Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Analisis Perkembangan Perkebunan Kelapa Sawit Provinsi Sumatera Utara Purba, Markus Buha Amando; Nurcahyani, Marizha
AGRISAINS: Jurnal Ilmiah Magister Agribisnis Vol 7, No 2 (2025): AGRISAINS: Jurnal Ilmiah Magister Agribisnis JULI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrisains.v7i2.6034

Abstract

This article aims to analyze the potential advantages of the palm oil plantation sector in North Sumatra Province and evaluate its level of specialization and localization. The study focuses on assessing these aspects to support the sector's optimal development. Data were collected from the Central Bureau of Statistics and other relevant institutions and analyzed using qualitative and quantitative approaches, including Location Quotient (LQ) analysis, Localization Coefficient (α) analysis, and Specialization Coefficient (β) analysis with the aid of Microsoft Excel software. The findings indicate that from 2019 to 2022, palm oil plantations in North Sumatra served as a base sector in terms of land area and production (LQ 1) but have not yet become a primary sector in labor absorption (LQ 1). The localization coefficient (α 1) suggests that palm oil plantations are spread across multiple districts/cities rather than being concentrated in a single area. Additionally, the specialization coefficient (β 1) reveals that no district or city specializes in palm oil plantation management.
Edukasi Kapasitas Masyarakat di Area Objek Wisata Puncak Merga Silima Dalam Meningkatkan Jumlah Wisatawan Yardha Moerni, Saufa; Yulia Barky, Neneng; Nurcahyani , Marizha
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v3i1.88

Abstract

. Puncak Merga Silima memiliki potensi cukup besar sebagai objek wisata karena potensi alamnya. Potensi yang dimiliki objek wisata ini merupakan peluang untuk menjadikan objek wisata Puncak Merga Silima menjadi objek wisata yang sukses dan berkontribusi pada pengembangan industri pariwisata di daerah tersebut, namun hanya jika dilakukan perencanaan dan pengembangan yang tepat. Tujuan edukasi ini adalah untuk meningkatkan kapasitas masyarakat setempat dalam mengelola dan mempromosikan objek wisata yang ada di wilayah mereka. Melalui edukasi ini, diharapkan masyarakat setempat memiliki pengetahuan yang memadai untuk menjadi pengelola wisata yang baik dan menjaga kelestarian alam di sekitar objek wisata. Metode yang dilakukan terdiri atas studi literatur pada tahap pra pelaksanaan, selanjutnya melakukan observasi lapangan untuk melihat langsung potensi alam di objek wisata, diskusi dan wawancara dengan perwakilan masyarakat untuk mengetahui kendala non fisik, penyampaian materi edukasi dan diakhiri dengan penyampaian kesimpulan dan saran untuk pengembangan objek wisata. Dari kegiatan ini disimpulkan bahwa perlu dilakukan edukasi yang berkesinambungan dengan topik-topik berbeda namun berfokus pada pengelolaan dan pengembangan objek wisata setempat untuk terus meningkatkan pemahaman masyarakat. Selanjutnya perlu dilakukan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat dalam hal pengelolaan dan pengembangan, serta penyediaan fasilitas pendukung yang memadai dan memberikan kenyamanan pada wisatawan. Selain itu, perlu dilakukan perencanaan dan penataan lokasi objek wisata dengan baik agar objek wisata dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat pada masyarakat dan pengelola.
Analisis Saluran Pemasaran Salak Pondoh (Salacca edulis Reinw) Desa Rumah Lengo Kecamatan STM Hulu : Marketing Channel Analysis of Pondoh Salak (Salacca edulis Reinw) Rumah Lengo Village, STM Hulu District Barus, Umike Rosella Br; Nurcahyani, Marizha
Jurnal Agriuma Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Agriuma April
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agri.v7i1.13678

