daya tertinggi pada gear ratio 14/38 dengan putaran mesin 8000 rpm sebesar 15,7615 Hp.Gear ratio yang mampu menghasilkan kecepatan tertinggi ada pada gear ratio 14/38 dengan putaran mesin konstan 8000 rpm sebesar 133.3 km/jam. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan rasio gear dan putaran mesin berpengaruh secara signifikan terhadap torsi dan daya dengan hasil P-value< 0.05 serta gear ratio 14/38 mampu menghasilkkan kecepatan yang maksimal.
Mixer Pencampuran Media Tanam Untuk Pembibitan
Pratama, Angga Eka;
Fauzi, Ah. Sulhan;
Ilham, M. Muslimin
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 3 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v5i3.1076
Proses pencampuran media tanam untuk pembibitan merupakan bagian penting dalam menumbuhkan dan mengembangkan benih menjadi bibit yang siap ditanami. Pemilihan bahan tanam (bibit) dan pemahaman terhadap sifat dan karakteristik bibit merupakan faktor penting keberhasilan budidaya pengembangan tanaman. Salah satu faktor yang sangat penting untuk keberhasilan pembibitan adalah kemampuan menyediakan tanah dan pupuk untuk bibit dalam jumlah yang cukup dengan pencampuran yang baik. Sistem pencampuran yang digunakan pengusaha budidaya tanaman pembibitan dilakukan manual oleh tenaga manusia. Perancangan ini bertujuan membuat alat mixer pencampuran media tanam untuk pembibitan. Metode perancangan yang digunakan yaitu perancangan produk. Adapun prosedur perancangannya terdiri dari observasi, pembuatan produk mesin mixer pengaduk disesuaikan dan dibandingkan dengan desain dan perancangan mesin mixer kemudian diperoleh hasil dan ditarik kesimpulan. Hasil dari perancangan ini adalah desain dan gambar kerja mesin mixer pengaduk ini dibuat dengan kontruksi yang simple dan khusus pada mata pisau pengaduknya menggunakan bentuk baling-baling pisau mixer. Serta spesifikasi mesin mixer pengaduk dengan rincian berikut ; (a) dimensi mesin mixer dengan panjang 80 mm x lebar 50 mm x tinggi 120 mm; (b) kapasitas tabung mixer maksimal 25 liter; (c) Daya Motor Listrik 1 Hp, (d) Gear Box 1:4 Wpa (e) Gear dan Rantai, sehingga dinyatakan aman / baik.
Mesin Conveyor Penata Media Tanam Pembibitan
Ryandhy, Cesar Ahmad;
Fauzi, Ah. Sulhan;
Ilham, M. Muslimin
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 3 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v5i3.1077
Kebutuhan akan alat dan mesin pertanian diberbagai bidang saat ini sangat dibutuhkan, hal ini tentunya berkaitan dengan peningkatan baik secara kualitas maupun secara kuantitas dari pekerjaan yang dilakukan. Untuk meningkatkan jumlah produksi media penanaman bibit yang ada disebuah tempat produksi pembibitan yang seluruh proses pembuatanya masih manual menggunakan tenaga manusia, maka dari itu penulis berinisiatif merancang sebuah alat yang mampu memproduksi media tanam dengan jumlah banyak dalam waktu yang singkat. Namun pada pembahasan ini lebih menekankan pada perancangan mesin conveyor sebagai media penyalur atau pemindah media tanam yang sudah dikemas untuk kemudian disalurkan ke meja penata untuk dipotong sesuai ukuran yang ditentukan.jenis conveyor yang digunakan adalah jenis belt conveyor dengan sedikit modifikasi bentuk dan penggunaan bahan untuk beltnya, untuk belt menggunakan bahan kain yang sedikit kasar dan tebal hal ini dimaksudkan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan serta dapat meminimalisir biaya produksi. conveyor ini digerakkan dari hasil pembagian tenaga motor listrik yang berada pada mesin spiral.
