Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

MANUSKRIP AL-QURAN PULAU PENYENGAT SEBAGAI KHAZANAH MUSHAF AL-QURAN DI KEPULAUAN RIAU dian rahmawati
PERADA Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35961/perada.v3i1.44

Abstract

Usaha penyalinan mushaf al-Quran di Indonesia salah satunya dilakukan oleh ulama-ulama yang berada di tanah Melayu Kepulauan Riau. Ini dibuktikan dengan ditemukannya manuskrip-manuskrip al-Quran yang ditemukan di Pulau Penyengat dan di Pulau Lingga. Namun, sayangmya keberadaan manuskrip al-Quran di Pulau Penyengat saat ini mulai rusak termakan usia. Hal ini tentu akan menjadi kerugian besar sebagai aset sejarah yang berharga. Oleh karena itu kajian tentang manuskrip al-Quran di Kepulauan Riau, khususnya Pulau Penyengat dapat menjadi salah satu upaya pelestarian yang menjadi pilihan. Sehingga informasi mengenai keberadaan manuskrip-manuskrip al-Quran di Pulau Penyengat tidak hanya menjadi cerita saja. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan(library research/literature review). Peneliti juga akan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun Manuskrip al-Quran yang terdapat di Pulau Penyengat yang berhasil diketahui berjumlah cukup banyak yakni 7(tujuh) manuskrip al-Quran dan merupakan mushaf yang disusun sebagai hasil tulisan tangan. Kertas yang digunakan sebagai tempat menuliskan ayat-ayat suci al-Quran ini pada umumnya menggunakan kertas Eropa yang diperkirakan berasal dari abad Pertengahan. Gaya Sulawesi Selatan dapat ditemukan dalam gaya penulisan hurufnya, sedangkan Gaya Pantai Timur terlihat jelas dari gaya iluminasi floral yang terkesan mewah,indah, teliti dan bersepuh emas. Masing-masing manuskrip al-Quran Pulau Penyengat memiliki keunikannya masing-masing. Namun, manuskrip-manuskrip ini sebagai khazanah mushaf al-Quran di Kepulauan Riau memiliki gaya dan ciri khas iluminasi yang disebut ‘Gaya Sulawesi Selatan” dan Gaya Pantai Timur”
Pengaruh Metode Pasteurisasi dan Jenis Starter yang Berbeda Terhadap Ph, Kadar Air dan Total Solid Keju Lunak Susu Kambing Peranakan Ettawa (Effect Of Pasteurization Methods and Starter On Ph, Moisture and Total Solid Of Soft Cheese Of Peranakan Ettawa Go Dian Rahmawati
Jurnal Ilmu Ternak Vol 14, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jit.v14i1.5147

Abstract

Pemanasan susu  dan  jenis  starter dapat  mempengaruhi komposisi dan  kualitas keju.    Oleh  karena  itu penelitian ini  bertujuan untuk mempelajari karakteristik pH,  kadar  air  dan  total  solid  keju lunak  yang dihasilkan dengan metode pasteurisasi dan jenis starter yang berbeda. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Materi yang digunakan adalah 36 liter susu kambing, starter Lactobacillus bulgaricus dan Streptocococus thermophilus serta rennet tablet. Perlakuan terdiri dari metode pasteurisasi yaitu High Temperature Short Time (HTST) dan Long Temperature Long Time (LTLT) serta starter tunggal Streptococcus termophilus, Lactobacillus bulgaricus, dan starter campurankeduanya (ganda). Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Hasil Ternak dan Laboratorium Ilmu Bahan Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pasteurisasi HTST dan LTLT dengan penggunaan starter tunggal menghasilkan kadar  air  keju  lunak  yang tinggi  sebaliknya total  solid  keju  lunak  yang dihasilkan  rendah,  sedangkan penggunaan starter ganda terutama pada LTLT menghasilkan kadar air keju lunak paling rendah (39,82%) dan total solid keju lunak paling tinggi (60,17%). Pasteurisasi HTST maupun LTLT menggunakan starter tunggal menghasilkan pH keju lunak lebih tinggi, sedangkan penggunaan starter ganda menyebabkan pH keju lunak yang lebih rendah. Sehingga untuk mendapatkan keju lunak susu kambing yang memiliki karakteristik sesuai dengan standar, dapat menggunakan metode pasteurisasi LTLT dengan penggunaan starter ganda.Kata kunci : Susu kambing ettawa, pasteurisasi, starter
Analisis Jaringan Sosial Pariwisata di Kampung Pesisir Bulak Surabaya Dea Nusa Aninditya; Dian Rahmawati
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.907 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.24958

