Articles
LAYANAN KESEHATAN IBU HAMIL BERKSEINAMBUNGAN
Chabibah, Nur;
Khanifah, Milatun
GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2019): MEI
Publisher : P3M STIKES Aisyiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (334.191 KB)
|
DOI: 10.30787/gemassika.v3i1.382
Kehamilan adalah masa ketika ada berbagai perubahan. Perubahan-perubahan ini dapat terjadi secara fisiologis, tetapi mereka juga dapat menjadi potologis. Oleh karena itu, identifikasi faktor risiko selama kehamilan dan layanan berkelanjutan memainkan peran penting dalam mengurangi angka kematian ibu. Salah satu bentuk kerja sama lintas sektoral dari sektor pendidikan dan kesehatan adalah menjadi fasilitator yang diharapkan dapat mendorong agen perubahan dalam masyarakat, terutama dalam mengurangi angka kematian ibu. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemeriksaan dan pendidikan bagi wanita hamil tentang faktor risiko selama kehamilan dan persiapan persalinan untuk keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Sasaran kegiatan adalah ibu hamil di Desa Pangkah Karangdadap Kecamatan Pekalongan. Manfaat yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu hamil, terutama tentang faktor risiko dan persiapan persalinan untuk pemberian ASI eksklusif. Metode: Yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemeriksaan laboratorium, ceramah, dan diskusi. Pembicara dalam kegiatan ini adalah tim dosen STIKES Muhammadiyah Pekajangan dan Bidan di Desa Pangkah. Hasil: Kegiatan menunjukkan peserta aktif dalam kegiatan dan peningkatan pengetahuan tentang persiapan persalinan dan menyusui eksklusif
Evaluasi Pencatatan & Pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Oleh Bidan, Ibu dan Keluarga
Khuzaiyah, Siti;
Khanifah, Milatun;
Chabibah, Nur
IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) Vol 2, No 1 (2018): Indonesian Journal Of Nursing Practices
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (270.472 KB)
|
DOI: 10.18196/ijnp.2175
AbstrakAngka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia saat ini masih tinggi 359/100.KH. Pelayanan kesehatan antenatal di Fasilitas Kesehatan pemerintah maupun swasta dan praktik perorangan/kelompok perlu dilaksanakan secara komprehensif dan terpadu, mencakup upaya promotif, preventif, kuratif sekaligus rehabilitative. Salah satu instrument untuk menurunkan AKI/AKB adalah buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pemanfaatan buku KIA oleh ibu dan keluarga di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan tahun 2016-2017. Jenis penelitian descriptive analytic dengan desain penelitian cross sectional. Tehnik sampling dengan stratified random sampling dengan total sampel 63. Analisis menggunakan analisis univariate. Hasil penelitian ini menunjukkkan pemanfaatan buku KIA menunjukkan lebih dari separuh ibu kadang-kadang memanfaatkan buku KIA (58,7%) dan 33,3 % ibu dan keluarga embaca buku KIA bersama dengan Bidan. Tenaga kesehatan agar selalu menggunkan buku KIA sebagai media edukasi sehingga ibu dan keluarga termotivasi untuk memanfaatkan buku KIA secara lebih optimal.  Abstract.Mortality Mother Rate (MMR) in Indonesia in by 2012 is 359 / 100,000 KH. Antenatal health services in public and private health facilities and individual / group practices need to be implemented comprehensively and integrated, including promotive, preventive, curative and rehabilitative efforts. One of the instruments to decrease MMR/IMR is Maternal and Child Health Book (MCH/KIA book). The purpose of this research is to know the description of MCH book recording and utilization by health officer and family in the working area of Pekalongan Regency Health Office 2016-2017. The study design was cross sectional. Sampling technique with stratified random sampling with total sample 63. Analysis using univariate analysis. The results of this study indicate that the use of MCH books shows that more than half of mothers sometimes use the MCH handbook (58.7%) and 33.3% of mothers and families read the MCH handbook along with the midwife. Health workers should always use the MCH book as an educational medium so that mothers and families are motivated to use the MCH handbook more optimally.
