Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Antiretroviral Medicine Ethical Execution Policy for HIV / AIDS Survivors in Indonesia Aga Natalis; Sukimin; Tri Mulyan
Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Vol. 15 No. 2 (2021): Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology
Publisher : Institute of Medico-legal Publications Pvt Ltd

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37506/ijfmt.v15i2.14609

Abstract

Introduction: One of the health problems in Indonesia that has not been resolved is the HIV pandemic orHuman Immunodeficiency Virus or a virus that attacks/infects white blood cells which causes a decrease inhuman immunity. To combat HIV/AIDS, treatment is performed through antiretroviral drugs. But in fact,antiretroviral drugs are often scarce which causes a decrease in the welfare of people with HIV / AIDS inIndonesia.Research Objectives: This study aims to discover and analyze some policies on administering antiretroviraldrugs that are fair for people with HIV/AIDS in Indonesia.Methods: This study uses a qualitative method with a normative juridical approach. The data used aresecondary data consisting of primary and secondary legal materials. The data was collected through aliterature study and analyzed qualitatively.Conclusion: In making policies, the implementation of antiretroviral drugs must be centered on PLWHAand use the PLWHA as policy actors. The policy of delivering ARV drugs that are centered on PLHIVis expected to produce fair policy outputs and then have implications for the high welfare of PLWHA inIndonesia, this is in line with the formation of a policy based on the study of responsive legal theory initiatedby Nonet and Selznick. Responsive legal theory requires that the law that has implications for PLWHA,should always be sensitive to the needs of PLWHA, especially regarding the availability of ARV drugs.
UPAYA PENINGKATAN MINAT BELAJAR IPA PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE (CLIS) KELAS VIII SMPN 41 SEMARANG Aras, Avila; Dewi, Novi Ratna; Sukimin
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) memiliki tujuan untuk meningkatkan minat Belajar IPA peserta didik di kelas VIII G semester genap Tahun Pelajaran 2022/2023 SMPN 41 Semarang. Penelitian menggunakan model pembelajaran Childern Learning in Science (CLiS). Model PTK yang digunakan adalah model Kemmis dan Taggart dalam 2 siklus pembelajaran. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan dan observasi, serta refleksi. Data penelitian berupa minat belajar IPA peserta didik diambil dengan menggunakan instrumen angket minat belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif komparatif antar siklus. Hasil Penenlitian Tindakan Kelas (PTK) ini diperoleh rata-rata indeks minat belajar pada siklus I adalah 65,80 %. Kemudian rata-rata indeks minat belajar peserta didik pada siklus II adalah 69,78 %. Hal tersebut berarti terdapat peningkatan minat belajar IPA peserta didik kelas 8 G SMPN 41 Semarang semester genap tahun pelajaran 2022/2023.
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MATERI CAHAYA DAN ALAT OPTIK DENGAN MODEL Problem Based Learning Ulya, Izzatul; Sukimin; Dewi, Novi Ratna
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan motivasi peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning pada materi cahaya dan alat optik. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-B di SMP Negeri 41 Semarang tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 33 siswa. Jenis penelitian ini adalah penilitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data penelitian diperoleh dari nilai pra siklus, siklus 1, siklus 2, dan lembar angket motivasi belajar peserta didik. Berdasarkan data analisis N-gain terhadap peningkatan motivasi belajar peserta didik kelas VIII B diperoleh data peningkatan pada siklus 1 sebesar 0,42 dengan kategori sedang dan pada siklus 2 mengalami peningkatan sebesar 0, 65 dengan kriteria sedang. Berdsarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Problem Based Learning pada materi Cahaya dan Alat Optik dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas VIII B di SMP Negeri 41 Semarang.
PENINGKATAN KREATIVITAS MELALUI PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING KELAS VIII D SMP NEGERI 41 SEMARANG Ni’mah, Siti Nur; Sukimin; Dewi, Novi Ratna
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kreativitas peserta didik pada materi cahaya dan alat optic melalui model pembelajaran Project Based Learning. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII D SMP Negeri 41 Semarang yang berjumlah 29 orang. Penelitian yang dilakukan ini termasuk penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Sumber data yang didapatkan dari penelitian ini diperoleh dari guru dan peserta didik. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan angket. Permasalahan yang didapatkan yaitu kurangnya kreativitas peserta didik pada saat proses pembelajaran, ketika mengerjakan tugas yang diberikan. Peserta didik lebih monoton dengan referensi yang hanya itu saja tidak mau untuk mengeksplorasi kembali. Permasalahan yang terjadi membuat peneliti untuk melakukan penelitian dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning untuk meningkatkan kreativitas belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan dalam kreativitas peserta didik selama 2 siklus. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rata-rata peningkatan kreativitas peserta didik terjadi secara bertahap, untuk pra tindakan masuk dalam kategori kurang kreatif dengan presentase 49%, pada siklus 1 masih masuk dalam kategori kurang kreatif dengan presentase sebesar 53%, pada siklus 2 mengalami peningkatan menjadi kategori kreatif dengan presentase sebesar 79%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan kreativitas belajar peserta didik kelas VIII D di SMP Negeri 41 Semarang.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPIAN SOSIAL PESERTA DIDIK KELAS VIII E SMP N 41 SEMARANG Tifani, Aizah; Sukimin; Dewi, Novi Ratna
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial dengan menerapkan model problem based learning di kelas VIII E SMP N 41 Semarang. Metode penelitian menggunakan desains model kemmis dan me taggart selama dua siklus. Pengambilan data mengggunkan observasi pembelajaran problem based learning dan angket keterampilan sosial pra siklus, siklus I dan siklus II. Analisis data menggunakan analisis kualitatif deskriptif dan kuantitatif presentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa angket keterampilan sosial pada pra siklus diperoleh rata – rata sebesar 60% dengan kategori cukup, pada siklus I diperoleh rata – rata sebesar 71% dengan kategori tinggi. sehingga ada peningkatan sebesar 11%. Adaun pada siklus II diperoleh rata – rata sebesar 80% dengan kategori tinggi sehingga ada peningkatan sebesar 8%. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa penerapan problem based learning dapat meningkatkan keterampilan sosial peserta didik di kelas VIII E SMP N 41 Semarang.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN DENGAN KEPUASAN PELANGGAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA TOKO KINANTHA KIDS STORE KOTA BALIKPAPAN Juhairiyah; Sukimin; Indriastuty, Nina
MEDIA RISET EKONOMI [MR.EKO] Vol 3 No 4 (2024): MEDIA EKONOMI [MR.EKO]
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/mreko.v3i4.526

