Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Strategi Optimalisasi Pengamanan Aset Tetap Tanah Pemerintah Kabupaten Buton Rahmawati, Rahmawati; Didi, La; Fitrah, La Ode Muhamad
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i3.57748

Abstract

Pengamanan aset tetap tanah pemerintah daerah menjadi isu penting dalam pengelolaan keuangan dan pembangunan daerah. Kabupaten Buton menghadapi tantangan dalam pengamanan aset tetap tanah yang melibatkan berbagai faktor, seperti ketidaklengkapan sertifikasi dan penguasaan oleh pihak lain. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi optimalisasi pengamanan aset tetap tanah dengan menggunakan analisis SWOT. Metode yang digunakan adalah pendekatan campuran (mixed methods) dengan desain parallel convergent yang menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan kuisioner dengan melibatkan 30 responden yang terdiri dari pejabat pengelola aset daerah dan pegawai terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Buton berada pada posisi strategi agresivitas, yang berarti kekuatan internal dapat dimaksimalkan untuk memanfaatkan peluang yang ada. Beberapa alternatif strategi yang dirumuskan antara lain memaksimalkan penggunaan anggaran pengamanan untuk sertifikasi aset tanah, melibatkan berbagai pihak terkait dalam pengamanan, serta meningkatkan koordinasi dan kerjasama antar pihak terkait. Strategi terbaik adalah memaksimalkan anggaran pengamanan untuk sertifikasi aset melalui kemitraan dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Buton, yang melibatkan program kerja seperti inventarisasi aset, penetapan timeline sertifikasi, serta pemanfaatan teknologi. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam merumuskan strategi yang dapat meningkatkan pengamanan aset tetap tanah dan mengoptimalkan pengelolaan aset daerah di Kabupaten Buton.
Akuntabilitas Pelayanan Publik Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Buton Masri, Febby; Abidin, Zainul; Didi, La
Professional: Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik Vol 12 No 1 (2025): Juni
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/professional.v12i1.8535

Abstract

This study aims to describe public service accountability at the Buton Regency Manpower Office. This research uses a descriptive method with a qualitative approach. Data was collected using interview, observation and documentation techniques. The results showed that public service accountability at the Manpower Office that in organising passport recommendation services for Prospective Indonesian Migrant Workers (CPMI) has worked in accordance with references and laws and regulations and other regulations governing technical and administrative requirements. In dealing with obstacles that occur to service users, it is very responsive and the priority of the interests of service needs is quite well met with the discipline of the presence of service officers and the behaviour of officers in providing services. However, there are still some weaknesses that must be improved in service references such as service standards that have not been updated according to the latest provisions as well as in the aspect of prioritising the interests of service users in terms of providing facilities and infrastructure in handling complaints and facilities that are still limited in supporting service activities.
Manajemen Pemeliharaan Infrastruktur Jalan Di Kabupaten Buton Didi, La; Tenri, Andi; Mustamar, Mustamar
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i5.59610

