Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERAN MEDIASI WORK ENGAGEMENT DALAM MENINGKATKAN KINERJA PERAWAT LESTARI, INTAN AYU; INDRAWATI, RATNA; NOFIERNI, NOFIERNI
Journal of Nursing and Public Health Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v13i1.8492

Abstract

Pendahuluan: Penelitian ini dilandaskan hasil observasi awal yang menginformasikan bahwa sebagian besar kinerja perawat berada dalam kategori C (good) dengan persentase sebesar 36%, Temuan aspek kinerja perawat, 60% merasa perawat tidak menyelesaikan pekerjaan sesuai target, dan 60% juga merasa perawat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan tanpa kesalahan, serta 70% menyatakan bahwa perawat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan quality of work life terhadap kinerja perawat di RS Unimedika Sepatan Tangerang melalui work engagement sebagai variabel intervening. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan kausalitas. Populasi penelitian terdiri dari seluruh perawat pada RS Unimedika Sepatan Tangerang sebanyak 175 orang. Sampel penelitian ditetapkan menggunakan purposive sampling dan diperoleh sebanyak 122 orang perawat sebagai sampel penelitian. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif menggunakan Three Box Method dan analisis structural equation modelling (SEM) menggunakan PLS. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian kepemimpinan transformasional dan Quality of Work Life secara bersama-sama memiliki pengaruh positif terhadap kinerja perawat di RS Unimedika Sepatan Tangerang melalui work engagement. Secara parsial, kepemimpinan transformasional dan Quality of Work Life berpenagruh terhadap work engagement dan kinerja perawat. Selain itu, work engagement juga berpengaruh terhadap kinerja perawat. Kesimpulan: Implikasi manajerial adalah memperbaiki sistem manajemen leadership dengan meningkatkan pelatihan etika profesi pengembangan karir.
MAKNA TRADISI MIPIT PARE PADA SUKU SUNDA DI KASEPUHAN CIPTAGELAR KABUPATEN SUKABUMI PROVINSI JAWA BARAT Lestari, Intan Ayu
DISCOURSE: Indonesian Journal of Social Studies and Education Vol. 1 No. 1 (2023): November
Publisher : Citra Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69875/djosse.v1i1.2

Abstract

Pada umumnya tidak sedikit masyarakat Kasepuhan Ciptagelar yang melakukan tradisi mipit pare hanya sekedar menjalankan saja, tetapi tidak memahami makna dari tradisi tersebut. Oleh karena itu penelitian ini berupaya untuk megetahui dan mendeskripsikan tahapan pelaksanan dan makna tradisi mipit pare pada Suku Sunda di Kasepuhan Ciptagelar. Untuk menjelaskan maknaatradisi mipit pare digunakan teori interaksionisme simbolik George Herbert Mead. Selanjutnya fokus penelitian ini adalah tahapan pelaksanan dan makna tradisi mipit, dengan menggunakan metode kualitatif, teknik pengumpulan data diperoleh dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pelaksanaan tradisi Mipit Pare memiliki beberapa tahapan dan mengandung makna dari segi agama maupun budaya serta menunjukan masyarakat yang senantiasa memanjatkan rasa syukur atas rezeki yang dimiliki, berbagi pada sesama, bekerjasama, hidup disiplin dan menghormati leluhurnya.
Hakekat Belajar Matematika Dalam Kurikulum Merdeka Melalui Pendekatan Deep Learning Lestari, Intan Ayu; Ramadhani, Laela Fitria; Azaria, Nur Elda; ., Kusno
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 6 No 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/jimat.v6i2.1076

Abstract

Perubahan paradigma pendidikan dalam Kurikulum Merdeka menekankan bahwa proses pembelajaran tidak semata berfokus pada pencapaian hasil akhir, tetapi juga pada pemahaman konsep yang mendalam. Dalam konteks pembelajaran matematika, hal ini menegaskan pentingnya penerapan pendekatan deep learning agar siswa mampu mengonstruksi pengetahuan secara bermakna. Penelitian ini memiliki tujuan untuk analisis hakikat belajar matematika dalam Kurikulum Merdeka dengan menekankan peran pendekatan deep learning dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Menggunakan metode kepustakaan (literature review) dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan, meliputi kajian psikologi pendidikan, teori belajar, hakikat pembelajaran, serta proses dan hirarki pembelajaran matematika pada Kurikulum Merdeka. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi, mengelompokkan, dan menyimpulkan hasil kajian dari berbagai literatur untuk memperoleh pemahaman konseptual yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa psikologi merupakan disiplin ilmu yang mempelajari perilaku serta proses mental manusia yang memiliki peran penting dalam memahami cara siswa berpikir, merasa, dan bertindak selama proses belajar matematika. Pembelajaran matematika yang berorientasi pada deep learning terbukti mendorong siswa mengembangkan kemampuan berpikir logis, kritis, dan kreatif melalui pengalaman belajar yang kontekstual. Dengan demikian, integrasi antara psikologi pendidikan, hakikat belajar, dan pendekatan deep learning menjadi landasan strategis dalam mewujudkan tujuan pembelajaran matematika pada Kurikulum Merdeka. Penelitian ini merekomendasikan agar guru menerapkan pendekatan deep learning secara konsisten dalam proses pembelajaran serta menjadikannya dasar perancangan strategi pembelajaran yang berpusat pada siswa.
Sustainability Orientation, Green Innovation Capability, and Competitive Advantage among ASEAN Manufacturing Firms Putra, Fajar Mahendra; Lestari, Intan Ayu; Zulkifli, Ahmad Firdaus bin
Journal of Economics and Management Vol. 3 No. 3 (2025): Journal of Economics and Management, December 2025
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70716/ecoma.v3i3.328

Abstract

This study examines the relationships between sustainability orientation, green innovation capability, and competitive advantage among manufacturing firms in ASEAN countries. Manufacturing firms face increasing environmental pressure while competing in cost, quality, and speed. Sustainability orientation reflects a strategic commitment to environmental and social goals embedded in organizational decisions. This study positions green innovation capability as a critical mechanism that transforms sustainability orientation into competitive advantage. The study adopts a quantitative explanatory design and synthesizes empirical evidence from prior manufacturing studies in ASEAN economies. Existing findings consistently show that sustainability orientation positively influences firms’ ability to develop green products, green processes, and environmentally efficient operations. Green innovation capability, in turn, strengthens competitive advantage through cost reduction, differentiation, regulatory compliance, and reputation improvement. The results also indicate that green innovation capability plays a mediating role between sustainability orientation and competitive advantage. Firms with strong sustainability orientation achieve superior competitive outcomes when they actively invest in green technologies, green process redesign, and innovation-oriented capabilities. This study contributes to sustainability and strategic management literature by clarifying the capability-based pathway through which sustainability orientation delivers competitive advantage. The findings provide practical guidance for managers to align sustainability strategies with innovation capabilities to strengthen long-term competitiveness in the ASEAN manufacturing context.