Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

POLIGAMI DALAM METODE TAFSIR AL-QUR’AN MUHAMMAD SHAHROUR Bukhori, Evi Muzaiyidah
An-Nisa' : Jurnal Kajian Perempuan dan Keislaman Vol. 14 No. 1 (2021)
Publisher : LP2M IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/annisa.v14i1.53

Abstract

Tulisan ini dilatarbelakangi oleh keinginan kuat untuk mempublikasikan masterpiece seorang mufasir kontroversial dari Suriah yang menawarkan pembacaan baru terhadap Al-Qur’an bernama Muhammad Syahrur. Dalam tafsirnya terhadap Al-Qur’an, Syahrur telah mengundang berbagai polemik dan respon-respon yang tidak jarang bernada negatif. Syahrur bukanlah satu-satunya mufasir modern-kontemporer anti maenstreem, terdapat juga mufasir lain seperti Muhammad Arkoun. Namun menarik untuk dicatat adalah metodologi tafsir Al-Qur’an Syahrur  gunakan untuk membaca isu-isu perempuan yang masih terus-menerus diperdebatan sampai hari ini yaitu isu poligami. Hasil tulisan ini adalah Pembacaan Syahrur terhadap Al-Qur’an sedikit banyak dipengaruhi oleh setting sosial di mana ia hidup. Terutama pergumulannya dengan dengan teman sekaligus guru bernama ‘’Ja’far Dakk al-Bab. Semenjak itu Syahrur mulai mendalami Al-Qur’an. Muhammad Syahrur memandang salah satu problem terbesar dalam penafsiran Al-Qur’an adalah problem aplikasi metodologi penafsiran. Konsep kunci pemikiaran Syahrur adalah teori tentang Hudud. Teori ini terutama dipakai untuk membaca persoalan-persoalan hukum yang terdapat dalam ajaran Islam khususnya isu poligami memiliki pemahaman yang unik dibandingkan dengan ulama-ulama terdahulu. This paper is motivated by a strong desire to publish a masterpiece of a controversial commentator from Syria who offers a new reading of the Qur'an named Muhammad Syahrur. In his commentary on the Qur'an, Syahrur has invited various polemics and responses that are often negative in tone. Shahrour is not the only modern-contemporary anti-maenstreem commentator, there are also other commentators such as Muham-mad Arkoun. However, it is interesting to note that the methodology of Al-Qur'an Syahrur exegesis uses to read women's issues which are still being debated to this day, namely the issue of polygamy. The result of this paper is that Syahrur recitation of the Al-Qur'an is more or less influenced by the social setting in which he lives. Especially his struggles with a friend and teacher named Ja'far Dakk al-Bab. Since then Syahrur began to study the Qur'an. Muhammad Syahrur sees that one of the biggest problems in the interpretation of the Qur'an is the problem of the application of the methodology of interpretation. The key concept of Syahrur ‘s thinking is the theory of Hudud. This theory is mainly used to read legal issues contained in Islamic teachings, especially the issue of polygamy, which has a unique understanding compared to previous scholars.
Video Scribe Media Development Management In Improving Arabic Speaking Skills Mukhibat, M; Bukhori, Evi Muzaiyidah
Ijaz Arabi Journal of Arabic Learning Vol 4, No 3 (2021): Ijaz Arabi: Journal Of Arabic Learning
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ijazarabi.v4i3.12760

Abstract

One of the relevant learning media today to improve Arabic speaking skills is audio-visual media in Video scribe. The development of video scribe media is very urgent to do. Because the characteristics of video scribe-based learning can help students to understand and improve Arabic speaking skills by presenting images, sounds, animations, and designed learning materials interestingly to achieve the expected learning objectives, this research, and development (RD) at Kiai Haji Achmad Siddiq State Islamic University (UIN KHAS) Jember has provided a solution to the lack of Arabic learning media. Based on the test results of the validator (media, material, and design experts) on the development of the video scribe media, the score from the validator was based on the value component, namely the score from the learning media expert was 90% with a very valid/decent category, from the Arabic learning material expert got a score of 92 % with very valid/decent category. Moreover, the score from the design expert is 92% in the very valid/decent category. The field trial results using students’ response questionnaire instrument denoted that video scribe media for Arabic speaking skills learning, in general, achieved 47.1%, which indicates that video scribe is an exciting media to use in learning Arabic speaking skills. Besides, the lecturer responded during implementing video scribe media that it was a suitable medium for the pandemic. Thus, it became a solution in learning Arabic speaking skills. Based on these data, the video scribe media developed is feasible to learn Arabic speaking skills.
Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Arab Berbasis Kurikulum Merdeka Belajar Bukhori, Evi Muzaiyidah; Sulton, Ahmad
TSAQOFIYA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/tsaqofiya.v6i2.466