Abstract

The Objective of the research to the effect of Service Quality on Customer Loyalty with Customer Satisfaction as an intervening variable. This research was conducted on customers who have visited and made transactions at least twice.  Sampling technique with non probability sampling. The analysis method used in this research is regression analysis of the causal step method and questionnaires as a means of collecting respondent data and then processed with the help of the SPSS Statistics programme with a sample size of 315. The data analysis techniques used in this study are validity test, reliability test, normality test, F-test, t-test, R-test, regression analysis of intervening variables and sobel test to see how much the independent variable affects the related variable through the intervening variable. Based on the results obtained from this study, service quality has a positive and significant influence on customer loyalty with customer satisfaction as an intervening variable at Kinantha Kids Store Balikpapan City. Service quality, customer satisfaction have an influence of 18.9% on customer loyalty, while the remaining 81.1% is influenced by other variables not examined in this study.
Filosofi Dan Matematika Motif Batik Sindu Melati: Studi Etnografi Pembelajaran Kontekstual Hidayati, Miftachul; Windi Hastuti; Sukimin; Naufal Ishartono
Jurnal Derivat: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Derivat (Agustus 2025)
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/j.derivat.v12i2.7787

Abstract

Batik is a traditional Indonesian craft that involves the technique of dyeing cloth using wax to create beautiful motifs with certain patterns. This study explores the ethnomathematics of the Batik Sindu Melati motif, because there are many ethnomathematic studies on batik, but none have studied it. This study explores the philosophy of instilling unique cultural insights as a form of conservation of Indonesian culture and the mathematical concepts contained therein. The purpose of the study is to describe the philosophy and mathematical concepts of Batik Sindu Melati. This qualitative ethnographic research, with a research method, answers four ethnographic research questions that must be answered by researchers. Data collection through observation, semi-structured interviews with craftsmen and mathematicians, and documentation. The results of the study, Batik Sindu Melati, contain geometric concepts such as geometric transformation, plane geometry, symmetry, similar and congruent, and arithmetic concepts in the form of ratios. This study concludes that the Sindu Melati Batik motif contains mathematical concepts that can be utilized in learning, especially with an ethnomathematics approach, and is expected to be used for the development of contextual and meaningful mathematics teaching materials, as well as being an effort to conserve the Sindu Melati Batik culture. Keywords: Batik Sindu Melati, Ethnography, Ethnomathematics
Judicial Considerations of the Kota Bharu High Court of Malaysia in Acquitting an Indonesian Migrant Worker’s Death Penalty izziyana, Wafda vivid; Sukimin; Endah Puji Astuti; Eva Dwi
Jurnal Jurisprudence Vol. 14, No. 2, December 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jurisprudence.v14i2.6506

