Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Optimalisasi Potensi Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal Menuju Desa Mandiri dan Sejahtera di Kabupaten Konawe Utara Nur, Muh.; Asraf; Razak, Abd; Tambunan, Rince; Paluala, Kusman
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1058

Abstract

Salah satu potensi pengembangan pembangunan daerah adalah pengembangan industri pariwisata. Sektor ini memiliki potensi yang sangat besar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Pemahaman tentang konsep pariwisata terintegrasi di wilayah ini menitikberatkan pada penggabungan aspek-aspek penting seperti budaya lokal, keindahan alam, dan pengembangan infrastruktur yang berkelanjutan. Ini membuka peluang untuk menciptakan optimalisasi destinasi wisata yang tidak hanya memikat namun juga berkontribusi pada pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan. pentingnya pengembangan pariwisata secara terintegrasi dengan mengacu pada Kawasan Strategis Pariwisata  Nasional  (KSPN)  dan  Rencana  Induk  Master  Plan  Pariwisata  Kabupaten Konawe Utara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif  yang  didasarkan pada Surat Keputusan Bupati Konawe Utara Nomor 86 Tahun 2022, Tanggal 27 Januari 2022 telah ditetapkan 4 desa wisata dengan klasifikasi berkembang dan 8 desa wisata dengan klasifikasi rintisan. Teknik analisa data yang dipergunakan adalah teknik analisa secara diskriptif karena data yang diperoleh bersifat kualitatif. Penelitian ini menemukan bahwa optimalisasi desa wisata berbasis kearifan lokal sangat penting dan pemerintah Kabupaten Konawe Utara perlu memperbaiki kelemahan-kelemahan dalam pengelolaan pariwisata yang selama ini terabaikan terkait dengan perawatan atau maintenance segala sarna dan prasarana wisata yang ada, penyelenggaraaan atraksi wisata berupa even-even budaya dan kesenian  dan  memanfatkan  peluang  oleh  pemerintah  daerah  dan    para  pengusaha (investor) di sektor pariwisata untuk bersama-sama dengan masyarakat setempat dalam pengelolaan kegiatan pariwisata di Kabupaten Konawe Utara.
PEMBINAAN MUTU SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MEMBANGUN KEMANDIRIAN EKONOMI TINGKAT LOKAL DI DESA PUULORO KECAMATAN SAMPARA Abbas, Bakhtiar; Nur, Muh.; Razak, Abdul; Supriaddin, Nofal; Yuana, Indira; Hakim, Abdul; Sabilalo, Mahmudin A.; Asraf, Asraf; Kalsum, Ummy; Tambunan, Rince; Adnin, Chaeriah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.35544

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Puuloro, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe, dengan tujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam mendukung kemandirian ekonomi lokal. Topik ini dipilih karena tingginya potensi ekonomi desa yang belum sepenuhnya dimanfaatkan akibat rendahnya pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam manajemen usaha dan pengembangan produk. Metode pengabdian yang digunakan mencakup pendidikan masyarakat, pelatihan, difusi ipteks, mediasi, dan advokasi. Kegiatan ini melibatkan penyuluhan tentang manajemen usaha, pelatihan dalam penggunaan teknologi sederhana seperti Microsoft Excel untuk pengelolaan keuangan, serta pendampingan dalam pengembangan produk dan strategi pemasaran. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta di berbagai aspek yang diajarkan, terutama dalam hal pengelolaan usaha dan inovasi produk. Kesimpulan dari kegiatan ini menekankan pentingnya pendekatan yang komprehensif dan partisipatif dalam memberdayakan masyarakat desa, serta perlunya dukungan berkelanjutan untuk memastikan dampak jangka panjang dari program pengabdian ini. Hasil ini relevan untuk mendukung pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan di daerah-daerah yang memiliki karakteristik serupa.
Kajian Evaluasi Sistem Pengelolaan Keuangan Desa di Kabupaten Konawe Kepulauan Nur, Muh; Tambunan, Rince; Kalsum, Ummy; Makkulau, Andi Runis; Paluala , Kusman
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1731

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem perencanaan, penganggaran, penatausahaan, dan pelaporan keuangan desa di Kabupaten Konawe Kepulauan, dengan fokus pada pengelolaan Dana Desa (DD). Evaluasi ini dilakukan untuk mengidentifikasi permasalahan, kendala, dan memberikan rekomendasi perbaikan dalam pengelolaan keuangan desa, yang meliputi aspek transparansi, akuntabilitas, partisipasi masyarakat, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Data primer diperoleh dari wawancara dengan perangkat desa (kepala desa, sekretaris desa, bendahara, kaur keuangan, kepala seksi), anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Konawe Kepulauan. Data sekunder diperoleh dari dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes), Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes), Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), laporan realisasi APBDes, serta dokumen terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengelolaan keuangan desa di Kabupaten Konawe Kepulauan masih menghadapi berbagai kendala, termasuk kurangnya kapasitas sumber daya manusia (SDM) aparatur desa dalam bidang perencanaan, penganggaran, penatausahaan, dan pelaporan; lemahnya pengawasan internal dan eksternal; kurangnya partisipasi aktif masyarakat dalam proses perencanaan dan pengawasan penggunaan DD; serta ketidakpatuhan terhadap peraturan yang berlaku, seperti Permendagri No. 20 Tahun 2018 dan Perbup terkait. Proses perencanaan dan penganggaran seringkali tidak melibatkan masyarakat secara optimal, penatausahaan belum sepenuhnya tertib dan akuntabel, serta pelaporan masih menghadapi masalah keterlambatan dan ketidakakuratan data. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas SDM aparatur desa melalui pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan, penguatan sistem pengawasan internal dan eksternal, peningkatan partisipasi masyarakat melalui sosialisasi dan forum diskusi, serta penerapan sistem informasi keuangan desa (Siskeudes) yang terintegrasi untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa di Kabupaten Konawe Kepulauan.