Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENGARUH GAWAI TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR SELAMA PEMBELAJARAN JARAK JAUH Muthmainnah, Anti
Jurnal Elementary : Kajian Teori dan Hasil Penelitian Pendidikan Sekolah Dasar Vol 4, No 2: Juni 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/elementary.v4i2.4725

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis: (1) Pengaruh gawai terhadap kemandirian belajar siswa saat PJJ, dan (2) Kendala penggunaan gawai pada siswa SD selama PJJ. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif, dengan data yang dikumpulkan dengan mengajukan beberapa pertanyaan dalam bentuk kuesioner yang disebarkan secara online melalui aplikasi WhatsApp dengan link google form. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan gawai membawa pengaruh terhadap kemandirian belajar siswa selama Pembelajaran Jarak Jauh, yaitu siswa mencari jawaban yang instan ketika di beri tugas oleh guru, siswa menjadi lebih malas belajar di rumah, dan siswa malah menyalahgunakan penggunaan gawai ketika belajar. Banyak pula kendala yang dihadapi siswa selama Pembelajaran Jarak Jauh, yaitu siswa kesulitan belajar jika harus memakai gawai orang tua, pengeluaran dana dalam pembelian paket internet meningkat, dan siswa sering mengalami kendala jaringan ketika belajar. Penelitian ini dapat berguna bagi pembaca serta orang tua, guru, dan siswa agar dapat meningkatkan kesadaran pengaruh gawai terhadap kemandirian belajar siswa selama Pembelajaran Jarak Jauh.
Meningkatkan Hasil Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan menggunakan Media Powtoon selama Pembelajaran Jarak Jauh di Sekolah Dasar Muthmainnah, Anti; Nisa, Nurul; Ashifa, Riswati; Dewi, Dinie Anggraeni; Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1595

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis perbandingan hasil belajar siswa ketika materi pembelajaran diberikan berupa tulisan atau menggunakan media Powtoon. Penelitian ini mengkolaborasikan metode penelitian kualitatif berbasis studi pustaka dengan penelitian kualitatif berbasis studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lebih banyak siswa yang mengalami peningkatan hasil pembelajaran ketika menggunakan media Powtoon. Alasannya karena siswa lebih senang menggunakan media Powtoon dibandingkan hanya membaca materi saja. Penelitian ini dapat berguna bagi pembaca terutama guru agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa apalagi pada masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Kegiatan Ektrskurikuler di Sekolah Dasar Muthmainnah, Anti; Rahma, Dinda; Robi'ah, Fajriyatur; Prihantini, Prihantini
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1964

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pandemi Covid-19 tehadap kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif berbasis studi deskriptif. Untuk memperoleh data, penulis mengambil data berdasarkan observasi dan wawancara ke lima sekolah dasar, yaitu SDN 15 Pangkalpinang, SDN Percobaan, SDN Cibiru 09, SD Labschool, dan SDN Cibiru 06. Penelitian ini dilatarbelakangi dengan begitu berpengaruhnya pandemi Covid-19 terhadap kegiatan ekstrakurikuler. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan ekstrakurikuler ada yang berjalan, tetapi dengan berbagai hambatan dan bahkan ada yang tidak berjalan sama sekali. Sekolah dasar yang mengadakan kegiatan ekstrakurikuler secara online atau daring yaitu, SDN Cibiru 09 dan SDN Cibiru 06. Kegiatan ekstrakurikuler yang masih diselenggarakan dilakukan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Setiap SD yang menjalankan secara daring ini memiliki banyak hambatan seperti keterbatasan waktu, fasilitas, serta kondisi siswa yang berbeda-beda. Sedangkan yang tidak berjalan karena dibutuhkan praktik didalamnya. Diperlukan sarana dan prasarana yang memadai untuk keberjalanannya. Dapat disimpulkan kegiatan ekstrakurikuler masa pandemi Covid-19 belum berjalan secara optimal dan motivasi siswa menurun. Selagi menunggu keadaan pulih kembali, pihak-pihak sekolah, pendidik, dan tenaga kependidikan terus berinovasi menghadirkan solusi bagi permasalahan ini karena kegiatan ekstrakurikuler sangat menunjang keterampilan siswa dan memberikan manfaat untuk masa yang akan datang.
Implementasi Pembelajaran Tematik Berbasis HOTS di Sekolah Dasar Muthmainnah, Anti; Rahma, Dinda; Ashifa, Riswati; Rohmah, Siti; Prihantini, Prihantini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.3884

