Soraya Rosna Samta
Pendidikan Jarak Jauh Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas IVET Semarang

Published : 20 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : Sentra Cendekia

KURIKULUM PENDIDIKAN INKLUSI DI MASA PANDEMI DITINJAU DARI EVALUASI PROGRAM PEMBELAJARAN Budi Dyah Lestari; Soraya Rosna Samta; Hanifatun Nisak; Sri Setiyo Rahayu
Sentra Cendekia Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v3i1.2012

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan kurikulum inklusi yang diselenggarakan di PAUD Talenta Semarang, yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi.). Pendidikan inklusi yang ada di PAUD Talenta Semarang adalah layanan PAUD yang memberikan kesempatan pada peserta didik yang memiliki kelainan dan memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa untuk mengikuti pendidikan atau pembelajaran dalam lingkungan pendidikan secara bersama-sama dengan peserta didik pada umumnya. Informasi mengenai implementasi PAUD inklusi diungkap melalui metode wawancara terfokus, observasi dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Ada tiga prosedur analisis data kualitatif dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Model evaluasi yang digunakan adalah model CIPP. Hasil penelitian: (1) Evaluasi Context, pemerataan akses pendidikan di PAUD Talenta adalah pemenuhan kebutuhan orang tua dan ABK; semua ABK mampu terlayani; serta masyarakat memberikan kepercayaan penuh kepada sekolah dalam melayani ABK. (2) Evaluasi Input, meliputi unsur penilaian terhadap potensi sekolah, perencanaan program, anggaran, dan sumber daya manusia. (3) Evaluasi Prosees, pengawasan sekolah yang meliputi pemantauan, supervisi, evaluasi, pelaporan, tindak lanjut hasil pengawasan, dilakukan oleh kepala sekolah (yang berperan juga sebagai psikolog dan penanggungjawab supervisi) dan pendidik. (4) Evaluasi Product terhadap penyelenggaraan program pendidikan inklusi di PAUD Talenta Semarang berupaya untuk melakukan penilaian terhadap dampak penyelenggaraan program terhadap perkembangan peserta didik.
Improving Interpersonal Intelligence Through Hompimpa Games in Children at 4 – 5 Years Old at Annida Ya Fatimah Kindergarten Tayu Pati Luluk Elyana; Soraya Rosna Samta
Sentra Cendekia Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v2i2.1764

Abstract

Tujuan penelitian ini mendiskripsikan peningkatan kecerdasan interpersonal anak melalui permainan hom pim pa di TK Annida Ya Fatimah Tayu Pati. Adapunpendekatan yang diterapkandalampenelitianiniadalahpendekatan kualitatif, dengan metode deskriptif, hal ini disesuaikan dengan tujuan pokok penelitian yang ingin dicapai yaitu untuk mediskripsikan dan menganalisa peningkatan kecerdasan interpersonal anak melalui permainan hom pim pa. Subyek penelitian adalah seluruh peserta didik TK Annida Ya Fatimah Tayu Pati dengan jumlah 18 anak, yang terdiri dari 8 anak perempuan dan 11 anak laki-laki. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan permainan hom pim pa dapat meningkatkan kecerdasan interpersonal anak 89 %, peningkatan ini melampaui standar keberhasilan yang ditetapkan yaitu 80%. Peningkatan keberhasilan kecerdasan interpersonal anak tersebut didasarkan pada hasil penelitian siklus I dan siklus II dengan indicator capaian peserta didik (1) sikap mampu bekerjasama dengan teman (2) sikap mampu berinteraksi dalam bermain (3) sikap mampu beradaptasi dengan teman berbeda kelompok (4) sikap mampu menyelesaikan pekerjaan bersama teman – temannya.
Permainan Tradisional Dakon Sebagai Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Kecerdasan Matematika Anak Usia Dini Abdul Wahid; Soraya Rosna Samta
Sentra Cendekia Vol 3 No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v3i2.2148

