Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

REINFORCING THE TRANSITION FROM EARLY CHILDHOOD EDUCATION TO ELEMENTARY SCHOOL: (A Study of Basic Understanding of Indonesia Through Crossswod Puzzle Games) Gumilar, Eko Bayu; Ahmad Mukhlasin; Kristina Gita Permatasari; Yeri Utami
PROCEEDING AL GHAZALI International Conference Vol. 1 (2023): INCLUSIVENESS, DIGITAL TRANSFORMATION, AND RENEWABLE ENERGY FOR A BETTER FUTURE
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/aicp.v1i.804

Abstract

Transitioning from early childhood education to elementary school constitutes a critical phase in the educational journey of children in Indonesia today. This transition involves acclimating young learners to a substantially different educational environment than their early childhood education. To facilitate a smooth transition, elementary schools must establish robust internal regulations to prepare students for this crucial milestone. This research endeavors to innovate and provide practical strategies to assist prospective elementary school students in their preparation, particularly in the ongoing independent curriculum utilizing the Pancasila student profile strengthening project, commonly referred to as P5. A central aspect of this study involves the integration of Basic Understanding Of Indonesia through crossword Puzzle Games for Early Childhood learners. This initiative aims to introduce educational media that fosters character development and simultaneously offers parents valuable insights into their children's characters as they prepare for the transition from early childhood education to elementary education. The study employs the ADDIE model approach, which encompasses five stages: needs analysis, planning, media production, evaluation, and implementation. Validator questionnaires and data collection methods were employed to assess the effectiveness of the puzzle media. Validation results indicated a percentage of 3.95% for the puzzle media and 3.80% for the puzzle content media. Combining these validation results, the researcher conducted comprehensive testing of the puzzle game media to gauge its suitability for both media quality and content relevance for children. The findings of this study suggest that integrating Basic Understanding Of Indonesia through crossword Puzzle Games for Early Childhood learners can be a valuable asset in preparing children for the transition from early childhood education to elementary school. The puzzle game media, Designed to deepen character values, demonstrated high acceptance among young learners. The positive outcomes of this research highlight the potential of utilizing innovative educational media to enhance character development and facilitate a smoother transition into elementary education for early childhood learners in Indonesia. Further research and implementation may yield additional insights and improvements in this context.
Pelatihan Penerapan Aplikasi Pengelolaan Dana APBDes Kantor Kepala Desa Berbasis Web pada Desa Sonorejo Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro Ristono, Joko; Sugianto, Sugianto; Gumilar, Eko Bayu
Manggali Vol 5 No 1 (2025): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v5i1.3654

Abstract

Dalam pengelolaan Dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) pada Kantor Kepala Desa Berbasis Web pada Desa Sonorejo Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro masih menggunakan berbantukan aplikasi Microsoft excel. Penyimpanan data disimpan didalam internal komputer tanpa menggunakan pengaman password sehingga dokumen mampu dibuka oleh siapa saja. Metode perancangan sistem ini yang digunakan untuk mengidentifikasikan perancangan sistem meliputi struktur tabel database, dan beberapa perancangan diagram yang menjelaskan skenario alur proses sistem ini. Untuk pembuatan sistem ini menggunakan kode editor Visual Studio Code dengan bahasa pemprograman PHP dengan Framework Codeigniter, serta menggunakan Framework Bootstrap dan database menggunakan MySQL. Sistem ini dapat mempermudah dalam melakukan pengelolaan dana APBDes pada Kantor Kepala Desa Berbasis Web pada Desa Sonorejo Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro. Dengan adanya Aplikasi Pengelolaan Dana APBDes Kantor Kepala Desa Berbasis Web Pada Desa Sonorejo Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro diharapkan dapat mempermudah pekerjaan staf untuk melakukan pengelolaan APBDes.
Pengaruh Penggunaan Aplikasi Pinnacle Studio Plus terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa PGMI STAI Muhammadiyah Blora Gumilar, Eko Bayu
JURNAL PEDAGOGY Vol. 12 No. 2 (2019): Volume 12 Nomor 2 Tahun 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammamdiyah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63889/pedagogy.v12i2.2

