Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

The Effect of Papaya Juice Consumption on Hemoglobin Levels of Pregnant Women at Depok Jaya Public Health Center alfiah rahmawati; Dian Reflisiani
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 7 No. 1 (2025): December
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v7i1.1294

Abstract

Introduction: Anemia during pregnancy remains a significant public health concern, particularly in low-resource settings where nutritional deficiencies are common. Iron supplementation is a standard intervention; however, its effectiveness may be enhanced by nutrient-rich foods that improve iron absorption. Papaya is a local fruit high in vitamin C and folate, essential for hemoglobin synthesis. Objectives: This study aimed to determine the effect of papaya juice supplementation alongside iron tablets on the hemoglobin levels of pregnant women. Methods: A quasi-experimental study with a pre-test and post-test control group design was conducted among pregnant women in the Depok Jaya Health Center area. Thirty-six participants were selected using purposive sampling and divided equally into control and intervention groups. The control group received only iron tablets, while the intervention group consumed papaya juice daily in addition to iron tablets for 14 days. Hemoglobin levels were measured before and after the intervention, and data were analyzed using paired and independent sample t-tests. Results: The mean hemoglobin level in the intervention group increased substantially after 14 days, while the control group showed a more minor increase. Statistical analysis indicated significant improvements within both groups and a significant difference between the intervention and control groups (p-value <0.05; α<0.05). Conclusions: Papaya juice supplementation enhanced the effectiveness of iron tablets in improving hemoglobin levels among pregnant women. As an affordable and locally available food, papaya has the potential to be integrated into maternal nutrition programs to reduce anemia in pregnancy. Further research is recommended to confirm long-term benefits.
Upaya Mempersiapkan Kesehatan Mental Ibu Hamil: Literature Review: Efforts to prepare for the mental health of pregnant women: Literature Review Alfiah Rahmawati; Zakia Winda Kurnia; Rr. Catur Leny Wulandari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i3.4656

Abstract

Latar belakang: upaya mempersiapkan kesehatan mental ibu hamil merupakan bentuk kegiatan untuk membantu kehamilan dengan memiliki kesiapan kesehatan mental dalam menghadapi kehamilannya dan mempersiapkan kesehatan mental ibu hamil juga bisa di lakukan dengan beberapa upaya dukungan pasangan, dukungan sosial ,konseling kognitif, kecukupan gizi ibu hamil,dan menjaga pola makan ibu hamil.dengan hal ini bisa mempersiapkan kesehatan mental ibu hamil. Tujuan: untuk memberikan upaya mempersiapkan kesehatan mental pada ibu hamil. Metode : Literature Review ini dimulai dengan mengidentifikasi jurnal artikel yang relevan dengan kata(preparing for pregnancy;mental health; support).Penelusuran artikel menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris melalui data base seperti google scholar ,sciencedirect dan pubmed, yang dibatasi hanya terbitan 2018-2023. Artikel yang digunakan dalam penyusunan yaitu artikel nasional dan internasional berjumlah 13 artikel, yaitu 3 artikel nasional dan 10 artikel internasional, yang kemudian dianalis lengkap. Hasil: Hasil kajian artikel menunjukkan 5 upaya yang bisa dilakukan untuk mengawasi kesehatan mental saat hamil,upayanya antara lain dukungan pasangan, dukungan sosial ,konseling kognitif, kecukupan gizi ibu hamil,dan menjaga pola makan ibu hamil. Kesimpulan:Kesehatan mental seorang ibu selama hamil merupakan persiapan yang penting. Maka kita harus memperhatikan upaya mempersiapkan kesehatan mental ibu hamil. Hasil analisis menyimpulkan bahwa dukungan pasangan kehamilan, dukungan sosial ,konseling kognitif, kecukupan gizi ibu hamil,dan menjaga pola makan ibu hamil dapat mempersiapkan kesehatan mental ibu selama hamil. Mungkin hal ini harusnya menarik perhatian para bidan, tenaga kesehatan dan pemerintah dan kedepannya akan semakin meningkat, meningkatkan kondisi mental para ibu sehingga setiap calon ibu memiliki kehamilan yang baik.
Faktor yang Mempengaruhi Pernikahan Dini di Era Covid-19: Literature Review: Factors Affecting Early Marriage in the Covid-19 Era : Literature Review Dian Rahmawati; Alfiah Rahmawati; Noveri Aisyaroh
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i12.2758