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana pembelajaran tematik di sekolah dasar berbasis HOTS dan implementasinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang dimana menganalisis berbagai buku dan artikel yang relevan dengan pembahasan yang sedang dikaji. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penerapan kurikulum 2013 yang berbasis pembelajaran tematik dengan mengintegrasikan berbagai mata pelajaran. Agar mencapai kompetensi yang baik, maka terdapat pembelajaran Higher order thinking skill (HOTS) yang diharapkan dapat mendukung ketercapaian pembelajaran tematik. Dalam pengimplementasiannya tentu tidaklah mudah, maka penulis bertujuan menganalisisnya. Sekolah SD Muhammadiyah 5 Batu sudah melaksanakan seminar dan workshop penyusunan perangkat pembelajaran berbasis HOTS dalam pembelajaran tematik. Siswa menjadi lebih antusias dalam pembelajaran dan tidak mudah jenuh. Adapula kendala di SDN Serangwetan Cirebon yaitu keterbatasan waktu dan sulitnya menstimulus anak agar bertanya. Maka diperlukan solusi atas hal ini. Dengan pembelajaran HOTS diharapkan peserta didik dapat berpikir kritis dalam menerima berbagai informasi dan berpikir kreatif dalam memecahkan suatu problematika.
Meningkatkan Hasil Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan menggunakan Media Powtoon selama Pembelajaran Jarak Jauh di Sekolah Dasar Muthmainnah, Anti; Nisa, Nurul; Ashifa, Riswati; Dewi, Dinie Anggraeni; Furnamasari, Yayang Furi
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1595

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis perbandingan hasil belajar siswa ketika materi pembelajaran diberikan berupa tulisan atau menggunakan media Powtoon. Penelitian ini mengkolaborasikan metode penelitian kualitatif berbasis studi pustaka dengan penelitian kualitatif berbasis studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lebih banyak siswa yang mengalami peningkatan hasil pembelajaran ketika menggunakan media Powtoon. Alasannya karena siswa lebih senang menggunakan media Powtoon dibandingkan hanya membaca materi saja. Penelitian ini dapat berguna bagi pembaca terutama guru agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa apalagi pada masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Kegiatan Ektrskurikuler di Sekolah Dasar Muthmainnah, Anti; Rahma, Dinda; Robi'ah, Fajriyatur; Prihantini, Prihantini
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1964

