Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Model Pengasuhan Alternatif pada Dual Career Family: Studi pada Keluarga suku Batak Toba Muhammad Abrar Parinduri; Endang Haryati; Marizha Nurcahyani
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 5 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i5.1846

Abstract

Terbatasnya penelitian tentang model pengasuhan alternatif pada dual-career family khususnya keluarga suku batak Toba membuat peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang model pengasuhan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pengasuhan alternatif yang dilakukan oleh ayah-ibu bekerja pada keluarga suku Batak Toba di Kabupaten Dairi Sumatra Utara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Terdapat 3 (tiga) model pengasuhan alternatif pada suku Batak Toba antara lain: Pertama, dipalemehon oppung suhut yakni anak diasuh oleh nenek dari pihak ayah; Kedua, dipalemehon oppung bao yakni anak diasuh oleh nenek dari pihak ibu; Ketiga, parorot yakni anak diasuh oleh orang lain. Orang tua menyadari betapa pentingnya memperhatikan masa golden age bagi anak. Apapun usaha orang tua dalam memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anak adalah mengganti waktu yang terlewatkan dengan mengajak anak bermain, jalan bersama, dan hiburan bersama keluarga
Analisis Penyebab Kejadian Stunting pada Anak Usia Dini Sairah Sairah; Marizha Nurcahyani; Andy Chandra
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4717

Abstract

Data Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 mengungkapkan bahwa Indonesia berada pada peringkat kelima dan keempat tertinggi dunia mengenai angka wasting dan stunting. Penyebab stunting antara lain akibat terbatasnya akses terhadap makanan bergizi yang disebabkan karena faktor ekonomi maupun pengetahuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis lebih mendalam mengenai penyebab terjadinya stunting. Jenis metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data melalui kunjungan kepada informan. Teknik pengumpulan data adalah wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat percaya bahwa faktor genetik memiliki peranan penting dalam penyebab stunting dengan persentase 85%. Selain itu, 68% menyatakan adanya pengaruh ketidakstabilan ekonomi keluarga untuk kemampuan membeli makanan bergizi secara teratur dan 72% tingkat pendidikan dan pengetahuan tentang gizi dapat mempengaruhi keputusan dan perilaku yang berhubungan dengan pemberian makanan. Rekomendasi hasil penelitian adalah agar masyarakat meningkatkan pengetahuan tentang Stunting dan pentingnya menjaga kualitas gizi makanan.
ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN BUAH RAMBUTAN : (Studi Kasus: Di Kelurahan Berngam Kecamatan Binjai Kota, Kota Binjai Sumatera Utara) AriefDanil Samosir, Arief; Hernosa, Siswa Panjang; Nurcahyani, Marizha
Jurnal Agriuma Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Agriuma April
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agri.v6i1.11729

Abstract

Preferensi adalah pilihan suka atau tidak suka dari atribut buah rambutan yang tersedia di pasar. Atribut-atribut ini adalah fitur atau peralatan yang melekat pada jeruk yang mencerminkan sifat rambutan. Buah rambutan memiliki kontribusi yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Buah rambutan memiliki karakteristik berbeda, mulai dari rasa, warna kulit buah, ukuran buah, dan jenisnya.  Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui atribut buah rambutan yang bagaimana yang menjadi preferensi konsumen di Kelurahan Berngam kecamatan Binjai kota,Kota Binjai Sumatera Utara dan Untuk mengetahui atribut manakah yang paling di pertimbangkan konsumen dalam pembelian di Kelurahan Berngam kecamatan Binjai kota, Kota Binjai Sumatera Utara. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan  sekunderpenelitian primer didapat dari kantor kepala desa dan konsumen pembelian buah rambutan sedangkan data sekunder didapat dari kantor kepala desa dan instansi lainnya. Penelitian ini menggunakan analisis Conjoint untuk mengukur selera dan minat konsumen terhadap buah rambutan. Hasil Atribut buah rambutan yang menjadi preferensi konsumen di Kelurahan Berngam kecamatan Binjai kota,Kota Binjai Sumatera Utara berdasarkan nilai utility estimate ialah Harga, Warna ,Jenis ,Rasa,Tekstur
OPTIMALISASI KELEMBAGAAN, POTENSI KEARIFAN LOKAL DAN DIGITALISASI PROMOSI PADA AGROWISATA PALOH NAGA, KABUPATEN DELI SERDANG Mardiana, Siti; Nurcahyani, Marizha; Novriandi, Dian
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5426-5434