Abstract

ABSTRACT Purpose of the study: This paper aims to provide an in-depth analysis of the judges' considerations in case number HC-42KB-7-04/2014 at the High Court of Kota Bharu, Malaysia. This paper specifically aims to explore the philosophical, historical, psychological, and sociological aspects that influenced the decision to release an Indonesian migrant worker from a death penalty charge. The considerations of Malaysian judges were guided by the applicable law, facts of the case, principles of justice, legal precedents; social considerations and due process of law. Methodology: This was socio-legal research with a comparative legal approach that examined how the law functions and is applied in society, taking into account the social, cultural and economic contexts that influence it. Results: The analysis of the judges' reasoning in Wilfrida Soik's case (HC-42KB-7-04/2014) by the Kota Bharu High Court highlights the importance of a holistic approach to law enforcement. The court emphasized substantive justice by integrating written law with the human condition, particularly the mental state of the accused. This decision reflects the influence of the diplomatic relations between Indonesia and Malaysia, respect for sovereignty, and international conventions. Psychologically, the defendant's mental state was disturbed, showcasing the justice system's attention to individual well-being. Sociologically, the judgment underscored the interplay of social and cultural factors, promoting rehabilitation alongside punishment. This multidimensional approach reinforces fairness and social justice in legal decisions. Applications of this study: The results of this research may inspire judicial institutions to make decisions based on considerations of inconsistency of evidence; lack of murderous intent; humanitarian consideration; criminal policy; and parole consideration. This is because many factors must be considered when making a decision, especially in the case of a death row. Novelty/Originality of this study: The analysis of Wilfrida Soik's case underscores a holistic approach to law enforcement, emphasizing substantive justice, mental health, and sociocultural factors. This novel research reveals how these considerations led to the decision to spare the accused from the death penalty, highlighting fairness and social justice. Keywords: Judicial considerations, Indonesian migrant workers, death penalty.   ABSTRAK  Tujuan penelitian: Makalah ini bertujuan untuk memberikan analisis mendalam tentang pertimbangan hakim dalam perkara nomor HC-42KB-7-04/2014 di Pengadilan Tinggi Kota Bharu, Malaysia. Makalah ini secara khusus bertujuan untuk mengeksplorasi aspek filosofis, historis, psikologis, dan sosiologis yang memengaruhi keputusan untuk membebaskan seorang pekerja migran Indonesia dari dakwaan hukuman mati. Pertimbangan hakim Malaysia dipandu oleh hukum yang berlaku, fakta-fakta kasus, prinsip-prinsip keadilan, preseden hukum; pertimbangan sosial dan proses hukum yang wajar. Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian sosio-hukum dengan pendekatan hukum komparatif yang mengkaji bagaimana hukum berfungsi dan diterapkan dalam masyarakat, dengan mempertimbangkan konteks sosial, budaya, dan ekonomi yang memengaruhinya. Hasil: Analisis penalaran hakim dalam perkara Wilfrida Soik (HC-42KB-7-04/2014) oleh Pengadilan Tinggi Kota Bharu menyoroti pentingnya pendekatan holistik terhadap penegakan hukum. Pengadilan menekankan keadilan substantif dengan memadukan hukum tertulis dengan kondisi manusia, khususnya kondisi mental terdakwa. Putusan ini mencerminkan pengaruh hubungan diplomatik antara Indonesia dan Malaysia, penghormatan terhadap kedaulatan, dan konvensi internasional. Secara psikologis, kondisi mental terdakwa terganggu, yang menunjukkan perhatian sistem peradilan terhadap kesejahteraan individu. Secara sosiologis, putusan tersebut menggarisbawahi interaksi faktor sosial dan budaya, yang mendorong rehabilitasi di samping hukuman. Pendekatan multidimensi ini memperkuat keadilan dan keadilan sosial dalam keputusan hukum.   Aplikasi penelitian ini: Hasil penelitian ini dapat menginspirasi lembaga peradilan untuk membuat keputusan berdasarkan pertimbangan ketidakkonsistenan bukti; kurangnya niat membunuh; pertimbangan kemanusiaan; kebijakan kriminal; dan pertimbangan pembebasan bersyarat. Hal ini karena banyak faktor yang harus dipertimbangkan saat membuat keputusan, terutama dalam kasus hukuman mati.   Kebaruan/Keaslian penelitian ini: Analisis kasus Wilfrida Soik menggarisbawahi pendekatan holistik terhadap penegakan hukum, yang menekankan keadilan substantif, kesehatan mental, dan faktor sosial budaya. Penelitian baru ini mengungkap bagaimana pertimbangan-pertimbangan tersebut berujung pada keputusan untuk membebaskan terdakwa dari hukuman mati, dengan menonjolkan keadilan dan keadilan sosial.  Kata kunci: Pertimbangan hukum, pekerja migran Indonesia, hukuman mati.