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan praktik manajemen pemeliharaan infrastruktur jalan di Kabupaten Buton, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian, guna memastikan efektivitas pemeliharaan jalan di wilayah tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Peran peneliti adalah sebagai instrumen utama. Adapaun sumber data berupa data primer dan data sekunder. Data dikumpulkan dengn teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan mengorganisir data, mereduksi data dan menyajikan data. Pengorganisian, reduksi dan penyajian data menggunakan alat IA chatGPT. Keabsahan data meliputi kepercayaan, keteralihan, ketergantungan dan kepastian. Hasil penelitian menujukan bahwa Manajemen perencanaan pemeliharaan jalan di Kabupaten Buton telah dilaksanakan secara sistematis dan mengikuti struktur organisasi serta prosedur teknis yang berlaku. Setiap unit melaksanakan tugas sesuai regulasi, terutama mengacu pada Peraturan Kepala LKPP No. 3 Tahun 2021. Namun, pelaksanaan masih menghadapi kendala anggaran dan kurang tepatnya penetapan prioritas. Kedua; pengorganisasian dalam pelaksanaan swakelola dilakukan dengan melibatkan Tim Persiapan, Pelaksana, dan Pengawas, dengan peran pengarahan dari PA/KPA. Proses ini berjalan cukup baik, mulai dari identifikasi usulan hingga evaluasi kegiatan. Namun, koordinasi dan pemahaman tugas antar tim masih belum merata. Ketiga; pengarahan pemeliharaan jalan telah dilakukan sesuai prosedur, namun masih membutuhkan penguatan dalam hal kelembagaan, SOP teknis, dan kapasitas sumber daya. Akibatnya, efektivitas dan akuntabilitas hasil pekerjaan belum sepenuhnya tercapai. Dan keempat; keberhasilan pengendalian pemeliharaan jalan sangat bergantung pada integritas, dokumentasi yang baik, serta keterbukaan komunikasi antar tim dan pemangku kepentingan. Tata kelola berbasis prinsip partisipasi dan akuntabilitas publik menjadi aspek penting dalam menunjang keberlanjutan infrastruktur
Peran Stakeholder Dalam Proses Penyusunan Perencanaan Tata Ruang Wilayah Kabupaten Buton Tenri, Andi; Didi, La; Gufran , Gufran
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i5.59612

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran empat stakeholder utama—pemerintah, akademisi, swasta, dan masyarakat—dalam proses perencanaan tata ruang wilayah Kabupaten Buton. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, memungkinkan interaksi sosial yang lebih humanis dan dinamis antara peneliti dan para pemangku kepentingan. Peneliti menjadi instrumen utama dalam menentukan fokus, memilih informan, mengumpulkan dan menganalisis data, serta menyusun kesimpulan. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Buton selama tiga bulan, dengan sumber data primer berupa wawancara dan observasi, serta data sekunder dari dokumen terkait. Teknik analisis data meliputi pengorganisasian, reduksi, dan penyajian data, dengan uji keabsahan berdasarkan kepercayaan, keteralihan, ketergantungan, dan kepastian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah berperan sebagai fasilitator dan regulator, namun partisipasi publik masih bersifat terbatas. Akademisi memiliki potensi besar, tetapi keterlibatannya masih rendah akibat hambatan sistemik dan kurangnya dukungan anggaran. Sektor swasta menunjukkan keterlibatan pragmatis tanpa integrasi dalam visi pembangunan jangka panjang. Sementara itu, masyarakat hanya dilibatkan secara simbolik, dengan pengaruh yang minim terhadap kebijakan ruang. Rekomendasi mencakup penguatan partisipasi substantif masyarakat melalui pelatihan dan forum deliberatif; optimalisasi peran akademisi dengan dukungan kebijakan dan riset kolaboratif; serta kolaborasi multipihak untuk peningkatan kapasitas SDM, sertifikasi, dan pemerataan edukasi tata ruang yang lebih merata dan berkelanjutan.
Alleviating Extreme Poverty Through Community Empowerment Programs Didi, La
Advances In Social Humanities Research Vol. 2 No. 6 (2024): Advances in Social Humanities Research
Publisher : Sahabat Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/adv.v2i6.252

Abstract

Extreme poverty remains a persistent issue in Indonesia, particularly in Central Buton Regency, despite numerous government initiatives. Efforts to alleviate poverty have yet to yield substantial results, with significant disparities between rural and urban areas. This study aims to assess the impact of community empowerment programs on reducing extreme poverty in Central Buton Regency, Indonesia. Using a qualitative descriptive design, data were collected through interviews, observations, and documentation involving individuals living in extreme poverty and government officials managing poverty alleviation programs. The data were analyzed using descriptive statistics and thematic analysis, with findings validated through data source triangulation. The results indicate that community empowerment programs play a crucial role in reducing extreme poverty, though there are discrepancies between expected and actual outcomes. Further research is needed to explore the long-term impact of these programs on poverty reduction in the region.