Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Hubungan Kesesakan dan Kontrol Diri dengan Kecenderungan Agresi Masyarakat Dikawasan Padat Penduduk Kota Surabaya Handayani, Suci Lestari
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.457 KB) | DOI: 10.23887/jppsh.v4i2.29998

Abstract

The number of cases of violence occurring in big cities such as Surabaya is partly due to the density of the area due to population growth. The population of the population causes congestion and has the effect of changing one's attitude. The purpose of this study was to examine the relationship between tightness and self-control with the tendency of communist aggression in densely populated areas of the city of Surabaya. This type of research is descriptive quantitative research. The population of this research is the people who live in the densely populated city of Surabaya. The number of samples consisted of 85 people between the ages of 16 and 55. The sample criteria were determined to be around 16 years to 55 years. From the results of hypothesis testing that has been done, it is found that H0 and Ha are accepted, it can be seen that the F value is 0.93081 with the Sig. 0.00 indicates that distress and self-control affect aggression. The contribution of the influence of distress and self-control can be seen from the value of the coefficient of determination (R2) based on the calculation results, the R2 value is 0.687. This means that the stress and self-control impact on people's attitudes of anger is 68.7% and the remaining 31.3% are influenced by other factors that are not explained in this study.
Bride Price Valuation for Women with Disabilities: an Accounting Inquiry Manehat, Beatrix Yunarti; Handayani, Suci Lestari; Sonbay, Yolinda Yanti; Brito, Manuel
Jurnal Riset dan Aplikasi: Akuntansi dan Manajemen Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Riset dan Aplikasi: Akuntansi dan Manajemen
Publisher : Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jraam.v8i1.002

Abstract

Purpose: Examines the basis of bride price through an accounting lens to support justice and inclusion for women with disabilities. Method: Qualitative approach using transcendental phenomenology Results: Bride price determination reflects not just economic value but also symbolism, power, and stigma, often marginalizing women with disabilities. Integrating accounting and social psychology, the need for inclusive reforms and critical valuation to promote justice in customary marriages. Novelty: Combining accounting and social psychology to critique injustice by viewing belis for women with disabilities as a socially charged number. Contribution: Supports policy reform with five recommendations for inclusive marriage practices for women with disabilities. Abstrak: Penilaian Mas Kawin bagi Perempuan dengan Disabilitas: Sebuah Kajian Akuntansi Tujuan: Mengkaji dasar penetapan belis melalui pendekatan akuntansi untuk mendukung keadilan dan inklusi bagi perempuan difabel. Metode: Pendekatan kualitatif dan metode fenomenologi transendental. Hasil: Penetapan belis tidak hanya soal nilai ekonomi, tetapi juga mencerminkan simbolisme, relasi kuasa, dan stigma yang meminggirkan perempuan difabel. Integrasi akuntansi dan psikologi sosial menyoroti perlunya reformasi inklusif dan refleksi kritis dalam praktik pernikahan adat. Kebaruan: Penggabungan akuntansi dan psikologi sosial untuk mengkritisi ketidakadilan melalui pembacaan belis sebagai angka yang sarat makna sosial bagi perempuan difabel. Kontribusi: Mendukung reformasi kebijakan melalui lima rekomendasi untuk menciptakan praktik pernikahan adat yang inklusif bagi perempuan difabel.  
Membangun Ketangguhan Sekolah Melalui Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Di SMK Muhammadiyah Kupang Handayani, Suci Lestari; Bahri, Syamsul; Kiwang, Amir S; Cahyaningtias, Cahyaningtias; Arif, Farida M; Abdulrahman, Irzani Andi; Akbar, Satria; Irfan, Andi; Nurdin, Nurdin
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 2 (2025): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Oktober)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v7i2.25982

Abstract

Kota Kupang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap berbagai bencana alam, seperti banjir, angin kencang, dan gempa bumi. Untuk meningkatkan kesiapsiagaan sekolah menghadapi bencana, Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) dilaksanakan di SMK Muhammadiyah Kupang oleh MDMC PWM NTT. Program ini bertujuan membangun ketangguhan sekolah melalui edukasi kebencanaan, pelatihan, dan simulasi. Metode kegiatan mencakup ceramah interaktif, ice breaking, dan simulasi evakuasi. Kegiatan yang dilaksanakan berhasil meningkatkan tingkat pemahaman siswa tentang SPAB serta keterlibatan aktif seluruh warga sekolah. Kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua memiliki peran strategis dalam mewujudkan budaya sadar bencana. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong kepedulian lingkungan melalui pengelolaan sampah dan konservasi energi. Kegiatan SPAB yang terintegrasi dalam orientasi siswa baru terbukti efektif dalam menyampaikan materi kebencanaan secara aplikatif dan menyenangkan. Program ini layak direplikasi di sekolah lain sebagai langkah preventif menghadapi bencana. 
MEWUJUDKAN RUMAH IBADAH TANGGUH BENCANA: PELATIHAN DAN SIMULASI KESIAPSIAGAAN BAGI MASYARAKAT Handayani, Suci Lestari; Amtaran, Agustina; Dokeng, Muhammad Mansur; Yuningsih, Jeny
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.42951

