Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Penggunaan Deiksis Dalam Dialog Film “Ipar Adalah Maut Karya Hanung Bramantyo” Analisis Pragmatik Aquariya, Famella; Adisel, Adisel; Wediasti, Welti
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.558

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana penggunaan deiksis dalam dialog film Ipar Adalah Maut karya Hanung Bramantyo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif  dengan metode deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah dialog dalam film ipar adalah maut karya hanung bramantyo. Prosedur pengumpulan data dilakukan melalui observasi, teknik simak dan teknik catat. Hasil dari penelitian ini ditemukan sejumlah 1.088 data yang mengandung kelima jenis deiksis. Diantaranya terdapat sejumlah  507 data yang mengandung deiksis persona, ditemukan sejumlah 122 data yang mengandung deiksis tempat, 42 data  yang mengandung deiksis waktu, 279 data yang mengandung deiksis sosial, dan 138 data yang mengandung deiksis wacana. Kesimpulan penelitian tentang penggunaan deiksis dalam dialog film "Ipar Adalah Maut" karya Hanung Bramantyo telah mengungkapkan bahwa kelima jenis deiksis persona, tempat, waktu, sosial, dan wacana hadir secara signifikan dan tersebar dalam berbagai dialog antar tokoh.
Penerapan Metode Public Speaking pada Materi Teks Pidato Siswa SMP Nurul Huda Kota Bengkulu Periska, Repi; Khermarinah; Wediasti, Welti
Jurnal Tinta Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Tinta
Publisher : Universitas Al-Qolam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/jurnaltinta.v7i1.1948

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan metode public speaking dalam pembelajaran materi teks pidato pada siswa kelas VIII SMP Nurul Huda Kota Bengkulu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa serta membentuk rasa percaya diri dalam menyampaikan pidato di depan umum. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode public speaking memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan keterampilan komunikasi siswa. Siswa menjadi lebih antusias, percaya diri, dan mampu menyampaikan isi pidato dengan struktur yang jelas dan bahasa yang efektif. Metode ini terbukti dapat menciptakan suasana belajar yang aktif, partisipatif, dan menyenangkan dalam pembelajaran teks pidato.
Analisis Makna Dan Nilai Sosial Pada Jampi Kesenian Jaranan Nawangsih Bahasa Jawa Di Desa Unit III Kecamatan Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara Sabilillah, Diva; Zasrianti, Fera; Wediasti, Welti
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v6i1.1259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna dan nilai sosial pada jampi Kesenian Jaranan Bahasa Jawa di Desa Unit III Kecamatan Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kesenian Jaranan Nawangsih Bahasa Jawa di Desa Unit III Kecamatan Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara memiliki makna yang terkait dengan nilai-nilai sosial, seperti nilai hiburan, nilai kerukunan, dan nilai religi. Nilai hiburan tercermin dalam fungsi jampi sebagai sarana hiburan masyarakat, sedangkan nilai kerukunan tercermin dalam fungsi jampi sebagai sarana komunikasi dan wadah kegiatan muda-mudi dalam hal yang positif. Nilai religi tercermin dalam fungsi jampi sebagai sarana untuk memohon perlindungan dan keselamatan dari Tuhan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa jampi Kesenian Jaranan Bahasa Jawa di Desa Unit III Kecamatan Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara memiliki struktur bahasa yang unik dan khas, dengan menggunakan bahasa Jawa yang memiliki makna yang dalam dan kompleks.
PERSEPSI DAN KENDALA PROYEK SISWA KELAS VIII MTS JA-ALHAQ KOTA BENGKULU DALAM PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT-BASED LEARNING) PADA PEMBUATAN MADING DIGITAL Sariayu, Saras; Yumarni, Asmara; Wediasti, Welti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 2 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i2.58448

Abstract

This study aims to describe and analyze the perceptions of students as well as the challenges faced by eighth-grade students at MTs Ja-alHaq in Bengkulu City in the implementation of the Project-Based Learning (PjBL) model through a project to create a digital bulletin board. The research approach used was qualitative descriptive. The research subjects consisted of eighth-grade students at MTs Ja-alHaq in Bengkulu City for the 2025/2026 academic year. Data were collected through participatory observation, structured questionnaires, in-depth interviews with student representatives and subject teachers, as well as documentation of the students’ digital wall magazine portfolios. Data analysis was conducted using data reduction, data presentation, and conclusion-drawing techniques. The results of the study indicate that students’ perceptions of the implementation of PjBL in the creation of digital school newspapers were generally very positive. Students assessed that this method enhances learning motivation, creativity, group collaboration skills, and technical understanding of digital literacy. However, this study also identified several major challenges, namely technical challenges (limited device specifications, unstable internet connections within the madrasah environment), time management challenges (difficulty balancing daily tasks and project deadlines), and interpersonal challenges (uneven distribution of work within groups). The implications of this study suggest the need for more structured technical guidance from educators and the provision of supporting digital facilities by madrasahs.