Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PERAWATAN HIPERTENSI PADA KELUARGA: SUATU STUDI KASUS Virza Marsarosa; Syarifah Atika; Neti Hartaty
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat merupakan faktor utama terjadinya resiko hipertensi. Hipertensi merupakan kondisi medis dengan prevalensi tertinggi di dunia. Faktor penting untuk mencegah terjadinya komplikasi hipertensi adanya dukungan keluarga dalam pengaturan pola makan. Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan pada keluarga dengan hipertensi. Metode yang dilakukan yaitu kunjungan ke rumah (home visit). Intervensi yang diberikan selama 10 hari mengacu pada lima tugas kesehatan keluarga yaitu mengenal masalah kesehatan, memutuskan tindakan kesehatan, merawat anggota keluarga yang sakit, memodifikasi lingkungan, serta memanfaatkan pelayanan kesehatan. Hasil yang didapatkan adalah keluarga mengalami peningkatan pengetahuan dalam masalah hipertensi, tetapi belum optimal. Diharapkan bagi keluarga yang telah diberikan asuhan keperawatan mampu untuk mengaplikasikan ilmu yang telah didapatkan dan diharapkan keluarga dapat ikut berpartisipasi selama pelaksanaan intervensi yang diberikan oleh perawat serta dapat memanfaatkan sumber daya yang ada di lingkungan sekitar guna untuk meningkatkan derajat kesehatan keluarga dengan hipertensi. Kesimpulan, peran dan dukungan keluarga sangat penting dalam meningkatkan derajat kesehatan keluarga.
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN HIPERTENSI DI KABUPATEN ACEH BESAR: SUATU STUDI KASUS Rahma Amalia; Husna Hidayati; Syarifah Atika
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang serius di seluruh dunia karena prevalensinya yang cukup tinggi dan terus meningkat. Tujuan karya ilmiah ini adalah untuk memberikan asuhan keperawatan pada keluarga dengan masalah hipertensi. Diagnosa keperawatan prioritas yang muncul pada keluarga adalah ketidakefektifan perilaku pemeliharaan kesehatan. Perencanaan keperawatan disusun berdasarkan lima tugas kesehatan keluarga yaitu mampu mengenal masalah kesehatan, mampu mengambil keputusan untuk tindakan kesehatan yang tepat, mampu memberikan perawatan kepada anggota keluarga yang sakit, mampu memodifikasi lingkungan dan mampu memanfaatkan fasilitas kesehatan. Intervensi yang diberikan untuk mengatasi masalah hipertensi berupa pendidikan kesehatan tentang penyakit hipertensi, diet (DASH), relaksasi nostril breathing exercise, modifikasi perilaku, serta pemanfaatan pelayanan kesehatan. Hasil evaluasi proses keperawatan adalah keluarga mengalami peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi untuk meningkatkan status kesehatan dalam memenuhi lima tugas kesehatan keluarga. Kesimpulan keluarga sudah mampu mencapai sasaran dan tujuan yang diharapkan namun belum optimal. Saran diharapkan adanya upaya promotif, preventif dan kuratif dengan kerjasama antar petugas kesehatan untuk memfasilitasi dan mengidentifikasi faktor risiko pada keluarga dengan penyakit kronik dan bagi keluarga untuk menerapkan pengetahuan yang telah didapatkan dan mengoptimalkan sumber daya yang ada di lingkungan sekitar, dan seluruh anggota keluarga ikut serta berperandalam meningkatkan derajat kesehatan keluarga.
PERAWATAN HIPERTENSI PADA KELUARGA: SUATU STUDI KASUS mira humaira; Husna Hidayati; Syarifah Atika
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat merupakan faktor utama terjadinya resiko hipertensi. Hipertensi merupakan kondisi medis dengan prevalensi tertinggi di dunia. Faktor penting untuk mencegah terjadinya komplikasi hipertensi adanya dukungan keluarga dalam pengaturan pola makan. Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan pada keluarga dengan hipertensi. Metode yang dilakukan yaitu kunjungan ke rumah-rumah (home visit). Intervensi yang diberikan selama 10 hari mengacu pada lima tugas kesehatan keluarga yaitu mengenal masalah kesehatan, memutuskan tindakan kesehatan, merawat anggota keluarga yang sakit, memodifikasi lingkungan, serta memanfaatkan pelayanan kesehatan. Hasil yang didapatkan adalah keluarga mengalami peningkatan pengetahuan dalam masalah hipertensi, tetapi belum optimal. Diharapkan bagi keluarga yang telah diberikan asuhan keperawatan mampu untuk mengaplikasikan ilmu yang telah didapatkan dan diharapkan keluarga dapat ikut berpartisipasi selama pelaksanaan intervensi yang diberikan oleh perawat serta dapat memanfaatkan sumber daya yang ada di lingkungan sekitar guna untuk meningkatkan derajat kesehatan keluarga. Kesimpulan, peran dan dukungan keluarga sangat penting dalam meningkatkan derajat kesehatan keluarga.
PENANGANAN HIPERTENSI PADA REMAJA AKHIR: SUATU STUDI KASUS Afrida Jayanti; Dini Mulyati; Syarifah Atika
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini terjadi pergeseran pola penyebab penyakit dari penyakit menular ke penyakit tidak menular. Salah satu penyakit tidak menular yang menjadi tantangan besar bagi keluarga yaitu hipertensi. Hipertensi tidak hanya terjadi pada dewasa dan lansia melainkan juga pada remaja. Tujuan studi kasus ini adalah untuk memberikan asuhan keperawatan pada keluarga dengan masalah hipertensi pada remaja. Intervensi diberikan selama 7 hari berdasarkan lima tugas utama kesehatan keluarga, berupa pendidikan kesehatan tentang penyakit hipertensi, diet sehat hipertensi (DASH), relaksasi otot progresif, modifikasi lingkungan dengan pemanfaatan tanaman toga, serta pemanfaatan pelayanan kesehatan. Hasil evaluasi keluarga sudah mampu mencapai sasaran atau tujuan yang ditetapkan. Keluarga mengalami peningkatan pengetahuan, keterampilan dan motivasi untuk lebih meningkatkan status kesehatan keluarga dengan memenuhi lima tugas kesehatan keluarga. Remaja yang menderita hipertensi mengalami penurunan tekanan darah dari yang sebelumnya 130/95 mmHg menjadi 120/80 mmHg. Direkomendasikan adanya upaya promotif, preventif dan kuratif dari lintas sektor baik bagi pelayanankesehatan maupun perangkat desa untuk memfasilitasi dan mengurangi faktor risiko hipertensi pada remaja.
Pengaruh Pemanasan Terhadap Perubahan Warna Pada Pangan Dewi Amrih; Atika Nur Syarifah; Gusta Marlinda; Puspita Budiarti; Ainun Safitri; Ihsan Satya Adi Nugraha; Nuril Khoirunisa Izzati; Theodorus Yoseph Tatabuang Lejap; Iqbal Maulana; Ludi Rahmanto
Journal of Innovative Food Technology and Agricultural Product Volume 1, No. 1, Desember 2023
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jitap.vi.5781