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pandemi Covid-19 tehadap kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif berbasis studi deskriptif. Untuk memperoleh data, penulis mengambil data berdasarkan observasi dan wawancara ke lima sekolah dasar, yaitu SDN 15 Pangkalpinang, SDN Percobaan, SDN Cibiru 09, SD Labschool, dan SDN Cibiru 06. Penelitian ini dilatarbelakangi dengan begitu berpengaruhnya pandemi Covid-19 terhadap kegiatan ekstrakurikuler. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan ekstrakurikuler ada yang berjalan, tetapi dengan berbagai hambatan dan bahkan ada yang tidak berjalan sama sekali. Sekolah dasar yang mengadakan kegiatan ekstrakurikuler secara online atau daring yaitu, SDN Cibiru 09 dan SDN Cibiru 06. Kegiatan ekstrakurikuler yang masih diselenggarakan dilakukan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Setiap SD yang menjalankan secara daring ini memiliki banyak hambatan seperti keterbatasan waktu, fasilitas, serta kondisi siswa yang berbeda-beda. Sedangkan yang tidak berjalan karena dibutuhkan praktik didalamnya. Diperlukan sarana dan prasarana yang memadai untuk keberjalanannya. Dapat disimpulkan kegiatan ekstrakurikuler masa pandemi Covid-19 belum berjalan secara optimal dan motivasi siswa menurun. Selagi menunggu keadaan pulih kembali, pihak-pihak sekolah, pendidik, dan tenaga kependidikan terus berinovasi menghadirkan solusi bagi permasalahan ini karena kegiatan ekstrakurikuler sangat menunjang keterampilan siswa dan memberikan manfaat untuk masa yang akan datang.
Strategi Peningkatan Kompetensi Guru Di Era Digital Untuk Sekolah Dasar Muthmainnah, Anti; Falasifah, Farah; Yadi, Nofri; Halimah, Leli
Wahana Pendidikan Vol 12, No 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v12i1.16817

Abstract

Dalam era digital yang berkembang pesat, kompetensi guru di Sekolah Dasar menjadi aspek yang sangat penting untuk diperhatikan. Artikel ini membahas pentingnya peningkatan kompetensi guru sebagai motivator dan fasilitator dalam proses belajar mengajar, selain sebagai penyampai informasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi strategi-strategi efektif yang dapat meningkatkan kompetensi digital guru dan mengatasi tantangan yang mereka hadapi dalam pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk mengeksplorasi berbagai strategi efektif, tantangan yang dihadapi guru dalam mengadaptasi teknologi, dan rekomendasi kebijakan untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui analisis dokumen dan tinjauan pustaka yang mendalam mengenai literatur terkait kompetensi guru dan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan. Selain itu, artikel ini menekankan kompetensi digital sebagai kunci, di mana guru diharapkan mampu memanfaatkan alat dan aplikasi teknologi untuk meningkatkan kualitas pengajaran. Hasil penelitian menunjukan beberapa strategi seperti pelatihan berkelanjutan, pemanfaatan teknologi dalam kurikulum, dan pembelajaran kolaboratif diusulkan untuk meningkatkan keterampilan digital guru. Namun, tantangan seperti keterbatasan keterampilan teknologi, infrastruktur, dan dukungan institusi juga perlu diatasi agar guru dapat beradaptasi dengan efektif. Melalui dukungan yang cukup, diharapkan pendidikan di Sekolah Dasar dapat berjalan lebih baik dan menciptakan generasi yang siap menghadapi tantangan zaman
Multicultural Education in Elementary Schools: Fostering The Pancasila Student Profile Through an Ethnopedagogical Approach Muthmainnah, Anti
International Conference on Elementary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Proceedings The 8th International Conference on Elementary Education
Publisher : International Conference on Elementary Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Multicultural education in Indonesia plays a crucial role in shaping the nation's character based on Pancasila. The ethnopedagogy approach emerges as an effective strategy to integrate local and national cultural diversity into the elementary school learning process. This study aims to examine how the ethnopedagogy approach can foster the Pancasila learner profile through multicultural education at the elementary level, as well as strengthen the values of tolerance, justice, and mutual cooperation as part of the nation's character. The method employed includes a literature review and field observations at several elementary schools implementing ethnopedagogy in their teaching. Qualitative analysis was used to assess the influence of this approach on character formation and the application of Pancasila values. The results indicate that ethnopedagogy can enhance students’ awareness of cultural diversity and reinforce attitudes of tolerance, justice, and solidarity. Students better understand and appreciate their own cultural identities while respecting other cultures, thereby contributing to the development of a Pancasila student profile who is faithful and cultured. Multicultural education based on ethnopedagogy is effective in fostering character and Pancasila values among elementary school students. This approach can serve as a vital strategy in cultivating a tolerant generation with strong national identity, capable of living harmoniously within diversity.