Abstract

This research aims to determine: 1) the marketing channel pattern for pondoh salak in Rumah Lengo Village, STM Hulu District, 2) the income of salak farmers, 3) the margin of each marketing channel formed, 4) farmer's share of each marketing channel, 5) the level of efficiency of each marketing channel. The analytical method used in this research is descriptive and quantitative analysis. Descriptive analysis to determine marketing institutions and marketing channels for salak. Quantitative analysis to analyze income, marketing margin, farmer's share and marketing efficiency analysis. The results of this research show that there are three marketing channel patterns for pondoh salak in Rumah Lengo Village, namely: Marketing channel pattern I: Farmers → Final consumers, Marketing channel pattern II: Farmers → Retailers → Consumers, Marketing channel pattern III: Farmers → Collecting traders → Retailers →Consumers The average revenue of Pondoh salak farmers per hectare is IDR 2,223,529, with a total farming cost of IDR 636,765, resulting in an average income of IDR 1,577,848. The highest farmer's share is found in marketing channel I, where farmers sell directly to consumers, making it the shortest and most profitable channel. All three marketing channels in the research area are efficient, but the most efficient is marketing channel I with an efficiency value of 1%, followed by channel II with 4.6%, and the lowest is channel III with 8.99%.
Analisis Kinerja Ekspor Minyak Atsiri Indonesia Di Pasar Internasional Nurcahyani, Marizha; Salqaura, Siti Sabrina
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 8 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v8i1.11771

Abstract

Minyak atsiri merupakan komoditas ekspor non migas yang dibutuhkan di berbagai industri. Indonesia merupakan salah satu negara yang melakukan ekspor minyak atsiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengalisa kinerja ekspor minyak atsiri Indonesia di pasar internasional selama periode 2013 sampai 2022 dengan menggunakan alat analisis Revealed Comparative Advantage (RCA) untuk menganalisis daya saing komparatif, Export Competitiveness Index (ECI) untuk menganalisis daya saing kompetitif, dan Indeks Spesialisasi Perdagangan (ISP) untuk menganalisis spesialisasi perdagangannya. Berdasarkan hasil analisis, kinerja ekspor minyak atsiri Indonesia di pasar Internasional disimpulkan bahwa Indonesia memiliki keunggulan komparatif dengan nilai Indeks Revealed Comparative Advantage Advantage (RCA) melebihi satu. Keunggulan komparatif minyak atsiri Indonesia di negara tujuan ekspor yang sangat kuat berturut-turut yaitu Perancis, China, India dan Amerika Serikat. Berdasarkan rata - rata nilai Export Competitiveness Index (ECI),Indonesia mencatat rata-rata nilai sebesar 1. Hal ini berarti Indonesia memiliki keunggulan daya saing kompetitif terhadap minyak atsiri. Berdasarkan rata-rata nilai  Indeks Spesialisasi Perdagangan (ISP), minyak atsiri Indonesia bernilai positif, ini berarti Indonesia memiliki tingkat spesialisasi yang tinggi dalam produksi dan ekspor minyak atsiri. 
Strategi Pemasaran Buah Jeruk Siam (Citrus nobilis) (Studi Kasus di Desa Melati II Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai) Safitri, Bella; Nurcahyani, Marizha; Rahman, Abdul
Jurnal Agrisep Vol 26, No 1 (2025): Volume 26 Nomor 1 Juni 2025
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agrisep.v26i1.45609

Abstract

This study aims to find out EFAS and IFAS as well as the marketing strategy of siamese oranges in Melati II Village, Perbaungan District. The data analysis in this study is a descriptive analysis and a SWOT analysis. The location of this research was chosen deliberately (purposive), this research was carried out in Melati II Village, Perbaungan District.Using the Snowball Sampling method for farmers and marketing institutions, the simple random sampling method for consumer samples. Based on the results of the study, it can be concluded that the marketing strategy of chayote is an aggressive development strategy by utilizing the existing strategies of strength and opportunity. Business owners can take advantage of the combination of these two strategies, namely maintaining the quality of Siamese oranges during religious holidays (S1,O1), selling fruits directly to consumers during religious holidays (S3,O1), and retaining customers by providing discounts and good relations with stakeholders (S4,O3,S5) and being able to overcome existing weaknesses and threats, namely increasing promotions so that they can compete with other Siamese orange businesses (W1, T1). Keywords: Marketing Channels, Internal Factors, External Factors, SWOT AnalysisKeywords: Marketing Channels, Internal Factors, External Factors, SWOT Analysis
Marketing Analysis Of Smallholder Oil Palm In Village Negeri Lama, Labuhanbatu Regency simatupang, Bienardo Victori; Nurcahyani, Marizha
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v10i1.2085

