Asri Nuranisa Dewi
Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Universitas Islam Bandung (Unisba), Bandung, Jawa Barat

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Lingkungan Kampus menuju Pembiasaan Baru selama Kondisi Pandemi Covid-19 Asnita Frida Sebayang; Asri Nuranisa Dewi
Populasi Vol 28, No 2 (2020)
Publisher : Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jp.63341

Abstract

After the outbreak of the Covid-19 pandemic in Indonesia, the government issued a new policy of learning, working, and worshiping from home. This pandemic has created a crisis that has hit many sectors, one of which is education. Culture shock is a hot issue for teachers and students in facing this new educational situation. Learning using an E-learning system must be done without considering the existing limitations. The impact on tertiary institutions seems not to have been revealed much because it is often considered quite adaptive to the various changes that exist. This study used a quantitative approach with two times data collection, which is based on random sampling of all active students at the Faculty of Economics and Business, UNISBA and tracing the severe economic impacts on the student’s family environment using a survey instrument. The problems that dominate students are internet network, limited internet data, and the economic condition of the family in carrying out learning activities from home. This condition can open the possibility of an increase in the level of pressure focusing on learning and problems with the decline in the family economy.
Pelatihan dan Pendampingan Model Blended Learning dengan Bahasa Indonesia yang Benar bagi Guru Madrasah Ibtidaiyah di Desa Cibeureum, Kabupaten Bandung Huriah Rachmah; Asri Nuranisa Dewi; Irma Yulita Silviany; Lasmanah Lasmanah; Alma Husnul Tazkia; Shafanissa Alifa Shafira; Muhammad Lucky Fahrezi; Adena Dwi Fauziah; Septiani Melawati Dewi; Rudy Gunawan
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i2.5376

