Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Penerapan Profil Pelajar Pancasila dalam Pembelajaran Kurikulum Merdeka Pada MI/SD Gumilar, Eko Bayu Gumilar; Permatasari, Kristina Gita
azkiya Vol 8 No 2 (2023): Al-Azkiya: Jurnal Pendidikan MI/SD
Publisher : the Study Program of Education for Islamic Elementary School Teachers (Undergraduate)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/azkiya.v8i2.6908

Abstract

Profil pelajar Pancasila merupakan bentuk Penerapan konsep Kurikulum Merdeka yang diterapkan untuk mendukung mutu pendidikan di Indonesia terkait dalam penanaman karakter. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana Penerapan program profil pelajar Pancasila yang ada di kurikulum merdeka. Penelitian ini merupakan penelitian studi pustaka, Peneliti akan mencari dan mengumpulkan informasi yang dapat diperoleh dari buku, majalah, jurnal dan hasil penelitian. Terdapat prinsip-prinsip utama dalam projek penguatan profil pelajar Pancasila yaitu bersifat holistik, kontekstual, berpusat pada peserta didik, dan eksploratif. Pendekatan yang bisa dikembangkan dalam Penerapan profil pelajar pancasila adalah dengan projek. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila adalah pembelajaran lintas disiplin ilmu untuk mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitarnya terkhusus pada tingkatan sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD). Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila bisa dilakukan intrakurikuler, kokurikuler, ekstrakurikuler maupun budaya sekolah. Satuan pendidikan diharapkan dapat menghidupkan budaya terbuka, penuh rasa ingin tahu dan semangat kolaboratif dalam projek penguatan profil Pancasila.
Analisis Keterampilan Dasar Mengajar Guru dalam Perspektif Guru Pamong pada Mahasiswa Prodi PGMI STAI Muhammadiyah Blora di Mi Muhammadiyah Ngampon Kecamatan Jepon Permatasari, Kristina Gita
JURNAL PEDAGOGY Vol. 12 No. 2 (2019): Volume 12 Nomor 2 Tahun 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammamdiyah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63889/pedagogy.v12i2.3

Abstract

Praktik Pengalaman Lapangan II merupakan pengalaman mengajar bagi mahasiswa sebagai gambaran akan tugas-tugas guru secara praktis agar mahasiswa memperoleh bimbingan mengenai kependidikan. Guru yang profesional adalah guru yang memiliki seperangkat kompetensi (pengetahuan, keterampilan, dan perilaku) meliputi kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan kompetensi profesional. Oleh karena itu, PPL adalah pengalaman yang sangat penting dalam menunjang pencapaian keterampilan mahasiswa sebagai seorang guru yang profesional. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana keterampian dasar mengajar mahasiwa PGMI dalam perspektif pamong, sedangkan tujuannya untuk mengetahui keterampilan dasar mengajar mahasiwa Prodi PGMI pada PPL II dalam persepsi guru pamong. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif karena penulis memaparkan secara objektif dan faktual mengenai keterampilan mengajar mahasiswa berdasarkan hasil wawancara dengan guru (pamong), observasi, dan dokumentasi. Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan kualitatif untuk mendapatkan data lebih mendalam, kredibel dan bermakna sehingga tujuan penelitian dapat dicapai. Lokasi penelitian adalah MI Muhammadiyah Ngampon. Kesimpulan keterampilan terkategori cukup baik, yaitu keterampilan membuka dan menutup pelajaran serta keterampilan menjelaskan, sedangkan tergolong baik, yaitu keterampilan bertanya, memberi penguatan, dan mengadakan variasi.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DARING MENGGUNAKAN MEDIA ONLINE DI MASA PANDEMI COVID-19 PADA MAHASISWA PGMI STAIM BLORA Permatasari, Kristina Gita
JURNAL PEDAGOGY Vol. 13 No. 1 (2020): Volume 13 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammamdiyah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63889/pedagogy.v13i1.85

