Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah Ecosystem

PENGARUH DUKUNGAN DISTRIBUTOR ADAPTASI HARGA DAN STRATEGI INTERNASIONALISASI TERHADAP KINERJA EKSPOR USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DALAM SITUASI TURBULENSI PASAR DI KOTA MAKASSAR Abduh, Thamrin; Mamma, Beche BT.
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 17 No. 3 (2017): Vol 17 No 3 (2017): September-Desember 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan kecil dan menengah memerlukan strategi yang baik dalam memasarkan produknya di pasar internasional. Walaupun banyak upaya dilakukan pemerintah untuk meningkatkan pelayanan ekspor produk UMKM seperti lewat prosedur PKBE, pendirian kawasan UMKM, pembuatan basis data online, dan keterlibatan dalam MICE, laju ekspor UMKM masih rendah dalam semua sub sektor pada tahun 2011-2012. Penelitian ini memeriksa faktor-faktor kinerja ekspor UMKM di Kota Makassar dengan tujuan melihat dalam latar tersebut apa saja faktor yang berperan dalam kinerja ekspor mereka. Secara khusus, peneliti meneliti efek dari intensitas teknologi informasi, intensitas persaingan, internasionalisasi, dukungan distribusi, adaptasi harga, dan dinamika pasar terhadap kinerja ekspor UKM di Kota Makassar.penelitian menggunakan data survey primer dari UMKM di Kota Makassar untuk mengetahui kondisi dari semua variabel tersebut. Data survey dikumpulkan pada tahun 2015 dari 112 UKM di Kota Makassar. Data dianalisis dengan structural equation modeling. Hasil model struktural menunjukkan kalau intensitas teknologi informasi dan dukungan distribusi berpengaruh terhadap kinerja ekspor UKM, sementara itu dukungan distribusi berpengaruh signifikan terhadap adaptasi harga UKM tetapi adaptasi harga tidak berpengaruh terhadap kinerja ekspor. Di sisi lain, lingkungan eksternal, lingkungan makro, intensitas persaingan, adaptasi harga, internasionalisasi, dan turbulensi pasar ditemukan tidak berpengaruh terhadap kinerja ekspor UKM, dan dukungan distribusi tidak berpengaruh terhadap internasionalisasi. Hasil ini menunjukkan kalau kinerja ekspor UKM sangat tergantung pada kemampuan UKM memasarkan produknya menggunakan teknologi informasi dan bagaimana distribusi mereka didukung oleh mitra bisnis mereka. Dalam kasus UKM yang langsung menjadi eksportir, mitra bisnis ini adalah UKM lain yang turut menyertakan produknya di pasar ekspor, sementara dalam kasus UKM yang melakukan ekspor melalui eksportir, mitra bisnis ini adalah perusahaan eksportir bersangkutan. Faktor lingkungan negara sasaran ekspor menjadi tidak relevan bagi kinerja ekspor mereka.Sejumlah saran diajukan pada UKM dan pemerintah dalam rangka meningkatkan kemampuan kinerja ekspor UKM menggunakan teknologi informasi dan penguatan rantai pasokan dalam negeri menuju pasar ekspor.
PENGEMBANGAN USAHA KELOMPOK TANI CENGKEH DI DESA KALOLA KECAMATAN MANIANGPAJO Abduh, Thamrin; BT. Mamma, Beche
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 16 No. 3 (2016): Ecosystem Vol 16 No 3, Oktober-Desember 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Keppe mempunyai dua aktivitas utama yang dilakukan masyarakat yakni; sebagian masyarakat merupakan kelompok tani ( mitra I) dan juga ada beberapa masyarakat yang memilih untuk melakukan proses penyulingan minyak cengkeh (mitra 2). Khusus para kelompok tani (mitra I ) ini pada umumnya menjual hasil bumi dari hasil perkebunan seperti cengkeh dan kakao, sedangkan untuk daun cengkehdisuling. Tetapi proses pengolahan daun cengkeh mulai dari penanganan bahan mentah, cara penjemuran, maupun pengeringan masih dilakukan sangat sederhana atau tradisional dengan cara menebar daun cengkeh diatas tikar atau ditepi jalan dalam keadaan terbuka. Hal itu mengakibatkan banyak daun cengkeh yang mutu olahan kurang baik. Tidak hegienis (berdebu) akhirnya minyak cengkeh ini kurang diminati oleh konsumen sehingga merugikan kelompok tani yang melakukan proses penyulingan minyak cengkeh.Jumlah minyak cengkeh yang dihasilkan oleh kelompok tani dan UKM (mitra) saat ini rata-rata 100 liter -150 liter setiap minggu dengan daya tahan dengan kualitas yang sangat rendah. Jumlah penduduk desa Keppe adalah sebanyak 4701 jiwa yang terdiri laki-laki 2298 jiwa dan wanita 2403 jiwa dengan jumlah kepala 820 orang yang tersebar di 6 dusun yaitu dusun Temboe, Sampano, Batu Lotong , Tarere, Metali dan Ponnori dengan tingkat pendidikan hampir 80 % adalah sekolah dasar atau sederajat dengan luas wilayah535 km persegi.