Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS EFEKTIVITAS SOCIAL MEDIA MARKETING PADA BRAND FASHION MUSLIM JAKARTA Cahyati, Cucu; Yani, David Ahmad
Jurnal Manajemen dan Bisnis (JMB) Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Mitra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57084/jmb.v6i1.1698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas social media marketing pada brand fashion @diarahhijabstore di Jakarta, dengan fokus pada platform Instagram. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui insight akun Instagram @diarahhijabstore, wawancara dengan tim marketing, dan kuesioner online kepada konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram merupakan platform yang efektif bagi @diarahhijabstore dalam meningkatkan brand awareness dan menjangkau target audiens, yang ditunjukkan oleh tingginya reach dan impressions pada konten Instagram @diarahhijabstore, serta profile visits yang tinggi. @diarahhijabstore telah menerapkan strategi yang baik di Instagram, seperti fokus pada konten visual yang estetis, interaksi aktif dengan followers, dan pemanfaatan berbagai fitur Instagram. Namun, @diarahhijabstore perlu meningkatkan efektivitas Instagram dalam mendorong penjualan, mengingat rendahnya jumlah website clicks dan persentase responden yang melakukan pembelian. Beberapa rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas social media marketing @diarahhijabstore di Instagram adalah: (1) mengoptimalkan profil Instagram; (2) meningkatkan kualitas konten; (3) memanfaatkan influencer marketing; (4) mengoptimalkan Instagram Ads; dan (5) memanfaatkan fitur social commerce. Kata Kunci: social media marketing, Instagram, brand awareness
CREATIVITY OF DRIVING TEACHERS IN DEVELOPING STUDENTS' SOCIAL-EMOTIONAL COMPETENCE (SEC) ON AN INDEPENDENT LEARNING CURRICULUM Cahyati, Cucu; Ahmadin, Ahmadin; Ramadhan , Syahru
Waniambey: Journal of Islamic Education Vol. 5 No. 2 (2024): Desember, Waniambey: Journal of Islamic Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah, IAIN Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research discusses the creativity of the driving teacher in developing students' social and emotional competencies in the Merdeka curriculum at State Primary school 21 Tolomundu, Bima City. The mobilising teacher has an important role in improving the quality of teaching and learning, as well as in developing students' character and creativity. In the Merdeka curriculum, mobilising teachers are expected to act as agents of change who facilitate the exchange of ideas, provide support for fellow teachers, and build an inclusive and supportive learning environment. In this research, mobilising teachers in Bima are equipped with the skills and knowledge needed to lead change in teaching and learning practices. through this research, the author uses a type of qualitative research with a descriptive approach, which aims to reveal symptoms in a holistic-contextual manner through data collection from a natural setting by utilising the author as a key instrument. The key information in this research is the school principal, teacher activists and students at the State Primary school 21 Tolomundu, Bima City. To collect data the author conducted observations, interviews and documentation.  After collecting the data the author directly analyses the data. Based on the results of the study, it shows that increased awareness and understanding of the importance of social and emotional competence, improved student skills in managing emotions, communicating, and working together, changes in school culture towards a more inclusive environment, and improved teaching quality and student engagement. The impact is not only felt at school, but also has the ability to improve the quality of life of students more broadly
PENGUATAN KAPASITAS GURU MELALUI WORKSHOP PENULISAN KARYA ILMIAH DENGAN METODOLOGI PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) BAGI GURU DI KECAMATAN LANGGUDU Fuaddudin, Fuaddudin; Nasaruddin, Nasaruddin; Cahyati, Cucu
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v3i1.2621