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran efektivitas pembelajaran daring menggunakan media online selama pandemi covid-19 pada mahasiswa PGMI STAI Muhammadiyah Blora. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif yang fokus pada evaluasi pembelajaran menggunakan media online. Populasi penelitian yakni seluruh Mahasiswa PGMI yang mengikuti Mata Kuliah Pembelajaran Matematika menggunakan metode daring. Sampel penelitian yakni mahasiswa PGMI STAI Muhammadiyah Blora yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling dengan mempertimbangkan homogenitas populasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner pembelajaran daring. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menggambarkan Mahasiswa menilai pembelajaran matematika menggunakan media online sangat efektif (23,2%), sebagian besar mereka menilai efektif (48,8%), dan menilai biasa saja (18%). Meskipun ada juga mahasiswa yang menganggap pembelajaran daring tidak efektif (10%), dan sama sekali tidak ada (0%) yang menilai sangat tidak efektif. Akhirnya, untuk meningkatkan kualitas pembelajaran daring matematika selama pandemi covid-19, maka pendidik harus memenuhi sepuluh saran dari responden, yakni: (1) perkuliahan dilakukan melalui video call; (2) pemberian materi perkuliahan yang ringkas dan menarik; (3) meminimalisir mengirim materi dalam bentuk video berat untuk menghemat kuota; (4) pemilihan materi dalam video harus berdasarkan kriteria bahasa yang mudah dipahami; (5) tetap memberikan materi sebelum adanya penugasan; (6) pemberian soal yang variatif dan berbeda tiap mahasiswa; (7) pemberian tugas harus disertakan cara kerjanya; (8) memberikan tugas sesuai dengan jadwal perkuliahan; (9) mengingatkan mahasiswa jika ada tugas yang diberikan dan menagih apabila sudah mendekati deadline; dan (10) mengurangitugas.
Problematika Pembelajaran Matematika Di Sekolah Dasar / Madrasah Ibtidaiyah Permatasari, Kristina Gita
JURNAL PEDAGOGY Vol. 14 No. 2 (2021): Volume 14 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammamdiyah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63889/pedagogy.v14i2.96

Abstract

Salah satu mata pelajaran yang dianggap sulit oleh siswa adalah matematika. Sehingga pelajaran ini kurang diminati siswa. Permasalahan inilah yang menyebabkan banyak siswa mengalami kesulitan belajar matematika. Matematika merupakan suatu sarana yang dapat menumbuh kembangkan pola pikir logis, sistematis, kritis, objektif, rasional dan taat azas. Dengan keabstrakan objek dalam matematika, maka suatu hal yang wajar apabila dalam memahami suatu konsep dalam matematika akan memerlukan suatu analisis yang lebih dibanding dengan ilmu lain, dan kerap sekali siswa akan menemui kesulitan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi rendahnya minat belajar siswa terhadap pembelajaran matematika salah satunya adalah guru. Guru memegang peranan yang penting dalam menumbuhkan dan meningkatkan minat siswa dalam belajar. Oleh karena itu, guru perlu mengembangkan keterampilan mengajar matematika, agar siswa menjadi lebih tertarik dan tidak menganggap pelajaran matematika itu sulit.
Analisis Miskonsepsi Pada Konsep Dasar Matematika Menggunakan Certainty Of Response Index (CRI) Permatasari, Kristina Gita
JURNAL PEDAGOGY Vol. 14 No. 1 (2021): Volume 14 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammamdiyah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63889/pedagogy.v14i1.109