Abstract

Warna pada makanan dapat disebabkan oleh warna alami baik dari tumbuhan maupun hewan, ataupun warna yang ditambahakan selama proses pengolahan pangan. Selama proses pengolahan pangan, makanan juga dapat terbentuk warna ataupun terjadi perubahan warna. Salah satu pigmen warna alami yang berasal dari tumbuhan adalah antosianin, klorofil dan karotenoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanasan, baik terbuka maupun tertutup terhadap perubahan warna yang terjadi pada antosianin, klorofil dan karotenoid. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah ubi ungu (mengandung pigmen antosianin), kacang panjang (mengandung pigmen klorofil), dan wortel (mengandung pigmen karotenoid). Dari hasil pengamatan diperoleh hasil bahwa antosianin dan klorofil memiki sifat peka terhadap panas sehingga mengalami proses degradasi warna pada ubi ungu dan kacang panjang dan juga terlihat warna air rebusan menjadi lebih keruh. Karotenoid memiliki sifat tahan panas sehingga degradasi warna yang terjadi pada sampel wortel hanya sedikit.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pengolahan Kripik Ikan Lele dalam Meningkatkan Ekonomi Kreatif di Masa New Normal Suharman, Suharman; Syarifah, Atika Nur
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat UBJ Vol. 4 No. 3 (2021): Special Issue (December 2021)
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/vavq9e10

Abstract

The KWT "Margo Mulyo" Mertosanan Wetan, Potorono Village is a community group made up of women farmers. Potorono Village has a tourist attraction in Telaga Embung, which is often packed, and there is also a lot of potential for catfish fishing. However, the community's knowledge and skills in diversifying the processing of catfish products are still limited. The catfish produced are only utilized for personal consumption, with some being sold to middlemen for a small profit. To boost the selling value of catfish, product processing innovations that may be used as mementos typical of Potorono Village are required, with the Telaga Embung tourist region as the primary marketing goal. As a result, counseling and training on the manufacturing of catfish chips as souvenirs unique to Potorono Village, Banguntapan District, Bantul Regency, Yogyakarta Special Region. This program aims to raise awareness about the nutritional value of catfish and to improve the processing abilities of the "Margo Mulyo" Farmer Women's Group. The skills required begin with the selection of raw materials and continue through product preparation, which includes washing, slicing, and seasoning preparation, to ensure that the products produced exceed nutritional and food safety criteria. Consumers appreciate the product's appearance and crispness, as well as the use of a silent machine to ensure that the final product is of high quality.
Pelatihan Pengembangan Produk Olahan Berbahan Ikan Lele Menggunakan Asap Cair Pada Masyarakat Desa Potorono Syarifah, Atika Nur; Suharman, Suharman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 3 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v6i3.4749