Abstract

Berdasarkan RTRW Kota Surabaya tahun 2014-2034 dan RZWP3K Tahun 2012-2032, Kecamatan Bulak meliputi Kelurahan Kenjeran dan Kelurahan Bulak di kawasan kaki Suramadu diarahkan dengan fungsi utama sebagai kawasan wisata bahari/laut, pengembangan pariwisata alam dan buatan, dan permukiman nelayan. Adanya pembangunan fisik kawasan Pariwisata di Kampung Pesisir Bulak dan sekitarnya masih memyebebkan masalah non-fisik yang ditimbulkan dari adanya hubungan atau peran aktor dalam pengembangan kawasan pariwisata yang belum optimal. Untuk itu diperlukan pengembangan berbasiskan Jaringan Sosial dalam melihat hubungan dan kesinambungan antar peran dalam menyelesaikan masalah terkait pengembangan wisata di Kampung pesisir Bulak dan sekitarnya. Penelitian ini menggunakan Social Network Analysis (SNA) dalam menganalisis hubungan yang terjadi antar pihak yang berpengaruh dari kelompok pemerintah maupun kelompok organisasi masyarakat. Dalam melakukan Social Network Analysis (SNA) mengacu pada perhitungan Degree of Centrality, Closeness Centrality dan Betweenness Centrality dari setiap aktor yang teridentifikasi. Kemudian dari hasil analisis menunjukkan bahwa Dinas Pertanian bidang Perikanan dan Badan Perencana Pembangunan Kota Surabaya merupakan pihak yang memiliki nilai centrality tertinggi sehingga memiliki peran yang besar dalam pengembangan pariwisata kampug pesisir Bulak Surabaya.
ANALISIS KADAR HAEMOGLOBIN IBU HAMIL TERHADAP KEJADIAN PERSALINAN PRETERM DI RSUD Dr. MOEWARDI SURAKARTA - Sulastri; Dian Rahmawati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2013: PROSIDING KONFERENSI NASIONAL PPNI JAWA TENGAH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.485 KB)

Abstract

Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan salah satu indikator untuk mengetahui derajat kesehatan disuatu negara seluruh dunia. AKB di Indonesia masih sangat tinggi yaitu mencapai 34/1000 KH (kelahiran hidup), bila dibandingkan dengan target Millenium Development Goals (MDGs) ke-4 tahun 2015 yaitu 23/1000 KH. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kadar haemoglobin ibu hamil terhadap kejadian persalinan preterm. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif dengan menggunakan pendekatan case control yang bersifat “Retrospective”. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa responden yang mengalami anemia cenderung mengalami persalinan preterm dengan data responden yang mengalami anemia sebagian besar yaitu 44 orang (34,9%) mengalami persalinan preterm dan 25 responden (19,8%) mengalami persalinan aterm. Sedangkan pada responden yang tidak mengalami anemia sebagian besar mengalami persalinan aterm yaitu sebanyak 38responden (30,2%) dan 19 responden (15,1%) mengalami persalinan preterm.  Kata Kunci : Haemoglobin, ibu hamil, Prematur
PENDIDIKAN LINGKUNGAN MELALUI KEGIATAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS TEKS Dian Rahmawati; Suhartono Suhartono
FKIP e-PROCEEDING 2018: PROSIDING SEMINAR NASIONAL #4 EKSPLORASI BAHASA, SASTRA DAN BUDAYA JAWA TIMURAN SEBAGAI UPAYA
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pendidikan lingkungan bertujuan mencetak generasi yang bijaksana terhadap lingkungan sekitarnya. Fenomena tentang lingkungan, baik dalam berita nasional maupun internasional tidak pernah luput dari perhatian masyarakat dan dunia. Dampak kerusakan atau bencana alam yang terjadi menyebabkan pendidikan lingkungan perlu dididikan sejak dini. Kegiatan pembelajaran terkait pendidikan lingkungan dapat dilakukan secara langsung melalui mata pelajaran berbasis Ilmu Pengetahuan Alam dan secara tidak langsung melalui pembelajaran Bahasa Indonesia. Pembelajaran secara tidak langsung dapat dilakukan melalui teks Bahasa Indonesia, khususnya teks ragam faktual. Teks ragam faktual lebih detail dan berdasarkan kejadian nyata sehingga sesuai untuk pendidikan lingkungan melalui pembelajaran Bahasa Indonesia. Peran guru juga dibutuhkan untuk pencapaian hasil optimal sebab tidak semua teks sempurna dan perlu disempurnakan. Hasil yang diharapkan melalui tulisan ini bagi guru atau pihak terkait adalah pengetahuan tentang pendidikan lingkungkan, khususnya penerapan melalui pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis teks. Kata kunci: pendidikan lingkungan, Bahasa Indonesia, teks.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN HUMAN RESOURCES PORTAL DENGAN CERTIFICATION MANAGEMENT SYSTEM (CMS) SEBAGAI EFEKTIVITAS PROSES SERTIFIKASI (STUDI KASUS DI PT. MOTOR INDONESIA) Rida Indah Fariani; Dian Rahmawati; Fahmi Nur Salam
Technologic Vol 11, No 1 (2020): TECHNOLOGIC
Publisher : Politeknik Manufaktur Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.93 KB) | DOI: 10.52453/t.v11i1.286