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk menganalisis miskonsepsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtida'iyah (PGMI) pada mata kuliah Pembelajaran Matematika SD/MI khususnya bilangan. Subjek penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Prodi PGMI STAI Muhammadiyah Blora. Sample penelitiannya yaitu 5 mahasiswa dengan menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes. Tes menggunakan instrumen diagnotis yang dilengkapi dengan CRI (Certainty of Response Index) untuk mengidentifikasi miskonsepsi. Non tes menggunakan wawancara kepada mahasiswa untuk mengetahui alasan mengapa mahasiswa mengalami miskonsepsi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif presentase. Hasil analisis menunjukkan bahwa 34 % mahasiswa mengalami miskonsepsi pada konsep bilangan. Presentase miskonsepsi tertinggi terdapat pada konsep perkalian dan pembagian yaitu sebesar 24,89 % dan presentase miskonsepsi terendah pada konsep bilangan rasional yaitu sebesar 4,63 %. Faktor utama penyebab terjadinya miskonsepsi bersumber pada sumber belajar dan pemikiran sendiri.
Pemanfaatan Model Crossword Puzzle Untuk Meningkatkan Pemahaman Matematis Peserta Didik Pada Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) Permatasari, Kristina Gita
JURNAL PEDAGOGY Vol. 15 No. 2 (2022): Volume 15 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammamdiyah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63889/pedagogy.v15i2.142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah model Crossword Puzzle efektif untuk meningkatkan Pemahaman Matematis Peserta didik pada Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) di SMA Muhammadiyah Blora. Penelitian ini adalah penelitian bersifat eksperimen yakni dengan menggunakan model desain penelitian yakni pre-experimental design tipe one shot case study design. Penelitian ini juga melibatkan Peserta didik kelas X SMA Muhammadiyah Blora sebagai Sample dalam penelitian dan juga dilakukan oleh Pendidik atau guru sehingga penulis hanya berperan sebagai pengamat. Data hasil penelitian dapat diperoleh melalui lembar angket untuk mengetahui respon Peserta didik terhadap penggunaan model Crossword Puzzle serta lembar tes untuk menilai pemahaman matematis Peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Crossword Puzzle untuk meningkatkan pemahaman matematis Peserta didik pada mata pelajaran matematika di kelas X SMA Muhammadiyah Blora. Dengan menggunakan aplikasi SPSS (Statistical Product Service Solutions) versi 20 melalui uji one sample t-test diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar 0,025. Karena nilai 0,025 < 0,05 ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima serta peningkatan kemampuan berpikir Peserta didik sebesar 79%. Jadi dapat disimpulkan bahwa model Crossword Puzzle untuk meningkatkan kretivitas berpikir matematis Peserta didik pada mata pelajaran matematika di kelas X SMA Muhammadiyah Blora. Kata kunci: Crossword Puzzle; Pemahaman Matematis; Implementasi Kurikulum Merdeka.
Persepsi Mahasiswa Terhadap Penggunaan Game Edukasi Kahoot Pada Perkuliahan Pembelajaran Matematika Permatasari, Kristina Gita
JURNAL PEDAGOGY Vol. 16 No. 1 (2023): Volume 16 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammamdiyah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63889/pedagogy.v16i1.160

Abstract

Pesatnya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi saat ini tidak dapat dihindari lagi pengaruhnya terhadap dunia pendidikan. Smartphone yang digunakan sekarang semakin berkembang menjadi berbasis android yang dilengkapi dengan jaringan internet, smartphone memiliki keunggulan yang dapat digunakan untuk menunjang kegiatan pembelajaran. Game merupakan suatu media hiburan untuk menghilangkan jenuh atau sekedar mengisi waktu senggang bagi penggunanya, game juga dapat digunakan menjadi hal yang positif dalam dunia pendidikan. Platform Kahoot! merupakan salah satu media yang bisa dijadikan alternatif dalam pembelajaran. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap game edukasi Kahoot! dalam menunjang perkuliahan pembelajaran matematika. Tujuan tersebut dilatarbelakangi oleh fenomena berupa adanya asumsi masyarakat setempat yang menganggap game mempunyai dampak negatif dalam perkuliahan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, instrument yang digunakan pada penelitian ini adalah kuisioner dan wawancara. Teknik analisis data yang dipakai adalah model Miles dan Huberman (Analysis Interactive Model). Penelitian ini dilakukan di STAI Muhammadiyah Blora, subjek penelitian dalam penelitian ini sebanyak 15 orang. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa sebanyak (80%) mahasiswa setuju bahwa penggunaan game edukasi Kahoot! sebagai media pembelajaran mempermudah mereka dalam perkuliahan pembelajaran matematika. Hanya terdapat 3 mahasiswa yang tidak setuju bahwa game edukasi Kahoot! akan mempermudah mereka dalam perkuliahan pembelajaran matematika. Kata Kunci : Game edukasi; Kahoot!; Matematika; Pembelajaran Matematika
Penerapan Profil Pelajar Pancasila dalam Pembelajaran Kurikulum Merdeka Pada MI/SD Gumilar, Eko Bayu Gumilar; Permatasari, Kristina Gita
Al-Azkiya: Jurnal Pendidikan MI/SD Vol 8 No 2 (2023): Al-Azkiya: Jurnal Pendidikan MI/SD
Publisher : the Study Program of Education for Islamic Elementary School Teachers (Undergraduate)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/azkiya.v8i2.6908

