Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

The Relationship Between Knowledge, Attitudes, and Motivation of Pregnant Women in Practicing Prenatal Yoga at Wiradesa Health Center Sandi Ari Susiatmi; Sifanis Azzahra
Journal Midwifery Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Gorontalo Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Midwifery
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jm.v11i1.1218

Abstract

The study titled "The Relationship Between Knowledge, Attitudes, and Motivation of Pregnant Women in Practicing Prenatal Yoga at Wiradesa Health Center" aims to explore how knowledge relates to attitudes and motivation in pregnant women regarding prenatal yoga. It used random sampling with 100 pregnant women who practiced prenatal yoga for 6 months. The data were analyzed using both descriptive and inferential statistics. Findings reveal that most pregnant women have a solid understanding and positive attitudes towards prenatal yoga. Additionally, there is a significant link between knowledge and motivation, with most women showing both good knowledge and high motivation. The study concludes that a pregnant woman’s knowledge about prenatal yoga impacts her attitudes and motivation to practice it.
Edukasi Persiapan Laktasi pada Ibu Hamil dan Pendampingan Menyusui Intensif di Desa Kalilembu: Upaya Peningkatan Capaian ASI Eksklusif : Education on Lactation Preparation and Intensive Breastfeeding Assistance as an Effort to Achieve Exclusive Breastfeeding Nur Intan Kusuma; Eka Budiarto; Rini Kristiyanti; Sandi Ari Susiatmi
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1048

Abstract

WHO merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan bayi sebagai standar emas dalam pemberian makanan bayi dan anak. ASI menyediakan nutrisi yang dibutuhkan bayi baru lahir. Pemberian ASI saja telah mampu memenuhi seluruh kebutuhan nutrisi bayi sejak lahir hingga enam bulan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman perempuan mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif, serta meningkatkan efikasi diri menyusui dan kesiapan dalam menghadapi proses menyusui. Program ini dilaksanakan melalui edukasi, demonstrasi, pendampingan menyusui, dan monitoring. Program ini diikuti oleh 11 ibu hamil trimester III, sebagian diantaranya berpendidikan SMA dan seluruhnya merupakan ibu rumah tangga. Pemberian edukasi tentang pentingnya ASI untuk mencapai ASI eksklusif terbukti meningkatkan pengetahuan ibu, yang ditunjukkan oleh peningkatan rerata skor pengetahuan sebesar 2,28 poin, dari 13,36 sebelum edukasi menjadi 15,64 setelah edukasi. Diukur juga efikasi diri menyusui dan diperoleh skor rata-rata 42 dari total skor 56. Efikasi diri menyusui menunjukkan variasi skor sebesar 3,033, dengan skor terendah 38 dan skor tertinggi 48. Hasil pendampingan dan evaluasi menyusui menunjukkan bahwa ibu dapat menyusui dengan baik dan hanya memberikan ASI pada bayinya. Program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam peningkatan cakupan ASI eksklusif.
PEMBUATAN LUBANG RESAPAN BIOPORI SEBAGAI SOLUSI PENINGKATAN RESAPAN AIR DAN PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK Widya Wurry Pratiwi; Andika Tri Prasetya Pamungkas; Sandi Ari Susiatmi; Nur Kholidah
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i2.34384

Abstract

ABSTRAK                                                                            Pendahuluan: Pesatnya pertumbuhan penduduk di Desa Sastrodirjan menimbulkan berbagai masalah lingkungan, terutama meningkatnya volume sampah, dan berkurangnya lahan resapan air yang berpotensi memicu kekeringan. Tujuan: Program pengabdian masyarakat ini Bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan warga dalam menghadapi isu perubahan iklim melalui sosialisasi Program Kampung Iklim ( Proklim ) serta praktik pembuatan biopori. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode pemaparan materi, diskusi, dan demontrasi langsung yang melibatkan Dinas Perkim LH kabupaten Pekalongan bersama perangkat desa, kelompok Wanita Tani, PKK, kader kesehatan, dan masyarakat setempat. Hasil: Hasil menunjukan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat terkait pengolahan sampah organik, dan anorganik, pengurangan emisi gas rumah kaca, serta penerapan biopori sebagai teknologi sederhana untuk resapan air sekaligus untuk media pengolahan sampah organik menjadi kompos. Partisipasi dan antusiasme warga dalam setiap tahapan kegiatan menunjukan potensi besar untuk menjaga keberlanjutan program. Kata kunci: pengabdian masyarakat; Proklim; biopori; pengolahan sampah ABSTRACTIntroduction: The rapid population growth in Sastrodirjan Village has created various environmental challenges, particularly the increasing volume of waste and the reduction of water catchment areas that may trigger drought. Objective: This community service program aimed to strengthen residents’ knowledge and skills in addressing climate change issues through the socialization of the Climate Village Program (Proklim) and the practical implementation of biopore infiltration holes. Method: The activities were conducted through material presentations, discussions, and direct demonstrations involving the Pekalongan District Environmental and Housing Agency (Dinas Perkim LH), village officials, the Women Farmers Group, PKK, health cadres, and local residents. Result: The outcomes indicated an improvement in community knowledge related to organic and inorganic waste management, reduction of greenhouse gas emissions, and the application of biopores as a simple technology for water infiltration as well as for processing organic waste into compost. The active participation and enthusiasm of residents in each stage of the activities highlight the strong potential to ensure the program’s sustainability. Keywords: community service; Proklim; biopore; waste management