Abstract

This study was conducted to develop an Arabic e-module based on the Merdeka Belajar curriculum. The purpose of this study was to describe the validation of the Arabic e-module and the effectiveness of using the developed e-module. This study is an R&D study with the ADDIE development model. The evaluation instrument used tests and questionnaires and was analyzed using the T-Test. The results of the study are in the form of an Arabic e-module developed through a flipbook application, which includes features such as sound, images, animation, video, and more, that attract interest in learning and make it easier for students to understand Arabic material. Based on the results of the validity of media experts (92% very interesting), material experts (94% very interesting), and language experts (87.3% very interesting). The results of the limited trial between the control and experimental groups, analyzed with the T-test through the Independent Samples T-test on IMB SPSS 25.0, showed that the value of sig. (2-tailed) was 0.001, which is greater than 0.05. This means that Ha is accepted and H0 is rejected. The conclusion is that there is a significant difference between the Post-test learning outcomes of the control and experimental groups. Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan e-modul Bahasa Arab berbasis kurikulum Merdeka Belajar. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan validasi e-modul Bahasa Arab dan efektifitas penggunaan e-modul yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian R&D dengan model pengembangan ADDIE. Instrumen evaluasi menggunakan tes dan angket dan dianalisis dengan T-Test. Hasil penelitian berupa e-modul Bahasa Arab yang dikembangkan melalui aplikasi flipbook, di dalamnya terdapat fitur suara, gambar, animasi, video dan sebagainya menarik minat belajar serta memudahkan mahasiswa memahami materi Bahasa Arab. Berdasarkan hasil validitas ahli media sebesar 92% (sangat menarik), ahli materi sebesar 94% (sangat menarik), dan ahli bahasa sebesar 87,3% dengan (sangat menarik). Hasil uji coba terbatas antara kelompok kontrol dan eksperimen dengan uji T-test melalui Independent Samples T-test) pada IMB SPSS 25.0 menunjukkan bahwa nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,001>0,05. Artinya Ha diterima dan H0 ditolak. Kesimpulannya bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar Post-test kelompok kontrol dan eksperimen.
KHITHABAH SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA (MAHARAH AL-KALAM) MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA ARAB IAIN JEMBER Bukhori, Evi Muzaiyidah; Nurchayati, Siti
TA'LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol 8 No 1 (2025): January
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/talim.v8i1.8979