Abstract

Permainan tradisional merukan salah satu media pembelajaran yang di gunakan dalam proses pendidikan di anak usia dini. Permaianan tradisional yang tepat untuk meningkatkan kemampuan pada anak untuk kecerdasan matematika yakni menggunakan perminan tradisional dakon. Selain melestarikan permainan tradisional, kegiatan tersebut juga menstimulasi beberapa perkembangan anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisis deskritif untuk menghasilan hasil yang relevan, yang dilakukan di TK Permata dengan jumlah 15 anak. Dengan menggunakan permainan dakon memudahkan anak untuk belajar mengenal berhitung selain itu anak dapat belajar melalui benda konkrit sehingga anak akan mudah memahami atau mengaitkan pembelajaran dengan benda sekitar. melalui permainan tradisional dakon dapat mengembangkan kecerdasan anak, yang mana kecerdasan yang terkait dengan kecerdasan matematika-logika adalah membilang, mengenal konsep matematika secara sederhana, dan mengenal konsep logika matematika sederhana
Manfaat Media Pembelajaran Balok Kayu untuk Meningkatkan Kreatifitas Anak di KB Ulul Albab II Hanifatun Nisak; Fika Dwi Nurcahyani; Sri Setiyo Rahayu; Soraya Rosna Samta; Budi Dyah Lestari
Sentra Cendekia Vol 3 No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v3i2.2150

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode bermain balok dalam meningkatkan kreativitas anak di KB Ulul Albab II. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan data dan analisa melalui kajian-kajian reflektif, partisipatif, dan kolaboratif. Pengembangan program didasarkan informasi siswa dan guru. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di KB Ulul Albab II melalui 2 siklus. Siklus pertama sebagian anak belum terbiasa dalam kegiatan pembelajaran bermain balok. Pada siklus pertama ketentuan belajar anak memperoleh 40% (tidak tuntas) dari jumlah 20 anak dan pada siklus ke dua meningkat menjadi 80% (tuntas). Begitu pada pengamatan aktivitas anak mengalami peningkatan 67% meningkatkan menjadi 91%. Peningkatan ini sangat signifikan dan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode bermain balok dapat meningkatkan kreativitas anak kelompok B KB Ulul Albab II.
Strategi Pengembangan Moral Agama Anak Pada Era Pandemi Di Pos Paud Pelita Mandiri Pagerejo Frida Citra Cuacicha; Soraya Rosna Samta
Sentra Cendekia Vol 3 No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v3i2.2151

Abstract

Pendidikan sebagai upaya pelestarian moralitas bangsa untuk mencetak generasi yang bermutu. Guru berperan dalam mendidik anak usia dini dengan memberikan bimbingan dan pengenalan mengenai nilai agama dan moral kepada anak sejak awal masa pertumbuhan. Pengembangan nilai-nilai agama dan moral yang menjadi fokus penelitian untuk memperbaiki karakter, kepribadian dan moral anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif di Pos PAUD Pelita Mandiri Pagerejo. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara dan studi dokumen dengan observasi secara langsung. Hasil akhir pada penelitian ini dapat diketahui bahwa pembelajaran tatap muka di era pandemi merupakan salah satu kemampuan afektif dalam pengembangan nilai agama dan moral di Pos PAUD Pelita Mandiri Pagerejo. Strategi yang di pergunakan guru lebih kepada teknik SOFTEN.
Upaya Pengaruh Pembelajaran Sains Sederhana Berbasis Alam Sekitar Dengan Metode Two Stay Two Stray (TSTS) Terhadap Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini 5-6 Tahun Di Paud Sekar Nagari Semarang Sri Setiyo Rahayu; Soraya Rosna Samta
Sentra Cendekia Vol 3 No 3 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v3i3.2377