Effectiveness of Parental Assistance in Providing Food on Nutritional Intake Among Children with Malnutrition
Chabibah, Nur;
Khanifah, Milatun;
Kristiyanti, Rini
Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition) Vol 10, No 1 (2021): December
Publisher : Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/jgi.10.1.15-20
Background: Prevalence of stunting continues to affect 21.3% of children aged <5 years worldwide. The problem of malnutrition in children is caused by several factors, such as poor access to nutritious food, recurrent infections, and inadequate practice of offering food and care for mothers and children during the first 1,000 days.Objectives: The purpose of the study was to know the effectiveness of feeding parenting style assistance to mothers of toddlers in increasing the nutritional intake of under-nutrition childrenMaterials and Methods: This study used a quasi-experimental design with a pre-test and post-test control group design approach. The population in this study was toddlers with malnutrition (according to weight/height). The sample size for each group was 35 mothers. The sample was divided into two groups. The first group was given parental assistance consisting of nutrition education and food processing guidance for the toddler for 3 months (the intervention group) and the second group was given health education about balanced nutrition for children under five (the control group). Collecting data had used a checklist of identity, nutritional status, and semi-quantitative food frequency questionnaire. Data were analyzed using paired t-test, p-value <0.05 for the 95% confidence interval.Results: The nutritional intakes of children under five showed a significant difference between the group of mothers under five who were given intensive assistance (the intervention group) and the group that was only given nutrition education for children under five (the control group). The differences in nutritional intakes seen in macronutrients were the difference in calorie intake (p-value: 0.042; CI: 4.005-213.543) and protein intake (p-value: 0.040; CI: 0.197-8.065). The differences in micronutrient intakes were seen in the increase in consumption of vitamin E (p-value: 0.000; CI: 0.446-4.416), sodium (p-value: 0.000; CI: 61.859-193.741), potassium (p-value: 0.005; CI: 70.743-373.102), calcium (p-value: 0.000; CI: 51.851-137.863), and phosphor (p-value: 0.041; CI: 2.133-99.604).Conclusion: Food parenting assistance for mothers of toddlers was effective in increasing toddler nutrition
“KELOR” COOKING CLASS: MODIFIKASI EDUKASI DALAM UPAYA PENATALAKSANAAN STUNTING
Nur Chabibah;
Milatun Khanifah;
Rini Kristiyanti
Jurnal LINK Vol 15, No 2 (2019): NOVEMBER 2019
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1294.757 KB)
|
DOI: 10.31983/link.v15i2.4845
Karakteristik sosial ekonomi keluarga meliputi pendidikan ibu, pendapatan keluarga, pengetahuan ibu mengenai gizi berhubungan terhadap kejadian stunting. Pengetahuan ibu tentang gizi akan menentukan perilaku ibu dalam menyediakan makanan untuk anaknya. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mendorong perubahan perilaku dan membekali ibu yang memiliki balita stunting dengan melakukan modifikasi edukasi yang dirancang dalam “Kelor” cooking class. Metode yang dilakukan menggunakan metode pemeriksaan antopometri, penyuluhan nilai gizi daun kelor, ceramah tanya jawab, demonstrasi dan praktik memasak. Pelaksanaan kegiatan selama enam bulan, dilaksanakan Puskesmas Kedungwuni II Kabupaten Pekalongan. Hasil kegiatan modifikasi edukasi dengan “Kelor“ cooking class dapat meningkatkan pengetahuan ibu dengan peningkatan rata-rata nilai 0.657 (p-value: 0.000 CI:-0.907 s.d -0.407) dan menghasilkan karya menu berupa bubur tempe kelor, pancake kelor dan kue jala saus nangka. Keseluruhan anak balita menyatakan suka dengan rasanya. Modifikasi edukasi dengan “Kelor” Cooking class” meningkatkan pengetahuan dan menarik minat memasak ibu balita. Pemberian edukasi diharapkan dapat bersifat interaktif dengan metode demonstrasi atau praktik.
Wahana Edukasi Dan Kemandirian Pangan Dengan Biokonversi Sampah Organik Rumah Tangga
NUR Chabibah;
Rini Kristiyanti;
Anis Sofiana;
Milatun Khanifah
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (101.033 KB)
|
DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.360
Waste is an environmental problem faced by all settlements. Waste management constraints such as the difficulty of land where the final processing, the limited fleet of transporters, the lack of public awareness to manage waste from the source, the technology of waste management is still traditional, to the constraints of the lack of human resources regarding waste management. In addition, waste management requires not a small amount of money. The community needs sufficient technology and information support to be able to participate in waste management. The purpose of this activity is to invite the community to process household organic waste so that it can lift economic value and food independence. The methods that were carried out included education of waste sorting, training on household organic waste processing techniques using the bioconversion method and utilization of waste management byproducts, making installations and operations for processing household organic waste, utilizing the by-products of processing household organic waste in the form of organic fertilizers and substitutes animal feed, evaluating the implementation of activities and making follow-up plans for environmental development and micro business development. The level of community service in the form of increasing knowledge of waste sorting and the skills of residents in utilizing household organic waste as well as the results of waste residues as organic fertilizer and animal feed ingredients so that it can help food independence at the household level.