Abstract

Indonesia, sebagai negara kepulauan yang terletak di kawasan Cincin Api Pasifik, memiliki kerentanannya terhadap berbagai bencana alam, termasuk gempa bumi, tsunami, banjir, dan angin kencang. Kelurahan Oesapa Tengah, Kota Kupang, merupakan salah satu wilayah yang sering terdampak bencana seperti gelombang pasang dan banjir rob. Untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, HFI-Hubs menginisiasi pelatihan dan simulasi kesiapsiagaan bencana yang melibatkan dua rumah ibadah utama, yaitu Masjid Al-Fitrah dan Gereja Bet’el. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengantisipasi dan mengurangi dampak bencana melalui pendekatan berbasis agama dan solidaritas sosial. Pelatihan diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari perwakilan kedua rumah ibadah, menggunakan metode ceramah, diskusi interaktif, dan demonstrasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta telah berhasil membentuk Tim Rumah Ibadah Tangguh Bencana (RITB), yang siap bertindak dalam situasi darurat. Simulasi kebencanaan yang dilaksanakan menguji kesiapsiagaan tim, yang kini telah memiliki struktur organisasi, rencana aksi, dan sistem peringatan dini yang siap diterapkan. Keberhasilan kegiatan ini membuktikan pentingnya kolaborasi lintas agama dan komunitas dalam menciptakan kesiapsiagaan bencana yang lebih baik.
Perempuan Penyandang Disabilitas dalam Bingkai Stigma dan Tradisi Belis di Kota Kupang Handayani, Suci Lestari; Manehat, Beatrix Yunarti
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v10i2.23154

Abstract

Perempuan penyandang disabilitas di Kota Kupang menghadapi diskriminasi berlapis: selain keterbatasan fisik, mereka juga distigmatisasi karena dianggap tidak mampu menjalankan peran domestik, sehingga dinilai tidak layak menikah. Dalam masyarakat yang masih memegang nilai patriarki, pandangan ini semakin kompleks dengan adanya tradisi belis yang menempatkan perempuan pada posisi simbolik tertentu dalam perkawinan. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan penting: bagaimana nilai perempuan disabilitas dipandang dalam sistem adat, dan apakah belis memperkuat stigma atau justru membuka ruang penerimaan? Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bentuk stigma sosial yang dialami perempuan disabilitas dalam konteks pernikahan serta memahami makna belis dalam menentukan posisi mereka. Penelitian dilakukan di Kota Kupang pada bulan januari hingga juni tahun 2025 dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan dipilih secara purposive, meliputi perempuan disabilitas dari organisasi PERSANI dan GARAMIN, keluarga, kerabat, serta tokoh adat dari suku Timor dan Sabu. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi, dengan instrumen pedoman wawancara semi-terstruktur. Analisis dilakukan menggunakan koding tematik berdasarkan teori stigma Goffman, serta triangulasi untuk menjamin validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stigma sosial terhadap perempuan disabilitas masih kuat, terutama terkait peran istri dan ibu rumah tangga. Namun, praktik belis justru memperlihatkan fleksibilitas: tidak ada pembedaan nominal antara perempuan disabilitas dan non-disabilitas, dan kehadiran calon suami sering dianggap sebagai penghargaan terbesar. Hal ini mengindikasikan bahwa belis tidak selalu menjadi sarana eksklusi, melainkan dapat dimaknai sebagai mekanisme inklusi sosial jika ditafsirkan secara simbolik dan adil.
PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT SEBAGAI STRATEGI PEMBENTUKAN SIKAP DAN PERILAKU PRO LINGKUNGAN DI KAYU PUTIH Seran, Theresia Hoar; Asadama, Sarina; Lassa, Yufran; Kamlasi, Ardi Agnesto; Witak, Febiani Audina; Kolo, Gema Galgani; Balawala, Jumiati Dapat; Lalan, Seprianus; Aoliso, Jenman; Ledoh, Yohanis; Handayani, Suci Lestari; Abdussamad, Zulkhaedir
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i1.55561