Pisau Potong Media Tanam Pembibitan
Irlandy, Revaldo Sultan;
Fauzi, Ah. Sulhan;
ILHAM, M. Muslimin
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 3 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v5i3.1079
Indonesia merupakan Negara yang menjadikan sektor pertanian dan perkebunan sebagai penopang perekonomian Negara. Banyaknya sumber daya dan kekayaan alam yang dimiliki Indonesia, memerlukan perkembangan dan moderenisasi dalam sektor pertanian dan perkebunan sehingga bisa mempermudah pekerjaan para petani untuk mendapatkan target yang di inginkan dengan mengeluarkan usaha yang seminimal mungkin yaitu dengan menggunakan alat atau mesin. Dalam perancangan pisau potong akan di butuhkan hasil yang lebih optimal , sebab pisau potong tersebut berperan penting sebagai pemotong media yang siap di potong sehingga meringankan pekerjaan manusia untuk membuat media tanam pembibitan dari awal pekerjaan serba manual yang dikerjakan dengan tangan kosong dan alat seadanya. Maka dari sini menciptakan Mesin Media Tanam Pembibitan dengan pembahasan pada poin pisau potong tersebut. Menggunakan sebuah pisau potong yang mengambil desain awal dari gergaji besi dengan memodifikasi menjadi 9 baris mata pisau dalam satu kerangka yang ditenagai oleh motor listrik ½ HP/PK, 370 WATT, 1420/60 s RPM, 220 VOLT, 1 Phase dengan gearbox WPA 40 rasio1:60 dan ada tambahan gearbox reverse buatan sendiri dengan in 1=14T in 2=28T out= 38T dan gigi satelit gardan perbandingan 9/15T untuk pergantian penggerak pada meja pemotong untuk menjadikan 10 potong pada 1 buah media tanam.
Tempat Pemotongan Media Tanam Pembibitan
Rohmatulloh, Aksin;
Fauzi, Ah. Sulhan;
Ilham, M. Muslimin
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 3 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v5i3.1080
Indonesia sebagian besar masyarakatnya bekerja dibidang pertanian, oleh sebab itu untuk menunjang kegiatan pertanian sangat dibutuhkan alat dan mesin pertanian. Seperti yang kita lihat saat ini masih banyak para petani menggunakan alat dan mesin pertanian berteknologi sederhana untuk kegiatan dibidang pertanian. Dalam hal ini, perlu untuk menciptakan sebuah alat mesin dengan inovasi baru terhadap penyetiman bibit yang belum digunakan dalam bidang pertanian maupun perkebunan. Adanya teknologi mesin yang akan dirancang ini memiliki tingkat efektifitas yang tinggi terhadap pengolahan tanah, dimana mesin ini memiliki lima kegunaan, yaitu mixer pencampur tanah dan air, mesin spiral pendorong tanah, mesin konveyor penata media tanam pembibitan tanah, tempat pemotongan media tanam pembibitan, dan pemotong media tanam pembibitan sembilan pisau. Mesin pencetak media tanam pembibitan adalah mesin yang berfungsi untuk mencetak media tanam pembibitan dalam bidang pertanian guna untuk mempermudah dan mempercepat pekerjaan manusia. Petani akan lebih cepat dalam pembuatan media tanam karena mesin ini dapat langsung mencatak media tanam dengan cepat dan lebih banyak, sehingga para petani dapat menghemat waktu dan tenaga lebih banyak. Terciptanya inovasi mesin tersebut akan menghasilkan bentuk tanah yang di inginkan. Kegunaan masing-masing alat yang terdapat dalam satu mesin tersebut tentu sangat bermanfaat dan menjadikan produktivitas semakin efektiv dan efisien.