Abstract

Latar belakang: Pernikahan dini merupakan permasalahan yang belum terselesaikan di Indonesia. Masuknya Pandemi Covid-19 pada awal 2020 menjadi salah satu penyebab angka dispensasi pernikahan anak usia dini meningkat. Tujuan: Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pernikahan dini di era Pandemi Covid-19. Metode: Metode yang digunakan yaitu literature review dengan mencari artikel menggunakan database pubmed dan google schoolar. Artikel yang dicari menggunakan kata kunci yang sudah ditetapkan dengan bahasa Indonesia dan Inggris. Kemudian ditemukan 10 artikel yang terdiri 5 artikel internasional dan 5 artikel nasional. Hasil: Terdapat 4 faktor yang mempengaruhi yaitu faktor pandemi, faktor sosial, faktor budaya dan faktor individu. Kesimpulan: Faktor yang paling dominan adalah faktor lingkungan. Beberapa upaya untuk mencegah pernikahan dini adalah memperbaiki kualitas pendidikan, perbanyak wawasan tentang seks edukasi dan kesehatan reproduksi, serta membatasi pergaulan dengan lingkungan sosial yang buruk.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kesehatan Mental pada Ibu Selama Kehamilan : Literature Review: Influencing Factors Mental Health in Mothers During Pregnancy : Literature Review Kartika Adyani; Alfiah Rahmawati; Pebrianti, Amelia
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i6.3388

Abstract

Latar belakang: Kehamilan merupakan suatu proses dalam kehidupan seorang wanita yang menyebabkan beberapa perubahan. Perubahan tersebut dipengaruhi oleh tiga faktor, yaitu faktor fisik, faktor psikologis dan faktor sosial, budaya dan ekonomi. Faktor psikologis dapat mengakibatkan perubahan bagi kondisi kesehatan mental dalam kehamilan. Hal yang cukup berbahaya ialah ibu hamil berisiko rentan mengalami gangguan kesehatan mental. Tujuan: Untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kesehatan mental pada ibu selama kehamilan. Metode: Literature Review ini dimulai dengan mengidentifikasi jurnal artikel yang relevan dengan kata kunci (husband support, mental health, pregnancy). Penelusuran artikel menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris melalui data base seperti google scholar dan pubmed, yang dibatasi hanya terbitan 2018-2022. Artikel yang digunakan dalam penyusunan yaitu artikel nasional dan internasional berjumlah 18 artikel, yaitu 12 artikel nasional dan 6 artikel internasional, yang kemudian dianalis lengkap. Hasil: Hasil penyaringan artikel menemukan didapatkan bahwa terdapat 6 faktor yang memengaruhi kesehatan mental selama kehamilan, antara lain faktor dukungan suami, pandemi, usia, paritas, pendidikan dan dukungan sosial. Kesimpulan: Terjadinya gangguan kesehatan mental pada ibu selama kehamilan merupakan sebuah ancaman yang serius. Sehingga kita harus memperhatikan faktor-faktor yang memengaruhi kejadian tersebut. Dari hasil analisis didapatkan bahwa dukungan suami menjadi faktor terbesar yang paling memengaruhi, dibandingkan dengan faktor pandemi, usia, paritas, pendidikan dan dukungan sosial dapat memengaruhi kesehatan mental ibu selama kehamilan. Hal ini diharapkan dapat diperhatikan baik oleh bidan sebagai tenaga kesehatan maupun pemerintah, dan diperbaiki dikemudian hari untuk meningkatkan kondisi psikologis ibu agar kehamilanpun dapat dilalui dengan baik oleh setiap ibu hamil.
Upaya Pencegahan Keputihan Pada Remaja: Literature Review Zulfarani, Nelly; Alfiah Rahmawati
Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung Vol. 5 No. 1 (2026): JMHSA
Publisher : Sultan Agung Islamic University of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keputihan yaitu cairan yang keluar dari genetalia yang kecuali darah, terdapat baunya bisa juga tidak ada baunya dan disertai dengan rasa gatal pada area genetalia. Penyebab keputihan yang dialami remaja putri bisa disebabkan tingkah laku remaja yang kurang terhadap pencegahan keputihan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui upaya pencegahan keputihan pada remaja. Metode penelitian: studi literatur digunakan pada penelitian ini. Pencarian artikel memakai data pada Google Scholar dan PubMed berdasarkan dari tahun 2019 sampai tahun 2024 sehingga didapatkan 10 artikel tentang informasi tentang upaya pencegahan pada remaja yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil Penelitian dari review menunjukkan upaya pencegahan keputihan pada remaja yaitu pentingnya pemahaman serta pengetahuan remaja tentang keputihan, perilaku dan sikap remaja seperti personal hygyne dan cara mengatasi keputihan dengan non farmakologi. Pentingnya tenaga kesehatan untuk memberikan edukasi kepada remaja, keluarga dan masyarakat tentang pencegahan keputihan pada remaja.