Inisiasi Pembentukan Demonstrasi Plot Area Kampung Kelor Untuk Pencegahan Stunting
NUR Chabibah;
Rini Kristiyanti;
Milatun Khanifah
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (409.928 KB)
|
DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.406
Stunting can cause an influence that greatly inhibits physical, mental and thinking growth which will ultimately reduce work productivity. Previous research has shown that “Kelor” tree (Moringa oleifera) has improved the nutritional status of children with Protein Energy Malnutrition (PEM). The desire of the community to create a stunting free society needs to be supported by the active role of the institution. The purpose of this activity is to facilitate the community in the formation of kelor villages. The formation of the kelor village is expected to increase the nutritional intake of toddlers. The methods include socializing the results of research on the benefits and nutritional value of Moringa plants, approaching cross-sector partners in the formulation of cooperation in establishing kelor villages, analyzing locations, seeding stages, planting stages, maintenance stages, monitoring and evaluating activities and making follow-up plans for training in making post-harvest products. The level of community service in the form of increasing knowledge about the nutritional value and benefits of Moringa plants, the existence of cross-sector cooperation in the formation and maintenance of kelor villages, the establishment of kelor villages and increasing community skills in utilizing and processing Moringa crop yields.
EFEKTIVITAS PREGNANCY MASSAGE TERHADAP TEKANAN DARAH PADA IBU HAMIL TRIMSETER III
Nur Chabibah;
Milatun Khanifah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (257.343 KB)
Proses kehamilan secara biologis akan meningkatkan volume dan tekanan darah. Pada trimester III keluhan-keluhan dan bayangan persalinan yang tidak normal seringkali meningkatkan resiko kecemasan pada ibu hamil yang berdampak pada peningkatan tekanan darah ibu. Olehkarena itu bidan perlu memberikan asuhan untuk menghilangkan keluhan-keluhan ibu hamil tersebut. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan pregnancy massage. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian pregnancy massage terhadap perubahan tekanan darah ibu hamil trimester III. Design penelitian ini adalah rancangan quasi-eksperimental dengan pendekatan pre-test dan post-test design. Hasil penelitian ini menunjukkan ada perbedaan yang bermakna selisih rerata tekanan darah (TD) baik tekanan darah systole (p-value: 0,000 CI: 4.21-9.38) maupun tekanan darah diastole (p-value: 0,000 CI:3.06- 7.97)sebelum dan sesudah dilaksanakan terapi. Terdapat penurunan tekanan darah yang bermakna pada 25 reponden yang megikuti terapi komplementer. Kesimpulan pregnancy massage dapat dijadikan asuhan dalam menurunkan tekanan darah ibu hamil pada trimester III terutama pada ibu hamil yang mengalami kecemasan.