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi Pinnacle studio plus terhadap motivasi belajar Mahasiswa PGMI pada mata kuliah Pembelajaran IPA di STAI Muhammadiyah Blora. Temuan ini maka dapat diuraikan hasil pretest Mahasiswa yang memperoleh nilai tertinggi adalah 2 orang Mahasiswa (22%), yang mendapat nilai sedang 5 orang Mahasiswa (56%) dan yang mendapat nilai rendah 2 orang Mahasiswa (22%). Dan posttest Mahasiswa yang memperoleh nilai tertinggi adalah 5 orang Mahasiswa (65%), yang tergolong sedang 3 orang Mahasiswa (25%) dan yang mendapat nilai terendah adalah 1 orang Mahasiswa (10%). Ketiga, signitifkan pengaruh motivasi belajar Mahasiswa sebelum dan sesudah dengan membandingkan besarnya "r" yang peneliti peroleh dalam perhitungan (ro= 1,004) yang tercantum pada tabel nilai t (rtabel5% = 0,367 dan rtabel1% =0,470) maka dapat diketahui bahwa ro lebih besar dari pada rtabel yaitu: 0,3670,470. Dalam hal ini penerapan aplikasi Pinnaclle Studio Plus dalam Perkuliahan dapat meningkatkan motivasi belajar Mahasiswa PGMI pada Mata Kuliah Pembelajaran IPA di PGMI STAI Muhammadiyah Blora.
Penerapan Flipped Classroom terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep dan Pemecahan Masalah Matematis Pada Mahasiswa STAI Muhammadiyah Blora Gumilar, Eko Bayu
JURNAL PEDAGOGY Vol. 14 No. 2 (2021): Volume 14 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammamdiyah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63889/pedagogy.v14i2.95

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran (flipped classroom) terhadap kemampuan pemahaman konsep, pengaruh model pembelajaran (flipped classroom) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis, dan pengaruh model pembelajaran (flipped classroom) terhadap kemampuan pemahaman konsep dan pemecahan masalah matematis. Penelitian ini dilakukan di STAI Muhammadiyah Blora Jenis eksperimen yang digunakan adalah Quasy Experimental Design, dengan desain Posttest Only Control Group Design. Populasinya adalah Mahasiswa Program Studi PGMI, PIAUD dan PAI dan sampel penelitian adalah Mahasiswa PGMI Semester V berjumlah 11 Mahasiswa sebagai kelas eksperimen 1 dengan penerapan model flipped classroom, Program Studi PAI berjumlah 24 Mahasiswa sebagai kelas eksperimen 2 dengan penerapan model discovery learning, dan Program Studi PIAUD berjumlah 15 Mahasiswa sebagai kelas kontrol dengan penerapan model direct instruction. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Analisis data menggunakan uji Manova dan dilakukan uji lanjutanmenggunakan uji T. Penelitian ini menghasilkan adanya pengaruh model pembelajaran (flipped classroom) terhadap kemampuan pemahaman konsep, adanya pengaruh model pembelajaran (flipped classroom) terhadap kemampuan pemecahan masalah dan adanya pengaruh model pembelajaran (flipped classroom) terhadap kemampuan pemahaman konsep dan pemecahan masalah matematis.
Penerapan Pembelajaran Berbasis Blended Learning Untuk Meningkatkan Self Directed Learning (SDL) Pada Mahasiswa PGMI STAI Muhammadiyah Blora Gumilar, Eko Bayu
JURNAL PEDAGOGY Vol. 14 No. 1 (2021): Volume 14 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammamdiyah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63889/pedagogy.v14i1.106

