Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

The Management of the Potential of the National Livestock Barn in the NapanTTU Border Area with a Sociogeographic Approach: Potential livestock barn, border area, FGD, Napan Village Pamungkas, Bella Theo Tomi; Saragih, Fernando; Mundiarti, Vanida
Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian Vol. 21 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jg.v21i2.14483

Abstract

The importance of developing border areas as one of the programs run by the government must be supported by existing potential. Livestock is one of the largest contributors to income for the community in Napan Village. The absence of a location as a potential for developing livestock barns in Napan Village is a problem. Therefore, it is necessary to determine whether the area has a potential for developing livestock barns in Napan Village. This study includes mixed-method research and methods using forum group discussions (FGD) and IDW. Key informants are the Head of Napan Village and the community. The conclusion of this study shows that the development of livestock barns in Napan Village is quite large because it is supported by the number and types of diverse livestock and the community agrees to develop livestock barns there. The location for developing livestock barns is obtained as wide as 2.11 km2. This great potential can give Napan Village the potential for development in border areas, especially in the field of livestock. In addition, to overcome the problem of illegal livestock sales, it is necessary to build surveillance posts in border areas so that the number of incidents can be suppressed.
Pelatihan Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Mendukung Inovasi Pembelajaran Adaptif pada MGMP Geografi di Kabupaten Malaka Manek, Agustinus Hale; Rahmawati, Arfita; Pamungkas, Bella Theo Tomi; Nata, Andrinata; Boesday, Louise Ferdinand; Manek, Alfridus Mau
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Kelimutu Journal of Community Service (KJCS)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v5i2.23869

Abstract

Pelatihan penggunaan artificial intelligence (AI) pada MGMP geografi dapat mendukung inovasi pembelajaran yang adaptif. Kegiatan Pengabdian Kepada masyarakat dilakukan dengan sasaran MGMP Geografi yang berada di Kabupaten Malaka. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan MGMP Geografi dalam memanfaatkan artificial intelligence (AI). Kondisi guru-guru mata pelajaran geografi di kabupaten Malaka masih mengalami berbagai kendala dalam proses pembelajaran. Terbatasnya akses informasi, rendahnya penggunaan teknologi serta terbatasnya pemahaman dan keterampilan dalam menggunakan AI. Kondisi tersebut menyebabkan pembelajaran cendrung konvensional dan tidak renposif terhadap kebutuhan peserta didik dan perkembangan teknologi. Kegiatan pengabdian dilaksanakan mencakup pengenalan dasar AI, pemanfaatan aplikasi AI dalam pendidikan dan praktik penerapan AI dalam pembelajaran geografi. Hasil kegiatan menunjukan antusias peserta, disertai dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru dalam penggunaan AI dengan luaran berupa modul dan media pembelajaran interaktif berbasis AI. Dengan demikian, guru Geografi di kabupaten Malaka diharapkan dapat menerapkan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan sesuai dengan perkembangan teknologi dan karakteristik peserta didik. Pelatihan ini memberikan kontribusi yang positif dalam mendukung transformasi pembelajaran geografi yang lebih adaptif dan menghadirkan pembelajaran yang lebih berkualitas di kabupaten Malaka.
Integrasi Ecotourism dan Green Economy dalam Kurikulum Sekolah: Mempersiapkan Siswa SMA di Kabupaten Malaka sebagai Agen Perubahan Ekonomi Hijau dengan Kemampuan Analisis dan Berpikir Kritis Pamungkas, Bella Theo Tomi; Mundiarti, Vanida; Saragih, Fernando
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Kelimutu Journal of Community Service (KJCS)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v5i2.24690

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman guru terhadap konsep ecotourism dan green economy serta minimnya strategi pembelajaran kontekstual yang mendorong berpikir kritis siswa. Mitra dalam kegiatan ini adalah SMA Negeri Webrimata, Kabupaten Malaka. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan isu keberlanjutan ke dalam kurikulum. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik penyusunan strategi pembelajaran, serta evaluasi sebelum dan sesudah kegiatan (pretest dan posttest). Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh indikator, terutama pada strategi implementasi kurikulum (38% menjadi 83%) dan evaluasi pembelajaran (33% menjadi 88%). Kegiatan ini juga menghasilkan perubahan sikap guru dalam memandang pentingnya pendidikan keberlanjutan di sekolah. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan kapasitas guru dalam menerapkan pembelajaran berbasis ecotourism dan green economy serta mendorong lahirnya pembelajaran yang lebih reflektif dan berorientasi masa depan.
Socialization of Organic Waste Management as a Circular Economy Solution for Food Security and Sustainable Livestock Farming in Kupang City Saragih, Fernando; Pamungkas, Aditya; Pamungkas, Bella Theo Tomi
Unram Journal of Community Service Vol. 6 No. 4 (2025): December
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v6i4.1329

Abstract

Waste management remains a significant environmental challenge in Oesapa Barat Village, Kota Kupang, where proper handling systems and community awareness have not kept pace with the annual increase in waste volume. Low participation in waste sorting and the absence of structured waste utilization have contributed to environmental degradation. This community engagement program aimed to enhance public awareness and skills in managing organic waste through educational activities and hands-on training. The program was delivered using presentations, group discussions, demonstrations, and direct practice on transforming organic waste into compost and maggot feed as part of a circular economy model. The results indicate a significant improvement in participants' understanding of waste impacts, the benefits of organic recycling, and the economic opportunities from maggot cultivation. Approximately 70% of participants expressed willingness to apply simple waste-processing techniques at home. These findings suggest that education-based interventions are effective in encouraging community participation and behavioral change toward sustainable waste management. This program is expected to initiate long-term ecological awareness and inspire independent waste management practices at the household and community levels. Therefore, the activity serves as both a preventive and practical model for organic waste management in local environments.