Abstract

Desa Potorono merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kabupaten Bantul, Yogyakarta dimana terdapat sebuah telaga yang menjadi salah satu tempat wisata masyarakat sekitar. Adanya telaga tersebut berpotensi untuk dijadikan lahan bagi masyarakat dengan membudidayakan ikan lele dan dapat dikomersilkan sebagai tempat kuliner dan oleh-oleh khas Potorono sehingga dapat meningkatkan tingkat perekonomian masyarakat. Ikan lele hasil budidaya dikomersilkan sebagai oleh-oleh ikan lele segar dan kuliner makanan siap saji. Namun, ikan lele segar yang dikomersilkan tersebut mudah mengalami kerusakan sehingga tidak layak digunakan sebagai alternatif oleh-oleh khas dalam waktu yang lama. Salah satu cara untuk meminimalisir terjadinya kerusakan pada produk ikan lele segar dapat dilakukan pengolahan dengan metode pengasapan. Metode pengasapan yang digunakan adalah asap cair karena dinilai lebih praktis dan tidak menimbulkan pencemaran lingkungan serta menghasilkan produk yang lebih baik dibandingkan pengasapan tradisional. Oleh karena itu, perlu dilakukan adanya penyuluhan dan pelatihan terkait alternatif pengolahan ikan lele dengan menggunakan produk asap cair sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu oleh-oleh khas dari Desa Potorono. Hasil penyuluhan dan pelatihan yang telah dilakukan masyarakat dapat melakukan proses pengolahan ikan lele dengan pengasapan asap cair dan proses pengemasan produk ikan lele sehingga menarik minat wisatawan untuk membeli produk ikan lele asap cair.
Evaluasi Karakteristik Fisik dan Kimia Produk Bubuk Kakao di Indonesia Dewi Amrih; Syarifah, Atika Nur; Sutakwa, Adi; L, Mariani
Pro Food Vol. 11 No. 2 (2025): Pro Food (Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan)
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/profood.v11i2.427

Abstract

Cocoa (Theobroma cacao L.) is a plant that produces the main raw material for the chocolate industry. Cocoa plants are spread throughout tropical countries in the world, such as Indonesia, South America, and Africa. Cocoa beans can be turned into a range of processed chocolate goods, such as chocolate bars and cocoa powder, to raise their economic value. The characteristics of cocoa in each region have different characteristics depending on the factors of the planting process in the region and the processing process. This study will compare the characteristics of cocoa powder from various regions in Indonesia such as Yogyakarta, Jember, Lampung, Aceh, Kendari, and Jayapura. Moisture content of cocoa powder ranges 4.23-11,86, ash content ranges 4,06-10,58, protein content ranges 16,10-24,99, fat content ranges 11,75-40,37, and carbohydrate content by difference ranges 34,83-48,24. The physical analysis in this study includes fineness analysis with a range of 99.27%-99.70 %, color test using the Hunter Method with L value ranging from 29.79 to 42.05, a* value ranging from 17.65 to 24.71, b* value ranging from 18.75 to 26.29, and pH analysis with a range of 5.74-6.93. In conclusion, there are differences in the characteristics of cocoa powder between regions in Indonesia. The differences in environmental factors and processing processes in each area make cocoa powder's nutritional content and physical properties different.
Pengaruh Pemanasan Terhadap Perubahan Warna Pada Pangan Dewi Amrih; Atika Nur Syarifah; Gusta Marlinda; Puspita Budiarti; Ainun Safitri; Ihsan Satya Adi Nugraha; Nuril Khoirunisa Izzati; Theodorus Yoseph Tatabuang Lejap; Iqbal Maulana; Ludi Rahmanto
Journal of Innovative Food Technology and Agricultural Product Vol 1 No 1 (2023) Desember : Journal of Innovative Food Technology and Agriculture Product
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jitap.vi.5781

Abstract

Warna pada makanan dapat disebabkan oleh warna alami baik dari tumbuhan maupun hewan, ataupun warna yang ditambahakan selama proses pengolahan pangan. Selama proses pengolahan pangan, makanan juga dapat terbentuk warna ataupun terjadi perubahan warna. Salah satu pigmen warna alami yang berasal dari tumbuhan adalah antosianin, klorofil dan karotenoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanasan, baik terbuka maupun tertutup terhadap perubahan warna yang terjadi pada antosianin, klorofil dan karotenoid. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah ubi ungu (mengandung pigmen antosianin), kacang panjang (mengandung pigmen klorofil), dan wortel (mengandung pigmen karotenoid). Dari hasil pengamatan diperoleh hasil bahwa antosianin dan klorofil memiki sifat peka terhadap panas sehingga mengalami proses degradasi warna pada ubi ungu dan kacang panjang dan juga terlihat warna air rebusan menjadi lebih keruh. Karotenoid memiliki sifat tahan panas sehingga degradasi warna yang terjadi pada sampel wortel hanya sedikit.