Abstract

Tujuan peneliti ini adalah untuk mengetahui apakah implementasi pembelajaran berbasis blended learning menggunakan media whatsapp, Google Clasroom dan Zoom Meeting dapat meningkatkan self directed learning mahasiswa,mengubah mindset mahasiswa mengenai pentingnya self directed learning yaitu dengan tidak hanya mengandalkan pembelajaran tatap muka di kelas terlebih lagi di masa pandemi covid-19 yang tengah melanda. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian adalah Classroom action research berisi tujuh tahapan yaitu penjabaran masalah, assessment kebutuhan, hipotesis gagasan, action plan, implementasi rencana, evaluasi dan keputusan-keputusan. Tahapan tersebut dilaksanakan setidaknya dalam dua siklus tindakan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, anecdotal record, dan self assessment. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menarasikan setiap hasil analisa data yang telah dilakukan reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Berdasar penelitian yang sudah di laksanakan dapat di simpulkan bahwa mahasiswa PGMI STAI Muhammadiyah Blora menjadi lebih siap dalam menerima pembelajaran, kesan teratur dan pendewasaan diri terlihat pada pembelajaran ini. Mahasiswa menjadi dapat mengontrol banyaknya pengalaman belajar yang terjadi dan dimiliki, perkembangan keahlian dan wawasan serta mengkaitkan materi satu sama lainnya, dapat mengubah diri pada kinerja/performa yang paling baik, manajemen diri mahasiswa, dan motivasi diri dan penilaian diri. Hal ini sesuai dengan tujuan dari Self Directed Learning.
Penerapan Pembelajaran Berbasis Blended Learning Untuk Meningkatkan Self Directed Learning (SDL) Pada Mahasiswa PGMI STAI Muhammadiyah Blora Gumilar, Eko Bayu
JURNAL PEDAGOGY Vol. 14 No. 1 (2021): Volume 14 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammamdiyah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63889/pedagogy.v14i1.107

Abstract

Tujuan peneliti ini adalah untuk mengetahui apakah implementasi pembelajaran berbasis blended learning menggunakan media whatsapp, Google Clasroom dan Zoom Meeting dapat meningkatkan self directed learning mahasiswa,mengubah mindset mahasiswa mengenai pentingnya self directed learning yaitu dengan tidak hanya mengandalkan pembelajaran tatap muka di kelas terlebih lagi di masa pandemi covid-19 yang tengah melanda. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian adalah Classroom action research berisi tujuh tahapan yaitu penjabaran masalah, assessment kebutuhan, hipotesis gagasan, action plan, implementasi rencana, evaluasi dan keputusan-keputusan. Tahapan tersebut dilaksanakan setidaknya dalam dua siklus tindakan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, anecdotal record, dan self assessment. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menarasikan setiap hasil analisa data yang telah dilakukan reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Berdasar penelitian yang sudah di laksanakan dapat di simpulkan bahwa mahasiswa PGMI STAI Muhammadiyah Blora menjadi lebih siap dalam menerima pembelajaran, kesan teratur dan pendewasaan diri terlihat pada pembelajaran ini. Mahasiswa menjadi dapat mengontrol banyaknya pengalaman belajar yang terjadi dan dimiliki, perkembangan keahlian dan wawasan serta mengkaitkan materi satu sama lainnya, dapat mengubah diri pada kinerja/performa yang paling baik, manajemen diri mahasiswa, dan motivasi diri dan penilaian diri. Hal ini sesuai dengan tujuan dari Self Directed Learning.
Problematika Pembelajaran IPA Pada Kurikulum Merdeka Di Sekolah Dasar / Madrasah Ibtidaiyah Gumilar, Eko Bayu
JURNAL PEDAGOGY Vol. 16 No. 1 (2023): Volume 16 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammamdiyah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63889/pedagogy.v16i1.159

