Octasya, Tivanny
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : QUANTA

PENGARUH SELF-COMPASSION TERHADAP REGULASI EMOSI SISWA SMP NEGERI KECAMATAN SEMARANG TIMUR DITINJAU DARI GENDER Octasya, Tivanny; Antika, Eni Rindi
Quanta : Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2023): VOLUME 7, NOMOR 3 (2023): SEPTEMBER-DECEMBER
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/quanta.v7i3.3918

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh self-compassion terhadap regulasi emosi siswa SMP Negeri Kecamatan Semarang Timur ditinjau dari gender. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitaif dengan desain ex-post facto. Lokasi penelitian ini adalah SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 6 yang berada di wilayah Kecamatan Semarang Timur. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 1.111 siswa. Sampel penelitian berjumlah 286 siswa kelas VII dan kelas VIII yang diambil dengan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala self-compassion dan skala regulasi emosi siswa yang sudah di uji validitas dan reliabilitasnya. Penelitian ini menggunakan dua teknik analisis data yaitu analisis deskriptif dan analisis moderasi berbasis regresi. Self-compassion siswa berada pada kategori sedang (M = 54) dan regulasi emosi siswa berada pada kategori sedang (M = 75.90 ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-compassion berpengaruh terhadap regulasi emosi dengan nilai (R2 = 0,551, ρ < 0,05). Artinya self-compassion memberikan kontribusi terhadap regulasi emosi sebesar 55,1%. Selanjutnya diketahui bahwa gender tidak memiliki efek pada pengaruh self-compassion terhadap regulasi emosi. Guru BK direkomendasikan untuk membantu siswa ke arah pengembangan self-compassion siswa melalui layanan bimbingan konseling khususnya konseling kelompok. Peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian lanjutan serupa yang dilakukan di berbagai setting pendidikan dan juga dapat meneliti faktor-faktor lain yang mempengaruhi regulasi emosi selain self-compassion.