Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS DISTRIBUSI KOEFISIEN TEMPERATUR DENGAN VARIASI POROSITAS PADA BENDA SILINDER BERPORI DENGAN PANAS TETAP Ahmad Hamim Su’udy; Nur Fatowil Aulia; Yanuar Mahfudz Safarudin; Baktiyar Mei Hermawan; Fina Andika Frida Astuti
Eksergi Vol 16, No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.416 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v16i2.2208

Abstract

Metode mengenai perpindahan panas terus mengalami perkembangan, untuk meningkatkan perpindahan banyak cara untuk mempercepat laju perpindahan panas, salah satunya dengan menggunakan media berpori dengan berbagai material, sehingga peneliti tertarik untuk mendalami bagaimana proses distribusi temperature yang terjadi pada silinder berpori dengan variasi porositas dengan disimulasikan menggunakan program computer. Kemudian Tujuan dari penelitian ini ialah untuk memperoleh distribusi koefisien temperature yang sedang terjadi pada silinder berpori dengan variasi porositas 0,1; 0,2; 0,3. Dari percobahaan dan pembahasan maka dapat ditarik kesimpulan ialah porositas pada silinder menunjukkan semakin besar porositas mengakibatkan K efektif menjadi kecil, dan nilai h (koefisien perpindahan panas) juga kecil.
OPTIMASI DAYA TURBIN ANGIN TIPE DARRIEUS-H NACA 3412 DENGAN PEMILIHAN TINGGI SUDU DAN KECEPATAN ANGIN Fina Andika Frida Astuti; Arif Rochman Fachrudi
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2020 "Peranan Strategis Teknologi Dalam Kehidupan di Era New Normal"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Energi angin merupakan sumber energi terbaharukan yang bisa dimanfaatkan dengan menggunakan turbin angin sehingga menghasilkan listrik melalui putaran poros yang dihasilkan. Tujuan penelitian ini adalah bagaimana pemanfaatan secara optimal turbin angin tipe Darrieus –H naca 3412 dengan variasi pada dimensi sudu dan kecepatan angin. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah eksperimen, yaitu memvariasikan dimensi sudu dan variasi kecepatan angin. Dimensi sudu yang divariasikan dalam penelitian ini adalah tinggi sudu, yaitu sebesar 300 mm, 350 mm, 400 mm, 450 mm dan 500 mm, sedangkan kecepatan angin yang gunakan adalah 3 m/det , 3,5 m/det dan 4 m/ det. Dari penelitian dihasilkan, bertambahnya kecepatan angina dan bertambahnya tinggi sudu maka daya output yang dihasilkan semakin besar. Daya output terbesar pada kecepatan angin terbesar (5 m/s) pada tinggi sudu terbesar (500 mm), yaitu sebesar 3,62 W.
PENGARUH RASIO SERAT DAN FRAKSI VOLUME TERHADAP KINERJA KOMPOSIT SERAT BAMBU–KAPAS Fachrudin, Arif Rochman; Fina Andika Frida Astuti; Mira Esculenta Martawati; Achmad Walid; Khambali
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.55160

Abstract

Natural fiber–based composites are increasingly investigated as environmentally friendly alternative materials. Bamboo fiber is known for its favorable stress distribution due to its natural structure, while cotton fiber contributes to improved stiffness and fiber–matrix bonding. This study aims to evaluate the effect of volume fraction and the combination ratio of bamboo–cotton fibers on the compressive strength of composites. The fiber volume fractions used were 30%, 40%, 50%, and 60%, with combination ratios of 1:1, 1:2, and 2:1. Fabrication was carried out using the vacuum bag method to enhance homogeneity and minimize voids. Compressive testing was conducted according to ASTM D695 standards. The results indicate that increasing fiber volume fraction contributes to higher compressive strength, with a maximum value of 12.8578 MPa at a resin volume fraction of 50% and a bamboo-to-cotton ratio of 1:2. Bamboo fibers provided a dominant contribution to compressive strength, while cotton fibers enhanced stiffness and improved matrix bonding quality.
OPTIMASI INJECT PRESSURE DAN BACK PRESSURE UNTUK MEMINIMALKAN BUBBLE DEFECT PRODUK BOTOL 190 ML Fachrudin, Arif Rochman; Fina Andika Frida Astuti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.55161

Abstract

The quality of plastic packaging products is a crucial factor in maintaining customer satisfaction. In the production of 190 ml bottles at PT X, one recurring issue is bubble defects, which often lead to customer complaints. To address this problem, process parameter analysis was conducted using Response Surface Methodology (RSM). The variables tested included inject pressure (1700, 1800, 1900 psi) and back pressure (150, 200, 250 psi). Through RSM modeling, the optimum combination was found at an inject pressure of 1918.57 psi and a back pressure of 240.71 psi. This condition resulted in bubble defects of 4.744 pieces in 190 ml bottles. These findings highlight that proper adjustment of process parameters can significantly reduce defects and improve product quality.