Abstract

Pembelajaran bahasa Arab khususnya pada keterampilan berbicara kepada penutur non Arab banyak menjumpai kendala. Keterampilan berbicara bahasa Arab merupakan kemampuan aktif produktif bagi penutur non Arab. Salah satu teknik untuk mengefektifkan dan mengefisiensi pembelajaran keterampilan berbicara bahasa Arab dengan strategi khithabah (Pidato). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Prosedur pelaksanaannya terdapat beberapa siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan meliputi: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, siklus I dan siklus II. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan tes. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen berupa lembar observasi, pedoman wawancara dan catatan lapangan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti bahwa proses pembelajaran dengan melewati dua siklus serta adanya pre-test dan pos-test dapat berpengaruh pada keterampilan berbicara (maharah al-kalam) melalui strategi khithabah pada mahasiswa Prodi PBA FTIK IAIN Jember. Berdasarkan pada kondisi mahasiswa saat proses pembelajaran khithabah mulai dari pra-tindakan, siklus I, siklus II, dan post-test. Adapun jumlah skor pada siklus pertama yaitu 492,9 meningkat menjadi 524 pada siklus kedua sehingga dapat disimpulkan bahwa keterampilan berbicara mahasiswa PBA melalui strategi khithabah mengalami peningkatan sebesar 31,1.
Implementasi Metode Inside-Outside Circle (IOC) Dalam Pembelajaran Tarakib Di Madrasah Aliyah Baitul Arqom Jember Bukhori, Evi Muzaiyidah; Hasanah, Ismatul
INTAJUNA : Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian, Produk Bidang Pendidikan Bahasa Arab Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Metode Inside-Outside Circle (IOC) merupakan bagian dari pembelajaran yang bersifat Cooperative Learning, metode pembelajaran ini memiliki struktur yang jelas, dalam proses pembelajaran siswa diminta untuk gotong royong saling berbagi informasi terkait dengan materi yang telah di sampaikan. dengan adanya kerjasama antar siswa diharapkan mampu membantu siswa lainnya dalam memahami materi pembelajaran. Penerapan model pembelajaran dalam pembelajaran tarakib mampu meminimalisir kesulitan-kesulitan yang terjadi dalam proses pembelajaran. Tarakib mempunyai kesan susah dipelajari dan difahami, dalam proses pembelajaran terkadang diminta menghafal nadhom dan kaidah kemudian disetorkan kepada guru, adanya implementasi metode Inside-Outside Circle (IOC) mampu menghadirkan pembelajaran tarakib yang menarik dan menyenangkan, kegiatan implementasi metode Inside-Outside Circle (IOC) membuat sebagian siswa bergerak membentuk lingkaran kecil dan besar, lingkaran kecil menghadap ke luar dan lingkungan besar menghadap ke dalam, siswa yang berada dalam lingkaran luar berputar selangkah atau dua langkah untuk menemukan pasanganya, kemudian saling berbagi pemahaman terkait materi tarakib yang telah disampaikan, jika dirasa cukup guru akan meminta untuk berputar kembali hingga pembelajaran selesai. Hal ini mampu menghilangkan kesan-kesan negatif tentang pembelajaran tarakib yang monoton dan membosankan. Kata Kunci: Metode Inside-Outside Circle (IOC), Tarakib Bahasa Arab.
Manajemen Layanan Perpustakaan Madrasah dalam meningkatkan Minat Baca Peserta Didik di MTs Negeri 10 Jember Arillia, Icha; Bukhori, Evi Muzaiyidah; Aimmah, Muftiatul
Rausyan Fikri Journal of Islamic Studies Vol 1, No 2 (2023): Rausyan Fikri: Journal of Islamic Studies
Publisher : Yayasan Al-Aziziyah Tlogoagung Kedungadem Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62283/rijis.v1i2.13

Abstract

The purpose of writing this research is to describe the management of library services through mobile libraries at MTsN 10 Jember as strengthening students’ interest in reading, describing the management of madrasa libraries through planning, organizing, implementing, monitoring and evaluating processes. This research uses a descriptive qualitative approach with data collection instruments in the form of observation, interviews and documentation. The subjects of this research were students of MTsN 10 Jember, librarians from the Jember Archives and Library Service. The research results show that Madrasah Library Service Management is something that motivates students to write works entitled Love Poems for My Prophet and Longing for Family Heaven. Apart from the madrasa library, there are other benefits gained from using the mobile library, namely increasing students’ knowledge, insight and abilities, teachers taking an active role in accompanying students, teachers are happy to see students enthusiastic about reading. 
Penerapan Media Roda Putar (Spinning Wheel) Dalam Meningkatkan Kosakata Bahasa Arab di MTs N 10 Jember Syaharani, Indry; Bukhori, Evi Muzaiyidah; Aimmah, Muftiatul
Rausyan Fikri Journal of Islamic Studies Vol 1, No 2 (2023): Rausyan Fikri: Journal of Islamic Studies
Publisher : Yayasan Al-Aziziyah Tlogoagung Kedungadem Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62283/rijis.v1i2.14