Abstract

Kesulitan guru dalam pemenuhan angka kredit untuk meningkatkaan golongan atau kepangkatan juga dialami oleh guru-guru yang ada di berbagai gugus pada lingkup sekolah di kecamatan langgudu. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan kepada guru di kecamatan Langgudu menunjukkan bahwa guru yang mengajukan kepangkatan sangatlah rendah. Jumlah guru di kecamatan Langgudu adalah sebesar 1.185 guru. Dari jumlah tersebut hampir semua kepangkatan yang diperoleh oleh guru di kecamatan Langgudu hanya mencapai golongan IVA. Hampir tidak ada guru di Kecamatan Langgudu yang mencapai kepangkatan sampai pada golongan IVB. Salah satu faktor utama sulitnya guru mencapai kepangkatan dengan golongan IVB adalah kesulitan mereka menghasilkan karya ilmiah dan menghasilkan penelitian minimal penelitian tindakan kelas. Kegiatan pengabdian ini pada dasarnya adalah untuk membekali guru-guru di Kecamatan Langgudu dalam meningkatkan kompetensi pofesionalnya dengan memberikan pelatihan workshop penulisan karya ilmiah dan metodologi penelitian tindakan kelas (PTK). Pendampingan ini diharapkan dapat terbentuknya pola pikir dan gairah dalam menyusun karya ilmiah dan melakukan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan benar serta dilakukan dengan kamauan untuk meningkatkan kualitas profesional guru yang akan berefek pada peningkatan kualitas pendidikan dan pengajaran di berbagai sekolah di kecamatan Langgudu. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dalam bentuk workshop penulisan karya ilmiah dan penyusunan laporan PTK yang dilakukan oleh tim pengabdian meberikan kontribusi yang cukup efektif bagi guru yang berada di Kecamatan Langgudu. Pencapaian hasil dari pelaksanaan PkM tersebut menjadi kemajuan dan perubahan yang sangat berarti bagi pelaksanaan pendidikan dan pengajaran di Kecamatan Langgudu secara umum dan bagi guru yang mengikuti workshop secara khusus.
OPTIMALISASI MEDIA SOSIAL DAN BRANDING SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN PENJUALAN UMKM KETAN PENCOK WIJIYANTI Amalia, Rizki; Utami, Dwi Putri; Noerpijar, Adji; Cahyati, Cucu; Fatmah, Isti
Abdimas STIBSA Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat STIBSA - Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Bisnis Kumala Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM Ketan Pencok Wijiyanti telah menjalankan usaha kuliner tradisional sejak tahun 1980 dan saat ini dikelola oleh generasi kedua, namun masih menghadapi tantangan dalam penguatan aspek pemasaran di era digital. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian lokal, tetapi sebagian pelakunya belum mampu memanfaatkan teknologi pemasaran digital secara optimal. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menambah literasi dan kemampuan dalam memanfaatkan pemasaran digital melalui media sosial dan penguatan branding sebagai strategi peningkatan kinerja pemasaran UMKM Ketan Pencok Wijiyanti. Pengumpulan data dilakukan melalui survei, observasi, serta wawancara. Data dianalisis secara deskriptif dengan melakukan perbandingan terhadap kondisi pemasaran sebelum dan setelah implementasi strategi yang diterapkan. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa penguatan pemanfaatan media sosial serta strategi branding berkontribusi dalam memperluas cakupan pasar, memperkuat citra produk, serta meningkatkan minat dan kepercayaan konsumen. Selain itu, strategi ini juga meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap penerapan pemasaran digital secara berkelanjutan. Dengan demikian, optimalisasi media sosial dan branding ini sangat terbukti efektif dalam meningkatkan penjualan dan daya saing UMKM berbasis produk tradisional.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KASIH SAYANG DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN SISWA: STUDI KASUS DESKRIPTIF-KUALITATIF DI SDIP DARUL MUSTHOFA JAKARTA SELATAN Cahyati, Cucu; Rokimin; Hasan Darojat
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran (JUPEJA) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Merwin Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69820/jupeja.v3i2.446

Abstract

This study aimed to: (1) analyze the urgency of loving education in developing students' discipline character; (2) describe the concept of loving education from the perspective of Prof. Arif Rachman; and (3) formulate implementation strategies for loving education in fostering student discipline at SDIP. This study employed a descriptive-qualitative design with a case study approach. The research site was purposively selected based on the following criteria: (a) an A-accredited Islamic elementary school, (b) an integrated character development program, and (c) the implementation of a loving education approach. The study was conducted over six months (June–December 2024). Informants consisted of 1 principal, 1 vice principal for curriculum affairs, 6 homeroom teachers, 10 parents, and 12 students from grades 4–6, selected through purposive sampling with inclusion criteria: teachers with a minimum of 2 years of service, parents actively involved in school activities, and students with varying levels of discipline. Data were collected through participant observation, semi-structured in-depth interviews, and documentation study. Data analysis followed the Miles and Huberman model, encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing with verification. Data trustworthiness was ensured through source triangulation and technique triangulation. The results indicated that the integration of loving education through five main strategies empathetic communication, teacher role modeling, positive reinforcement, dialogical approach, and school–parent synergy successfully cultivated discipline based on students' internal awareness. Indicators of success were evident in: improved punctuality in attendance, compliance with school rules without direct supervision, independent task completion, and a reduction in violations requiring punitive measures.