Abstract

Agrowisata Paloh Naga di Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, merupakan destinasi wisata berbasis pertanian dengan potensi besar untuk meningkatkan ekonomi lokal melalui kearifan lokal dan sumber daya alam. Namun, agrowisata ini menghadapi beberapa tantangan, termasuk manajemen kelembagaan yang belum optimal, fluktuasi jumlah pengunjung, dan kurangnya promosi digital yang efektif. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui penguatan kelembagaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan digitalisasi promosi. Pelaksanaan program PKM dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Pelatihan difokuskan pada manajemen kelembagaan, keterampilan promosi digital, dan pengembangan potensi kearifan lokal. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kemampuan pengelola BUMDes dalam manajemen agrowisata, peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan wisata, serta peningkatan jumlah kunjungan wisatawan melalui promosi digital. Pengembangan potensi kearifan lokal, seperti produk makanan tradisional dan kerajinan tangan, berhasil menjadi daya tarik wisata yang meningkatkan pendapatan masyarakat lokal. Tantangan yang masih dihadapi meliputi resistensi masyarakat terhadap teknologi digital dan keterbatasan infrastruktur internet. Secara keseluruhan, program ini telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal, memperkuat kelembagaan, dan mempromosikan Agrowisata Paloh Naga secara lebih luas dan berkelanjutan.
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN COFFEE SHOP SASADAKOPI TERHADAP PERILAKU KONSUMEN DI KOTA MEDAN, SUMATERA UTARA Dhalimunthe, M. Ikbal Nur Irsyad; Harahap, Gustami; Nurcahyani, Marizha
Distribusi - Journal of Management and Business Vol. 13 No. 1 (2025): Distribusi, March 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/distribusi.v13i1.616

Abstract

Sasadakopi merupakan sebuah coffee shop yang didirikan oleh Devi Siburian sebagai pemilik sekaligus pengelola. Berdasarkan wawancara kepada pemilik dan pengamatan, usaha ini didirikan pada tanggal 26 Oktober 2019 di JL.Sei Bahorok No.21, Babura, Kec. Medan Baru, Sumatera Utara. Setiap minggunya, intensitas konsumen yang berkunjung ke sasadakopi ramai. Pengunjung sebagian besar merupakan remaja dan mahasiswa. Strategi perusahaan merupakan pola atau rencana yang mengintegrasikan tujuan utama atau kebijakan perusahaan dengan rangkaian tindakan dalam sebuah pernyataan yang saling mengikat. Hasil peneliti ini akan dianalisis menggunakan alat analisis SWOT selain itu juga menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Data tersebut mempunyai peran untuk menjelaskan secara deskriptif suatu masalah. Dalam hal ini dengan cara memaparkan informasi-informasi akurat yang diperoleh dari Coffee Shop Sasadakopi. Berdasarkan hasil penelitian, analisis, dan evaluasi yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Sasadakopi Roastery dalam memulai kegiatan bisnis ini sudah menggunakan strategi pemasaran dan mampu merealisasikannya. Dalam strateginya, Sasadakopi berfokus pada memperkenalkan cita rasa kopi yang berbeda dari coffee shop lainnya kepada masyarakat Kota Medan maupun wisatawan yang berkunjung ke Medan. Kata Kunci : Strategi Pemasaran Terhadap Perilaku Konsumen Coffee Shop Di Kota Medan
Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usaha Pembuatan Opak Ubi Kayu (Manihot ecaulenta) Di Desa Candi Rejo Dan Sidodadi Kecamatan Biru – Biru Kabupaten Deli Serdang Sinaga, Handiko Pasugian; Ariani, Sri; Nurcahyani, Marizha
Jurnal Ilmiah Pertanian ( JIPERTA) Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pertanian (JIPERTA), September
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jiperta.v7i2.6049

Abstract

This study aims to determine the amount of income obtained by cassava opak craftsmen and to analyze the feasibility of cassava opak craftsmen's business. This study was conducted in Candi Rejo Village and Sidodadi Village, Biru - Biru District, Deli Serdang Regency in February - March 2025. Sampling in this study used a purposive sampling method with 23 respondents. The data analysis methods used were Income Analysis and Feasibility Analysis. The results of this study are that the average income obtained by cassava opak craftsmen in 1 month is IDR 5,228,325 with an average cassava opak production of 600.347 Kg and a selling price of IDR 26,000 / kg. So that the income obtained is IDR 15,609,043 with a cost of IDR 10,380,178 in 1 month. The R/C ratio value obtained by the cassava opak craftsmen was 1.50 where the R/C value in the cassava opak making business was 1, with the interpretation that the cassava opak making business in Candi Rejo Village and Sidodadi Village is feasible to be attempted in running a cassava opak making business.
Strategi Peningkatan Produktivitas Padi Sawah Melalui Optimalisasi Peran Kelompok Tani (Studi Kasus Desa Karang Anyar) prayoga, dayat; Nurcahyani, Marizha; Salqaura, Siti Sabrina
Jurnal Ilmiah Pertanian ( JIPERTA) Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pertanian (JIPERTA), September
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jiperta.v7i2.5920