Abstract

This article aims to analyze the marketing channels of smallholder fresh fruit bunches (FFB) of oil palm in Negeri Lama, Labuhanbatu Regency. The study focuses on the distribution structure, marketing functions performed by each actor, and the efficiency and profitability for farmers within two main marketing channels. To approach this problem, marketing efficiency theory, marketing margin, and market structure concepts are employed. Data were collected through questionnaires and in-depth interviews with farmers, agents, and RAMs, then analyzed using descriptive quantitative and qualitative methods. The results show that the majority of farmers (80%) market through indirect channels involving intermediaries, while only a small portion (20%) sell directly to the mills. Marketing functions such as transportation, packing, and sorting are mostly handled by agents and RAMs rather than farmers. This study concludes that direct marketing channels provide higher profit margins but require stronger logistics and better fruit quality. Therefore, strengthening farmer capacity and improving logistics infrastructure are key to enhancing marketing efficiency in the study area.
OPTIMALISASI KELEMBAGAAN, POTENSI KEARIFAN LOKAL DAN DIGITALISASI PROMOSI PADA AGROWISATA PALOH NAGA, KABUPATEN DELI SERDANG Mardiana, Siti; Nurcahyani, Marizha; Novriandi, Dian
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5426-5434

Abstract

Agrowisata Paloh Naga di Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, merupakan destinasi wisata berbasis pertanian dengan potensi besar untuk meningkatkan ekonomi lokal melalui kearifan lokal dan sumber daya alam. Namun, agrowisata ini menghadapi beberapa tantangan, termasuk manajemen kelembagaan yang belum optimal, fluktuasi jumlah pengunjung, dan kurangnya promosi digital yang efektif. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui penguatan kelembagaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan digitalisasi promosi. Pelaksanaan program PKM dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Pelatihan difokuskan pada manajemen kelembagaan, keterampilan promosi digital, dan pengembangan potensi kearifan lokal. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kemampuan pengelola BUMDes dalam manajemen agrowisata, peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan wisata, serta peningkatan jumlah kunjungan wisatawan melalui promosi digital. Pengembangan potensi kearifan lokal, seperti produk makanan tradisional dan kerajinan tangan, berhasil menjadi daya tarik wisata yang meningkatkan pendapatan masyarakat lokal. Tantangan yang masih dihadapi meliputi resistensi masyarakat terhadap teknologi digital dan keterbatasan infrastruktur internet. Secara keseluruhan, program ini telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal, memperkuat kelembagaan, dan mempromosikan Agrowisata Paloh Naga secara lebih luas dan berkelanjutan.
The Analysis of Customer Satisfaction at Jagad Farm Binjai Grape Agrotourism in Tandem Hulu Village, North Binjai District, Binjai City, North Sumatra Prayogi, Afrian; Nurcahyani, Marizha
Jurnal Agriuma Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Agriuma Oktober
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agri.v7i2.15985

Abstract

Competition among agrotourism destinations requires managers to maintain and improve service quality to meet visitors’ expectations. This study aims to analyze visitor satisfaction at Jagad Farm Grape Agrotourism using the Importance Performance Analysis (IPA) and Customer Satisfaction Index (CSI) methods. Fourteen attributes covering product quality, service, facilities, and promotion were examined through visitor questionnaires. The results show a CSI value of 87.75%, categorized as “very satisfied,” indicating that most visitor expectations were met. The IPA results identified grape product quality, pre-visit promotion, and ease of understanding services as top priorities for improvement. Meanwhile, attributes such as product suitability, fair pricing, strategic location, and friendly service should be maintained. These findings recommend that management focus on enhancing priority attributes and maintaining those with good performance to ensure consistently high and sustainable visitor satisfaction.
Analisis Penawaran Ekspor Crude Palm Oil (CPO) Indonesia ke China (Pendekatan Error Correction Model) Nurcahyani, Marizha
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 5 No. 2 (2020): November 2020
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v5i2.3628