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hasil perkembangan kognitif anak usia dini di PAUD Sekar Nagari Semarang dalam pembelajaran sains sederhana berbasis alam sekitar dengan metode TSTS. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Pengambilan sampel yang digunakan dalam peneliti adalah purposive sampling. Hasil kelompok eksperimen menunjukkan hasil lebih tinggi dibanding kelompok kontrol. Uji hipotesis diperoleh bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Perhitungan uji-t Paired antara pretest dan posttest kelompok eksperimen yaitu thitung = 17,989 dengan nilai sig (2-tailed) < 0,05. Penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan kemampuan kognitif yang lebih tinggi dibandingkan pada kelompok kontrol. Pada kelompok eksperimen diperoleh nilai rata-rata pretest semula 81,57 menjadi 100,19 pada nilai posttest kelompok eksperimen mengalami peningkatan sebesar sebesar 18,62, sedangkan pada kelompok kontrol mendapat nilai rata-rata yang semula 49,25 menjadi 60,38, jadi kelompok kontrol mengalami peningkatan sebesar 11,13. Dapat dilihat bahwa peningkatan pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan peningkatan pada kelompok kontrol. Simpulan yang dapat diambil adalah pembelajaran sains sederhana berbasis alam sekitar dengan metode TSTS efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun. Selain itu guru harus menghapus anggapan bahwa metode TSTS sulit digunakan pada sekolah yang kurang dalam sarana dan prasarana, karena banyak benda-benda alam sekitar yang bisa digunakan dalam peningkatan perkembangan anak dan itu membutukhan kreatifitas guru yang baik, serta pengetahuan.
Urgenitas Peran Orangtua Dalam Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini di Era Digital Soraya Rosna Samta; Lili Mulyani; Frida Citra Cuacicha
Sentra Cendekia Vol 4 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v4i1.2534

Abstract

Peran orangtua dalam perkembangan anak usia dini merupakan faktor penting dalam proses perkembangan serta pertumbuhan anak. Dengan demikian, peneliti akan mengulas secara detail mengenai sejauh mana tanggung jawab orang tua mendampingi anak dalam belajar selama masa pembelajaran tatap muka tebatas serta urgenitas peran orangtua dalam perkembangan anak melalui psikologi perkembangan. Pendekatan ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan proses analisis yang dilakukan menggunakan berbagai sumber literatur-literatur baik jurnal, buku dan bahan referensi yang terpercaya untuk mendukung analisis penulis yang berkaitan dengan urgensi peran orangtua dalam menangani psikologi perkembangan anak. Hasil menunjukkan bahwa tanggung jawab orangtua dan strategi merupakan kunci utama dalam menangani psikologi anak. Dengan demikian urgenitas keterlibatan orang dalam mendampingi anak selama masa pembelajaran sangat signifikan. Adapaun faktor yang mempengaruhinya adalah faktor internal dan faktor eksternal.
Pelaksanaan Program Parenting di Pendidikan Anak Usia Dini Lili Mulyani; Andika Dirsa; Soraya Rosna Samta
Sentra Cendekia Vol 4 No 3 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v4i3.2835

Abstract

Knowledge of parenting is indispensable for teachers in Early Childhood Education. Children need the right stimulation so that their full potential can be developed as much as possible. Therefore, the Parenting Program organized by the Early Childhood Education Institution (PAUD) takes a very important role. This study was conducted to explain how is the implementation of the parenting program in one of Early Childhood Education or PAUD in Pagerbarang District, Tegal Regency, Central Java. A qualitative approach with descriptive method is used in this study. The results showed that the Parenting Program at PAUD namely as Miss Lily was as follows: 1) Parenting Seminar; 2) Visit My Home; 3) Family Gathering; 4) Field Trip; 5) Parent Gathering; 6) Counselling; 7) Cooking Class; 8) Market Days; 9) Volunteering; 10) Miss Lily Education Creativity Festival (GKMLE); and 11) Study Tour. The conclusion is that these programs are programmed by the school in one year of the academic calendar. These programs can also increase parents' knowledge about the best parenting for their children, increase parental involvement in school activities, and improve aspects of child development.
Korelasi Pola Asuh Orangtua dengan Tumbuh Kembang Gizi Anak Usia Dini Samta, Soraya Rosna; Utami, Lutfi; Mulyani, Lili
Sentra Cendekia Vol 5 No 2 (2024): Juni
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v5i2.3382