PENINGKATAN KESEHATAN IBU DAN ANAK DENGAN PEMBERDAYAAN WANITA DALAM KELUARGA
Milatun Khanifah;
Nur Chabibah;
Pujiati Setyaningsih
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (288.105 KB)
Pembangunan kesehatan pada hakekatnya diarahkan guna tercapainya kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang, menyangkut fisik, mental, maupun sosial budaya dan ekonomi. Untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal dilakukan berbagai upaya pelayanan kesehatan yang menyeluruh, terarah dan berkesinambungan. Masalah kesehtan ibu dan anak dioptimalkan dengan pembedayaan wanita dalam keluarga. Salah satu bentuk kerjasama lintas sektoral dari sektor pendidikan dan kesehatan adalah menjadi fasilitator yang diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan wanita sebagai pendidik keluarga, khususnya dalam upaya meningkatakan kesehatan ibu dan anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan wanita akan kesehatan reproduksi dan kesehatan anak, dimana wanita dipersiapkan sebagai pendidik dalam keluarga. Sasaran kegiatan adalah semua wanita usia reproduksi di Desa Donowangun yang mengikuti pengajian bulanan Nasiatul Aisiyah Kecamatan Talun Kabupaten Pekalongan. Manfaat yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan wanita tentang kesehatan reproduksi, metode kontrasepsi, tumbuhkembang bayi dan balita serta pemberian makanan tambahan pada bayi dan balita. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, diskusi dan tanya jawab. Narasumber dalam kegiatan ini adalah tim dosen STIKES Muhammadiyah Pekajangan. Hasil kegiatan menunjukkan peserta aktif dalam kegiatan dan adanya peningkatan pengetahuan wanita mengenai kesehatan reproduksi dan pendidikan tumbuh kembang anak maupun pemberian makanan tambahan pada anak
CEGAH RESIKO TINGGI PADA IBU HAMIL DENGAN PENA SUASI (PENDAMPINGAN KELUARGA DAN SUAMI SIAGA)
NUR Chabibah;
Ratna Arifiana;
Laela Nisya Ayuanda
Jurnal Batikmu Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Batik Mu
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.48144/batikmu.v2i1.1106
Maternal and infant mortality rates in Indonesia are still quite high and far from the targets of the RPJMN and SDGs. One of the causes of maternal death is high-risk pregnancy. Efforts can be made to reduce high-risk pregnancies with programs involving husbands and families. The Community Service Program carried out by the UMPP team of lecturers and students in collaboration with the Kedungwuni II Health Center is to prevent high risk in pregnant women with PENA SUASI (Families Assistance and Alert Husband). The methods used in this PKM are brain storming, couple games, lectures, question and answer discussions. Conducted one time with the number of participants 20 pregnant women with high risk and their companions, both husbands and families. the activity consists of four stages; namely the opening stage, the core stage, the discussion and question and answer stage, the closing stage. The results of the activity went smoothly and all pregnant women and their companions were enthusiastic to participate in the implementation of this community service activity. 100% of couples always accompany mothers for antenatal care, 75% of pregnant women and their partners have the same place of delivery planning and 80% of pregnant women and their partners plan exclusive breastfeeding. Conclusion It is hoped that the family assistance program and husband on standby will continue to be developed and increase participation from all components, both from midwives, health centers, and pregnant women, so that mothers during pregnancy and preparation for childbirth feel safe and comfortable because of the support they get and the welfare of the mother and fetus will increase.
IBU HAMIL BUGAR DENGAN YOGA PRENATAL DAN MINDFULLNESS
Nur Chabibah;
Sandi Ari Susiatmi;
F Fitriyani;
Nur Intan Kusuma
Jurnal Batikmu Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Batik Mu
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.48144/batikmu.v2i2.1359
Kehamilan dan persalinan adalah suatu krisis maturitas yang dapat menimbulkan kecemasan atau bahkan stres, tetapi berharga karena wanita tersebut menyiapkan diri. Pemberian informasi yang cukup dan praktik baik dalam pendampingan ibu saat persalinan akan dapat mendukung ibu hamil sukses dalam menghadapi proses persalinan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pembekalan ibu baik secara fisik dan psikologis dalam mempersiapkan persalinan terutama olah gerak dan pernafasan dan coping stress ibu. Sasaran dalamkelas prenatal yoga ini adalah ibu hamil TM 2 dan 3 dengan jumlah 23 peserta. Tempat kegiatan di klinik kebugaran Fakultas Ilmu Kesehatan UMPP. Metode yang dilakukan adalah pendekatan mitra, praktik senam hamil dan edukasi persiapan psikologis menghadapi persalinan hingga pendampingan coping stress, monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan dan pembuatan rencana tindak lanjut. Hasil kegiatan memperlihatkan bahwa program telah berjalan dengan lancar dan memiliki kekuatan 80% sasaran yang dijadwalkan hadir mengikuti kelas yoga prenatal, peserta aktif dan antusias, perlengkapan dan media memadai. Meskipun demikian kegiatan ini diharapkan bisa lebih efektif jika dilaksanakan di pagi hari. Rencana tindak lanjut dari Program Kemitraan Masyarakat ini adalah mengevaluasi latihan aktifitas fisik yang dilakukan oleh ibu setiap bulan melalui group whatsapps kelas Yoga Prenatal sehingga persalinan berjalan dengan lancar dan ibu dan bayi dalam kondisi sehat. Diperlukan dukungan suami dan keluarga dalam pendampingan ibu melakukan aktifitas fisik untuk mempersiapakan persalinan.