Syahara, Ade Fristy
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Kesehatan Seksualitas Reproduksi Remaja dan Layanan Pemeriksaan VCT Gratis Bagi Siswa SMPN 3 Palangka Raya Ningrum, Windi Susetyo; Lutfi Fauzi, M. Zainuddin; Irawansyah, Iman; Atemq, Atem; Silalahi, Juli Natalia; Syahara, Ade Fristy; Pitoyo, Dhanu; Elia, Andrie; Suryanatha, Ida Bagus; Yance Dhanarto, Paulus Alfons
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1780

Abstract

Tujuan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini berupaya meningkatkan literasi kesehatan reproduksi siswa melalui pelatihan edukatif dan interaktif di SMPN 11 Palangka Raya. Upaya ini penting dilakukan untuk memastikan bahwa siswa memperoleh informasi yang benar, dapat dipertanggungjawabkan, dan sesuai dengan tahap perkembangan mereka. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk pola pikir remaja agar lebih kritis dalam menyaring informasi terkait seksualitas di era digital. Metode kegiatan meliputi konsultasi dengan mitra, perizinan, persiapan media pendukung, pelaksanaan pelatihan, evaluasi, serta publikasi hasil kegiatan. Pelatihan menghadirkan Ketua PKBI Kota Palangka Raya sebagai fasilitator utama yang menyampaikan materi terkait pubertas, perilaku seksual berisiko, kesehatan organ reproduksi, dan pentingnya literasi seksual di era digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa sangat antusias dan aktif dalam diskusi, tanya jawab, serta kuis edukatif. Pihak sekolah dan peserta memberikan respons positif, menilai kegiatan sangat bermanfaat dan sesuai kebutuhan remaja. Pelaksanaan kegiatan juga didukung kolaborasi efektif antara SMPN 11 Palangka Raya dan PKBI Kota Palangka Raya. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan berjalan dengan baik dan berhasil meningkatkan pemahaman siswa mengenai kesehatan reproduksi. Namun, kegiatan selanjutnya perlu dilengkapi dengan instrumen evaluasi seperti pre-test dan post-test guna mengukur peningkatan pengetahuan secara lebih objektif. PKM ini diharapkan menjadi program berkelanjutan sehingga mampu memperkuat pemahaman remaja, mendorong keputusan yang lebih bijaksana, serta mencegah perilaku yang berisiko bagi perkembangan mereka di masa depan.
Critical Issues: A Decade of Local Politics Research in Global Bibliometric Analysis Rosmita, Rosmita; Sarmito, Sarmito; Syahara, Ade Fristy
Journal of Contemporary Local Politics Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Pusat Penelitian Ilmu Sosial dan Humaniora Kontemporer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46507/jclp.v4i2.742

Abstract

This study maps and diagnoses global research trends in local politics using bibliometric methods to clarify how the field has evolved and where it is heading. Its novelty lies in combining VOSviewer network visualization with Bibliometrix performance and thematic analyses on a large Scopus-indexed corpus, enabling an integrated view of intellectual structure, collaboration patterns, and emerging topics. The urgency of this work stems from the growing policy relevance of local governance amid decentralization pressures, democratic backsliding, and demands for accountability and citizen participation, which require evidence-based synthesis beyond fragmented case studies. We conducted a qualitative literature study supported by bibliometric analysis of 1,366 documents published between 2014 and 2023. Records were exported from Scopus, converted to CSV format, and analyzed in Bibliometrix, with VOSviewer used to visualize co-authorship, co-citation, and keyword co-occurrence networks. Results show a sustained increase in Scopus-indexed publications over the decade, indicating expanding scholarly attention to local politics as a dynamic arena shaped by governance arrangements, participation, accountability, and actor–policy interactions. This study contributes a replicable workflow and a trend map that can guide researchers in positioning future studies and help practitioners identify evidence clusters and gaps. A key limitation is reliance on Scopus only, which may underrepresent non-indexed and regional scholarship.