Abstract

Pola asuh orangtua merupakan faktor krusial yang mempengaruhi tumbuh kembang gizi anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara pola asuh orangtua dengan status gizi dan perkembangan fisik anak-anak pada usia dini. Pola asuh yang baik, yang mencakup pemberian asupan gizi seimbang, perhatian, dan kasih sayang, diyakini dapat mendorong pertumbuhan anak yang optimal. Sebaliknya, pola asuh yang kurang tepat dapat berkontribusi pada masalah gizi seperti malnutrisi atau obesitas yang berdampak negatif pada perkembangan anak. Kurangnya pengetahuan orang tua tentang pentingnya gizi pada anak semakin memperburuk tumbuh kembang pada anaknya, hal ini berdampak pada kualitas Sumber Daya Manusia 20 tahun ke depan yang buruk. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan orang tua tentang gizi dengan pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini di TK Sekar Mekar Semarang. Studi ini menggunakan metode penelitian yang digunakan adalah metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur pola asuh dan status gizi anak. Hasil analisis menunjukkan adanya korelasi signifikan antara pola asuh yang diterapkan oleh orangtua dengan status gizi anak. Anak-anak yang dibesarkan dalam lingkungan dengan pola asuh yang baik cenderung memiliki status gizi yang lebih baik dan pertumbuhan yang lebih optimal dibandingkan dengan anak-anak yang pola asuhnya kurang mendukung. Penelitian ini mengambil sampel 17 anak dan ibunya di TK Sekar Mekar Semarang, yang mana teknik pengambilan sampel secara total sampling yaitu dimana alat ukur yang digunakan ialah kuesioner serta alat timbangan berat badan dan lembar observasi. Yang mana dianalisis menggunakan uji Fisher's Exact Test dengan tingkat signifikansi ? = 0,05. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya peran orangtua dalam mendukung tumbuh kembang gizi anak usia dini. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan bagi orangtua, pendidik, dan pengambil kebijakan dalam merancang intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan pola asuh dan status gizi anak-anak usia dini. Dengan demikian, kualitas kesehatan dan perkembangan anak-anak dapat lebih terjamin, yang pada akhirnya akan mendukung pencapaian potensi penuh mereka di masa depan.
Aktifitas Home Reading Sebagai Upaya Mewujudkan Capaian Pembelajran Literasi Dasar Pada Anak Usia 4-6 Tahun Elyana, Luluk; Ratno, Ratno; Samta, Soraya Rosna
Sentra Cendekia Vol 5 No 3 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v5i3.3543

Abstract

Literasi merupakan bagian penting pada Capaian Pembelajaran Anak Usia Dini fase Fondasi dimana disebutkan pada sub elemen bahwa anak memiliki kemampuan literasi dasar, anak menunjukkan minat, kegemaran, dan berpartisipasi dalam kegiatan pramembaca dan pramenulis. Capaian pembelajaran merupakan hasil akhir yang akan di raih anak selama menempuh fasenya. Dari beberapa survey di sekolah menunjukkan bahwa kegiatan literasi masih sebatas pengenalan huruf (47%), hanya sebatas buku bacaan (36%) mulai mengenal home reading (20%). Home reading adalah kegiatan membacakan buku cerita untuk anak oleh para orang tua atau pengasuhnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui capaian literasi dasar pada anak usia 4 -6 tahun melalui aktivitas reading atau membaca. Subyek penelitian adalah anak usia 4 – 6 tahun. Metode pada penelitian ini adalah systematic literature review. Kebaruan penelitian ini adalah pelibatan orang tua sebagai mitra terbaik sekolah dalam meningkatkan kemampuan literasi dasar anak usia 4 – 6 tahun melalui membacakan buku cerita di rumah.