Abstract

This study aims to analyze the role of farmer groups in increasing the productivity of lowland rice farming. The study was conducted in Karang Anyar Village, Pegajahan District, Serdang Bedagai Regency in February 2025 with a sample of 14 people. The sample consisted of 12 members of the farmer group, 1 agricultural extension worker and 1 from the village head. The research method used is the SWOT method. This study shows that the SWOT matrix quadrant is in a (positive, positive) condition which indicates that the farmer group is in a strong and promising position. The recommended strategy given is progressive, meaning that the farmer group is in prime and stable condition so that it is very possible to continue to increase growth. The strategies that can be prioritized are the S-O strategies, including: (1) farmer groups can actively participate in extension and training to utilize the existence of PPL for agriculture, (2) farmer groups can continuously use quality seeds with assistance from the government, (3) farmer groups can use management that has been implemented on the production side from planting to harvesting to utilize government programs that support it.
Analisis Nilai Tambah Dan Pemasaran Olahan Buah Mangrove Kurniawan, Ari; Nurcahyani, Marizha
AGRISAINS: Jurnal Ilmiah Magister Agribisnis Vol 7, No 1 (2025): AGRISAINS: Jurnal Ilmiah Magister Agribisnis JANUARI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrisains.v7i1.6015

Abstract

The processing of mangrove fruits into food products such as dodol, syrup, chips, and tea is a strategy to increase the economic value and welfare of coastal communities. This literature review aims to analyze the added value of various processed mangrove fruit products and evaluate their marketing strategies. This study uses the literature review method, which is a method conducted by collecting, analyzing, and synthesizing various relevant literature sources related to the research topic. The purpose of this method is to understand the analysis of added value and marketing of processed mangrove fruit products, identify research gaps, and formulate a conceptual framework that supports the discussion. The data analysis method is carried out through an analytical process that begins with qualitative and descriptive dataThe study findings indicate that the added value ratio of processed mangrove products is relatively high, ranging from 50% to 91%, depending on the type of product and the processing location. However, the marketing of these processed products remains suboptimal, mostly conducted during events or tourist visits. Recommended marketing strategies include the use of social media, branding training, and improving the community’s digital skills. With proper processing and marketing, mangrove fruits have the potential to become a sustainable alternative source of income for coastal communities.
Analisis Perkembangan Perkebunan Kelapa Sawit Provinsi Sumatera Utara Purba, Markus Buha Amando; Nurcahyani, Marizha
AGRISAINS: Jurnal Ilmiah Magister Agribisnis Vol 7, No 2 (2025): AGRISAINS: Jurnal Ilmiah Magister Agribisnis JULI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrisains.v7i2.6034

Abstract

This article aims to analyze the potential advantages of the palm oil plantation sector in North Sumatra Province and evaluate its level of specialization and localization. The study focuses on assessing these aspects to support the sector's optimal development. Data were collected from the Central Bureau of Statistics and other relevant institutions and analyzed using qualitative and quantitative approaches, including Location Quotient (LQ) analysis, Localization Coefficient (α) analysis, and Specialization Coefficient (β) analysis with the aid of Microsoft Excel software. The findings indicate that from 2019 to 2022, palm oil plantations in North Sumatra served as a base sector in terms of land area and production (LQ 1) but have not yet become a primary sector in labor absorption (LQ 1). The localization coefficient (α 1) suggests that palm oil plantations are spread across multiple districts/cities rather than being concentrated in a single area. Additionally, the specialization coefficient (β 1) reveals that no district or city specializes in palm oil plantation management.
Edukasi Kapasitas Masyarakat di Area Objek Wisata Puncak Merga Silima Dalam Meningkatkan Jumlah Wisatawan Yardha Moerni, Saufa; Yulia Barky, Neneng; Nurcahyani , Marizha
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v3i1.88

Abstract

. Puncak Merga Silima memiliki potensi cukup besar sebagai objek wisata karena potensi alamnya. Potensi yang dimiliki objek wisata ini merupakan peluang untuk menjadikan objek wisata Puncak Merga Silima menjadi objek wisata yang sukses dan berkontribusi pada pengembangan industri pariwisata di daerah tersebut, namun hanya jika dilakukan perencanaan dan pengembangan yang tepat. Tujuan edukasi ini adalah untuk meningkatkan kapasitas masyarakat setempat dalam mengelola dan mempromosikan objek wisata yang ada di wilayah mereka. Melalui edukasi ini, diharapkan masyarakat setempat memiliki pengetahuan yang memadai untuk menjadi pengelola wisata yang baik dan menjaga kelestarian alam di sekitar objek wisata. Metode yang dilakukan terdiri atas studi literatur pada tahap pra pelaksanaan, selanjutnya melakukan observasi lapangan untuk melihat langsung potensi alam di objek wisata, diskusi dan wawancara dengan perwakilan masyarakat untuk mengetahui kendala non fisik, penyampaian materi edukasi dan diakhiri dengan penyampaian kesimpulan dan saran untuk pengembangan objek wisata. Dari kegiatan ini disimpulkan bahwa perlu dilakukan edukasi yang berkesinambungan dengan topik-topik berbeda namun berfokus pada pengelolaan dan pengembangan objek wisata setempat untuk terus meningkatkan pemahaman masyarakat. Selanjutnya perlu dilakukan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat dalam hal pengelolaan dan pengembangan, serta penyediaan fasilitas pendukung yang memadai dan memberikan kenyamanan pada wisatawan. Selain itu, perlu dilakukan perencanaan dan penataan lokasi objek wisata dengan baik agar objek wisata dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat pada masyarakat dan pengelola.