Abstract

The rotating wheel is a circle that can be rotated and divided into several sectors/parts inwhichtherearequestioncards.Oneinterestingwaytoimprovemasteryofmufrodatandto make it easier for students to remember mufrodat is to use a rotating wheel, which isexpectedtobeabletoimprovestudents'abilities,especiallyinincreasingstudents'vocabulary. The main aim of learning Arabic mufradat is to introduce new vocabulary tostudents either through, train students to be able to pronounce the vocabulary properly andcorrectly, understand the meaning of vocabulary, both denotatively or lexically and whenused in the context of certain sentences. Mastery of mufradat is a person's understandingand ability to use or master mufradat in communication. The method used in this researchis a descriptive qualitative research method. Data collection techniques use expert theoriestaken from some books and scientific journals. Actions used in this research is rotatingwheelmedia.Roda putar berbentuk lingkaran yang dapat diputar dan dibagi menjadi beberapasektor/bagian yang didalamnya terdapat kartu soal. Salah satu cara yang menarik untukmeningkatkanpenguasaanmufrodatdanuntukmemudahkansiswadalammengingatmufrodat adalah dengan menggunakan media roda putar, yang diharapkan mampu untukmeningkatkankemampuansiswakhususnyadalammeningkatkankosakatasiswa.Tujuanutama pembelajaran mufradat bahasa Arab adalah memperkenalkan kosakata baru kepadasiswa baik, memahami makna kosakata, baik secara denotatif maupun leksikal dan biladigunakan dalam konteks kalimat tertentu. Penguasaan mufradat adalah pemahaman dankemampuanseseorangdalammenggunakanataumenguasaimufradatdalamberkomunikasi. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah strategi eksplorasiilustratif subjektif. Strategi pengumpulan informasi memanfaatkan spekulasi utama yangdiambil dari beberapa buku dan catatan harian logis. Kegiatan yang digunakan dalameksplorasiiniadalahmedia roda berputar.
Strategi Madrasah Dalam Meningkatkan Jumlah Peserta Didik Di MTs Negeri 10 Jember Annisa, Firdaus; Bukhori, Evi Muzaiyidah; Aimmah, Muftiatul
Rausyan Fikri Journal of Islamic Studies Vol 1, No 2 (2023): Rausyan Fikri: Journal of Islamic Studies
Publisher : Yayasan Al-Aziziyah Tlogoagung Kedungadem Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62283/rijis.v1i2.15

Abstract

In today's world, the education sector must be treated and managed professionally because competition is increasingly fierce. Educational institutions will be abandoned by consumers or society if they are managed carelessly. With increasingly tight competition, every madrasah inevitably has to strive for effective management in order to provide the best service. A quality madrasah in the eyes of the community will have a positive impact onthe institution itself. This requires a strategy to bedeveloped to achieve educationalgoalsat a certain level. Theaim of this research is to explain the strategies used, namely internal and external strategies at Madrasah Tsanawiyah Negeri 10 Jember to increase the number of students. This research is research using qualitative methods. This qualitative research method was chosen because the researcher intended to describe and analyze certain phenomena in depth and detail. Data collection methods used were observation, interviews and documentation. The results of research on strategies carried out at Madrasah Tsanawiyah Negeri 10 Jember by implementing two strategies, namelyfirst,aninternalstrategywiththreesteps,1)Improvingthequalityofstudents,2)Collaborationbetween teaching staff and school principals, 3) Improving madrasa facilities and infrastructure . Second, external strategies include, 1) Utilizing social media, 2) Making banners and brochures, 3) Socializing with government agencies.Di zaman sekarang ini, Pentingnya mengelola bidang pendidikan secara profesional semakin meningkat karena persaingan yang semakin ketat. Jika lembaga pendidikan tidak dikelola dengan baik, konsumen atau masyarakat mungkin akan meninggalkannya. Oleh karena itu, dengan persaingan yang semakin ketat, setiap madrasah harus berusaha menerapkan manajemen yang efektif agar dapat memberikan pelayanan terbaik. Madrasah yangberkualitas di mata masyarakat akan memberikan dampak positif bagi lembaga itu sendiri. Diperlukan penyusunan strategiuntukmencapaitujuanpendidikanpadatingkattertentu.Tujuandaripenelitianiniadalahuntukmenjelaskan strategi yang digunakan, yakni strategi internal dan eksternal di Madrasah Tsanawiyah Negeri 10 Jember untuk meningkatkan jumlah peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dipilih karena peneliti bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena tertentu secara mendalam dan terperinci. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian mengenai strategi yang diterapkan di Madrasah Tsanawiyah Negeri 10 Jember meliputi dua strategi utama. Pertama, strategi internal dengan tiga langkah, yaitu 1) Meningkatkan mutu peserta didik, 2) Kerja sama antar tenaga pendidik dan kepala sekolah, 3) Memperbaiki sarana dan prasarana madrasah. Kedua, strategi eksternal meliputi, 1) Memanfaatkan media sosial, 2) Pembuatan banner dan brosur, 3) Sosialisasi dengan instansi pemerintah.