Abstract

Efek pandemi Covid-19 menyasar pembelajaran di sekolah dasar.   Saat pandemi, pembelajaran dilakukan melalui sepenuhnya daring, namun ketika laju pandemi sudah mengalami penuruan, pembelajaran harus beradaptasi dengan kebiasaan baru, yakni belajar menggunakan metode blended learning, yakni model pembelajaran yang memadukan antara pembelajaran dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring). Pembelajaran campuran berdampak pada penggunaan bahasa Indonesia yang kurang optimal karena kurangnya praktik dan kebiasaan menggunakan bahasa daerah. Pembelajaran campuran menuntut guru untuk mampu menghadirkan inovasi pembelajaran yang dapat mengakomodir kebutuhan saat ini. Saat siswa melaksanakan pembelajaran daring, masih bisa menghadirkan pembelajaran yang mudah dipahami, menarik, juga tetap berkaitan dengan pembelajaran secara langsung di sekolah atau luring dengan bahasa yang sama. Tujuan pengabdian ini adalah mengadakan pelatihan dan pendampingan membuat pembelajaran yang komprehensif berbasis digital agar dapat memenuhi kebutuhan pembelajaran daring dan luring secara bersamaan. Guru diberikan pelatihan mengenai berbagai media pembelajaran digital yang dapat menunjang pembelajaran bahasa sampai menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran yang dapat digunakan dalam model blended learning.  Pelatihan dan pendampingan dilaksanakan secara offline dan online dalam rentang bulan Januari s.d Maret 2022 dan diikuti oleh 18 peserta.  Hasilnya peserta pelatihan dapat menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran yang sesuai dengan model blended learning dengan menggunakan bahasa Indonesia yang sama baiknya di rumah dan sekolah. The effects of the Covid-19 pandemic are targeting learning in elementary schools. During a pandemic, learning is done entirely online. However, when the pace of the pandemic has decreased, learning must adapt to new habits, namely learning to use the blended learning method. This learning model combines online and offline learning. Mixed learning impacts the use of Indonesian, which is less than optimal due to the lack of practice and habits in using local languages. Mixed learning requires teachers to be able to present learning innovations that can accommodate current needs. When students carry out online learning, they can still present learning that is easy to understand, interesting, and related to direct learning at school or offline in the same language. This service aims to provide training and assistance in making comprehensive digital-based learning to meet online simultaneously and offline learning needs. Teachers are given training on various digital learning media that can support language learning to develop learning implementation plans that can be used in blended learning models. The training and mentoring were carried out offline and online from January to March 2022 and were attended by 18 participants. As a result, the training participants developed a learning implementation plan following the blended learning model by using the Indonesian language equally well at home and school.  
Pemahaman Mahasiswa Universitas Islam Bandung terhadap Ejaan Bahasa Indonesia dalam Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) Edisi V Silviany, Irma Yulita; Dewi, Asri Nuranisa; Pratikno, Heru
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 2 Sep (2024): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini disusun berdasarkan temuan masih banyaknya mahasiswa yang belum memahami dan menerapkan ejaan dalam karya tulis yang mereka susun, khususnya penerapan Ejaan Yang Disempurnakan Edisi 5 (EYD Edisi 5). Meskipun pengajaran di kelas mengenai EYD Edisi 5 sudah kerap mereka dapatkan. EYD Edisi 5 ini merupakan revisi terbaru yang dihadirkan signifikansi dalam perubahan aturan ejaan didalamnya, melalui perubahan-perubahan ini mahasiswa di perguruan tinggi perlu memahami dan menguasai standar ejaan yang telah diperbarui dalam edisi terbaru ini secara efektif, guna komunikasi akademik dan profesional. Penelitian ini memiliki sifat uji variabel yang mana sangat cocok menggunakan metode campuran atau kerap disebut dengan mix method, yaitu prosedur dalam mengumpulkan, menganalisis, dan mengkombinasikan metode kuantitatif dan kualitatif dalam satu penelitian. Melalui penggunaan mix method ini, menghasilkan uraian jawaban penelitian yang komprehensif dan akuntabel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan grafik pemahaman mahasiswa terhadap ejaan dalam EYD Edisi V setelah mendapatkan treatment pelatihan materi ejaan bahasa Indonesia.This research was prepared based on the finding that there are still many students who do not understand and apply spelling in the written work they compose, especially the application of Enhanced Spelling Edition 5 (EYS Edition 5). Even though they often receive classroom teaching regarding EYD Edition 5. EYD Edition 5 is the latest revision which presents significance in changes to the spelling rules in it. Through these changes students in tertiary institutions need to understand and master the spelling standards that have been updated in this latest edition effectively, for academic and professional communication. This research has the nature of a variable test which is very suitable for using mixed methods or often called mix methods, namely procedures for collecting, analyzing and combining quantitative and qualitative methods in one study. Through the use of this mix method, it produces a comprehensive and accountable description of research answers. The results of this research show that there is an increase in the graph of students' understanding of spelling in EYD Edition V after receiving training treatment on Indonesian spelling material.
Implementasi Penguasaan Kalimat Efektif dan Diksi terhadap Kemampuan Menulis Karya Tulis Ilmiah pada Mahasiswa Unisba Dewi, Asri Nuranisa; Silviany, Irma Yulita
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i2.1255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi penguasaan kalimat efektif dan diksi terhadap kemampuan menulis karya tulis ilmiah mahasiswa semester awal Program Studi Manajemen Universitas Islam Bandung (Unisba). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya kualitas tulisan ilmiah mahasiswa yang ditandai dengan kalimat tidak efektif, pilihan kata yang tidak tepat, serta struktur kalimat yang membingungkan. Penelitian menggunakan metode mix method dengan pendekatan eksploratif dan studi kasus. Data dikumpulkan melalui pretest, intervensi pembelajaran, dan posttest, serta dilengkapi dengan observasi dan dokumentasi tulisan mahasiswa. Hasil pretest menunjukkan rata-rata nilai 56,28 yang meningkat signifikan menjadi 81,64 pada posttest. Uji paired sample t-test menunjukkan nilai t sebesar 21,67 dengan p-value < 0,0001, mengindikasikan perbedaan yang sangat signifikan sebelum dan sesudah intervensi. Temuan ini memperkuat bahwa penguasaan kalimat efektif dan diksi berkontribusi langsung terhadap peningkatan kemampuan menulis akademik mahasiswa. Penelitian ini merekomendasikan penguatan materi kebahasaan melalui pendekatan kontekstual dan eksploratif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di perguruan tinggi.
PERSEPSI DOSEN TERHADAP PENGGUNAAN CHATGPT DALAM TUGAS AKADEMIK PADA MATA KULIAH BAHASA INDONESIA DI UNIVERSITAS ISLAM BANDUNG Dewi, Asri Nuranisa
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v10i2.1274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi dosen terhadap penggunaan ChatGPT dalam tugas akademik mahasiswa di Universitas Islam Bandung. Masalah yang diangkat adalah potensi dampak negatif penggunaan ChatGPT terhadap kejujuran akademik, usaha mahasiswa, dan kualitas tugas akademik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui kuesioner yang diisi oleh tujuh dosen pengajar Bahasa Indonesia. Analisis data meliputi perhitungan mean, median, modus, dan standar deviasi dari tanggapan responden terhadap berbagai aspek penggunaan ChatGPT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosen sering mengamati penggunaan ChatGPT oleh mahasiswa dan menilai bahwa teknologi ini memiliki dampak negatif terhadap usaha, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Dosen juga mengungkapkan kekhawatiran terkait keaslian tugas dan potensi plagiarisme. Namun, dosen juga mengakui potensi ChatGPT sebagai alat bantu pembelajaran yang dapat membantu mahasiswa memahami materi pelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini adalah meskipun ChatGPT memiliki manfaat, terdapat kebutuhan mendesak untuk pengembangan kebijakan dan pedoman khusus terkait penggunaannya, serta pelatihan bagi dosen dan mahasiswa untuk mengoptimalkan manfaat dan meminimalkan dampak negatif teknologi ini. Implementasi saran ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan menjaga integritas akademik.