Abstract

Abstrak--Paper ini membahas efektivitas dan improvement yang dilakukan pada proses bisnis pelatihan dan sertifikasi karyawan di PT. Motor Indonesia (PT MI). Efektivitas dirasa perlu dilakukan karena proses pelatihan dan sertifikasi seringkali tidak sesuai dengan kelas dan posisi karyawan dan kebutuhan organisasi. Selain itu proses paengajuan, persetujuan, pemetaan dan analisa pencapaian pelatihan dan sertifikasi memakan waktu lama. Untuk mewujudkan efektivitas tersebut, dibuatlah suatu aplikasi Certification Management System (CMS) dengan tujuan mengatasi masalah yang ada. Aplikasi CMS merupakan aplikasi berbasis web yang terintegrasi dengan Human Resources (HR) Portal. CMS dibangun menggunakan bahasa pemrograman ASP.NET dengan basis data SQL Server Management Studio 2012. Metodelogi yang digunakan adalah Metodologi Scrum. Dari pengujian dan implementasi aplikasi yang dilakukan, aplikasi CMS terbukti dapat mempermudah dalam pendataan dan pemetaan karyawan dengan kompetensi yang sesuai berdasarkan kelas, posisi, dan organisasi serta mempermudah karyawan dalam mengajukan sertifikasi untuk kompetensi yang dibutuhkan. Dalam hal reduksi sumberdaya, penggunaan CMS dapat mengurangi pemakaian kertas sebanyak 5.472 kertas A3 per tahun, mengurangi waktu penyetujuan sertifikasi dan pemetaan sertifikasi karyawan sebanyak 66% serta penurunan potensi kesalahan pemetaan karyawan dan sertifikasi sebanyak 70%. Kata Kunci : CMS, Certification Management System, Scrum, HRIS
Antioxidant Activity Test of Effervescent Granules Morinda citrifolia L Leaf Extract with DPPH Free Radical Absorption Method Muthmainah Tuldjanah; Niluh Puspita Dewi; Dian Rahmawati
Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry Vol. 5 No. 4 (2021): J. Trop. Pharm. Chem.
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia, 75117, Gedung Administrasi Fakultas Farmasi Jl. Penajam, Kampus UNMUL Gunung Kelua, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jtpc.v5i4.285

Abstract

Morinda citrifolia. L leaf is a plant that has the potential as an antioxidant due to the presence of compounds in the form of flavonoids and other phenolic compounds that can function as natural antioxidants. In connection with this, research was carried out to Morinda citrifolia. L formulate leaf extract in the form of effervescent granules. Morinda citrifolia leaf extract was macerated with ethanol 96% as solvent. Phytochemical screening showsthat the extract contains flavonoids, tannins, saponins and alkaloids. The extract was formulated with various concentrations of F1 (20%), F2 (25%), F3 (4%). Determination of antioxidant activity using the DPPH free radical immersion method. The results showed that the concentration in the granules influenced antioxidant activity with IC50 values of 109.05 ppm, 101.33 ppm and 73.28 ppm, respectively
Impact of Bagasse Carbonization Temperature on Activated Carbon Properties for Chromium Hexavalent Adsorption and an Environmental Analysis A.S. Dwi Saptati Nur Hidayati; Maulida Zumrotul Azizah; Nur Rochmah Septia Amanda; Dian Rahmawati
Jurnal Bahan Alam Terbarukan Vol. 14 No. 1 (2025): June 2025 [Nationally Accredited Sinta 3]
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbat.v14i1.23601