Mesin Spiral Pendorong Tanah Media Tanam Pembibitan
Prayogo, Yogi Suryo;
Fauzi, Ah. Sulhan;
Ilham, M. Muslimin
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 3 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v5i3.1081
Perancangan ini di latar belakangi masih banyaknya pelaku UMKM yang masih menggunakan tenaga manual manusia. Permasalahan dari perancangan ini adalah Bagaimana rancang bangun alat pengisi tanah (spiral) pada plastik rol media tanaman yang efisien dan dapat cepat mengisi tanah pada plastik. Perancangan alat pengisi tanah (spiral) ini melalui beberapa tahap – tahap langkah perancangan, tahap pertama adalah mulai, study literatur untuk dijadikan referensi untuk pembuatan alat ini. Untuk desain alat pengisi tanah ini di buat dengan konstruksi yang simple dan efisien, sebab alat pengisi tanah sebelumnya hanya bisa mengisi satu persatu pengisian tanah. Maka dari sini menciptakan mesin pengisi tanah (spiral) pada plastik rol media tanam. Menggunakan screw conveyor yang mengambil desain awal dari proses pengemasan padi atau gabah setelah proses penjemuran dengan memodifikasi menjadi empat alur spiral dalam satu rangka yang digerakan oleh motor listrik 0,5 Hp melaui gearbox WPA 40 dengan rasio 1:60 untuk mendapatkan putaran yang diinginkan.
Analisis Temperatur Terhadap Hasil Pengeringan pada Mesin Pengering Cengkeh
Setiawan, Bayu;
Ilham, M. Muslimin;
Fauzi, Ah. Sulhan
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 3 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v5i3.1082
Cengkeh termasuk komoditi hasil pertanian dengan nilai jual tinggi, bersifat musiman. Penanganan paska panen cengkeh di tingkat petani biasanya dilakukan secara tradisional. Cuaca mendung, hujan dan saat malam hari menyebabkan tidak tersedianya energi surya sehingga pengeringan segera dilakukan setelah pemanenan, karena keterlambatan pengeringan akan berakibat buruk terhadap kualitas cengkeh perlu digantikan oleh mesin pengering cengkeh. Penelitian tentang temperatur terhadap hasil pengeringan optimal pada mesin pengering cengkeh telah dilakukan. Untuk mendapatkan hasil pengeringan cengkeh dengan kualitas yang baik pada mesin pengering cengkeh diperlukan pengaturan temperatur mesin pengering cengkeh. Upaya memaksimalkan kualitas hasil pengeringan adalah konsep yang akan dianalisa pada penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah menghitung temperatur mesin pengering cengkeh agar hasil pengeringan yang optimal. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. hasil pengujian pengeringan yang telah dilakukan didapatkan hasil kadar air terendah yaitu 6,3% pada temperatur pengeringan 75ºC dan kadar air tertinggi yaitu 8,9 pada temperatur pengeringan 40ºC sehingga terdapat perbedaan kadar air yang signifikan pada saat temperatur pengeringan berbeda, dari hasil perhitungan temperatur pada mesin pengering cengkeh temperatur yang tinggi cukup baik digunakan untuk hasil pengeringan yang maksimal.
Perancangan dan Perakitan Mesin Pencacah Bulu Ayam
ma’arif, Faizzal;
Ilham, M. Muslimin;
Fauzi, Ahmad Sulhan
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 3 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v5i3.1083
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pengolahan limbah bulu ayam, dalam memanfaatkan limbah bulu ayam yang ada di sekitar kita menjadi pupuk organik yang bisa di manfaatkan di sektor pertanian, untuk mengetahui efektivitas pemberian solusi dari pendaur ulang limbah bulu ayam yang membantu peternak dalam memanfaatkan limbah bulu ayam menjadi pupuk organik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mesin pencacah bulu ayam. Pengumpulan bulu ayam dari peternak akan di daur ulang menjadi pupuk organik, yang bermanfaat di sektor pertanian. Berdasarkan pendaur ulangan limbah bulu ayam ini diharapkan bisa mengurangi pencemaran, manfaat program ini juga dapat memberikan solusi yang bermanfaat kepada peternak. Sehingga dapat di pastikan apakah benar bermanfaat mesin pencacah bulu ayam ini bagi peternak. Solusi peneliti ini bukan mengatasi pencemaran limbah bulu ayam, melainkan dapat mengurangi pencemaran limbah bulu ayam ini. Atas dasar progran ini peneliti bisa mengurangi limbah bulu ayam dan pada program ini peneliti menunjukkan bahwa bulu ayam ini bukan hanya sampah tapi dapat di olah menjadi pupuk organik yang bermanfaat bagi pertanian.