Abstract

Pembelajaran IPA merupakan salah satu pelajaran yang sulit oleh siswa. Hal tersebut disebabkan karena pembelajaran IPA membutuhkan berbagai keterampilan dalam berpikir, praktik dan mencerna setiap materinya terlebih lagi pada kurikulum merdeka saat ini. Sehingga pelajaran ini menjadi kurang diminati siswa. Permasalahan inilah yang menyebabkan banyak siswa mengalami kesulitan belajar pembelajaran IPA. Pembelajaran IPA merupakan suatu sarana yang dapat menumbuh kembangkan pola berpikir logis, sistematis, kritis, objektif, rasional dan taat azas. Dengan keabstrakan objek dalam pembelajaran IPA, maka suatu hal yang wajar apabila dalam memahami suatu konsep dalam pembelajaran IPA akan memerlukan suatu analisis yang lebih dibanding dengan ilmu lain, dan kerap sekali siswa akan menemui kesulitan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi rendahnya minat belajar siswa terhadap pembelajaran pembelajaran IPA salah satunya adalah guru. Guru memegang peranan yang penting dalam menumbuhkan dan meningkatkan minat siswa dalam belajar. Oleh karena itu, guru perlu mengembangkan keterampilan mengajar pembelajaran IPA, agar siswa menjadi lebih tertarik dan tidak menganggap pelajaran pembelajaran IPA itu sulit. Kata Kunci : problematika, pembelajaran IPA, Kurikulum merdeka, minat
PELATIHAN DESAIN PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE UNTUK PEMBELAJARAN EFEKTIF DAN INTERAKTIF DI MI MUHAMMADIYAH TAMBAKSARI BLORA Utami, Yeri; Permatasari, Kristina Gita; Gumilar, Eko Bayu
Abdi Masya Vol 6 No 1
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abdimasya.v6i1.471

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, terutama dalam desain dan penyampaian materi pembelajaran. Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah Tambaksari kabupaten Blora, sebagai lembaga pendidikan dasar berbasis agama, menghadapi tantangan dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam kegiatan belajar mengajar akibat keterbatasan pemahaman dan keterampilan guru. melalui program pengabdian kepada masyarakat, pelatihan tentang desain pembelajaran interaktif berbasisi AI diberikan kepada 12 guru MI Muhammadiyah Tambaksari. Pelatihan terdiri dari empat sesi yang mencakup pengenalan AI, pelatihn desain pembelajaran interaktif, penggunaan aplikasi digital berbasis AI, serta evaluasi dan umpan balik. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan kompetensi guru, dengan rata-rata skor post test sebesar 88 dibandingkan skor pre test sebesar 53. Implementasi di kelas menunjukkan respon positif siswa terhadap pembelajaran berbasis AI, di mana 95% siswa menyatakan ingin belajar kembali dengan media serupa. Hasil program ini tidak hanya meningkatkan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran digital yang menarik dan adaptif, tetapi juga berdampak positif terhadap motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses belajar
Efektifitas media quizalize dalam evaluasi pembelajaran IPAS: peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa kelas 4 SD Gumilar, Eko Bayu; Permatasari, Kristina Gita
Science Education and Development Journal Archives Vol. 3 No. 2 (2025): Science Education and Development Journal Archives
Publisher : Yayasan Insan Mulia Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59923/sendja.v3i2.569

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pengembangan instrumen evaluasi IPAS berbasis Quizalize untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa di kelas IV SD, Mengetahui hasil dari uji kelayakan Instrumen evaluasi IPAS berbasis Quizalize, Menentukan faktor pendukung dan penghambat dalam uji kelayakan instrumen evaluasi IPAS berbasis Quizalize untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa di kelas IV SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan atau R&D (research and development) dengan model pengembangan ADDIE yaitu Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. Teknik pengumpulan data menggunakan: Observasi, Wawancara, Kuesioner, Tes dan Dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah sebagai Pengembangan instrumen evaluasi IPAS berbasis Quizalize dapat meningkatkan motivasi siswa karena sifatnya yang menarik dan menyenangkan ketika ulangan harian sehingga sangat membantu siswa dalam memahami materi dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Sebagai Pengembangan instrumen evaluasi IPAS berbasis Quizalize dengan uji kelayakan dari validasi ahli materi dan materi dikatakan sangat layak, bahwa mendapatkan nilai dari uji validasi ahli materi sebesar 88.2% dan memperoleh nilai uji validasi ahli media 94%. Maka rata-rata yang diperoleh masuk rentang nilai 81%-100% kategori sangat layak dengan nilai hasil 91,1%. Untuk Mendapatkan Beberapa faktor pendukung dalam uji kelayakan instrumen evaluasi IPAS berbasis Quizalize meliputi teknologi yang memadai, desain Quizalize yang interaktif, dukungan dari pihak sekolah. Sementara faktor penghambatnya meliputi: keterbatasan akses jaringan teknologi, kemampuan yang dimiliki siswa beragam, dan kebutuhan pelatihan guru.