Abstract

The electroplating industry releases a high concentration of Chromium Hexavalent [Cr(VI)] up to 48.7 mg/L, significantly surpassing the quality standard of 0.1 mg/L. The activated carbon adsorption process is a cost-effective and straightforward approch to reducing the concentration of Cr(VI). Activated carbon can be produced from bagasse which is rich in cellulose. Due to limited information on the effect of carbonization temperature on the properties of activated carbon from bagasse, this study aims to identify the effect of carbonization temperature range from 450°C to 600°C and how it affects the performance of adsorbing Cr(VI). In addition, this study analyses the environmental impact of activated carbon production from bagasse with different temperature operating conditions through life cycle assessment. The research has four stages: carbonization, activation, adsorption, and environmental impact analysis. The result indicates that higher temperatures enhance the performance of activated carbon to adsorb Cr(VI) and produce the best-activated carbon quality. However, the environmental impact of performing at the highest temperature (600°C) is also the highest while having the lowest yield. Therefore, a temperature of 550°C is suggested to achieve fair product quality with good adsorbing performance, high yield, and less harming the environment. The hotspots of the production process lie in the freshwater aquatic ecotoxicity, acidification, and human toxicity due to using of H2SO4 and electricity.
Rancang Bangun Pemarut Kulit Markisa Dian Rahmawati; Pranowo Sidi; Dhika Aditya Purnomo
Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application Vol 4 No 1 (2020): Conference on Design and Manufacture and Its Aplication
Publisher : Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fruit skin as a leftover ingredient that is abundant and in general has not been widely used. The general public does not yet know the benefits of passion fruit skin. One of them can be used as jam, by smoothing it first using a blender. Due to the hard nature of passion fruit skin, the knife orblender becomes damaged. Therefore, a passion fruit skin grater was designed. The method used by the author is the Ulrich method by selecting several design concepts, designing aided by CAD software for making drawings, fabrication, assembling machine components, and testing tools todetermine the production results of the machine. There are various types of materials used in the manufacture of passion fruit leather grater machines, starting from the frame and engine mount using L profiles with ASTM A36 material, grating cover and hopper using SS 304 material, pulley cover using aluminum material, the shaft on this machine uses S45C material, and wear 1 V-belt with rubber material. This machine uses a 1 HP 1 phase electric motor. After being tested, it was produced grated passion fruit skin with an average fiber dimension ± 0.5 cm.This passion fruit grater machine has a capacity of 3 kg / hour.
Penerapan Discovery Learning Berbantuan PowerPoint dalam Pembelajaran Biologi Materi Jaringan Hewan Laya Rhahillia; Dian Rahmawati
DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/diajar.v3i4.3091

Abstract

The application of innovative learning methods is essential. One method that attracts attention is Discovery Learning. Along with advances in technology, the integration of learning aids such as Power Point has become an important aspect in supporting the teaching process. This research aims to obtain results from the implementation of PPT-assisted Discovery Learning on animal tissue material at SMA Negeri 1 Pamarayan. This research was conducted in September-October 2023 at SMA Negeri 1 Pamarayan with research subjects totaling 41 students. The implementation system consists of four stages, namely: planning, action, observation and reflection. The research results show that this model is a powerful instrument in efforts to improve student learning outcomes in the field of biology, as can be seen from the improvement in student learning outcomes. The use of the Discovery Learning model supported by PowerPoint media can increase student learning motivation. Visualization of abstract concepts through Power Point makes complex animal tissue material easier to understand and interesting, thus triggering students' curiosity and enthusiasm for learning. This increase in results occurred due to the influence of the discovery learning model which requires students to be able to obtain their own knowledge and information. Apart from that, students are required to play an active role in the learning process so that it becomes easier for students to accept learning, so that students' learning achievement increases.