Abstract

Profil pelajar Pancasila merupakan bentuk Penerapan konsep Kurikulum Merdeka yang diterapkan untuk mendukung mutu pendidikan di Indonesia terkait dalam penanaman karakter. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana Penerapan program profil pelajar Pancasila yang ada di kurikulum merdeka. Penelitian ini merupakan penelitian studi pustaka, Peneliti akan mencari dan mengumpulkan informasi yang dapat diperoleh dari buku, majalah, jurnal dan hasil penelitian. Terdapat prinsip-prinsip utama dalam projek penguatan profil pelajar Pancasila yaitu bersifat holistik, kontekstual, berpusat pada peserta didik, dan eksploratif. Pendekatan yang bisa dikembangkan dalam Penerapan profil pelajar pancasila adalah dengan projek. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila adalah pembelajaran lintas disiplin ilmu untuk mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitarnya terkhusus pada tingkatan sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD). Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila bisa dilakukan intrakurikuler, kokurikuler, ekstrakurikuler maupun budaya sekolah. Satuan pendidikan diharapkan dapat menghidupkan budaya terbuka, penuh rasa ingin tahu dan semangat kolaboratif dalam projek penguatan profil Pancasila.
PELATIHAN DESAIN PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE UNTUK PEMBELAJARAN EFEKTIF DAN INTERAKTIF DI MI MUHAMMADIYAH TAMBAKSARI BLORA Utami, Yeri; Permatasari, Kristina Gita; Gumilar, Eko Bayu
Abdi Masya Vol 6 No 1
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abdimasya.v6i1.471

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, terutama dalam desain dan penyampaian materi pembelajaran. Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah Tambaksari kabupaten Blora, sebagai lembaga pendidikan dasar berbasis agama, menghadapi tantangan dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam kegiatan belajar mengajar akibat keterbatasan pemahaman dan keterampilan guru. melalui program pengabdian kepada masyarakat, pelatihan tentang desain pembelajaran interaktif berbasisi AI diberikan kepada 12 guru MI Muhammadiyah Tambaksari. Pelatihan terdiri dari empat sesi yang mencakup pengenalan AI, pelatihn desain pembelajaran interaktif, penggunaan aplikasi digital berbasis AI, serta evaluasi dan umpan balik. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan kompetensi guru, dengan rata-rata skor post test sebesar 88 dibandingkan skor pre test sebesar 53. Implementasi di kelas menunjukkan respon positif siswa terhadap pembelajaran berbasis AI, di mana 95% siswa menyatakan ingin belajar kembali dengan media serupa. Hasil program ini tidak hanya meningkatkan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran digital yang menarik dan adaptif, tetapi juga berdampak positif terhadap motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses belajar
21st Century Teachers In The Perspective Of Modern And Islamic Education: Answering The Challenges Of The Digital Era And Globalization Reistanti, Agustina Putri; Irchamni, Achmad; Permatasari, Kristina Gita; Sule, Muhammad Maga
JURNAL PEDAGOGY Vol. 18 No. 1 (2025): Volume 18 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammamdiyah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63889/pedagogy.v18i1.311

Abstract

Education today is a very crucial aspect and a major need, especially in this modern era. To remain relevant, education must be able to adapt to the development of digital technology, so that it can produce competent students through collaboration between schools and teachers in the learning process. The rapid advancement of science and technology has brought great changes in human life. The role of teachers in the 21st century has undergone a significant transformation from the traditional model that is authoritative and teacher-centered, to a modern model that is student-oriented, collaborative, and adaptive to the times. 21st century teachers are no longer just transmitters of knowledge, but also facilitators of active learning, spiritual and moral guides, and agents of social change who can shape students' character to be ready to face global challenges. In the face of the challenges of the 21st century, teachers must have a deep understanding of digital technology to carry out their roles effectively. The competencies required include personality, professionalism, social skills, and pedagogic abilities that must be continuously updated to be able to meet the learning needs of students and the demands of society in this era