Abstract

Beragam penggunaan minyak nabati pada makanan menyebabkan permintaan cenderung meningkat setiap tahunnya. CPO merupakan salah satu minyak nabati yang paling banyak dikonsumsi di dunia. Salah satu produsen terbesarnya adalah Indonesia dengan salah satu konsumennya adalah China. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa faktor- faktor yang memengaruhi ekspor CPO Indonesia ke China pada tahun 1990 sampai 2015. Metode yang digunakan adalah metode Error Correction Model (ECM) untuk mengetahui faktor yang berpengaruh pada jangka panjang dan jangka pendek. Variabel yang diamati yaitu volume ekspor CPO Indonesia oleh China dengan faktor  yang memengaruhi antara lain waktu, harga CPO Internasional, harga barang subsitusi (minyak kedelai), dan bea ekspor (Malaysia dan Indonesia). Hasil analisis menunjukkan bahwa volume ekspor CPO Indonesia ke China dipengaruhi oleh bea ekspor CPO Indonesia secara negatif dan signifikan baik dalam jangka panjang maupun pendek.
Edu Fun Entrepreneurship : Inovasi Olahan Tani Rakyat Berbasis Economic Sustainability, Desa Jati Kesuma,Namorambe Kab. Deli Serdang: Edu Fun Entrepreneurship : Inovasi Olahan Tani Rakyat Berbasis Economic Sustainability, Desa Jati Kesuma,Namorambe Kab. Deli Serdang Rahmadhani, Sari Nuzullina; Ananda, Rana Fathinah; Nurcahyani, Marizha
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Jati Kesuma, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara memiliki kelompok masyarakat yang bernama Gapoktan Jati Kesuma. Kelompok masyarakat ini merupakan kelompok masyarakat produktif yang dapat dikembangkan menjadi wirausahawan baru di Desa. Gapoktan dimana sebagian besar dari Gapoktan fokus pada budidaya jambu air merah thongsamsi, dengan total produksi keseluruhan hasil panen tani tersebut mencapai 1 ton setiap tahunnya. Kelompok masyarakat memanfaatkan lahan khusus pada pertanian seluas ± 1 hektar di lokasi lahan budidaya tersebut. Kelompok Gapoktan Jati Kesuma mengalami kendala dalam penanganan pasca panen dan pengolahan hasil produksi panen tani sebanyak 1 ton. Hal ini dikarenakan para kelompok tani tersebut masih menggunakan manajemen usaha dan pemasaran secara konvensional dalam memasarkan dan menjual produk hasil panen. Dari hasil kunjungan dan wawancara dengan mitra, diketahui Gapoktan memiliki beberapa masalah yang dihadapi, yaitu: 1) Belum bisa membuat produk olahan dari hasil panen sehingga banyak hasil panen yang terbuang (busuk) dan rendahnya minat buah di daerah itu sendiri. 2) Belum menjual produk secara online. 3) Tidak adanya produk unggulan yang menjadi strategi promosi yang berkelanjutan. 4) Tidak adanya pola SDM yang terintegrasi. Pentingnya PKM ini dilaksanakan 1) Mengatasi sisa hasil panen jambu untuk diolah menjadi produk olahan berupa keripik buah yang dapat meningkatkan fokus perekonomian pada kesejahteraan bersama, 2) Mengedukasi kelompok masyarakat melalui Edu Fun Entrepreneurship dalam penggunaan media online seperti instagram dan tiktok untuk memasarkan dan menjual seluruh produk olahannya, 3) Dengan adanya produk unggulan hasil olahan, dapat menjadi sarana strategi promosi pengembangan Desa, 4) Pemberdayaan Gapoktan dalam membentuk karakter berwirausaha berbasis economic sustainability. Tujuan PKM ini; 1) Menciptakan inovasi produk olahan dan model pemasaran dan penjualan berbasis Edu Fun Entrepreneurship dari hasil panen jambu sebagai produk unggulan Desa, 2) Melahirkan entrepreneur dan content creator sebagai sarana promosi Desa. Kata kunci : kelompok tani; entrepreneurship; economic sustainability