Abstract

Permasalahan sampah rumah tangga masih menjadi isu lingkungan yang kompleks di wilayah perkotaan, termasuk di Kelurahan Kayu Putih, Kota Kupang. Rendahnya pemilahan sampah sejak dari rumah serta terbatasnya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa persoalan sampah tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga berkaitan dengan aspek perilaku dan kesadaran sosial. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga melalui pendekatan psikologi sosial. Metode pengabdian yang digunakan meliputi edukasi berbasis ceramah interaktif dan diskusi, pengenalan konsep ekonomi sirkular, serta pelatihan pemanfaatan sampah residu melalui pembuatan ecobrick. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat RT 28 Kelurahan Kayu Putih, mahasiswa, serta mitra komunitas pengelola sampah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai jenis dan dampak sampah, pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah, serta perubahan cara pandang terhadap sampah sebagai sumber daya yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. Selain itu, kegiatan ini mendorong terbentuknya sikap positif, penguatan norma sosial, dan meningkatnya persepsi kontrol perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah. Hasil pengabdian ini menegaskan bahwa pendekatan berbasis partisipasi masyarakat dan psikologi sosial efektif dalam mendorong perubahan perilaku pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan di tingkat komunitas.
MEMBANGUN PEMAHAMAN DAN MENGURANGI STIGMA: EDUKASI HIV/AIDS BERBASIS KOMUNITAS DI KOTA KUPANG Boymau, Iwir Riwando Putra Tirsa; Fallo, Delon Ahasweros; Ani, Inggrit Brigita; Santos, Joni Dos; Duhat, Aloysius Gonsales Boy; Tokan, Albertus Maldini; Piku, Oktavianus Gheda; Mau, Nofrilia; Naitboho, Joses Manekan; Ate, Thomas Ndara Aga; Azyumardi, Abid Ardhi; Pureklolon, Longginus Nama; Handayani, Suci Lestari; Arifin, Amri Adha
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i1.55629

Abstract

Kota Kupang sebagai pusat aktivitas sosial dan ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki kerentanan terhadap penyebaran HIV/AIDS yang dipengaruhi oleh tingginya mobilitas penduduk dan intensitas interaksi sosial. Hingga September 2025, jumlah kasus HIV di Kota Kupang terus menunjukkan angka yang memerlukan perhatian serius. Permasalahan HIV/AIDS tidak hanya berkaitan dengan aspek medis, tetapi juga dengan stigma dan diskriminasi sosial yang menghambat upaya pencegahan serta akses layanan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai HIV/AIDS, meliputi pengertian, cara penularan, pencegahan, serta mendorong sikap yang lebih inklusif dan bebas stigma terhadap orang dengan HIV/AIDS. Metode yang digunakan adalah edukasi sosial berbasis komunitas dengan pendekatan psikologi sosial, yang menempatkan peserta sebagai subjek aktif dalam proses pembelajaran melalui dialog dan refleksi pengalaman sosial. Kegiatan dilaksanakan pada 27 Januari 2026 di tiga lokasi di Kota Kupang dengan melibatkan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Kupang sebagai mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan edukasi yang dialogis, empatik, dan kontekstual mampu meningkatkan pemahaman peserta, mengurangi kesalahpahaman terkait penularan HIV, serta mendorong kesadaran akan pentingnya pencegahan dan akses layanan kesehatan. Kegiatan ini menegaskan bahwa edukasi HIV/AIDS berbasis komunitas memiliki peran strategis dalam upaya pencegahan yang berkelanjutan dan penurunan stigma sosial di tingkat lokal.
EDUKASI BAHAYA MINUMAN KERAS GUNA MENINGKATKAN KESARADARAN BAGI MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KUPANG Kasih, Albiana; Ain, Salma Nu Manul; Pala, Katrina Radu; Apah, Indra Putra; Handayani, Suci Lestari; Aini, Rani Nur; Nenohai, Yermias Opo; Kaka, Jefrianus; Nahak, Evander Emanuel Junior; Abdulrahman, Muhamad Jumadi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i1.55639

Abstract

Minuman keras merupakan minuman beralkohol yang mengandung etanol dan bersifat memabukkan serta dapat menyebabkan ketergantungan. Konsumsi minuman keras menjadi salah satu permasalahan sosial yang masih banyak ditemukkan dia Indonesia, termasuk Nusa Tenggara Timur, dengan berbagai dampak negatif terhadap kesehatan dan kehidupan sosial masyarakat. oleh karena itu kegiatan pengabdian berbentuk edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa mengenai bahaya minuman keras serta konsekuensi hukum yang ditimbulkan. Kegiatan edukasi ini dilaksanakan pada tanggal 29 Januari 2026 pukul 10.00-12.00 WITA bertempat di Universitas Muhammadiyah Kupang. Lokasi tersebut dipilih sebagai tempat pelasksanaan kegiatan karena mahasiswa merupakan sasaran utama dalam kegiatan ini. Kegiatan ini diikuti oleh 26 peserta yang merupakan mahasiwa Universitas Muhammadiyah Kupang dari berbagai program studi, menggunakan metode ceramah, diskusi interaktif, dan tanya jawab. Hasil kegiatan edukasi ini menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan dengan aktif. Hal ini terlihat dari partisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai bahaya mengonsumsi minuman keras.